cover
Contact Name
Harjoyo
Contact Email
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Phone
+6283894254262
Journal Mail Official
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
PENGABDIAN SOSIAL
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 28073363     EISSN : 28072111     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pbs.v2i2/xxxxx
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Sosial adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Sekretari D-III , Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang yang menerbitkan artikel pengabdian masyarakat yg dilakukan oleh dosen dan mahasiswa sebagai perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Penerbitan jurnal ini dilakukan dalam satu tahun, sebanyak dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Pengabdian Sosial juga menerima artikel sejenis dari eksternal dengan syarat dan template yang ditetapkan.
Articles 215 Documents
PENYULUHAN DAN EDUKASI MENUMBUHKAN KESADARAN WARGA DI SEKITAR TPST 012 GRIYA BERSIH ASRI PERUMAHAN RENI JAYA BARU, PAMULANG BARAT, KOTA TANGERANG SELATAN UNTUK MEMANFAATKAN BANK SAMPAH Arifin, Zaki Zainal; Ahmad, Pendi; Novia, Lisa; Nurhayati, Nurhayati; Oktarini, Riri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i1.9834

Abstract

ABSTRACT The obstacles faced by PTST 012 Griya Bersih Asri at first made all residents in the Reni Jaya RT / RW 02/012 Housing have the awareness to take advantage of the waste bank, and separate waste based on its nature, namely organic and inorganic waste. That way, it is necessary to carry out counseling and education to increase the awareness and skills of residents in utilizing waste by implementing the reduce, reuse, recycle and replant (4R), it is necessary to solve the problem of waste through waste management from the source. So that the reduction of waste in landfills can reach 50% of the waste problem. It is recommended that TPST 012 Griya Bersih Asih collaborate with other communities, such as ceramic craftsmen, where the process of burning waste in large tubes can be used by ceramic craftsmen in making ceramics, so that the heat generated by the tube can be useful, so that no energy is wasted, starting from the initial waste utilization process to the final waste burning process. Keywords: Counseling, Education, and Waste Bank ABSTRAK Kendala yang dihadapi PTST 012 Griya Bersih Asri pada awalnya membuat seluruh warga di Perumahan Reni Jaya RT/RW 02/012 memiliki kesadaran untuk dapat memanfaatkan bank sampah, dan memisahkan sampah berdasarkan sifatnya yaitu sampah organik, dan anorganik. Dengan begitu, perlu melakukan penyuluhan dan edukasi untuk meningkatkan kesadaraan dan keterampilan warga dalam memanfaatkan sampah dengan penerapan prinsip reduce, reuse, recycle dan replant (4R), untuk penyelesaian masalah sampah melalui pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Sehingga pengurangan sampah yang ada di tempat pembuangan akhir bisa mencapai 50% dari permasalahan sampah.  Disarankan agar TPST 012 Griya Bersih Asih melakukan kerjasama dengan komunitas lain, seperti pengrajin keramik, dimana proses pembakaran sampah dalam tabung besar dapat dimanfaatkan oleh pengrajin keramik dalam membuat keramik, sehingga panas yang dihasilkan oleh tabung tersebut dapat berguna, sehingga tidak ada energi yang terbuang, mulai dari proses awal pemanfaatan sampah sampai proses akhir pembakaran sampah. Kata Kunci:  Penyuluhan, Edukasi, dan Bank Sampah
KEGIATAN MENUMBUHKAN KREATIFITAS REMAJA DI YAYASAN PONDOK PESANTREN TUNAS INSAN MULIA SAWANGAN DEPOK Anwar, Chairul; Masitoh, Siti; Setyani, Jesika; Hasanah, Rina; Aisyah, Ai; Dewi, Desy Citra
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12971

