cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Uji Kinerja Biokoagulan Kitin dan Kitosan dalam Jamur Merang pada Air Limbah Laundry Kusumawati, Endang; Syabila, Mira Rachmawati; Febrianti, Pipit; Hidayatulloh, Irwan
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5406

Abstract

Limbah tidak hanya dihasilkan dari kegiatan industri, namun usaha kecil yang dilakukan masyarakat, salah satu contohnya yaitu usaha laundry. Air limbah laundry memiliki kekeruhan berkisar 58-256 NTU. Air limbah dapat diolah melalui koagulasi menggunakan koagulan. Jamur merang dipilih menjadi bahan baku koagulan alami karena kandungan kitin yang dapat mengikat partikel negatif dengan baik, kitin yang diekstraksi menjadi kitosan dapat mengikat partikel negatif dengan kinerja yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakterisasi biokoagulan kitosan dan kitin dari jamur merang, menentukan dosis dan pH optimum, dan melakukkan uji kinerja biokoagulan pada reaktor kontinyu. Kitin dan kitosan didapat dari tahapan deproteinasi dengan NaOH 3,5%, depigmentasi dengan NaOCl 0,315% dan deasetilasi dengan NaOH 50%. Rendemen kitin yang dihasilkan sebesar 16,821% dan rendemen kitosan yang dihasilkan sebesar 6,028%. Hasil penelitian menunjukkan adanya puncak pada 3429,43 cm-1 menunjukkan adanya amida dan amina (NH) sekunder 1629,85 cm-1 pada kitin, sedangkan kitosan menunjukkan adanya puncak 3450,65 cm-1 akibat tumpang tindih OH dan amina (NH). Dosis optimum kitin dan kitosan yang didapat dari pengujian jar test yaitu 600 ppm dan 650 ppm, dengan pH optimum yang didapat adalah 10 dengan efisiensi penurunan sebesar 88,37% dan 89,06%. Hasil reaktor kontinyu menunjukkan koagulan terbaik adalah kitosan dibandingkan dengan kitin, dengan nilai rata-rata efisiensi 68,09% dan 55,43%.
Studi Persyaratan Teknis Instalasi Listrik Tenaga Pada RSUD Cibabat di Cimahi Ayuda, Rahma Nur; Siswoyo, Siswoyo; Trisnawiyana, Trisnawiyana
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5407

Abstract

Sering kali ditemukan insiden yang disebabkan oleh hubung singkat atau kelebihan beban pada sistem kelistrikan, sehingga ketidak mampuan isolasi kabel yang menyebabkan panas dan berakhir kebakaran. Pada suatu bangunan banyak sekali ditemukan instalasi listrik yang mengabaikan Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebagai institusi pelayanan kesehatan yang dimiliki oleh pemerintah daerah didirikan untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Pada rumah sakit tersedia berbagai macam peralatan medis sebagai prasarana yang membutuhkan arus listrik sebagai sumber energi, untuk itu instalasi listrik pada setiap rumah sakit harus memenuhi standar teknik berdasarkan PUIL dan Permenkes RI No 2306/Menkes/Per/XI/2011. Penelitian ini dilakukan di RSUD Cibabat yang berada di Kota Cimahi. Bertujuan untuk mengetahui kesesuaian standar dan kehandalan pada sumber daya listrik pada Rumah Sakit Umum Daerah, sehingga hasil dari penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi perbaikan apabila ditemukan system yang tidak sesuai. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu melakukan pengamatan secara visual dan melakukan pengukuran pada sumber daya listrik utama, siaga, dan darurat. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sumber daya yang digunakan memenuhi standar dan syarat teknis sesaui dengan PUIL 2011 terpenuhinya tingat kehandalan, keselamatan, dan tercukupinya suplai listrik dalam operasi keseharian.
Data Akuisisi Temperatur dan Kelembaban pada Kabin Showcase Menggunakan PLC Schneider Berbasis Web Server TM251MESE Hidayatulloh, Zulvi Alfiqri; Pratikto, Pratikto; Arman, Muhammad
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem data akuisisi temperatur dan kelembaban kabin showcase menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) Schneider berbasis web server TM251MESE. Dilakukan perancangan hardware, software, dan tampilan web server untuk memantau temperatur dan kelembaban secara real-time. Kemudian dilakukan pengujian performansi yang meliputi verifikasi sensor menggunakan alat ukur pembanding Lutron HT-3007SD dan pengujian kestabilan web server pada perangkat yang berbeda. Hasil yang didapatkan dari pengujian verifikasi sistem data akuisisi temperatur dan kelembaban yaitu tingkat error maksimal dari pembacaan temperatur sebesar 0.38% dan tingkat error maksimal dari pembacaan kelembaban sebesar 0.72%. Kemudian hasil yang didapatkan dari perbandingan kestabilan web server yaitu koneksi yang sering terputus ketika diakses melalui smartphone, tetapi ketika diakses melalui laptop koneksi tidak terputus.
Simulator Pengendali Suhu Peternakan Unggas Berbahan Gas LPG Menggunakan Metode PID Purnama, Shiddiq; Siswoyo, Siswoyo; Purnama, Hari
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5409

