cover
Contact Name
Imam Faisal Hamzah
Contact Email
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Phone
+6281326678470
Journal Mail Official
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi - Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH Ahmad Dahlan, PO Box 202 Purwokerto 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Psycho Idea
ISSN : 16931076     EISSN : 26543516     DOI : 10.30595/PSYCHOIDEA
Psycho Idea merupakan Jurnal ilmiah yang diperuntukkan bagi akademisi, praktisi, profesional, mahasiswa, maupun kalangan masyarakat lainnya di bidang : - Psikologi Klinis - Psikologi Pendidikan - Psikologi Perkembangan - Psikologi Sosial - Psikologi Industri dan Organisasi dalam konteks kearifan lokal yang bisa diimplementasikan untuk pemberdayaan individu dan masyarakat.
Articles 232 Documents
DINAMIKA PSIKOLOGIS PENCAPAIAN SUCCESSFUL AGING PADA LANSIA YANG MENGIKUTI PROGRAM YANDU LANSIA Yuki Widiasari; Sartini Nuryoto
Psycho Idea Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.373 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v8i1.227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika psikologis pencapaian successful aging khususnya pada lansia yang mengikuti program Posyandu Lansia. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif tipe studi kasus. Pemilihan subjek menggunakan purposive sampling. Subjek terdiri dari lansia yang berusia 70-85 tahun yang mengikuti Posyandu Lansia. Penelitian dilakukan di Dusun Modinan, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Validitas penelitian dilakukan menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika psikologis pencapaian successful aging pada lansia mencakup perkembangan dan perubahan pada diri lansia. Perkembangan berupa penurunan fisik dan psikologis, sedangkan perubahan, seperti perubahan peran, adanya penerimaan dan penyesuaian pada penurunan yang dialami, serta persiapan menghadapi kematian. Diketahui adanya faktor-faktor yang mempengaruhi tercapainya successful aging pada lansia yang mengikuti Posyandu Lansia ditekankan pada berbagai kegiatan yang menekankan aspek kesehatan, yaitu menumbuhkan pemahaman lansia terhadap kesehatan dan penerimaan diri terhadap kondisi fisik. Bermodal kesehatan, aspek psikologis terpenuhi, lansia tidak tergantung kepada orang lain untuk melakukan kegiatannya. Lansia mampu mandiri dan menyesuaikan diri dengan kondisi ekonomi serta mempertahankan hubungan dengan keluarga dan masyarakat. Kata Kunci: successful aging, dinamika psikologis, lansia, posyandu
PENELITIAN TENTANG SELF DISCLOSURE PASIEN ODHA RSUD BANYUMAS Atik Suriana; Dinar Sari Eka Dewi
Psycho Idea Vol 11, No 1 (2013): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.923 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v11i1.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji self disclosure pasien ODHA RSUD Banyumas untuk membuka status penyakitnya kepada masyarakat. Subjek penelitian adalah pasien ODHA RSUD Banyumas yang sudah mengungkapkan status penyakitnya kepada orang lain.. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan wawancara dan observasi terhadap 2 ODHA, 2 orang terdekat ODHA yang mengetahui status penyakit ODHA dan 1 orang konselor klinik VCT RSUD Banyumas. Validitas data menggunakan teknik triangulasi dengan sumber yang berarti membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat berbeda dalam penelitian kualitatif. Analisis data dilakukan bentuk interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ODHA terkena HIV karena hubungan seks yang dilakukannya dari tempat lokalisasi dan menularkan HIV kepada pasangannya. ODHA telah melakukan pengungkapan mengenai status penyakitnya kepada keluarga dan keluarga menerima keadaan diri ODHA yang sudah terinfeksi HIV positif. Selain kepada keluarga, ODHA melakukan pengungkapan kepada teman-teman dalam Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) karena merasa adanya persamaan nasib, adanya kebutuhan untuk saling menguatkan, adanya modelling yang bisa dilakukan oleh ODHA yang belum terbuka mengenai penyakitnya kepada ODHA yang sudah terbuka dan menciptakan hubungan kekerabatan sesama ODHA. Meskipun ODHA mempunyai keberanian untuk melakukan pengungkapan diri kepada keluarga, namun untuk mengungkapkan status HIV positif yang dideritanya kepada masyarakat ODHA belum mempunyai keberanian. Hal itu dikarenakan ODHA takut akan didiskriminasi dan stigmatisasi negatif kepada dirinya. Begitu juga dengan keluarga ODHA yang tidak memberi dukungan kepada ODHA untuk melakukan pengungkapan diri mengenai penyakitnya kepada masyarakat luas karena tidak ingin dicemooh atau dijauhi masyarakat karena stigma negatif mengenai penyakit HIV/AIDS. Kata kunci : self disclosure, ODHA
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN ANAK USIA DINI BERKEBUTUHAN KHUSUS DAN PENANGANANNYA Melati Ismi Hapsari
Psycho Idea Vol 13, No 1 (2015): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.82 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v13i1.1554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ada tidaknya anak berkebutuhan khusus di sekolah, jenis permasalahannya, dan mengidentifikasi kualitas penanganan terhadap anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini dilaksanakan di tiga Taman Kanak-kanak di Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas. Subjek dalam penelitian ini adalah anak didik di TK Aisyiyah 1 Purwokerto sejumlah 110 anak, anak didik di TK Pertiwi Arcawinangun sejumlah 80 anak, anak didik di TK Pertiwi Mersi Purwokerto sejumlah 55 anak. Analisis data dilakukan secara deskriptif, hasil penelitian menunjukkan bahwa : terdapat 2 anak mengalami gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH) dan 1 anak mengalami gangguan belajar. Kualitas penanganan anak berkebutuhan khusus berada pada kategori kualitas sedang. Kata Kunci : Identifikasi, Anak Berkebutuhan Khusus, Anak Usia Dini
Citra Diri terhadap Kecenderungan Hedonistic Lifestyle pada Mahasiswa Lucky Fatmala Dewi; Siti Nur’aini; Nuraini Kusumaningtyas
Psycho Idea Vol 19, No 1 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.571 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i1.6064

