cover
Contact Name
Imam Faisal Hamzah
Contact Email
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Phone
+6281326678470
Journal Mail Official
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi - Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH Ahmad Dahlan, PO Box 202 Purwokerto 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Psycho Idea
ISSN : 16931076     EISSN : 26543516     DOI : 10.30595/PSYCHOIDEA
Psycho Idea merupakan Jurnal ilmiah yang diperuntukkan bagi akademisi, praktisi, profesional, mahasiswa, maupun kalangan masyarakat lainnya di bidang : - Psikologi Klinis - Psikologi Pendidikan - Psikologi Perkembangan - Psikologi Sosial - Psikologi Industri dan Organisasi dalam konteks kearifan lokal yang bisa diimplementasikan untuk pemberdayaan individu dan masyarakat.
Articles 232 Documents
Work-Family Conflict dengan Disiplin Kerja Anggota Polri Distrik Wanadadi Polres Banjarnegara Faozi Jafar; Retno Dwiyanti; Pambudi Rahardjo
Psycho Idea Vol 15, No 1 (2017): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.145 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v15i1.2233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan work-family conflict dengan disiplin kerja anggota Polri Distrik Wanadadi Polres Banjarnegara.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Polri di Distrik Wanadadi Polres Banjarnegara yang meliputi wilayah kerja Polsek Banjarmangu, Wanadadi, Punggelan dan Polsek Rakit sebanyak 67 orang dan seluruhnya menjadi sampel penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan dengan skala work-family conflict dan skala disiplin kerja. Hasil uji validitas skala work-family conflict bergerak dari 0,124 sampai dengan 0,665 dengan taraf signifikansi 5% ( 0,05) atau interval kepercayaan 95% dan n = 30, maka diperoleh nilai 0,361. Hasil uji validitas skala disiplin kerja bergerak dari -0,202 sampai dengan 0,760 dengan taraf signifikansi 5% ( 0,05) atau interval kepercayaan 95% dan n = 30, maka diperoleh nilai 0,361. Hasil uji validitas skala work-family conflict diketahui dari 50 aitem pertanyaan, terdapat 10 aitem yang tidak valid.Hasil uji validitas skala disiplin kerja diketahui dari 70 aitem pertanyaan, terdapat 14 aitem yang tidak valid.Item pernyataan yang tidak valid dibuang sehingga tidak diikutkan untuk mengambil data penelitian. Hasil uji reliabilitas skala work-family conflictsebesar 0,9381 dan untuk skala disiplin kerja sebesar 0,9482, yang berarti skala work-family conflict dan disiplin kerja reliabel.Hasil uji hipotesis menggunakan korelasi product moment diperoleh nilai r hitung sebesar -0,485 dengan nilai p =0,00 yang lebih kecil dari  = 0,05, artinya terdapat hubungan work-family conflict dengan disiplin kerja anggota Polri Distrik Wanadadi Polres Banjarnegara. Kata Kunci : Anggota polri, Disiplin kerja, Work-family conflict
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TENTANG SISTEM PENGGAJIAN MENURUT LAMA KERJA DAN PERSEPSI TENTANG JAMINAN SOSIAL MELALUI JAMSOSTEK DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN BIRO ADMINISTRASI UMUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Ugung Dwi Aryo Wibowo; Budi Rahardjo
Psycho Idea Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.172 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v7i1.172

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi tentang sistem penggajian menurut lama kerja dengan kepuasan kerja, hubungan antara persepsi tentang jaminan sosial melalui Jamsostek dengan kepuasan kerja, serta hubungan antara persepsi tentang sistem penggajian menurut lama kerja dan persepsi tentang jaminan sosial melalui Jamsostek secara bersama-sama dengan kepuasan kerja. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan Biro Administrasi Umum Universitas Muhammadiyah Purwokerto dengan jumlah karyawan yang mengikuti program Jamsostek sebanyak 90 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: (1) Ada hubungan signifikan antara persepsi tentang sistem penggajian menurut lamanya kerja dengan kepuasan kerja ditunjukkan dengan nilai korelasi partial yxr 1 0,419 dengan p < 0,01; (2) Ada hubungan signifikan antara persepsi tentang jaminan sosial melalui Jamsostek dengan kepuasan kerja ditunjukkan dengan nilai korelasi partial  yxr 2 0,211 dengan p < 0,01; dan (3) Ada hubungan signifikan antara persepsi tentang sistem penggajian menurut lama kerja dan persepsi tentang jaminan sosial melalui Jamsostek secara bersama-sama dengan kepuasan kerja dengan ditunjukkan deng
LOGOTERAPI SEBAGAI PEMBENTUK SIKAP ANTI KORUPSI PADA MAHASISWA Ulfa Amalia