Abstract

Angka mortalitas unggas pada usia kurang dari satu minggu atau ketika baru menetas mencapai 30% dari total populasi yang ada pada peternakan tersebut. Salah satu penyebab utama tingginya angka mortalitas tersebut salah satunya disebabkan oleh suhu lingkungan yang tidak stabil. Seharusnya suhu ideal untuk telur menetas dengan baik berada direntang 31℃-33℃. Dalam upaya menjaga suhu agar tetap stabil di angka 32℃ maka dibuat simulator pengendali suhu otomatis yang ditambahkan pengendalian PID. Tujuannya adalah agar suhu tetap terjaga dengan efisiensi penggunaan daya yang baik. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan dengan setpoint 32℃ diperoleh nilai error 1.89% pada kondisi tanpa beban, dan 2.5% pada kondisi diberi pembebanan.
Perbandingan Kinerja Sistem Refrigerasi Kompresi Uap menggunakan Refrigeran Dimethyl Ether (DME) dan R134a Padilla, Widya Putri Nur; Mitrakusuma, Windy Hermawan; Prasetyo, Bowo Yuli; Murniati, Sri
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5410

Abstract

Refrigeran R134a mengandung Hydrofluorocarbon (HFC) dengan nilai Global Warming Potential (GWP) sebesar 1430 perlu dicarikan alternatif pengganti dengan karakteristik yang serupa, di antaranya Dimethyl Ether (DME/RE170). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan refrigeran R134a dengan DME dengan melakukan simulasi pada sistem refrigerasi kompresi uap menggunakan software Reference Fluid and Transport Properties (REFPROP) versi 10.0.0.98 dengan variasi temperatur kondensasi, temperatur evaporasi, subcooled, superheated, efisiensi isentropik dan penggunaan Liquid to Suction Heat Exchanger (LSHX). Pada keadaan temperatur kondensasi yang sama, efisiensi sistem refrigerasi yang menggunakan DME rata-rata lebih tinggi 7,51%. Pada keadaan temperatur evaporasi yang sama, efisiensi sistem refrigerasi menggunakan DME rata-rata lebih tinggi 7,61% dibandingkan R134a. Pada temperatur subcooled yang sama, efisiensi sistem refrigerasi yang menggunakan DME rata-rata lebih tinggi 4,99% dibandingkan R134a. Pada temperatur superheated yang sama, efisiensi sistem refrigerasi yang menggunakan DME rata-rata lebih tinggi 5,57% dibandingkan R134a. Pada nilai efisiensi isentropik yang sama, efisiensi sistem refrigerasi yang menggunakan DME rata-rata lebih tinggi 8,80% dibandingkan R134a. Pada sistem yang menggunakan LSHX dengan temperatur superheated yang sama, efisiensi sistem refrigerasi yang menggunakan DME rata-rata lebih tinggi 2,86% dibandingkan R134a. Dengan demikian, refrigeran DME dapat dijadikan refrigeran alternatif untuk menggantikan R134a karena rata-rata menghasilkan efisiensi sistem yang lebih tinggi.
Perbandingan Uji Kinerja AC Mobil Menggunakan R134a dan RE170 (Dimethyl-Ether) terhadap Variasi Putaran Kompresor Fajriyah, Hana; Mitrakusuma, Windy Hermawan; Pramudantoro, Triaji Pangripto; Akmal, Muhammad
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5411

