cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Alat Pendeteksi Status Kesehatan Berbasis Metode Sensor Fusion Yehezkiel Hansel Hendratno; Noor Cholis Basjaruddin; Endang Darwati
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.327 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1156

Abstract

Pengukuran kesehatan pengemudi truk tangki dilakukan setidaknya tiga kali dalam satu hari. Jumlah pengemudi yang tidak seimbang dibanding tenaga medis menyebabkan pengukuran kerap tidak tepat. Oleh karena itu pengembangan alat ukur berat badan, tinggi badan, suhu tubuh, detak jantung, tekanan darah dan pendeteksi status alkohol otomatis diharapkan dapat membantu mempermudah pekerjaan tenaga medis yang sebelumnya dilakukan secara terpisah dan manual. Alat ukur digunakan dengan cara penguna menempelkan kartu NFC pada alat atau memasukan nama dan id pada HMI, selanjutnya memasang tensi meter dan sensor suhu kemudian berdiri ditempat yang telah disediakan maka alat ini dapat mengetahui tinggi badan, berat badan, suhu tubuh, detak jantung, dan tekanan darah. Kadar alkohol pengguna dapat diukur dengan cara pengguna meniup sensor alkohol yang selanjutnya data tersebut ditampilkan pada HMI (Human Machine Interface) secara otomatis dan juga akan ditampilkan pada Liquid Crystal Display (LCD). HMI dapat menyimpan data hasil pengukuran berupa database pada MS. Access. Setelah pengukuran parameter tubuh selesai kemudian data tersebut diolah menggunakan metode Sensor Fusion dengan menggabungkan tinggi dan berat badan menghasilkan klasifikasi indeks massa tubuh seperti kurus sekali, kurus, normal, gemuk atau gemuk sekali. Hasil pengukuran suhu tubuh dikalsifikasikan menjadi suhu tubuh yang normal, hipotermia atau hipertermia. Hasil pengukuran detak jantung diklasifikasikan menjadi detak jantung yang baik sekali, baik, cukup atau kurang. Hasil pengukuran tekanan darah dikasifikasikan menjadi optimal, normal, normal-tinggi, hipertensi tingkat 1, hipertensi tingkat 2, hipertensi tingkat 3, hipertensi sistol. Hasil klasifikasi dari pengukuran alkohol menjadi status positif atau negatif alkohol. Setelah mendapatkan hasil klasifikasi tersebut seluruh data diklasifikasikan menjadi 3 kelompok besar status kesehatan yaitu kondisi optimal, kondisi sehat dengan keterangan kondisi kurang sehat segera hubungi dokter. Sistem pengukuran status kesehatan direaliasikan dengan mekanik yang dapat dilipat menjadi tinggi 15 cm, panjang 55cm dan lebar 55cm serta lama pengukuran 60 detik dengan tingkat akurasi pengukuran berat badan sebesar 99,8%, tinggi badan sebasar 99,7%, suhu tubuh sebesar 98,03%, detak jantung sebesar 83%, tekanan darah sebesar 87% dan status alkohol sebesar 56% .Seluruh data hasil pengukuran dapat disimpan pada database menggunakan Microsoft Access dan ditampilkan pada HMI menggunakan Microsoft Visual Studio serta memperbaharui data yang tersimpan pada NFC.
PENGEMBANGAN ALAT POS PELAYAN TERPADU (POSYANDU) BERBASIS NFC DAN IoT DENGAN METODE SENSOR FUSION Diki Nurul Fajrin; Noor Cholis Basjaruddin; Ediana Sutjiredzeki
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.928 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1157