Abstract

ABSTRACT Creativity is a person's ability to express his ideas or ideas as outlined in the form of work. The learning creativity of the students can be influenced by various factors including the attitudes of parents or teachers and learning motivation. The attitude of parents or teachers in dealing with children's creativity is to create a conducive atmosphere so that children's creativity can develop optimally. In addition, the students' learning creativity can also be influenced by learning motivation, high learning motivation will encourage students to be more creative in learning. The creativity referred to in this research is to make decoration designs for the students by expressing their creativity through the hopes, ideals and conditions of the current era and then poured into the form of wall decoration works. With these reasons and foundations, we together want to foster the creativity of students and students at the Tunas Insan Mulia Islamic Boarding School Foundation to have the skills to make wall hanging decorations. Creativity from an early age is very important for students in improving good human resources. In the presentation of making wall decorations that we made, it was intended that the students could understand how to make attractive decoration designs. We are happy and proud to be able to carry out PKM at the Tunas Insan Mulia Foundation, Sawangan, Depok. Keywords: Creativity, Students, and Decoration  ABSTRAK Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk mengungkapkan ide atau gagasannya yang dituangkan dalam bentuk karya. Kreativitas belajar para santri dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain sikap orang tua atau guru dan motivasi belajar. Sikap orang tua atau guru dalam menghadapi kreativitas anak adalah menciptakan suasana yang kondusif agar kreativitas anak dapat berkembang secara optimal. Selain itu kreativitas belajar para santri juga dapat dipengaruhi oleh motivasi belajar, motivasi belajar yang tinggi akan mendorong para santri untuk lebih kreatif dalam belajar. Kreativitas yang dimaksud dalam penelitian ini adalah membuat desain dekorasi untuk siswa dengan mengekspresikan kreativitasnya melalui harapan, cita-cita dan kondisi zaman sekarang yang kemudian dituangkan ke dalam bentuk karya hiasan dinding. Dengan alasan dan landasan tersebut, kami bersama-sama ingin menumbuhkembangkan kreativitas santriwan dan santriwati di Yayasan Pondok Pesantren Tunas Insan Mulia untuk memiliki keterampilan membuat hiasan hiasan dinding. Kreativitas sejak dini sangat penting bagi siswa dalam meningkatkan sumber daya manusia yang baik. Dalam penyajian pembuatan hiasan dinding yang kami buat ini bertujuan agar para siswa dapat memahami cara membuat desain hiasan yang menarik. Kami senang dan bangga bisa melaksanakan PKM di Yayasan Tunas Insan Mulia, Sawangan, Depok. Kata Kunci: Kreatifitas, Santri, dan Dekorasi
PELATIHAN MANAJEMEN PENGELOLAAN TUGAS SISWA SDI NURUL HIDAYAH MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE DRIVE Noryani, Noryani; Irfanudin, Ahmad Maulana; Kurniawaty, Erlita; Andalusi, Ratih
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12972

