cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Kaji Eksperimental Termoelektrik Sebagai Penghasil Air Dengan Variasi Bentuk Heat Sink Wardana, Muhammad Iqro Mahesa; Prasetyo, Bowo Yuli; Simbolon, Luga Martin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5396

Abstract

Air merupakan bagian dari kehidupan makhluk hidup, diantaranya dimanfaatkan untuk berbagai keperluan rumah tangga. Salah satu cara menghasilkan air yaitu dengan cara mengambil uap air yang ada di dalam udara. Kombinasi titik uap air dapat menjadi sumber air baru. Peneliti akan melakukan pengkajian terhadap termoelektrik sebagai penghasil air dengan variasi bentuk heat sink. Disamping pengaruh variasi heat sink terhadap air, laju pengembunan, besar kapasitas pendinginan, nilai COP yang dihasilkan termoelektrik, nilai BF heat sink akan diamati. Pengujian melalui pengaturan pada tegangan kerja termoelektrik dan bentuk heat sink yang digunakan berjumlah 3 buah, dengan total 12 variasi. Hasil yang didapat pada penelitian ini menjelaskan bahwa bentuk heat sink yang memiliki jumlah sirip yang lebih banyak akan mempengaruhi jumlah air dan laju pengembunan, sehingga besarnya jumlah air dan laju pengembunan akan berbanding lurus dengan jumlah sirip heat sink. Jumlah air terbanyak sebesar 14 ml/2jam, laju pengembunan terbesar sebanyak 0.00120 g/s, terdapat pada variasi ke-10 dengan menggunakan bentuk heat sink 3 dan 1. Nilai COP terbesar bernilai 2.16 pada variasi ke-1. Hasil eksperimen juga menunjukan bahwa posisi penempatan heat sink mempengaruhi nilai BF, nilai BF terkecil terdapat pada posisi belakang dengan variasi bentuk heat sink 1.
Kajian Ketidaksesuaian Adjusted Pressure terhadap Ketentuan Component Maintenance Manual pada Life Raft Noor, Arliana Maharani; Nugroho, Yohanes Sinung
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5397

Abstract

Jurnal ini membahas kerusakan yang terjadi pada life raft akibat porosity serta inspeksi dan perbaikan pada life raft P/N: R0202A211 di pesawat Boeing 737-800. Metode penyelesaian yang dilakukan adalah analisis dan kajian melalui observasi dan survei ke perusahaan yang memiliki life raft. Hasil yang didapat dalam Penelitian ini dapat mengenal lebih jauh tentang porosity pada life raft, cara mencegah porosity, cara penanggulangannya, serta cara menginspeksi life raft. Dokumen yang menunjang penelitian ini adalah CMM (Component Maintenance Manual) life raft P/N: R0202A211 serta AMM (Aircraft Maintenance Manual) dan beberapa informasi mengenai pesawat Boeing 737-800. Kajian ini juga dilakukan untuk memberikan evaluasi dan masukan kedepannya terhadap life raft apabila terjadi kebocoran akibat porosity.
Pengaruh Variasi Temperatur Lingkungan terhadap Performansi Unit Chest Freezer Irawan, Muhammad Razzan; Setyawan, Andriyanto
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5398

Abstract

Mesin refrigerasi biasa digunakan untuk penyimpanan bahan baku makanan dan minuman guna menjaga keawetan, salah satu aplikasi dari mesin refrigerasi adalah chest freezer. Faktor yang dapat mempengaruhi terhadap performansi mesin salah satunya adalah faktor lingkungan, maka dari itu dilakukan pengujian dengan variasi temperatur lingkungan sebesar 20°C, 25°C, 30°C, dan 35°C dengan kelembaban konstan 80%. Chest freezer yang digunakan berkapasitas 114 Watt dengan menggunakan refrigeran R 134-a, analisis kinerja yang diamati adalah nilai COP (Coefficient Of Performance), nilai kerja kompresi, nilai daya dan nilai efek refrigerasi. Dari hasil pengolahan data pengujian maka di dapatkan nilai kenaikan pada kerja kompresi terjadi setiap kenaikan variasi temperatur lingkungan, kemudian penurunan nilai efek refrigerasi terjadi setiap kenaikan variasi temperatur lingkungan, selanjutnya penurunan nilai COPa terjadi setiap kenaikan variasi temperatur lingkungan, dan kenaikan daya terjadi setiap kenaikan variasi temperatur lingkungan.
Rancang Bangun Simulator Automatic Transfer Switch Berbasis PLC untuk Penggunaan Genset pada Instalasi Rumah Tinggal Apripurnomo, Surya; Purnama, Hari; Siswoyo, Siswoyo
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5399