Abstract

Pengembangan alat ukur tinggi badan, berat badan, suhu tubuh, detak jantung, dan oksigen dalam darah otomatis pada bayi dapat membantu mempermudah pekerjaan manusia dalam bidang medis khususnya di posyandu yang dilakukan secara terpisah dan manual. Alat ukur ini menggunakan teknologi NFC (Near Field Communication) pada ponsel dan gelang ataupun kartu pintar. Selain menggunakan teknologi NFC, alat ukur ini juga menggunakan database dengan IoT (Internet of Things) sehingga lebih efektif dan efisien dalam penyimpanan dan tampilan data hasil dari pengukuran. Namun dalan penelitian ini hasil dari Iot belum dapat terealisasikan. Sensor Fusion digunakan sebagai pengolah data dari hasil pengukuran setiap sensor. Keluaran dari sensor fusion ini berupa pemberitahuan status gizi bayi seperti gizi buruk, gizi kurang, gizi baik dan gizi lebih. Hasil pengujian menunjukan bahwa alat ini dapat mengefektifkan waktu dalam pengukuran tinggi, berat, suhu, detak jantung dan oksigen dalam darah dalam satu alat. serta tingkat akurasi pada pengukuran panjang badan sebesar 97,85 % dan tingkat akurasi pada berat badan sebesar 99,89 %.
Perangkat Pemantau Kesehatan Mental Berbasis IOT Khansa Fadhilah; Albert Stefanus; Ditto Fauzandhiiya
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.569 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1158

Abstract

Jumlah penderita gangguan jiwa di Indonesia mencapai angka 11,6% dari jumlah penduduk, sedangkan di Jakarta mencapai angka 14,1%. Angka yang tinggi sekaligus mengkhawatirkan tersebut menimbulkan berbagai masalah bagi penderita, bahkan dapat membawa kerugian pula bagi negara. Gangguan jiwa atau gangguan psikologis pada kesehatan mental yang dialami oleh seseorang perlu ditangani melalui bantuan medis. Perangkat Pemantau Kesehatan Mental Berbasis IOT ini bertujuan untuk meminimalisir gangguan pada kesehatan mental dari penderita dan juga untuk mencegah dampak buruk yang akan terjadi apabila penderita lupa meminum obat ataupun jarang mengecek tingkat kesehatan mentalnya. Perangkat ini mampu mengukur suhu tubuh manusia menggunakan sensor DS18B20 dan mendeteksi tegangan pada kulit menggunakan sensor GSR (Galvanic Skin Resistance). Setelah mendapatkan data tersebut kemudian dibandingkan dengan parameter penentu tingkat kesehatan mental yang dikirimkan ke internet oleh NodeMCU menuju aplikasi android yang terkoneksi dengan internet, teknologi ini dapat dikategorikan dalam Telemedika. Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan ini adalah metode eksperimental dan observasi. Hasil simulasi perangkat berupa pengukuran tegangan kulit dan suhu tubuh sekitar 4 dan 36oC menunjukkan pengguna dalam kesehatan mental yang normal. Jadi, disaat suhu tubuh<33oC dan tegangan kulit>6,perangkat akan melakukan pemberian obat secara otomatis, perangkat juga berfungsi sebagai kotak obat pengingat apabila sudah waktunya minum obat yang telah terhubung dengan smartphone.
PERANGKAT ASISTEN DOKTER UNTUK PENYAKIT STRES Giovanni Jovian Hernando; Daniel Stefanus Ginting; Febian Syahbarudin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.6 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1159

Abstract

Dalam era globalisasi saat ini dimana dunia bergerak dan berubah semakin cepat, mereka yang tidak siap menghadapinya akan terjebak pada situasi penuh pertentangan yang menyebabkan munculnya gejala stres. Stres adalah kondisi ketika adanya tekanan dan kecemasan mental disebabkan oleh masalah yang terjadi pada kehidupan manusia. Stres dapat menimbulkan permasalahan kesehatan seperti menurunnya imun tubuh yang dapat menyulut pada timbulnya berbagai macam penyakit. Oleh karena itu diperlukan suatu perangkat yang dapat mengecek tingkat stres secara teratur guna meminimalisir dampak buruk penyakit tersebut. Metode yang digunakan ialah dengan menggabungkan tiga buah sensor untuk memperoleh suatu kesimpulan berupa tingkat stres. Perangkat ini dimulai dari pembuatan algoritma yang dapat membaca data Galvanic Skin Response, suhu tubuh serta detak jantung dengan cepat dan tepat. Setelah data didapatkan, kemudian dibandingkan dengan parameter tingkat stress, lalu dikirimkan ke internet. Perangkat ini juga dilengkapi dengan medical box (Kotak Obat) untuk memberikan obat secara otomatis apabila tingkat stres yang terdeteksi tinggi. Perangkat yang dihasilkan dapat mendeteksi stres berdasarkan tiga parameter pembacaan sinyal tubuh yang terintegrasi satu sama lain, dan dapat membuka kotak obat apabila tingkat stres yang terbaca tinggi.
ALAT BANTU SENAM REHABILITASI MANDIRI UNTUK LANSIA MENGGUNAKAN METODE EUCLIDEAN DISTANCE Fauzan Zhafran; Noor Cholis Basjaruddin; Edi Rakhman
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.46 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1160

