cover
Contact Name
Wahyu Tri Astuti
Contact Email
astuti.wahyutri@yahoo.co.id
Phone
+6285292885982
Journal Mail Official
jurnalkaryabhakti@gmail.com
Editorial Address
Jl. A Yani Gg.Barito II Km.1 Sidotopo, Magelang
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti
ISSN : 24771414     EISSN : 27160785     DOI : https://doi.org/10.56186/jkkb
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti (JKKB) is an open access journal that publishes research results for educators and researchers in nursing studies. JKKB invites researchers to contribute ideas on the main scope of Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Pediatric Nursing, Emergency Nursing, Nursing Management, Psychiatric Nursing, Community Nursing, and Holistic Nursing.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2022)" : 6 Documents clear
Upaya Penyelesaian Masalah Defisit Pengetahuan Tentang Program Diet Hipertensi Melalui Tindakan Edukasi Diet Parmilah, Parmilah; Maryani, Anita; Wulandari, Tri Suraning
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.103

Abstract

Hipertensi adalah kenaikan tekanan darah sistolik atau diastolik di atas nilai normal yang terjadi secara terus-menerus sehingga meningkatkan keras jantung dalam memompa darah. Hipertensi menjadi penyebab kematian nomor 3 (tiga) setelah stroke dan tuberkulosis yaitu 23,7% dari total 1,7 juta kematian di Indonesia pada tahun 2016. Masalah keperawatan yang sering muncul pada penderita hipertensi adalah perfusi jaringan otak tidak efektif, nyeri akut, intoleransi aktivitas dan defisit pengetahuan. Defisit pengetahuan tentang diet hipertensi adalah keadaan dimana tidak ada atau kurangnya informasi kognitif yang berkaitan dengan diet hipertensi, masalah ini biasanya ditandai oleh ketidakakuratan mengikuti perintah, ketidakakuratan melakukan tes, perilaku tidak tepat, dan kurang pengetahuan. Tindakan keperawatan utama untuk mengatasi defisit pengetahuan adalah edukasi diet. Yang dilakukan dengan mengajarkan pengelolaan faktor risiko dan diet perilaku hidup sehat yang meliputi konsep hipertensi dan pengaturan diet. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan sejauh mana edukasi diet dapat menyelesaikan masalah defisit pengetahuan tentang diet hipertensi. Metode penelitian ini adalah studi kasus kualitatif dengan menggunakan kriteria inklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi diet hipertensi dapat mengatasi masalah defisit pengetahuan tentang diet hipertensi dengan peningkatan pengetahuan dari skala 3 (sedang) menjadi skala 5 (meningkat). Dengan demikian, terjadi peningkatan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi diet.
Kebiasaan Merokok Anggota Keluarga dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita Usia 1-5 Tahun Astuti, Wahyu Tri; Siswanto, Siswanto
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.104

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah radang akut saluran pernafasan atas maupun bawah yang disebabkan oleh faktor individu anak dan faktor lingkungan. Salah satu penyebab yang menjadi perhatian adalah kebiasaan merokok. Selain itu, data Riskesdas tahun 2013 menyebutkan bahwa 85% rumah tangga di Indonesia terpapar asap rokok, estimasinya 8 perokok meninggal karena perokok aktif dan 1 perokok meninggal karena terpapar asap rokok orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok anggota keluarga dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita usia 1-5 tahun. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik. Kriteria inklusi yaitu ibu yang mempunyai balita yang berusia 1-5 tahun yang menderita ISPA, jika di dalam 1 keluarga memiliki 2 balita maka keduanya dapat dijadikan sebagai sampel apabila orang tua balita menyetujuinya dan balita yang tinggal satu rumah dengan anggota keluarga yang merokok, dengan sampel sebesar 82 responden. Analisa Bivariat dilakukan untuk melihat adanya hubungan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proporsi balita yang ISPA lebih banyak ditemukan pada balita yang terpapar asap rokok (65,8%) dibandingkan dengan yang tidak terpapar asap rokok (3,67%). Berdasarkan pengujian Chi Square diperoleh nilai signifikansi adalah 0,000 yang lebih kecil dari 5%. Hal ini menunjukkan adanya hubungan kebiasaan merokok anggota keluarga di dalam rumah dengan kejadian ISPA pada balita di Desa Sidosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.
Upaya Penyelesaian Masalah Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien Stroke Melalui Tindakan Teknik Latihan Penguatan Sendi Parmilah, Parmilah; Nafi’ah, Safira; Anisah, Retno Lusmiati
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.105

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit yang memiliki dampak jangka panjang, karena gejala defisit neurologi tidak bisa seketika diatasi. Tanda-tanda stroke yang sering dijumpai adalah gangguan pergerakan yang disebabkan karena adanya defisit sensori yang menyebabkan kebas, kesemutan, kelemahan hingga kelumpuhan bagian tubuh. Kelemahan dan kelumpuhan anggota gerak dapat menyebabkan masalah gangguan mobilitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teknik penguatan sendi (latihan rentang gerak) dapat meningkatkan mobilitas fisik pada penderita stroke atau pasca stroke. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada 2 orang pasca stroke di masyarakat Desa Jurang Kabupaten Temanggung. Pengambilan data menggunakan instrumen pengkajian stroke, pengkajian masalah gangguan mobilitas fisik dan instrumen tingkat mobilitas. Penelitian ini membuktikan bahwa latihan rentang gerak dapat menyelesaikan masalah gangguan mobilitas fisik pada pasien pasca stroke dengan peningkatan mobilitas fisik dari sedang (skala 3) ke meningkat (skala 5). Simpulan dari penelitian ini adalah latihan penguatan sendi melalui latihan rentang gerak berpengaruh dalam meningkatkan mobilitas fisik penderita pasca stroke yang ditandai dengan meningkatnya pergerakan ekstremitas, kekuatan otot dan rentang gerak pada penderita stroke.
Dampak Dukungan Keluarga Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Keperawatan Tingkat VI Syamsudin, Syamsudin; Rachmawanto, Wahyu; Astuti, Wahyu Tri
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.106