Abstract

Dimasa sekarang kebutuhan energi listrik menjadi sangat penting disetiap bagian kehidupan manusia. Namun seringkali ketersediaan energi mengalami gangguan sehingga mengganggu kondisi di masyarakat karena banyak tempat layanan publik dan rumah tinggal yang berhenti beroprasi. Sehingga dibutuh sumber energi cadangan yang bisa menyuplai daya sehingga tempat tempat layanan publik dan rumah tinggal masih bisa beroprasi dalam keadaan darurat.. Dari keadaan tersebut maka dibuatlah sistem simulator ATS tersebut dengan ukuran yang lebih kecil yaitu menggunakan generator set (genset). Kemudian dari itu dibuatlah Rancang bangun simulator Automatic Transfer Switch Berbasis PLC untuk penggunaan genset pada Instalasi rumah tinggal. sebagai kontrol dan memanfaatkan sistem interlock dari magnet kontaktor untuk mengunci salah satu sumber listrik dari PLN maupun Generator Set (Genset) serta memafaatkan fungsi timer di PLC untuk mengatur waktu dari suplai masuk ke beban. Kemudian dalam pengontrolannya digunakan aplikasi Outseal Studio untuk membuat program. Penelitian ini dilakukan dengan cara riset dan pengembangan dimana dilakukan riset tentang sistem dari sebuah ATS kemudian dikembangkan dengan basis kontrol yang menggunakan PLC. Hasil dari penelitian sistem Automatic Transfer Switch sudah bekerja dalam menatasi gangguan terjadinya kehilangan suplai menunjukan waktu perpindahan dari PLN ke Genset dalam waktu 6.41 detik dan perpindahan dari Genset ke PLN dalam waktu 0.34 detik.
Desain Ulang Sistem Pentanahan untuk Proteksi Tegangan Lebih pada Array Ground Mounted Area di PLTS 1MW Cirata Fauzan, Muhammad Rifky; Zein, Hermagasantos; Saodah, Siti
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5400

Abstract

Pembangkit listrik tenaga surya adalah pembangkit yang berada pada ruang terbuka dan jauh dari struktur tinggi yang bersifat konduktif sehingga berpotensi terkena sambaran petir baik secara langsung ataupun tidak langsung sehingga perlu dipasang lightning protection system untuk memproteksi gangguan petir dan menyalurkannya ke tanah melalui sistem pentanahan. Kualitas sistem pentanahan yang baik dapat ditunjukan dari resistansi pentanahan yang terukur. Semakin kecil nilai dari resistansi pentanahan, maka semakin baik pula kualitas dari sistem pentanahan tersebut. Namun pada PLTS 1MW Cirata terdapat beberapa sistem pentanahan untuk proteksi tegangan lebih (SPD) di Array Ground Mounted Area yang memiliki nilai resistansi besar dan tidak sesuai standar berdasarkan hasil pengukuran langsung. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk memperkecil resistansi sistem pentanahan tersebut dengan beberapa metode perbaikan yaitu mengubah ukuran panjang serta diameter elektroda, menambah jumlah elektroda yang digunakan, dan mengubah bentuk elektroda. Metode perbaikan sistem pentanahan yang paling efektif dalam mengurangi resistansi sistem pentanahan menjadi sesuai standar dan dapat diterapkan di lapangan yang memiliki keterbatasan kedalaman dan luas lahan yaitu mengubah bentuk elektroda batang tunggal menjadi elektroda pelat karena elektroda pelat tidak memerlukan lahan luas dan dapat dipasang secara dangkal.
Rancang Bangun Sistem Brine Cooling yang Dilengkapi Liquid Suction Heat Exchanger untuk Pembuatan Es Balok Rizkyana, Qobul; Pramudantoro, Triaji Pangripto; Muliawan, Rizki
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5401