Abstract

Hedonistic lifestyle is a lifestyle that is intended for pleasure seeking, one of the factors that influence is self image. The tendency of hedonistic lifestyle in students is intended to show identity, personal personality, and the formation of characteristics so as to create good interpersonal relationships and facilitate social interaction. The purpose of this study was to determine the effect of self-image on the tendency of hedonistic lifestyle, the level of hedonistic lifestyle, and the image of self-image in students. This study uses a quantitative method of causal relationships with the sampling technique used is cluster sampling of 348 students. The scale used is a Likert scale with the results of the validity and reliability test is overall valid and reliable. The results of the analysis state that there is an influence between the two variables with a significance coefficient of 0.573> 0.05. The analysis test results showed that there was a significant positive relationship between self-image and hedonistic lifestyle. Descriptive hedonistic lifestyle test results showed high categories (50.9%), low (49.1%), self-image showed high categories (50.6%), low (49.4%). Descriptive test results showed no differences in terms of gender, age but there were differences in terms of allowance.
Uji Validitas Konstrak Tes Minat Indonesia Melalui Aspek Minat Psikis Jelpa Periantalo
Psycho Idea Vol 15, No 1 (2017): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.9 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v15i1.2234

Abstract

Tes Minat Indonesia (TMI) berbasis budaya Indonesia yang didasarkan atas minat program studi di perguruan tinggi.Penelitian sebelumnya memberikan dukungan validitas konstrak melalui kelompok minat ilmu kesehatan.Penelitian bertujuan melakukan uji validasi konstrak melalui kelompok minat psikis. Minat Psikis terdiri dari minat Psikologi, Teologi, Filsafat, Komunikasi, Manajemen, Anak Usia Dini dan Anak Berkebutuhan Khusus. Validitas konstrak didapat melalui uji teknik konvergen, divergen, diskriminan dan kelompok.Subjek penelitian berasal dari siswa SMP, SMA, mahasiswa maupun umum. Validitas konvergen adanya hubungan positif minat bidang psikis dengan minat Ilmu Sosial Humaniora (rxy 0,453, p=0,000, N=388). Validitas divergen adanya hubungan negatif minat bidang psikis dengan minat Sains dan Teknologi (rxy=0,450, p=0,000, N=388). Validitas diskriminan tidak ada hubungan minat bidang psikis dengan TPA (rxy=-0,032, p=0,747, N=102). Validitas kelompok ditunjukkan mahasiswa ilmu psikis memiliki minat (M=9,33; N=76) lebih tinggi dari mahasiswa ilmu kesehatan (M=6,13; N=113) dengan nilai t=3,968; p=0,000. TMI dapat digunakan untuk mendiagnosis gambaran minat seseorang untuk pengembangan diri, peminatan SMA maupun penjurusan kuliah.Penelitian berikutnya untuk uji validitas kriteria dengan prestasi belajar, kepuasan belajar serta lama studi. Kata kunci : Diskriminan, Divergen, Konstrak, Konvergen, Minat, Validitas
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA REMAJA Dewi Astuti
Psycho Idea Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.461 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v7i1.173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan tingkat depresi pada remaja. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas satu, kelas dua dan kelas tiga SMU N 4 Purwokerto. Teknik pengambilan penelitian ini adalah random klaster (cluster random) yaitu dengan cara mengundi masing-masing kelas satu, kelas dua dan kelas tiga. Untuk mengukur tingkat kecerdasan emosional peserta didik digunakan skala kecerdasan emosional yang disusun oleh Azis yang telah diadaptasikan oleh Wahidin (2001). Untuk mengukur tingkat depresi digunakan skala depresi yaitu Beck Depression Inventory (BDI) yang disusun oleh Aaron T. Beck (dalam Hasanat,1996). Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Satu Prediktor. Dari analisis tersebut diperoleh kesimpulan sebagai berikut : ‘Ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan tingkat depresi pada remaja’. Hal ini ditunjukkan dengan skor r = -0,414, F = 21,972 dan p = 0,001. Kata Kunci : kecerdasan emosional, depresi, remaja