Abstract

ABSTRACT The background of doing community service is observing and understanding the problems experienced by our community service partners, namely SDI Nurul Hidayah in the Distance Learning process during the Sars-Cov-2 virus pandemic, obstacles in the distribution of teaching materials, tasks and other activities that shift from face to face to online is a new difficulty, especially for teachers, students as well as parents and guardians of students. The purpose of this Community Service is to provide practical and efficient solutions in the distribution of subject matter using applications that are free and easy to use. The method of implementing community service is by inviting representatives from each stakeholder, namely teachers, students and representatives of parents of SDI Nurul Hidayah students in a limited emergency through the Zoom video conference application, by introducing the Google Drive application and its use practices related to the learning access process through online media. The result of the community service process is that teachers, students and parents get new experiences related to the use of online learning media, easier and more efficient distribution of teaching materials in terms of time and cost. The conclusion of this community service, namely the use of online learning media to make Teaching and Learning Activities during the pandemic can be carried out well, we suggest that as special service lecturers for community service partners so that they can increase their abilities in the field of technology, and in general so that service activities can be carried out continuously.. Keywords: Community Service, GoogleDrive, Islamic elementary school, and Nurul Hidayah  ABSTRAK Latar belakang dilakukannya Pengabdian Masyarakat adalah mengamati serta memahami permasalahan yang dialami oleh mitra abdimas kami yakni SDI Nurul Hidayah dalam proses Pembelajaran Jarak Jauh di masa pandemi virus Sars-Cov-2, hambatan dalam distribusi bahan ajar, tugas serta kegiatan lainnya yang beralih dari tatap muka menjadi daring menjadi kesulitan baru khususnya bagi para guru, siswa maupun orang tua dan wali peserta didik. Tujuan dilakukan Pengabdian Masyarakat ini adalah memberikan solusi praktis dan efisien dalam pendistribusian materi pelajaran menggunakan aplikasi yang bersifat gratis dan mudah dalam penggunaannya. Metode Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat adalah dengan mengundang perwakilan dari masing-masing stakeholder, yaitu Guru, peserta didik serta perwakilan orang tua murid SDI Nurul Hidayah secara darurat terbatas melalui aplikasi video conference Zoom, dengan memperkenalkan aplikasi Google drive serta praktik penggunaannya terkait dengan proses akses pembelajaran melalui media daring. Hasil proses pengabdian masyarakat adalah para guru, peserta didik dan orang tua mendapatkan pengalaman baru terkait penggunaan salah satu media pembelajaran daring, distribusi bahan ajar yang lebih mudah dan efisien dari segi waktu dan biaya. Simpulan pengabdian masyarakat ini yaitu penggunaan media pembelajaran daring membuat Kegiatan Belajar Mengajar selama masa pandemi dapat terlaksana dengan baik, saran kami selaku dosen pengabdi khusus untuk mitra pengabmas agar dapat meningkatkan kemampuan di bidang teknologi, dan secara umum agar kegiatan pengabdian dapat terus dilakukan secara berkesinambungan.. Kata-kata Kunci: Pengabmas, Google Drive, SDI, dan Nurul Hidayah
MENUMBUHKAN KREATIFITAS SANTRI DENGAN MEMBUAT MAKANAN KEKINIAN DI PONDOK PESANTREN DARUL FURQON RAMADHAN GUNUNG SINDUR BOGOR Feriyadi, Ahmad; Majid, Abdul; Sianipar, Berita Natalia; Nurhayati, Berni; Nurfitrianingrum, Annisa; Sumantri, Asep
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12973

Abstract

ABSTRACT In general, typical snacks from Indonesia are classified as traditional snacks. When compared to modern snacks, traditional snacks are far superior in terms of benefits, nutrition and ingredients used. Judging from the manufacturing process, traditional snacks use complex ingredients with traditional manufacturing processes. As for modern snacks, the use of basic ingredients is minimal and uses a lot of flavorings and preservatives. Quoted from Kompasiana, the only advantage of modern snacks is the use of preservatives that increase the durability of modern snacks but are not good for human consumption if consumed in large quantities. From the comparison between traditional snacks and modern snacks, we should prefer to consume traditional snacks rather than modern snacks. With these reasons and foundation, together we want to foster the creativity of the students at Darul Furqon Ramadhan Islamic Boarding School to have the skills to make healthy and nutritious contemporary food. Early creativity is very important for students in improving good human resources. In the presentation of making sweet potato balls that we made, the aim was that the students could understand how to make contemporary traditional food. The students at the foundation in seeing business opportunities using traditional food ingredients. We are happy and proud to be able to carry out PKM at the Darul Furqon Ramadhan Foundation Gunung Sindur, Bogor. Keywords: Creativity, Students, and Food ABSTRAK Pada umumnya jajanan khas dari Indonesia tergolong sebagai jajanan tradisional. Jika dibandingkan snack modern, jajanan tradisional jauh lebih unggul dari segi manfaat, gizi dan bahan-bahan yang digunakan. Dilihat dari proses pembuatannya, jajanan tradisional menggunakan bahan-bahan yang kompleks dengan proses pembuatan yang tradisional. Sedangkan untuk snack modern,  penggunaan bahan dasar yang minim serta menggunakan banyak perasa dan bahan pengawet. Dikutip dari Kompasiana, satu-satunya keunggulan dari snack modern yaitu penggunaan bahan pengawet yang meningkatkan masa ketahanan dari snack modern akan tetapi tidak baik dikonsumsi oleh manusia apabila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Dari perbandingan antara jajanan tradisional dengan snack modern, maka selayaknya kita lebih memilih untuk mengkonsumsi jajanan tradisional dari pada snack modern. Dengan alasan dan landasan tersebut kami bersama–sama ingin menumbuhkan kreativitas santriwan dan santriwati di Pondok Pesantren Darul Furqon Ramadhan untuk mempunyai keterampilan membuat makanan kekinian yang sehat dan bergizi. Kreativitas sejak dini sangat penting bagi para santri dalam meningkatkan sumber daya manusia yang baik. Dalam presentasi pembuatan bola ubi yang kami buat, bertujuan agar para santri dapat memahani bagaimana membuat makanan tradisional kekinian. Para santri di yayasan  tersebut dalam melihat peluang bisnis dengan menggunakan bahan makanan tradisional.Kami senang dan bangga karna dapat melakasanakan PKM di Yayasan Darul Furqon Ramadhan Gunung Sindur, Bogor. Kata Kunci: Kreatifitas, Santri, dan Makanan
PENGUNAAN KOMUNIKASI MELALUI PENDEKATAN PERSUASIF KEPADA STAF YAYASAN DALAM MENSOSIALISASIKAN PENCEGAHAN COVID-19 DI YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM JAME PEKOJAN JAKARTA BARAT Rufeidah, Annie; Anggraini, Katry; Sewaka, Sewaka; Desthiani, Unik; Rahmayanti, Rahmayanti
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12974