Psycho Idea Vol 16, No 2 (2018): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.401 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v16i2.3367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian logoterapi terhadap terbentuknya sikap anti korupsi pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan rancangan one-shot case study. Pelaksanaan penelitian pada mahasiswa Psikologi Universitas Teknologi Yogyakarta dengan memberikan perlakuan berupa logoterapi. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Pengumpulan data dengan skala sikap anti korupsi kemudian hasilnya diuji dengan menggunakan t-test.  Hasil penelitian  menunjukkan bahwa  untuk sikap antikorupsi mahasiswa thitung        sebesar  3,101 dengan P value 0,004 sehingga  hipotesa diterima karena P value 0,004 < dari 0,05 (α) artinya sikap anti korupsi mahasiswa dapat dibentuk melalui logoterapi. Hasil tersebut sesuai dengan pandangan konsep logoterapi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan individu dalam menemukan makna hidup serta kemampuan bertindak dan mengantisipasi diri terlibat dalam perilaku negatif atau korupsi. Kata Kunci : Logoterapi; Sikap anti korupsi; Mahasiswa ABSTRACTThis study aims to analyze the effect of providing logotherapy to the formation of anti-corruption attitudes on the students. The research method used is pre-experimental with one-shot case study design. Implementation of research on Psychology student of University of Technology Yogyakarta by giving treatment in the form of logoterapi. Sampling was done by simple random sampling method with total of 30 respondents. Data collection with a scale of anti-corruption attitudes is then tested using t-test. The result of the research shows that for student anticorruption attitude 3,101 with P value 0,004 so that hypothesis accepted because P value 0,004 <from 0,05 (α) mean student anti corruption attitude can be formed through logotherapy. The results are in accordance with the concept of logoterapi which aims to improve the ability of individuals in finding the meaning of life and the ability to act and anticipate themselves involved in negative behavior or corruption. Keywords: Logoterapi; Anti-Corruption Attitude; Student
PERBANDINGAN KERENTANAN TERHADAP RESPONS TIPUAN ANTARA PENGUKURAN NORMATIF DAN IPSATIF DALAM KONTEKS SELEKSI KERJA Ayudia Indrawati; Wahyu Widhiarso
Psycho Idea Vol 9, No 1 (2011): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.448 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v9i1.240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kerentanan dua jenis pengukuran terhadap respons tipuan. Respons tipuan didefinisikan sebagai upaya sadar individu untuk memanipulasi respons yang diberikan terhadap alat ukur yang diberikan kepadanya. Dua jenis format pengukuran yang dibandingkan adalah format normatif (Likert) dan ipsatif. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen yang diikuti 100 partisipan. Bentuk manipulasi yang diberikan adalah instruksi dalam melengkapi alat ukur. Instruksi pertama meminta partisipan memberikan respons jujur pada alat ukur yang diberikan, sedangkan pada instruksi kedua peneliti meminta partisipan melengkapi alat ukur seakan-akan mereka adalah pelamar pekerjaan yang sedang mengikuti proses seleksi kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik format normatif dan ipsatif rentang terhadap respons tipuan. Namun demikian, hasil perbandingan perubahan skor pada faktor ekstraversi yang diukur oleh kedua format menunjukkan bahwa pengukuran ekstraversi melalui format Likert lebih rentan terhadap respons tipuan dibanding melalui ipsatif. Kerentanan pengukuran format normatif terhadap respons tipuan adalah 30,4%, sedangkan pada format ipsatif sebesar 19,8%. Kata Kunci : Respons Tipuan, Format Normatif, Format Ipsatif
Cyberloafing: Peranan Conscientiousness terhadap Pemalasan Siber pada Karyawan Marissa Marissa; Achmad Irvan Dwi Putra; Sarinah Sarinah
Psycho Idea Vol 17, No 2 (2019): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.2 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v17i2.4195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara conscientiousness dan cyberloafing. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara conscientiousness dengan cyberloafing. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di PT. C sebanyak 105 orang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data diperoleh dari Skala untuk mengukur conscientiousness dan cyberloafing. Perhitungan dilakukan dengan melalui uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas hubungan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukan koefisien korelasi sebesar -0.561 dengan p sebesar 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya hubungan negatif antara conscientiousness dengan cyberloafing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel conscientiousness terhadap cyberloafing adalah sebesar 31,5%.