Abstract

Es balok menjadi kebutuhan yang sangat penting khususnya bagi aktivitas nelayan mencari ikan sehingga membutuhkan sistem refrigerasi untuk menunjang kebutuhan es balok tersebut. Sistem brine cooling dengan refrigeran primer R22 dan refrigeran sekunder propylene glycol dirancang untuk memproses air 16 liter menjadi es balok. Liquid suction heat exchanger dengan panjang 50 cm digunakan pada sistem agar mendapatkan hasil yang optimal. Berdasarkan perancangan beban pendinginan yang diperoleh sebesar 1969 W sehingga dipilih condensing unit Kulthorn dengan tipe WJ9485EK dengan kapasitas 2100 W dan menggunakan pipa kapiler sebagai ekspansinya. Berdasarkan data hasil pengukuran sistem, COPaktual hasil pengukuran adalah sebesar 3,09 sedangkan pada perancangan adalah sebesar 2,82. COPcarnot hasil pengukuran adalah sebesar 4,58 sedangkan pada perancangan adalah sebesar 4,21. Efisiensi hasil pengukuran adalah sebesar 67,46% sedangkan pada perancangan adalah sebesar 66,98%. Chilling time hasil pengukuran dapat dicapai selama 196 menit sedangkan pada perancangan yaitu selama 180 menit. Performansi sistem hasil pengukuran mendekati dengan data perancangan sehingga dapat dikatakan sistem bekerja dengan baik.
Rancang Bangun Alat Praktikum Proteksi Tegangan Rendah terhadap Arus Lebih Berdasarkan Standar Iec 60898 - 1 Januar, Fadillah; Sudrajat, Sudrajat; Sunarto, Sunarto
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5402

Abstract

Dalam perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam ruang lingkup teknik elektro, selain ilmu pengetahuan secara teori, diperlukanya alat praktikum yang dapat mendukung serta menunjang kegiatan pembelajaran sehingga dapat mensimulasikan dan memberikan gambaran secara nyata. Penelitian ini bertujuan dalam pengembangan alat praktikum proteksi tegangan rendah terhadap arus lebih berdasarkan karakteristik Miniature Circuit Breaker (MCB). Metode yang dilakukan meliputi perancangan alat, pembuatan alat, dan pengujian alat dengan mensimulasikan jaringan instalasi listrik yang dilengkapi dengan peralatan proteksi yaitu MCB dari adanya arus beban yang melebihi arus rating dari MCB. Hasil akhir dari penelitian ini diketahui bahwa MCB B2 memiliki waktu pemutusan yang lebih lama dari MCB C2 dan D2 karena sensitivitas yang dimiliki MCB B2 kurang maksimal. Contoh dalam kondisi ketiga MCB diberi beban yang sama yaitu 4 Amp, MCB B2 memiliki waktu pemutusan 10,05 s, sedangkan MCB C2 7,93 s, dan MCB D2 7,61 s. Namun, waktu pemutusan dari masing-masing MCB masih dalam batas minimum dan maksimum yang sesuai dengan kurva karakteristik dari masing-masing data sheet MCB, dan alat praktikum yang dibuat dapat bekerja dengan baik serta mampu mewadahi penelitian tentang sistem proteksi sesuai dengan peruntukanya.
Rancang Bangun Alat Praktikum Proteksi Tegangan Rendah Terhadap Tegangan Sentuh Menggunakan ELCB Pyae, Syscha; Sunarto, Sunarto; Sudrajat, Sudrajat
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5403