Abstract

ABSTRACT The Covid-19 pandemic has brought changes in teaching activities in the school environment, as well as teaching and learning activities (KBM) within the Jame Pekojan Islamic Education Foundation which are carried out online at their respective homes. At times like this, there needs to be more intense coordination between the head of the foundation and staff, staff and staff and staff and students. Coordination can run well if done with good communication. Good communication is communication that is carried out in two directions and conveys messages from the sender of the message to the recipient of the message, for example messages from the chairman of the foundation to staff, messages from staff to staff, or messages from staff to students. Although learning activities are carried out online, there are some staff who sometimes have to come to the Foundation to complete work that cannot be done at home, so the Health protocol must be implemented while outside the home. The COVID-19 prevention health protocols include the 5M, namely: wearing masks, washing hands with soap and running water, maintaining a minimum distance of 1 meter, staying away from crowds and limiting mobilization and interaction. The foundation must socialize the prevention by using a persuasive approach so that staff, educators, students and all parties within the Jame Pekojan Islamic Education Foundation can get used to and be disciplined in carrying out health protocols. Keywords: Covid-19 Pandemic, Health Protocols, Teaching and Learning Activities (KBM)  ABSTRAK Pandemi Covid-19 memberikan perubahan dalam kegiatan mengajar di lingkungan sekolah, begitupun dengan kegiatan belajar mengajar (KBM) di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Jame Pekojan yang dilakukan secara online di rumah masing-masing. Di saat seperti ini perlu adanya koordinasi yang lebih intens baik antara ketua yayasan dengan staf, staf dengan staf maupun staf dengan siswa. Koordinasi dapat berjalan dengan baik jika dilakukan dengan komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik adalah komunikasi yang dilakukan secara dua arah dan tersampaikannya pesan dari pengirim pesan kepada penerima pesan, misalnya pesan dari ketua yayasan kepada staf, pesan dari staf kepada staf, ataupun pesan dari staf kepada siswa. Meskipun kegiatan pembelajaran dilakukan secara online, namun ada beberapa staf yang terkadang harus datang ke Yayasan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tidak dapat dilakukan di rumah, sehingga protokol Kesehatan harus dilaksanakan selama berada di luar rumah. Adapun protokol kesehatan pencegahan Covid-19 diantaranya melakukan 5M yaitu: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak minimal 1 meter, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Pihak yayasan harus mensosialisasikan pencegahan tersebut dengan menggunakan pendekatan persuasif sehingga staf, tenaga pendidik, siswa dan seluruh pihak yang berada dilingkungan Yayasan Pendidikan Islam Jame Pekojan bisa membiasakan diri dan disiplin melakukan protokol kesehatan. Kata Kunci: Pandemi Covid-19, Protokol Kesehatan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
MENCIPTAKAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN MEMBANGUN JIWA KEPEMIMPINAN INDIVIDU YANG KUAT DI SMK SCIENCE TECHNOLOGY AND BUSINEES (STB) Suminar, Ratna; Dewi, Desilia Purnama; Zubaidah, Siti; Sarah, Nani Nuraini; Sugiyarto, Sugiyarto
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12975