KECERDASAN EMOSI PESERTA DIDIK PADA KELAS AKSELERASI DI SMP NEGERI 1 PURWOKERTO Dwi Hartoko Aji; Retno Dwiyanti
Psycho Idea Vol 12, No 1 (2014): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.198 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v12i1.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kecerdasan emosi peserta didik pada kelas akselerasi 1 dan kelas akselerasi 2 di SMP Negeri 1 Purwokerto. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 34 orang. Pengumpulan data menggunakan skala Kecerdasan emosi. Hasil uji deskriptif menunjukkan dari 34 peserta didik, 32.4% mempunyai kecerdasan emosi tinggi, 50,0% mempunyai kecerdasan emosi sedang, 14,7% mempunyai kecerdasan emosi rendah dan 2,9% mempunyai kecerdasan emosi sangat rendah. Kata kunci : kecerdasan emosi, peserta didik, akselerasi
LUKA YANG TERABAIKAN: KAJIAN TENTANG PENGARUH HOSTILE SEXISM DAN KEMARAHAN MORAL TERHADAP MITOS PEMERKOSAAN Esa Laili Sindiana; Fathul Lubabin Nuqul
Psycho Idea Vol 18, No 2 (2020): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.528 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v18i2.6017

Abstract

Kekerasan seksual terjadi dalam bentuk pelecehan seksual, pemerkosaan, pornografi, dan inses. Banyak korban kekerasan seksual adalah perempuan. Perempuan sebagai korban sering disalahkan karena dianggap lemah, tidak berdaya, dan tidak secerdas laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat budaya pemerkosaan, seksisme yang bermusuhan, dan kemarahan moral. Untuk mengetahui pengaruh seksisme yang bermusuhan dan kemarahan moral terhadap budaya pemerkosaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik pengambilan sampel probabilitas dengan 260 mahasiswa dari fakultas psikologi, ekonomi, tarbiyah dan pengajaran, syariah, sains dan teknologi, dan humaniora. Penelitian ini menggunakan Skala IllinoisRape Myth Acceptance Scaleuntuk mengukur mitos pemerkosaan, The Ambivalent Sexism Inventory untuk hostile sexism, dan Deontic Justice Scale untuk mengukurkemarahan moral. Hasil uji hipotesis menunjukkan ada pengaruh hostile sexism terhadap kepercayaan  budaya pemerkosaan, namun kemarahan moral tidak berpengaruh dengan kepercayaan pada budaya pemerkosaan.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP, NORMA SUBYEKTIF DAN PENGALAMAN AKTUAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMILIHAN PELAYANAN MEDIS PERSALINAN DI RSUD KARANGANYAR Irma Finurina; Setya Dian Kartika
Psycho Idea Vol 13, No 1 (2015): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.851 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v13i1.1580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara antara sikap, norma subyektif dan pengalaman aktual yang mempengaruhi keputusan pemilihan pelayanan medis persalinan di RSUD Karanganyar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah explanatory research (penelitian penjelasan), karena penelitian ini menjelaskan hubungan antara sikap, norma subyektif dan pengalaman aktual dengan keputusan pemilihan pelayanan medis persalinan di RSUD Karanganyar.Penelitian dilakukan dengan metode survey, wawancara dan kuesioner. Metode survey dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara quota sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Rank Spearman Test. Rank Spearman Test ini digunakan untuk menganalisis pengaruh antar variabel terikat (keputusan pemilihan pelayanan medis persalinan di RSUD Karanganyar) dengan beberapa variabel bebas (sikap, norma subyektif dan pengalaman aktual), dan juga untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara variabel-variabel tersebut dan mengukur tingkat hubungan variabel-variabelnya. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 45 orang.Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,030. Karena nilai p < α (0,05) maka kesimpulannya ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan keputusan pemilihan pelayanan medis persalinan. Dari hasil uji hubungan antara norma subyektif dengan keputusan pemilihan pelayanan medis persalinan menunjukkan nila p (signifikan) = 0,015. Karena nilai p < α (0,05) maka kesimpulannya ada hubungan yang bermakna antara norma subyektif dengan keputusan pemilihan pelayanan medis persalinan. sedangkan dari hasil uji hubungan antara pengalaman aktual dengan keputusan pemilihan pelayanan