Abstract

Perkembangan dunia teknologi mendorong perkembangan penggunaan teknologi di berbagai bidang, salah satunya bidang kesehatan. Karena kondisi kesehatan tubuh manusia yang begitu penting, khususnya pada golongan lanjut usia, faktor kesehatan menjadi nomor satu karena pada usia lanjut tubuh lebih rentan terkena penyakit. Terlebih lagi pada bidang fisioterapi yang terbilang program studi yang baru di Indonesia, yang mengakibatkan tenaga kerja fisioterapi di Indonesia belum mengimbangi jumlah pasien nya. Self-rehabilitation merupakan solusi dimana pasien dapat melakukan rehabilitasi secara mandiri. Namun, kebanyakan pasien tidak berhasil dalam program self- rehabilitation ini dikarenakan gerakan senam rehabilitasi yang salah atau kurang tepat. Penelitian tentang alat bantu ini bertujuan untuk keperluan rehabilitasi mandiri yang membantu pengguna melakukan gerakan rehabilitasi yang sesuai secara mandiri. Alat bantu ini menggunakan Kinect xbox 360 yang berfungsi mengenali gestur tubuh yang dilakukan oleh pengguna serta melakukan perhitungan kesesuaian gerakan menggunakan Metoda Euclidean Distance. Dengan memanfaatkan sensor kamera, IR dan RGB yang terdapat pada Kinect xbox 360 maka gerakan pasien dapat dikenali. Selanjutnya data-data yang diperoleh oleh Kinect xbox 360 disimpan dalam database kemudian dibandingkan dengan gerakan instruktur untuk mengukur tingkat kesesuaiannya dan ditampilkan dalam layar pengguna dalam bentuk yang lebih sederhana. Pada alat bantu ini digunakan PC/laptop sebagai pemroses utama, Arduino sebagai mikrokontroller, Kinect sebagai pendeteksi gestur tubuh, menggunakan komunikasi wireless mengunakan Bluetooth HC-05 dan NFC untuk tag pengguna. Gerakan senam khusus yang digunakan pada alat ini yaitu gerakan ROM (Range Of Motion) dengan jarak ideal untuk pengguna melakukan gerakan adalah 2,3 meter dari Kinect.
Meteran Air Digital Menggunakan Komunikasi Nirkabel dengan Metode Anomaly Detection Dwiky Abdullah Harsetyono; Dadan Nurdin Bagenda; Sabar Pramono
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.737 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1161

Abstract

Pengaliran air oleh PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) seringkali terbuang percuma karena pengguna terlalu berlebihan menggunakan air atau lupa menutup kran. Meteran air ini dirancang untuk mengatur dan membatasi penggunaan air tersebut berdasarkan penggunaan harian. Pembatasan dilakukan dengan Anomally Detection yang dapat mengatur penggunaan pompa air agar bukaan sesuai dengan penggunaan harian. Pengguna dapat memantau penggunaan air dengan jarak jauh modul wifi. Media komunikasi antara perangkat dan pelanggan yang di pasang pada meteran air adalah jaringan internet. Selain itu, Pengguna juga dimudahkan pengonfirmasian melalui smartphone apabila penggunaan air melebihi dari rataan yang ada. Hasil uji alat menunjukan bahwa alat ini dapat membatasi penggunaan air berdasarkan penggunaan air setiap hari.
Hotel Guest’s Stay Prediction: A Secondary Data Approach Ramanda Rizki Ekaputra; Andita Sari Nurmuslimah; Irvana Amelia Wendani; Raden Moch.Rafly Himiawan; Rosita Rosita
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.764 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1162