PENGEMBANGAN POTENSI BERWIRAUSAHA MELALUI PERSON CENTERED THERAPY BERBASIS KONSELING ISLAM Cintami Farmawati
Psycho Idea Vol 16, No 2 (2018): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.46 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v16i2.3368

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan berwirausaha tuna karya yang tergolong tinggi, akan tetapi dalam realitanya belum mampu bekerja sebagai wirausaha.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh person centered therapy berbasis konseling Islam dalam mengembangkan potensi berwirausaha. Metode penelitian yang digunakan adalah true experimentdengan pre-post test design with control group. Subjek penelitian adalah 20 tuna karya, dibagi menjadi dua kelompok yaitu 10 responden untuk kelompok eksperimen dan 10 responden untuk kelompok kontrol, yang dipilih secara purposive sampling. Proses konseling dilaksanakan sebanyak 4 tahap dengan jumlah pertemuan 7 kali, sesuai dengan rancangan pertemuan setiap tahap. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala potensi berwirausaha yang terdiri dari 30 item, dengan koefisien validitasberkisar antara 0,589 sampai dengan 0,952 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,735. Teknik analisis data menggunakan U Mann-Whitney untuk menguji perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok ekperimen. Hasil penelitian menunjukan nilai signifikansi skala potensi berwirausaha pada kelompok eksperimen sebesar = 0,024 (p<0,05), yang berarti ada pengaruh signifikan terhadap pengembangan potensi berwirausaha pada kelompok eksperimen antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa person centered therapy berbasis konseling Islam. Aspek yang berpengaruh signifikan adalah kepercayaan diri, keberanian menghadapi resiko, kedisiplinan dan keorisinilan dalam usaha. Sementara itu, pada kelompok kontrol tidak ada pengaruh yang signifikan antara skor pre-post test dalam pengembangan potensi berwirausaha dengan skor 0,237 > 0,05. Kata Kunci: Potensi Berwirausaha; Person Center Therapy; Konseling Islam ABSTRACTThis research is motivated by the desire of entrepreneurship unemployment that are high, but in reality have not been able to work as an entrepreneur. The purpose of this research is to know the influence of person centered therapy based on Islamic counseling in developing of potential entrepreneurship. The research method used is true experiment with pre-posttest design with control group. The subjects of the study were 20 unemployment, divided into two groups, namely 10 respondents for the experimental group and 10 respondents for the control group, selected by purposive sampling. The counseling process is carried out in 4 stage with the number of meetings 7 times, in accordance with the design of each stage meeting. Research data obtained by using entrepreneurship potential scale consisting of 30 items, with validity coefficient ranged from 0.589 to 0.952 and reliability coefficient of 0.735. The data analysis technique used U Mann-Whitney to test the differences between the control group and the experimental group. The result of the research showed the significance value of entrepreneurship potential scale in the experimental group of 0,024 (p <0,05), which means there is a significant influence on the development of entrepreneurship potential in the experimental group between before and after a given treatment in the form of person centered therapy based on Islamic counseling. Aspects that have a significant effect are confidence, the courage to face risk, discipline and creativity in the business. Meanwhile, in the control group there was no significant effect between pre-post test score in developing entrepreneurship potential with score 0,237> 0,05. Keywords : Potential Entrepreneurship; Person Center Therapy; Islamic Counseling
Peran Istri dalam Membangun Resiliensi Keluarga Pasca Kematian Suami Akibat Covid-19 Firstiara Norabety Lefia; Permata Ashfi Raihana
Psycho Idea Vol 21, No 1 (2023): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.044 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v21i1.15634