Analisis Psikometrik Skala Otoritarianisme Sayap Kanan versi Indonesia Baydhowi Baydhowi; Zulrizka Iskandar; Urip Purwono; Ahmad Gimmy Prathama
Psycho Idea Vol 20, No 1 (2022): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.442 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v20i1.10231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji properti psikometrik skala otoritarianisme sayap kanan versi indonesia yang mencakup analisis validitas dan reliabilitas. skala ini terdiri dari tiga subskala, yaitu authoritarian submission, conventialism dan authoritarian aggressive dengan jumlah total 15 item. Skala ini diadministrasikan kepada 300 orang mahasiswa dari 20 perguruan tinggi sebagai sampel yang diambil dengan convenience sampling. Dalam pengujian validitas digunakan analisis faktor konfirmatorik dan Alpha Cronbach digunakan untuk analisis reliabilitas konsistensi internal. Hasil pengujian membuktikan bahwa model pengukuran skala Otoritarianisme Sayap Kanan fit dengan data. 15 item yang diuji, terdapat tiga item yang tidak valid. Analisis Reliabilitas yang dilakukan per-sub skala menunjukkan hasil yang kurang baik pada aspek submission.
STUDI KASUS TENTANG PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENJADI LESBI Eka Rizki Meilani; Suwarti Suwarti; Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 16, No 1 (2018): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.779 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v16i1.2499

Abstract

The purpose of this study is to examine how the decision-making process becomes lesbian. This research is a qualitative research with case study approach. This research was conducted in Purwokerto Banyumas Regency. Determination of informant in this research using snowball technique method with criterion of informant is lesbian who ever have relationship with same type. Based on these criteria, the researcher get 3 lesbian informants that are M, I and R. Data collecting method by interview and observation. Test data validity by using triangulation method. Data analysis technique used is interactive model consisting of data reduction, data presentation and conclusion.The results of this study describes how the decision making process made a lesbian to be lesbian. The existence of biological factors, psychosocial and psychological on the life of the informant who influential in decision making. Based on the study of the reasons for being lesbian, the responses obtained as data are: for informants M because of the comfortable feel of hanging out with women; informant I is because of hatred of men, because of traumatic experience since childhood witnessed his father's abusive treatment to his mother, so that I appear the feeling of hate toward men, while informant R the reason to be lesbian is because of comfortable pair with woman and physically informant R feel tomboy since childhood. Based on the study collecting information about the life of lesbian hence obtained data that the three informants equally obtain information through lesbian community. Based on the study of how the views of himself and the public about a lesbian? then the data obtained that: Informants M and R admitted that do not care about the opinions of others about lesbi, whereas according to informant I every human being has the right to argue anything about lesbi life. Initially the three informants have no consideration whatsoever to choose to be lesbian and still live lesbiannya life samapai this time. The three informants will remain lesbi and live life with their respective spouses. Keywords: Personal Decision Making Process, Male, Lesbian.