cover
Contact Name
Imam Faisal Hamzah
Contact Email
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Phone
+6281326678470
Journal Mail Official
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi - Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH Ahmad Dahlan, PO Box 202 Purwokerto 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Psycho Idea
ISSN : 16931076     EISSN : 26543516     DOI : 10.30595/PSYCHOIDEA
Psycho Idea merupakan Jurnal ilmiah yang diperuntukkan bagi akademisi, praktisi, profesional, mahasiswa, maupun kalangan masyarakat lainnya di bidang : - Psikologi Klinis - Psikologi Pendidikan - Psikologi Perkembangan - Psikologi Sosial - Psikologi Industri dan Organisasi dalam konteks kearifan lokal yang bisa diimplementasikan untuk pemberdayaan individu dan masyarakat.
Articles 232 Documents
PERILAKU MEMAAFKAN PADA KORBAN BULLYING FISIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Intan Desy Warnaningrum; Tri Na'imah
Psycho Idea Vol 14, No 1 (2016): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.76 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v14i1.1575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui proses memaafkan yang dialami oleh korban bullying fisik di SMP. Penelitian ini terdiri dari dua orang yang pernah menjadi korban bullying fiik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada bagaimana proses memaafkan pada korban bullying. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis model interaktif yaitu setelah data berhasil dikumpulkan setalah itu direduksi dan disajikan dalam bentuk tabel yang berisi hasil dari pengumpulan data, selanjutnya di tarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses korban bullying yang tidak memaafkan adalah pertama marah kepada pelaku, kedua mencoba meredakan kebenciannya dengan begumam sendiri, ketiga memasrahkannya kepada Allah, keempat tidak ingin memaafkan pelaku karena tindakan pelaku. Sedangkan proses korban bullying yang memaafkan pertama merasa sedih dan memasrahkannya kepada Allah, tetap fokus pada sekolahnya dan mamaafkan pelaku walaupun tidak ingin mengenal pelaku lagi. Faktor yang menghambat untuk memaafkan karena tindakan pelaku sangat kasar, dan factor pendorong karena tidak ingin membebebani pikiran dengan dendam serta ada dukungan orang terdekat. Kata kunci : Memaafkan, Bullying Fisik, Sekolah
Keterikatan Kerja Ditinjau dari Persepsi Dukungan Organisasi dan Etos Kerja Islami pada Karyawan Muslim Putri Salma Rahmasari Qurrota Aeni; Retno Dwiyanti
Psycho Idea Vol 19, No 2 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.049 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i2.10822

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterlibatan kerja, hubungan antara etos kerja islami dengan keterlibatan kerja, dan hubungan antara persepsi dukungan organisasi dan etos kerja islami dengan keterlibatan kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi penelitian adalah seluruh karyawan muslim yang bekerja di instansi islam di Banyumas. Subjek penelitian ini adalah 100 karyawan muslim yang tersebar di berbagai instansi islam di Banyumas, Indonesia. Pengumpulan data menggunakan instrumen SPOS, Islamic Work Ethic Questionnaire, dan UWES. Hasil menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan kerja (r=0,302, p=0,002), etos kerja Islami dengan keterikatan kerja (r=0,516, p=0,000), persepsi dukungan organisasi dan etos kerja Islami dengan keterikatan kerja (R=0,547, p=0,000).
KONTRAK PSIKOLOGIS DAN ETOS KERJA PADA KARYAWAN KONTRAK Anggarini Briliani; Retno Dwiyanti
Psycho Idea Vol 16, No 1 (2018): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.298 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v16i1.2495