Abstract

ABSTRACT One of the elements of the Tri Dharma of Higher Education is Community Service (PKM) which in its implementation is an integral part of the other two dharmas. Its implementation must also involve the entire academic community, namely: lecturers, education staff, students and alumni. SMK SCIENCE TECHNOLOGY AND BUSINEES (STB) which is located at Jln. H. Sulaeman No. 1 RT 01, RW 16 Tugu Sawangan, led by a school principal, namely Nining Nurningsih M. Pd. SMK SCIENCE TECHNOLOGY AND BUSINEES (STB) has 35 teachers, 750 students. The problem currently faced is the lack of change in schools. The principal as a leader is required to have the right alternative solutions to improve the existing school conditions. However, to make changes requires consideration and the right way. If a principal makes changes to the school in an inappropriate manner, this is most likely the result of unstructured communication patterns between the foundation, teachers and staff. Many work programs are made without coordination between the Foundation and teachers. So that school development looks stagnant, because all activities covering the 8 national education standards (SNP) are not fulfilled. This is due to a lack of motivation, so that the teamwork that is built is less solid in carrying out the school work program, the lecturers of the D-III Secretariat of Pamulang University feel called to help the foundation, teachers, and staff in solving the problems they face. Leadership requires the active use of the ability to influence other parties and within a certain time can achieve the organizational goals that have been set. Leadership is the power to influence someone, whether doing something or not doing something, subordinates are led from not by telling or pushing from behind. The problem that always exists in discussing the leadership function is the institutionalized relationship between the leader and those who are led according to mutually agreed rules of the game. Keywords: Organization and Leadership. ABSTRAK Salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dalam pelaksanaannya merupakan satu kesatuan dengan dua dharma lainnya. Pelaksanaannya pun harus melibatkan segenap civitas akademika, yaitu: dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa serta alumni. SMK SCIENCE TECHNOLOGY AND BUSINEES (STB) yang beralamat di Jln. H. Sulaeman No. 1 RT 01, RW 16 Tugu Sawangan, yang dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah yaitu Nining Nurningsih M. Pd. SMK SCIENCE TECHNOLOGY AND BUSINEES (STB) mempunyai guru sejumlah 35, siswa 750. Persoalan yang dihadapi pada saat ini adalah kurangnya perubahan di sekolah. Kepala sekolah sebagai pemimpin dituntut memiliki alternatif solusi yang tepat untuk memperbaiki kondisi sekolah yang ada. Namun demikian, untuk melakukan perubahan memerlukan pertimbangan dan cara yang tepat. Jika seorang kepala sekolah melakukan perubahan di sekolah dengan cara yang tidak tepat,  Hal ini kemungkinan besar diakibatkan oleh pola komunikasi yang tidak terstruktur antara yayasan, guru dan staff. Banyak program kerja yang dibuat tanpa adanya koordinasi antara Yayasan dengan guru. Sehingga perkembangan sekolah terlihat stagnan, Karena semua kegiatan yang mencakup 8 standar nasional pendidikan (SNP) tidak terpenuhi. Hal tersebut disebabkan kurangnya motivasi, sehingga teamwork yang dibangunpun kurang solid dalam menjalankan program kerja sekolah, dosen Prodi D-III Sekretari Universitas Pamulang merasa terpanggil membantu yayasan, guru, dan staf dalam memecahkan persoalan yang mereka hadapi. Kepemimpinan membutuhkan penggunaan kemampuan secara aktif untuk mempengaruhi pihak lain dan dalam waktu tertentu dapat  mewujudkan tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Kepemimpinan merupakan kekuasaan untuk mempengaruhi seseorang, baik dalam mengerjakan sesuatu atau tidak mengerjakan sesuatu, bawahan dipimpin dari bukan dengan jalan menyuruh atau mondorong dari belakang. Masalah yang selalu terdapat dalam membahas fungsi kepemimpinan adalah hubungan yang melembaga antara pemimpin dengan yang dipimpin menurut rules of the game yang telah disepakati bersama. Kata Kunci: Organisasi dan Kepemimpinan.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA INGGRIS PESERTA PENGAYAAN BAHASA BEASISWA LPDP DI UPT BAHASA DAN BUDAYA ITS SURABAYA Tedjo, Ester Widawati; Syaifani, Sekar Kirana
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12976

