cover
Contact Name
Imam Faisal Hamzah
Contact Email
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Phone
+6281326678470
Journal Mail Official
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi - Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH Ahmad Dahlan, PO Box 202 Purwokerto 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Psycho Idea
ISSN : 16931076     EISSN : 26543516     DOI : 10.30595/PSYCHOIDEA
Psycho Idea merupakan Jurnal ilmiah yang diperuntukkan bagi akademisi, praktisi, profesional, mahasiswa, maupun kalangan masyarakat lainnya di bidang : - Psikologi Klinis - Psikologi Pendidikan - Psikologi Perkembangan - Psikologi Sosial - Psikologi Industri dan Organisasi dalam konteks kearifan lokal yang bisa diimplementasikan untuk pemberdayaan individu dan masyarakat.
Articles 232 Documents
GAYA KOMUNIKASI MERTUA PEREMPUAN DENGAN MENANTU PEREMPUAN YANG TINGGAL DALAM SATU RUMAH Isti Novitasari; Suwarti Suwarti
Psycho Idea Vol 13, No 1 (2015): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.895 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v13i1.1557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya komunikasi antara mertua perempuan dengan menantu perempuan yang tinggal dalam satu rumah di kelurahan Tanjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang diarahkan untuk memberikan fakta-fakta atau kejadian secara sistematis dan akurat sesuai dengan kebenaran berdasarkan data yang diperoleh. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara dan observasi dengan mertua perempuan. Informan primer yaitu mertua perempuan sebanyak 3 orang dan informan sekunder yaitu menantu perempuan sebanyak 3 orang. Analisis data yang digunakan dalam penlitian ini dengan menggunakan analisis data model interaktif. Teknik pengambilan subjek dilakukan dengan teknik purposive. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah infoman 1 menggunakan dua jenis gaya komunikasi yaitu attentive style dan friendly style. Informan 2 menggunakan tujuh gaya komunikasi yaitu animated expresive style, open style, relaxed style, attentive style, impression leaving style, friendly style, dan precise style. Sedangkan informan 3 menggunakan lima jenis gaya komunikasi yaitu animated expressive style, relaxed style, attentive style, imprresion leaving style, friendly style. Kata kunci : Gaya Komunikasi, Mertua Perempuan, dan Menantu Perempuan
Terapi Seft untuk Perilaku Merokok Syafrida Rianti; Nurul Hidayah
Psycho Idea Vol 19, No 1 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.593 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i1.7526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) terhadap perilaku merokok pada warga Salaman. Responden dalam penelitian ini merupakan 5 warga Magelang, Indonesia. Perilaku merokok diukur dengan skala perilaku merokok. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat perilaku merokok peserta, sebelum dan sesudah pemberian intervensi secara signifikan. Artinya adanya pengaruh terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) terhadap perilaku merokok.
Efektivitas Penggunaan Teknik Token Ekonomi Terhadap Perilaku Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Program Studi Psikologi FKIK Universitas Jambi Khuzaimah Khuzaimah
Psycho Idea Vol 15, No 1 (2017): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1902.479 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v15i1.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan teknik token ekonomi terhadap perilaku prokrastinasi mahasiswa Program Studi Psikologi FKIK Universitas Jambi.Penelitian menggunakan metode eksperimental-kuasi dengan desain one-group pretest-posttest. Penelitian dilakukan di Prodi Psikologi FKIK Universitas Jambi, dengan jumlah subjek sebanyak 46 mahasiswa.Penelitian menggunakan skala perilaku prokrastinasi akademik.Uji validitas data menggunakan teknik korelasi product moment, sedangkan uji reliabilitas menggunakan teknik koefisien alpha berstrarta. Hasil try out alat ukur menunjukkan bahwa skala perilaku prokrastinasi akademik memiliki skor validitas yang bergerak dari 0,284 sampai 0,782 dengan 30 butir soal pernyataan yang valid dengan nilai reliabilitas 0,82. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik paired data t-test.Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan perilaku prokrastinasi akademik mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan token ekonomi dengan nilai sig. 0,047.. Perbedaan signifikan 0,007 berupa penurunan perilaku prokrastinasi akademik maladaptif mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan token ekonomi, dan terdapat pengurangan mean sebesar 2,58. Tidak ditemukan perbedaan perilaku prokrastinasi adaptif dan nonprokrastinator pada mahasiswa. Perbedaan perilaku ditunjukkan lebih signifikan pada prokrastinasi maladaptif dengan signifikan 5% p=0,007 (p<0,05). Penurunan ini dikarenakan adanya nilai sebagai reward yang dihasilkan jika mengumpulkan tugas tepat waktu dan mendapatkan token. Kata Kunci: Mahasiswa, Prokrastinasi Akademik, Token Ekonomi
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TERHADAP TEMAN SEBAYA DENGAN INTENSI MEROKOK PADA REMAJA PEREMPUAN DI SMA KESATRIAN 1 SEMARANG Andita Ayu Sartika; Endang Sri Indrawati; Dian Ratna Sawitri
Psycho Idea Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.349 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v7i2.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas terhadap teman sebaya dan intensi merokok pada remaja perempuan di SMA Kesatrian 1 Semarang. Penelitian ini dilakukan terhadap 181 siswi tingkat X dan XI yang diambil dengan teknik Stratified Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala Konformitas Terhadap Teman Sebaya yang terdiri dari 30 aitem (α=0,878), dan skala Intensi Merokok yang terdiri dari 29 aitem (α=0,930). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana, menghasilkan koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,404 (p