Abstract

Refrigeran R134a digunakan pada sistem AC mobil karena memiliki sifat termodinamika yang baik dan memiliki nilai ODP nol. Namun, nilai GWP pada R134a cukup besar yaitu 1300 yang dipengaruhi unsur fluor (F) yang dikandungnya. Sehingga besarnya nilai GWP yang dimiliki R134a berpotensi menyebabkan pemanasan global. DME (dimethyl-ether) dapat menjadi refrigeran alternatif untuk menggantikan R134a pada AC mobil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara putaran RPM kompresor dengan performansi AC mobil menggunakan refrigeran R134a dan DME. Pengujian ini dilakukan dengan cara pengambilan data secara langsung pada AC mobil di Laboratorium Tata Udara Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara, Politeknik Negeri Bandung. Pengujian dilakukan dengan variasi putaran kompresor sebesar 1000 RPM, 1100 RPM, 1300 RPM dan 1500 RPM pada R134a atau DME. Hasil yang diperoleh adalah perbandingan variasi RPM menggunakan R134a dengan DME. Pada RPM tertinggi, R134a mempunyai nilai rasio kompresi dan daya motor lebih tinggi sebesar 11,78% dan 13,67% dibandingkan dengan DME. Akan tetapi, RE170 (DME) mempunyai nilai COP aktual, efisiensi refrigerasi, efek refrigerasi dan kerja spesifik kompresor yang lebih tinggi berturut-turut sebesar 38,85%, 33,31%, 166,65% dan 139,52% dibandingkan dengan R134a.
Karakteristik Sifat Fisikokimia Etil Levulinat Sebagai Zat Aditif Bahan Bakar Menggunakan Katalis Heterogen Berbasis Biomassa Zafarina, Alizza Asry; Fitriani, Desti; Ramadan, Naufal Alip Cahya; Fajriati, Ramadhana Suci; Sihombing, Rony Pasonang
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5412

Abstract

Pencemaran udara semakin meningkat dari tahun ke tahunnya. Hal tersebut mampu berdampak buruk bagi kesehatan maupun lingkungan. Emisi transportasi memiliki persentase yang cukup tinggi dalam penyebab pencemaran udara yaitu sebesar 80-85%. Oleh karena itu, diperlukan zat aditif pada bahan bakar yang mampu mengurangi pencemaran udara tersebut. Salah satu zat aditif yang dapat digunakan yaitu Etil Levulinat. Etil Levulinat merupakan senyawa kimia yang dihasilkan dari lignoselulosa yang dapat digunakan di berbagai bidang khususnya sebagai zat aditif bahan bakar yang baik dalam mengurangi emisi gas Cox dan NOx. Zat aditif tersebut harus memiliki karakteristik sifat fisikokimia yang baik agar mampu berdampak secara maksimal. Sifat fisikokimia yang dapat mengidentifikasi zat aditif tersebut antara lain densitas, viskositas dan titik didih. Sintesis Etil Levulinat melalui proses Esterifikasi antara Asam Levulinat dan etanol dengan rasio mol 1:12. Pada proses ini menggunakan katalis loading dengan variasi 5%, 10% dan 15%. Analisa pengujian kandungan Etil Levulinat dilakukan menggunakan GC-MS. Karakterisasi terbaik didapatkan pada percobaan rasio mol 1:12 dengan penggunaan katalis loading 10%. Percobaan ini memiliki nilai densitas 0,9736; nilai viskositas 1,57; dan titik didih 92 yang hampir mendekati karakteristik Etil Levulinat pada umumnya.
Analisis Pembebanan Generator 500kva sebagai Catu Daya Darurat pada Jaringan Listrik Politeknik Negeri Bandung Novianty, Kirana Mega; Hikmat, Yudi Prana; Trisnawiyana, Trisnawiyana
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5413