Abstract

ABSTRACT Proficiency in English is a requirement for admission and graduation in higher education in Indonesia as well as in many other countries. This ability is usually shown by scores on English language proficiency tests such as TOEFL and IELTS. To help LPDP Affirmation scholarship awardees improve their English language skills and achieve target scores in TOEFL ITP or IELTS tests, LPDP provides English Language Enrichment training programs. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya is one of the State Universities appointed as the organizer of the Language Enrichment program for the TOEFL ITP which is done by the Center for Languages and Cultures (CLC) of ITS. This community service activity was carried out in the Language Enrichment training group which lasted three months at the CLC of ITS. During the training, observations were made through the learning process and review exercises to find out aspects of English skills that generally need to be improved. Observations were strengthened by responses to questionnaires and interviews showing that the trainees actually had mastered the basics of English grammar, but their Listening and Reading skills were relatively low. This can be due to the lack of frequent use of English in their daily activities. As language is a skill, its frequent use will make a person have a better ability in the language. Participants also felt the importance of improving writing skills, especially academic writing in the Language Enrichment program. Based on these findings, a package of Practice Test questions was made with additional Test of Written English (TWE) items, as practice material to prepare for the TOEFL ITP test. Keywords: English Proficiency, Language Enrichment Program, and TOEFL ITP                                                                    ABSTRAK Kemampuan Bahasa Inggris merupakan persyaratan untuk penerimaan dan kelulusan dalam pendidikan tinggi di Indonesia maupun di banyak negara lain. Kemampuan ini biasanya dinyatakan melalui skor tes kemampuan Bahasa Inggris seperti TOEFL dan IELTS. Untuk membantu penerima beasiswa LPDP Afirmasi meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan mencapai skor target dalam tes TOEFL ITP atau IELTS, LPDP menyediakan program pelatihan Pengayaan Bahasa Inggris. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya adalah salah satu PTN yang ditunjuk sebagai penyelenggara program Pengayaan Bahasa untuk TOEFL ITP melalui UPT Bahasa dan Budaya ITS. Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada kelompok pelatihan Pengayaan Bahasa yang berdurasi 3 bulan di UPT Bahasa dan Budaya ITS. Selama pelatihan dilakukan pengamatan melalui proses pemelajaran dan review exercise untuk mengetahui aspek keterampilan Bahasa Inggris yang secara umum perlu ditingkatkan pada peserta. Hasil pengamatan diperkuat oleh tanggapan pada kuesioner dan wawancara menunjukkan bahwa peserta pelatihan sebenarnya telah menguasai dasar-dasar tatabahasa Inggris, namun keterampilan Listening dan Reading relative agak rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh kurang seringnya penggunaan Bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari. Bahasa merupakan suatu keterampilan sehingga penggunaan yang makin sering akan menjadikan seseorang memiliki kemampuan makin baik dalam bahasa tersebut. Peserta juga merasa pentingnya peningkatan kemampuan menulis khususnya academic writing dalam program Pengayaan Bahasa. Berdasarkan temuan tersebut disusun satu paket soal Practice Test dengan tambahan soal Test of Written English (TWE), sebagai materi latihan untuk mempersiapkan diri mengikuti tes TOEFL ITP.Kata Kunci: Kemampuan Bahasa Inggris, Program Pengayaan Bahasa, dan TOEFL ITP
PENTINGNYA PELATIHAN ADMINISTRASI BAGI KELOMPOK PEREMPUAN UMKM SUMBER REJO (PETANI TAMBAK) KELURAHAN BULAK BANTENG KECAMATAN KENJERAN KOTA SURABAYA Sedianingsih, Sedianingsih; Dwi Jayanti, Ida Setya; Yuliawan, Rahmat
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12977