Abstract

Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19 adalah tingginya angka kematian. Hal ini banyak terjadi pada laki-laki dewasa pencari nafkah yang tentunya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperdalam pemahaman terkait peran istri dalam membangun resiliensi keluarga pasca kematian suami akibat Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis pada 2 orang istri yang berstatus janda di Surakarta yang disebabkan kematian suami akibat Covid-19 dengan pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Proses analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis naratif deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa kedua Partisipan dalam menjalankan perannya mampu melewati kondisi memburuk pasca kematian suami akibat Covid-19 melalui berbagai upaya bertahan dan bangkit dari kondisi memburuk, menghadapi dampak dari situasi baru, dan mendorong untuk proses pemulihan hingga dapat memaknai proses yang dilalui.
Gaya Kognitif Konsumen pada Fintech Peer To Peer Lending Terhadap Literasi Keuangan Anisa Rachmawati; Dian Yudhawati
Psycho Idea Vol 20, No 2 (2022): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.47 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v20i2.13065

Abstract

Fenomena yang terjadi di masyarakat, yaitu hadirnya inovasi teknologi jasa keuangan khusus nya  Peer to peer lending. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana gaya kognitif konsumen dan kemampuan kognitif konsumen menyikapi Peer to peer lending  legal maupun ilegal dalam literasi keuangan. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek penelitian ini yaitu sebanyak 30 responden yang pernah melakukan pinjaman online melalui fintech peer to peer lending. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat sebagai konsumen yang menikmati layanan jasa Peer to peer lending  cenderung memiliki tingkat literasi keuangan yaitu Sufficient literate. Gaya kognitif yang ada di dalam masyarakat saat ini memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang Peer to peer lending  yang memberikan layanan jasa keuangan berupa pinjaman online, fitur yang tersedia, mekanisme , manfaat dan potensi risiko  di masa yang akan datang, serta hak dan kewajiban terkait layanan jasa keuangan. Namun tidak memiliki keterampilan menyelesaikan masalah saat menggunakan produk dan jasa keuangan. Tekanan psikis yang dialami konsumen pinjaman online merupakan dampak dari ketidakmampuan dalam menyelesaikan masalah pada saat penagihan.
Proses Pengambilan Keputusan untuk Menikah Pada Mahasiswa Laki-Laki Nurfiqra Adila Nasution; Cut Ita Zahara; Yara Andita Anastasya
Psycho Idea Vol 21, No 1 (2023): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.873 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v21i1.14856

Abstract

Menikah pada saat masih menempuh masa kuliah terlihat tidak mudah untuk dilakukan, namun keputusan mahasiswa yang menikah disaat masih kuliah bukanlah suatu hal yang salah. Individu yang mengambil keputusan menikah pada saat masih dalam masa menempuh kuliah diharapkan mengerti akan konsekuensi, mengingat setelah menikah akan banyak perubahan yang akan dialami nantinya.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pengambilan keputusan untuk menikah pada mahasiswa laki-laki di sebuah Universitas. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif fenomenologis dengan melibatkan tiga mahasiswa laki-laki sebagai partisipan penelitian. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa tahapan yang dilalui oleh mahasiswalaki-laki di sebuah Universitas dalam pengambilan keputusan menikah yaitu identifikasi, pembentukan alternatif, mencari informasi, tahapan proses penilaian, dan yang terakhir yaitu tahapan penentuan keputusan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa sebelum mengambil keputusan untuk menikah mahasiswa laki-laki universitas  telah melalui proses sebelumnya untuk menyakinkan dirinya dalam mengambil keputusan untuk menikah dan tetap melanjutkan kuliah.