Abstract

Politeknik Negeri Bandung merupakan institusi pendidikan yang memiliki banyak bangunan dan membutuhkan energi listrik yang besar untuk memenuhi kebutuhan peralatan listrik baik untuk pembelajaran atau kebutuhan administrasi. Polban, memiliki 4 trafo daya sebagai sumber catu daya utama. Selain itu terdapat juga genset dengan kapasitas 500kVA yang berfungsi sebagai catu daya cadangan untuk beberapa gedung vital yang lebih membutuhkan energi listrik dibanding gedung lainnya. Genset 500kVA tersebut harus cukup dalam memenuhi kebutuhan beban pada gedung – gedung vital yang ada di Polban. Selain itu daya yang masih tersedia dapat digunakan pada laboratorium untuk kepentingan pembelajaran. Untuk itu, penulis mengangkat hal tersebut menjadi topik utama dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pembagian energi oleh genset 500kVA, mengetahui penggunaan beban disetiap gedung lalu disesuaikan dengan kemampuan genset. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan beban harian dari gedung prioritas dan laboratorium tiap harinya mencapai 254,01kW. Nilai ini hanya 63,5% dari kapasitas total pada genset. Untuk itu, jika terjadi gangguan pada sumber daya utama dari PLN, maka genset dapat memberikan daya yang cukup pada tiap laboratorium.
Perancangan Ruang Bakar Circulating Fluidized Bed Sebagai Upaya Perbaikan Kinerja Pembangkitan Uap Di Pabrik Tekstil Fadhila, Nisya Fitri; Suprianti, Yanti; Muldiani, Ratu Fenny
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5414

Abstract

Chain grate stoker boiler di pabrik tekstil digunakan sebagai komponen untuk memenuhi kebutuhan uap di bagian produksi. Berdasarkan standar ASME ukuran batubara untuk boiler jenis ini yaitu kisaran 32 mm. Hal tersebut juga sudah diterapkan pada SOP pabrik, namun pada pelaksanaannya ukuran batubara tidak sesuai dengan SOP tersebut melainkan kurang dari ukuran yang sudah ditentukan, sehingga mengakibatkan penurunan efisiensi. Akibatnya pabrik menggunakan tambahan bahan bakar hidrogen hasil elektrolisa air sebagai upaya meningkatkan efisiensi. Namun efisiensi hanya dapat mencapai 68%, sedangkan efisiensi standar desain 75%. Ruang bakar dengan jenis circulating fluidized bed (CFB) memiliki karakteristik yaitu efisiensi pembakaran yang tinggi, lebih ramah lingkungan, fleksibilitas bahan bakar yang digunakan dan ukuran bahan bakar ≤ 6 mm. Ruang bakar CFB memanfaatkan kondisi partikel padatan tersuspensi udara pada suatu kecepatan tertentu hingga tidak terlihat perbedaan antara padatan dan aliran udara (fluidisasi). Perancangan ruang bakar dilakukan untuk kapasitas uap 3320.156 kW pada tekanan 7 bar. Dihasilkan ruang bakar yang lebih ringkas dengan dimensi yaitu lebar 0,657 m; panjang 1,314 m; tinggi 3,035 m dengan kecepatan fluidisasi 1,409 m/s dan efisiensi 82,713%. Menggunakan ruang bakar CFB dapat mereduksi penggunaan batubara menjadi 14,876 ton yang semula 18 ton per hari dan tidak dibutuhkan biaya untuk mesin elektrolisa.
Rancang Bangun Alat Kalibrasi PFC Berbasis Variabel Arus dan Beda Fasa Heryanto, Pingkan Aryani; Mulyono, Nanang; Septiyanto, Dwi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5415

Abstract

Nilai faktor daya di suatu industri sangat berpengaruh baik pada system produksi maupun dari sisi finansial. Dalam regulasi SPLN bahwa faktor daya yang diperkenankan minimal adalah 0,85, jika kurang dari nilai tersebut akan dikenakan penalti. Maka dari itu, diperlukan sistem yang dapat digunakan untuk mengontrol faktor daya yaitu Power Factor Controller (PFC). Untuk menyakinkan PFC yang dipasang berfungsi dengan baik maka diperlukan alat uji PFC. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan alat kalibrasi PFC. Alat tersebut dapat menghasilkan nilai besaran arus yang bervariasi baik amplitudo maupun sudut fasanya dengan sudut fasa tegangan. Sudut fasa arus tersebut dirancang tertinggal dari sudut fasa tegangan. Selain itu, amplitudo tegangan dipertahankan bernilai tetap sesuai dengan tegangan jala. Adapun metode yang digunakan dalam rancang bangun kali ini yaitu metode eksperimental, dimulai dari merancang hingga pengujian. Hasil penelitian ini yaitu alat kalibrasi PFC telah berhasil dibuat dengan besaran arus dapat divariasikan hingga 6,5 Ampere, sudut fasa bervasiasi 9º hingga 90º sebanyak 6 langkah dan setiap langkah sebesar 10º.