Abstract

ABSTRACT Some of the problems outlined in the management of MSMEs are administrative limitations.  The bookkeeping system is relatively simple and tends to follow standard administrative rules resulting in data not being up to date. This makes it difficult to assess the performance of micro businesses. The ability to obtain sources of funds from the low capital market also occurs due to the limitations of the administrative system. This community service aims to foster a group of fisheries business (ponds) Sumber Rejo women in order to increase business productivity and welfare of its members and help the management of good administration as information material for the group and other parties related to the group such as vusiness capital, cooperation, network, and others. Keywords:  MSMEs, Training, Administration, Bookkeeping System, Productivity, and        Welfare  ABSTRAK Beberapa permasalahan yang digarisbawahi dalam pengelolaan UMKM adalah  masalah keterbatasan administrasi. Sistem pembukuan yang relatif sederhana dan cenderung mengikuti kaidah administrasi standar mengakibatkan data tidak up to date. Hal tersebut mengakibatkan sulitnya menilai kinerja usaha mikro. Kemampuan untuk memperoleh sumber dana dari pasar modal yang rendahpun juga terjadi karena keterbatasan sistem administrasi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membina kelompok usaha perikanan (tambak) perempuan Sumber Rejo agar dapat meningkatkan produktivitas usaha dan kesejahteraan anggotanya serta membantu pengelolaan administrasi yang baik sebagai bahan inform+asi bagi kelompok maupun pihak lain yang berkaitan dengan kelompok itu, seperti: usaha, permodalan, jaringan kerjasama, dan lain-lain.  Kata Kunci: UMKM, Pelatihan, Administrasi, Sistem Pembukuan, Produktivitas, dan Kesejahteraan.
BIMBINGAN SPT OP PADA UMKM RPM Hidayati, Wahyu Nurul; Sanulika, Aris; Tofiq, Tri Agung; Ambarwati, Ambarwati
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12978

Abstract

Abstract One form of obedience in paying taxes is to have a NPWP and tax report. The purpose of this community service activity is to provide understanding to businessmen or UMKM in Karawaci. This activity explains the tax problems in their business. The results of this activity are first, businessmen have increased understanding of the procedures for submitting e-fin application forms. Second, the businessmen being able to register and activate e-filling accounts in reporting PPh OP 1770s. Third, the businessmen being able to apply online SPT filling in e-filling, so that business actors can carry out PPh 1770s reporting through e-filling. This community service activity can improve the community values in tax accounting (economics). The socialization of the annual SPT PPh OP 1770s reporting through e-filing received a positive response for businessmen. Businessmen or UMKM also get new insights regarding tax reporting, so they can become good citizens. They can doing their tax obligations. Keywords: E-filing, SPT Tahunan, PPh OP, and Tax Report.  Abstrak Salah satu bentuk ketaatan dalam membayar pajak adalah dengan memiliki NPWP dan melapor SPT setiap tahunnya. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha atau UMKM di Karawaci mengenai permasalahan perpajakan yang mereka hadapi, Hasil dari kegiatan ini adalah pertama, para pelaku usaha mengalami peningkatan pemahaman tata cara pengajuan formulir permohonan e-fin. Kedua, pelaku usaha mampu melakukan registrasi serta mengaktivasi akun e-filling dalam pelaporan PPh OP 1770s. Ketiga, pelaku usaha mampu menerapkan pengisian SPT online dalam e-filling, sehingga para pelaku usaha dapat menyelenggarakan pelaporan PPh 1770s melalui e-filling. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat meningkatkan tatanan nilai masyarakat dibidang ilmu akuntansi perpajakan (ekonomi). Sosialisasi pelaporan SPT tahunan PPh OP 1770s melalui e-filing mendapat respon positif bagi pelaku usaha. Pelaku usaha atau UMKM juga mendapat wawasan baru mengenai pelaporan perpajakan, sehingga mereka dapat menjadi warga negara yang baik yaitu melaksanakan kewajiban perpajakannya. Kata Kunci: E-filing, SPT Tahunan, PPh OP, dan Perpajakan
ETIKA DAN KODE ETIK PESERTA DIDIK DI YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM JAME PEKOJAN JALAN PENGUKIRAN IV NO. 37A PEKOJAN, JAKARTA BARAT Nurhayati, Nurhayati; Ahmad, Pendi; Arifin, Zaki Zainal; Benazir, Dyas Mulyani
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i2.12979