Abstract

This research aims to know the impact of psychological contract to work ethic of oursourcing employees at University X. The hypothesis proposed in this research is there is an impact of psychological factor to work ethic of outsourcing employees at University X. This research employed quantitative research using linear regression technique to know the impact of psychological contract to work ethich of outsourcing employees at University X. There were 63 employees taken for the sample, consisted of driver, security guard, administration staff, laboratory assistant, technician, executive assistant, programmer, matron, instructure, and librarian. The data collection used were scale of work ethic and scale of psychological contract. The reliability of work ethic is 0.893 and reliability of psychological contract is 0.919. The results reveal that F obtained is 35.111 with p=0.000 (p<0.01), so the hypothesis is accepted. It means there is a significant impact between psychological factor and work ethic to outsourcing employees at University X and psychological contract contributes 42.9% to work ethic of outsourcing employees (R = square = 0,429). Keywords: Psychological Contract, Work Ethic, Outsourcing Employees
Membangun Identitas Sosial dalam Organisasi Mahasiswa Pascasarjana Imam Faisal Hamzah; Charis Agoha; Azolla Silviani
Psycho Idea Vol 17, No 1 (2019): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.892 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v17i1.4030

Abstract

Organisasi Mahasiswa Pascasarjana merupakan organisasi yang terdiri dari bermacam latar belakang etnis, agama, hingga organisasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan dinamika dalam membangun identitas sosial pada pengurus Organisasi Mahasiswa Pascasarjana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur terhadap tiga orang subjek yang merupakan pengurus aktif organisasi tersebut yang berasal dari etnis yang berbeda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesetaraan dalam posisi diperlukan untuk membangun identitas sosial pada organisasi mahasiswa pascasarjana dalam organisasi yang terdiri dari berbagai macam latar belakang etnis, hal tersebut dapat muncul dalam upaya-upaya seperti keterbukaan untuk menerima kritik dan masukan jika ada perilaku yang kurang sesuai, membuka ruang komunikasi, dan juga perkembangan pola pikir sebagai mahasiswa pascasarjana. Kesimpulan dari penelitian ini adalah identitas etnis melebur menjadi identitas sebagai satu organisasi, hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti latar belakang keluarga yang multi-etnis, kompleksitas budaya dari daerah asalnya, dan pengalaman berinteraksi dengan etnis lain.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO YANG SEDANG MENEMPUH SKRIPSI Titis Novia Lestari; Pambudi Rahardjo
Psycho Idea Vol 11, No 2 (2013): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.521 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v11i2.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan kematangan karier pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang sedang menempuh skripsi. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling yang berjumlah 113 orang dari 21 program studi. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan instrument Skala Kecerdasan Emosional dan Skala Kematangan Karier. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil analisis data diperoleh = 0,549 dan = 0,185 ( > ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kematangan karier. Kata Kunci : kematangan karier, kecerdasan emosional, mahasiswa
Pembentukan Karakter Melalui Pola Asuh Demokratis Untuk Mencegah Kecanduan Gadget Remaja Di Era Revolusi Industri 4.0 Sri Widayani; Kamsih Astuti
Psycho Idea Vol 18, No 1 (2020): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.225 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v18i1.6234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui hubungan antara persepsi pola asuh  demokratis  dengan kecanduan gadget pada remaja awal. Populasi dalam penelitian ini remaja awal kelas VIII SMP X di Kabupaten Sleman Tahun Ajaran 2019/2020 dengan jumlah sampel sebanyak 128 siswa. Analisis data yang digunakan adalah Analisa Product Moment melalui bantuan SPSS 17 for Windows Hasil analisis data menunjukkan ada hubungan negatif dan signifikan antara persepsi pola asuh  demokratis  dengan kecanduan gadget pada remaja awal, nilai koefisien korelasi sebesar -0,193 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 (p<0,01) artinya hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara persepsi pola asuh demokratis dengan kecanduan gadget pada remaja awal. Semakin tinggi persepsi pola asuh demokratis maka kecanduan gadget cenderung semakin rendah. Sebaliknya semakin rendah persepsi pola asuh demokratis maka kecanduang gadget cenderung semakin tinggi.
PENGARUH PENDIDIKAN FORMAL ORANG TUA TERHADAP SIKAP PREVENTIF KELUARGA DALAM MENGATASI PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) Mustika Ratnaningsih Purbowati; Irma Finurina
Psycho Idea Vol 13, No 2 (2015): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.058 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v13i2.1566