Abstract

Kebanyakan mahasiswa memiliki kebiasaan bermain media sosial dan game sehingga anak menjadi malas untuk belajar. Hal ini membuat anak mengalami kesulitan belajar dan prestasi belajar menurun. Mahasiswa memerlukan dukungan orang tua dalam mencapai prestasi belajar, baik berupa dukungan emosional, informasi, material, maupun sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap prestasi belajar mahasiswa tingkat III Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian diambil dengan teknik total sampling sebanyak 67 mahasiswa. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dukungan keluarga sedang (46,3%) dapat membuat mahasiswa mempunyai prestasi belajar yang baik (25,3%) dengan IPK 3,00-3,49, sedangkan dukungan keluarga yang baik hanya menghasilkan 9% mahasiswa berprestasi baik sekali (cumlaude). Lebih lanjut, hasil uji chi square membuktikan bahwa dukungan keluarga berkorelasi positif dengan prestasi mahasiswa.
Tingkat Pengetahuan Tentang Menopause dengan Kesiapan Menghadapi Menopause pada Ibu Premenopause Susanti, Evy Tri; Indrajati, Utami
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.107

Abstract

Menopause tidak hanya ditandai dengan berhentinya menstruasi, namun juga adanya beberapa perubahan, mulai dari penampilan fisik, kondisi psikologis hingga hasrat seksual. Menopause menyebabkan lebih dari 80% wanita mengalami keluhan fisik dan psikologis dengan berbagai tekanan dan gangguan penurunan kualitas hidup. Kurangnya pengetahuan tentang menopouse menyebabkan ketidakmampuan dalam menghadapi dan mempersiapkan diri pada masa menopause. Hal ini menjadikan ibu premenopause tidak mampu melakukan upaya pencegahan dini untuk memasuki umur menopause tanpa mengalami keluhan yang berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan menopause dengan tingkat kesiapan menghadapi menopouse. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah seluruh ibu yang berusia di atas 40-49 tahun di RT 09 RW 04 Kelurahan Krincing Kecamatan Secang Kabupaten Magelang sejumlah 33 orang. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang menopause adalah kurang (48,5%) dan tingkat kesiapan menghadapi menopause adalah kurang siap (58,5%). Lebih lanjut, hasil analisis juga menemukan adanya ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menopause pada ibu menopause dengan pvalue 0,000.
LITERATUR REVIEW: PENERAPAN KOMPRES HANGAT EKSTRAK JAHE TERHADAP INTENSITAS NYERI SENDI PADA PASIEN LANSIA DENGAN GOUT ARTRHTRITIS Marhaham, Emah; Setyawati, Nia; avabf, avabf
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.142

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Penyakit asam urat merupakan penimbunan asam urat dalam tubuh dan terjadi kelainan metabolisme purin. Dampak nyeri asam urat yang dapat ditimbulkan adalah menurunnya kualitas hidup penderita karena nyeri sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penatalaksanaan penyakit asam urat dapat dilakukan dengan teknik komplementer, salah satunya adalah pemberian kompres hangat ekstrak jahe. Tujuan: Mengetahui efektivitas kompres hangat ekstrak jahe terhadap intensitas nyeri sendi pada lansia penderita gout arthritis Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-test post-test design, penelitian tinjauan pustaka dengan mengambil sumber dari Google Scholar sesuai kata kunci dan kriteria antara lain jurnal nasional Indonesia yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir , bukan jurnal. keperawatan, jurnal yang dapat diakses dalam bentuk teks lengkap.Hasil: Pemberian kompres hangat ekstrak jahe untuk mengurangi nyeri sendi dilakukan 1 kali dalam waktu 15 menit selama 3-7 hari pada lansia penderita gout arthritis yang mengalami nyeri sedang sampai nyeri ringan/tidak nyeri. Kesimpulan: Pemberian kompres hangat ekstrak jahe efektif mengurangi nyeri sendi pada lansia penderita gout arthtritis. Kata kunci: Kompres Hangat Jahe; Nyeri sendi; Gout arthtritis Abstract Background: Gout arthritis is a build-up of uric acid in the body and purine metabolism abnormalities occur. The impact of gout arthritis pain that can be caused is a decrease in the quality of life of the patient because the pain is greatly disrupted by daily activities. The management of gout arthritis can be done with complementary techniques, one of which is giving warm compresses of ginger extract. Objective: To determine the effectiveness of ginger extracts warm compresses on the intensity of joint pain in the elderly with gouty arthritis. Methods: This research design uses a pre-experimental approach with a one-group pre-test post-test design approach, literature review research by taking sources from Google Scholar according to keywords and criteria including Indonesian national journals, published in the last 5 years, not a journal. nursing care, a journal that can be accessed in full text. Results: Giving warm compresses of ginger extract to reduce joint pain was carried out 1 time within 15 minutes for 3-7 days in elderly gout arthritis who experienced moderate pain to mild pain/no pain. Conclusion: The application of a warm compress of the ginger extract is effective for reducing joint pain in the elderly with gouty arthritis. Keywords: Ginger Warm Compress; Joint Pain; Gout Arthritis; Elderly

Page 1 of 1 | Total Record : 6