Abstract

Berdasarkan pengembangan kurikulum tahun 2016 ditetapkan mata kuliah Praktikum Proteksi Tegangan Rendah sehingga dibuat pengembangan alat praktikum proteksi tegangan rendah terhadap tegangan sentuh menggunakan ELCB 30 mA dengan sistem pembumian TN-C-S. Alat praktikum yang dibuat memiliki tegangan keluaran transformator sebesar 220 V, komponen proteksi yang digunakan yaitu ELCB 30 mA untuk proteksi manusia yang bekerja secara instantaneous, dan timer mencatat waktu kerja ELCB baik pada tegangan sentuh langsung maupun tidak langsung. Metode penelitian yang dilakukan yaitu rancang bangun dan eksperimental di Laboratorium Instalasi Listrik. Hasil penelitian menunjukan bahwa alat praktikum berfungsi dengan baik dan dapat dijadikan penunjang fasilitas praktikum proteksi tegangan rendah terhadap tegangan sentuh menggunakan ELCB, waktu kerja ELCB terjadi secara instantaneous ketika terdapat arus bocor yang melalui tubuh manusia serta pembumian peralatannya 30 mA, resistansi tubuh manusia dan tempat kerjanya mempengaruhi arus bocor yang melalui tubuh manusia serta nilai tegangan sentuh tidak langsung berbanding lurus dengan nilai tahanan pentanahannya.
Studi Proteksi Arus Lebih Fasa dan Netral pada Transformator 20 kV di PLTS 1MW Cirata Michael, Michael; Zein, Hermagasantos; Saodah, Siti
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5404

Abstract

Sistem proteksi pada transformator distribusi berperan penting dalam menjaga stabilitas dan kontinuitas memasok energi listrik dari PLTS 1 MW Cirata ke PLTA Cirata. Interkoneksi pada PLTS 1 MW Cirata dengan PLTA Cirata milik PT. PLN Nusantara Power bertujuan untuk mengurangi pemakaian sendiri pada operasi PLTA. Setelah PLTS beroperasi dari tahun 2015 belum terdapat studi kembali mengenai keandalan setting proteksi arus lebih pada transformator distribusi PLTS. Maka penelitian ini membahas mengenai evaluasi proteksi arus lebih terhadap transformator distribusi PLTS dengan mengacu pada standar BS 142, IEC 60255, dan IEEE C-37112. Terdapat tahapan-tahapan yang dilakukan pada penelitian ini diantaranya: pengumpulan data eksisting, pemodelan sistem pengaman transformator, simulasi hubung singkat, dan analisis hasil evaluasi. Berdasarkan studi yang dilakukan terdapat pengaturan arus pickup yang tidak sesuai dengan standar, yang dapat mengakibatkan false trip. Kemudian relay yang digunakan belum terdapat setting arus lebih waktu instan yang dapat mengakibatkan pemutusan yang telalu cepat pada saat terjadi gangguan arus lebih. Rekomendasi yang diberikan ialah resetting relay pada karakteristik waktu invers dan instan sesuai dengan standar yang ada.
Pengaruh Tegangan Operasi Dalam Peningkatan Sifat Mekanik Hasil Hard Anodizing Aluminium 1100 Dalam Asam Sulfat 15% Dan Asam Fosfat 1% Rusmana, Muchamad Raihan Surya; Ibrahim, Idham Kholid; Ngatin, Agustinus; Sihombing, Rony Pasonang
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5405

Abstract

Aluminium alloy 1100 umum digunakan dalam industri otomotif khususnya kendaraan komersial, seperti sebagai bahan pembuat komponen pesawat terbang. Untuk memenuhi sifat-sifat fisik dan mekanis agar tahan terhadap cuaca ekstrem dan lingkungan yang mengandung air garam perlu adanya peningkatan ketahanan aus dan kekerasan permukaan melalui proses hard anodizing. Dalam proses hard anodizing, dilakukan pengampelasan benda kerja yang akan digunakan, kemudian dilakukan proses pickling, degreasing, dan neutralizing. Selanjutnya, dilakukan proses hard anodizing dengan menempatkan benda kerja pada kutub positif dan elektroda pada kutub negatif (katoda) dari sumber arus DC. Proses hard anodizing ini menggunakan larutan eletrolit campuran H2SO4 15% dan H3PO4 1% dengan rapat arus yang digunakan 3A/dm2, temperatur 5oC serta variasi tegangan 10V dan 20V. Dari penelitian ini didapatkan pada tegangan 20V dengan efisiensi terbaik 83,05%, ketebalan lapisan oksida terbaik 11,43 mm dan kekerasan permukaannya 144,25 HVN.