Abstract

Di Indonesia penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masihmerupakan masalah kesehatan yang serius. Jumlah kasus DBD cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Salah satu penyebab belum berhasilnya strategi yang di lakukan oleh pemerintah adalah masih kurangnya pengetahuan warga. sikap preventif orang tua sangat di perlukan dalam menjaga kebersihan lingkungan seperti kebersihan tempat penampungan air dan sampah yang menampung air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan formal orang tua terhadap sikap preventif keluarga dalam mengatasi penyakit demam berdarah dengue (DBD). Metode penelitian yang digunakan dalam Penelitian ini adalah penelitian analitik observasionaldengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian adalah warga di salah satu daerah endemis demam berdarah dengue yaitu di Kelurahan Kalibagor Banyumas. Perilaku Orangtua diukur dengan menggunakan kuesioner yang meliputi kuesioner pengetahuan, sikap, dan tindakan orangtua terhadap pencegahan demam berdarah dengue yang terdiri atas 20 item pertanyaan.Hasil penelitian 70 sampel didapatkan skor rata-rataperilaku preventif 65 dari skor 80, sedangkan untuk latar belakang pendidikan formal yaitu SD sebanyak 31,43%, SMP 15,71%, SMA 44,29%, Perguruan Tinggi 8,57%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pendidikan formal orang tua berpengaruh positif secarastatistik signifikan dengan sikap preventif dalam mengatasi penyakit demam berdarah dengue pada keluarga. Makin tinggi tingkat pendidikan ibu, makin baik perilku preventif DBD. Kata Kunci : Pendidikan Formal Orangtua, Sikap Preventif, Demam Berdarah Dengue (DBD)
Susunan Tim Editorial Admin Psycho Idea
Psycho Idea Vol 19, No 1 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.34 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i1.9981

Abstract

-
ANALISIS DIMENSI EXTRAVERSION DAN DIMENSI CONSCIENTIOUSNESS (BIG FIVE PERSONALITY) DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR Fasya Rohmana; Reny Yuniasanty
Psycho Idea Vol 15, No 2 (2017): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.515 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v15i2.2447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara dimensi ekstraversion dan dimensi conscientiousness dengan OCB pada karyawan produksi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang sampel dengan menggunakan random sampling. Metode pengumpulan data adalah dengan menggunakan skala OCB dan IPIP (lima kepribadian besar) dari Goldberg. Teknik analisis data adalah dengan menggunakan analisis korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil rxy = 0,383 (p <0,010) untuk dimensi ekstraversi dengan OCB dan rxy = 0,548 (p <0,010) untuk dimensi conscientiousness dengan OCB. Variabel dimensi ekstraversi memberikan kontribusi yang efektif sebesar 14,7% terhadap variabel dimensi OCB dan conscientiousness memberikan kontribusi efektif sebesar 30% untuk OCB.Kata Kunci: Dimensi Extraversion, Dimensi Conscientiousness, Organizational Citizenship Behavior
Kepercayaan dan Keterpercayaan Pada Relasi Suami-Isteri Milenial Muslim Ida Fitri Shobihah; Achmad Fathoni
Psycho Idea Vol 20, No 1 (2022): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.316 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v20i1.12869

Abstract

Hubungan suami-isteri adalah hubungan yang harus dijaga dengan baik karena Islam mengajarkan dan memerintahkan demikian. Kepercayaan (trust) dan keterpercayaan (trustworthiness) menjadi bagian dari faktor penentu keberlangsung rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana konsep dan dinamika trust dan trustworthiness dalam relasi pasangan suami isteri generasi milenial muslim. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan contructive realism menunjukkan hasil bahwa trust dan trustworthiness merupakan dua aspek yang saling berkaitan dan mempengaruhi keutuhan rumah tangga yang dibangun oleh pasangan milenial muslim. Pasangan milenial muslim perlu membangun kepercayaan dan menjadi pasangan yang terpercaya diperlukan kepribadian baik, komunikasi terbuka, kemauan untuk percaya, tidak adanya permasalahan dan lama kebersamaan. Satu tindakan negatif seperti berbohong atau selingkuh dapat menyebabkan pasangan kurang percaya dan berpotensi menyebabkan munculnya masalah dalam hubungan suami istri.