Abstract

ABSTRACT In this era of globalization, students have experienced a moral crisis, including juvenile delinquency that is often encountered such as disrespecting teachers and parents, brawls, drunkenness, gambling, even killing. One of the reasons is the influence of outside culture and the lack of teaching ethics from an early age. Inculcating ethical values if taught from childhood, children will get used to good behavior and will give birth to a good generation according to the noble values of the nation and religion. Teachers sometimes forget to teach morals to students, in class only teach subject matter, meet absenteeism, especially during a pandemic like today, teachers and students only face to face via online, making teaching about morals even more distant, so that there are changes in the social world of education. The method of implementing Community Service activities is dialogue-participatory education by explaining the importance of studying ethics and complying with the code of ethics applied at the Jame Pekojan Islamic Education Foundation. In addition, this activity also involved the educator of the Islamic Education Foundation, Jame Pekojan, Jalan Pengukiran IV No. 37A Pekojan West Jakarta which has been teaching ethics to students. The results of this activity the students were explained about the ethics and code of ethics of students in Islamic education. Besides that, it also raises awareness of students to comply with the code of ethics applied at the Jame Pekojan Islamic Education Foundation, because ethical values should be the main goal in the education system in Indonesia. So that students become moral and ethical. Keywords: Ethics, Code of Ethics, and Students  ABSTRAK Di era globalisasi ini, kalangan pelajar telah mengalami krisis akhlak, diantaranya kenakalan remaja yang sering ditemui seperti tidak menghormati guru dan orang tua, tawuran, mabuk, berjudi, bahkan sampai membunuh. Salah satu penyebabnya adalah adanya pengaruh budaya luar dan kurangnya mengajarkan etika sejak dini. Penanaman nilai etika jika diajarkan sejak masa kanak-kanak, maka anak-anak akan terbiasa untuk bertingkah laku yang baik dan akan melahirkan generasi yang baik sesuai nilai luhur bangsa dan agama Para pengajar terkadang lupa mengajarkan moral kepada peserta didik, dikelas hanya mengajarkan materi pelajaran, memenuhi absen, apalagi pada saat pandemik seperti sekarang ini, pengajar dan peserta didik hanya tatap muka melalui online, membuat pengajaran mengenai moral semakin jauh, sehingga terjadilah perubahan dalam dunia sosial pendidikan. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat bersifat edukasi dialog-partisipatif dengan cara menerangkan mengenai pentingnya mempelajari etika dan mematuhi kode etik yang diterapkan di Yayasan Pendidikan Islam Jame Pekojan. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pendidik Yayasan Pendidikan Islam Jame Pekojan Jalan Pengukiran  IV  No.  37A Pekojan  Jakarta  Barat yang selama ini telah mengajarkan etika kepada peserta didik. Hasil kegiatan ini para peserta didik dijelaskan mengenai etika dan kode etik peserta didik dalam pendidikan Islam. Disamping itu juga menumbuhkan kesadaran peserta didik untuk mematuhi kode etik yang diterapkan di Yayasan Pendidikan Islam Jame Pekojan, karena nilai etika sudah seharusnya menjadi tujuan utama dalam sistem pendidikan di Indonesia. Agar peserta didik menjadi bermoral dan beretika.Kata Kunci: Etika, Kode Etik, dan Peserta Didik