Abstract

Hotel guests are important in the hospitality business. Their existence affects the sustainability of the hotel. But, often the business people do not know the number of tourists who will come to their hotel. The purpose of this study is to find out what is needed by foreign or domestic tourists in hotel services, so that the businessman in the field of hospitality can step any strategy they need to do based on their target market. The research design used is a causal design. This study uses data from hotel guests in 34 provinces in Indonesia in 2016, accessed from the Badan Pusat Statistik (BPS). The analysis used is multiple regression analysis. The results of the analysis show that domestic and foreign tourists have different patterns. The number of beds positively affects domestic tourists, while the number of employees per room negatively affects domestic tourists. In contrast, the number of employees per room has a positive effect on foreign tourists staying. Similarly, the bedroom has a positive impact on foreign tourists who stay. The difference between hotel accommodation and the number of star hotel guests (domestic and foreign tourists) also occurs in a number of beds that negatively impact foreign tourists.
The Link between Leisure Involvement and Service Performance: Evidence from Frontline Staff Employees in Culinary Industries Olivia Sri Kartika
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.053 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1163

Abstract

Many studies have examined the service frontline staff performance of various industries but rarely found to be associated with leisure involvement in the culinary industry. This study discusses how the relationship between leisure involvement to service performance with variable subjective well-being as intervening. To test this research model is used PLS or partial least squares modelling, by taking a sample from frontline staffs culinary place which amounts to 313 samples in Bandung City, Indonesia. The results of this study found that there is a significant relationship between leisure involvement in service performance and subjective well-being. In conclusion, an employee who is often involved in leisure activities is likely to be happy and will result in their performance in serving customers to be good, this is also influenced by their satisfaction with their work, although the results are not too significant. The implication in managerial that the businessmen need to pay attention to the welfare of employees to service performance given high value.
The Influence of Experiential Marketing and Customer Satisfaction toward Customer Loyalty on Cipanas Hot Spring Garut Edwin Rizki Sukmaputra
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.333 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1164

Abstract

Indonesia as a country with a huge tourism potential, there should be special attention to be utilized maximally. The simplest step is developing the nature tourism, for example hot spring tourism. West Java can become a potential for burgeoning of hot spring tourism such as Garut. It has a popular hot spring tourism called Cipanas. The evaluation can be gotten through knowing customer experience who have visited Cipanas. Experiential Marketing theory becomes a complete solution in knowing the customer experience in detail. This experience will be related to how the satisfaction and loyalty of tourists after visited Cipanas hot spring. In addition, it shows which gap that needs a special attention. The research objective is to determine how the influence of experiential marketing and customer satisfaction toward customer loyalty as a best practice on advancement of Cipanas hot spring tourism. The data that will be obtained is by spreading questionnaires that contains in-depth questions about the three variables. The target of the respondents is 200 with qualification; domestic tourists and residents. The output will be seen by virtue of the gap on experiential marketing dimensions to evaluate effectively. Researcher believes that this research will help gradually the Indonesian economy.
EXPLORING CULINARY DESTINATION IMAGE: PERSPECTIVE RESIDENT AND TOURIST Irene Veronika Meliani
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.839 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1165

Abstract

The creative economy is currently developing in Indonesia. Culinary is one of the sectors that contribute significantly to the creative economy. These developments have an impact on the increasingly tight competition so that the need for the development of culinary destinations in each region. Competition in the competitive culinary market, business people, need to create an appropriate strategy related to the image of destinations including for Bandung culinary destinations. This research has a purpose of discussing the relationship of destination image (cognitive image and affective image), customer satisfaction, and buying intention. This study uses 414 samples of the population and tourists in Bandung, Indonesia. The result of the research shows that cognitive image and affective image influence consumer's satisfaction, the cognitive image does not affect buying intention and affective image influence buying intention.

Page 13 of 124 | Total Record : 1239