PELATIHAN MANAJEMEN DIRI UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II Kondang Budiyani; Sri Mulyani Martaniah
Psycho Idea Vol 9, No 1 (2011): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.857 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v9i1.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan manajemen diri dapat meningkatkan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus tipe II. Hipotesis penelitian ini adalah ada perbedaan kepatuhan diet antara pretest dan post test. Kepatuhan diet lebih tinggi pada saat post test. Subjek penelitian sebanyak 3 orang. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental design dan rancangan eksperimen the one group pretest-posttest design. Analisis data menggunakan pemeriksaan visual (visual inspection). Hasil menunjukan (1) apabila dibandingkan dengan sebelum pelatihan manajemen diri maka ada peningkatan skor kepatuhan diet pada saat pelatihan manajemen diri dan sesudah pelatihan manajemen diri. Skor kepatuhan diet yang paling tinggi adalah pada saat pelatihan manajemen diri, (2) Apabila dibandingkan dengan sebelum pelatihan manajemen diri maka ada peningkatan skor manajemen diri sesudah pelatihan manajemen diri Kata kunci : kepatuhan diet, pelatihan manajemen diri, penderita diabetes melitus tipe II
Kaitan-Kaitan Keadilan Organisasional terhadap Komitmen Organisasional pada Karyawan Shella Alvani; Sri Hartini; Achmad Irvan Dwi Putra
Psycho Idea Vol 17, No 2 (2019): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.04 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v17i2.4199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keadilan organisasional dengan komitmen organisasional. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara keadilan organisasional dengan komitmen organisasional, dengan asumsi semakin tinggi keadilan organisasional, maka semakin tinggi komitmen organisasional dan sebaliknya. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di PT.Datascrip Medan sebanyak 100 orang yang dipilih dengan metode sampling jenuh. Data diperoleh dari skala untuk mengukur keadilan organisasional dan komitmen organisasional. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan Pearson Product Moment Correlation melalui bantuan program SPSS 17.00 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0.450 (p<0.05). Hasil menunjukkan terdapat hubungan positif antara keadilan organisasional dengan komitmen organisasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel keadilan organisasional terhadap komitmen organisasional adalah sebesar 20.3 persen, selebihnya 79.7 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian dapat diterima.a
DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA Ihsan Mz; Isnaeni Marhani
Psycho Idea Vol 18, No 2 (2020): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.85 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v18i2.7103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan teman sebaya terhadap kedisiplinan pada siswa Madrasah “X” Kota Yogyakarta. Subjek penelitian adalah siswa Madrasah “X” Kota Yogyakarta yang berjumlah 208 orang. Alat ukur yang digunakan adalah skala dukungan teman sebaya dan skala kedisiplinan dalam bentuk skala Likert dengan alternatif empat jawaban. Analisis data menggunakan  teknik analisis regresi satu prediktor. Berdasarkan analisis data, diperoleh bahwa Ho diterima dan Ha ditolak yang artinya secara parsial variabel Dukungan Teman Sebaya (X) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Kedisiplinan (Y). Hal ini dibuktikan melalui nilai b1 = 0,034 dengan t = 0,584 dan Sig. = 0,560. Oleh karena nilai Sig. > 0,05 (0,560 > 0,05), maka Ho diterima dan Ha ditolak.
Kebersyukuran dan Kebermaknaan Hidup pada Penderita Jantung Koroner Izanatul Laily Maulidah
Psycho Idea Vol 14, No 2 (2016): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.731 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v14i2.2116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebersyukuran dan kebermaknaan hidup pada penderita jantung koroner di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara.   Jumlah partisipan dalam penelitian ini yaitu 65 pasien.Alat pengumpulan data menggunakan skala kebersyukuran dan skala kebermaknaan hidup. Dari uji validitas, diperoleh koefisien validitas skala kebersyukuran bergerak dari 0,252 sampai 0,508 dengan rtabel = 0,244, sementara validitas skala kebermaknaan hidup bergerak dari 0,322 sampai 0,496 dengan rtabel = 0,244. Hasil uji reliabilitas skala kebersyukuran diperoleh nilai sebesar 0,879 dan skala kebermaknaan hidup sebesar 0,890.Analisis data dalam penelitian ini  menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil uji hipotesis menunjukkan rhitung sebesar 0,726 dan rtabel 0,244 p sebesar 0,000 dengan taraf kepercayaan 99% (α = 0,01), hal ini menunjukkan bahwa rhitung>rtabel (0,726>0,244) maka arah hubungan adalah positif. Dimana semakin tinggi kebersyukuran maka semakin tinggi kebermaknaan hidupnya, begitu juga sebaliknya jika semakin rendah kebersyukuran maka akan semakin rendah pula kebermaknaan hidupnya. Sumbangan efektif variabel kebersyukuran adalah sebesar 52,7% terhadap kebermaknaan hidup, sementara 47,3% merupakan sumbangan efektif dari faktor lain yang tidak diteliti.  Kata Kunci : Kebersyukuran, Kebermaknaan Hidup, Penderita Jantung Koroner
Analisis Dimensi: Dukungan Sosial dan Krisis Usia Seperempat Abad pada Emerging Adulthood Dzikria Afifah Primala Wijaya; Fadliyah Sofiyana Noor Saprowi
Psycho Idea Vol 20, No 1 (2022): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.217 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v20i1.12413

Abstract

Krisis perkembangan adalah krisis yang terjadi pada tiap tahap perkembangan. Pada masa perkembangan emerging adulthood, salah satu krisis perkembangan yang muncul adalah krisis usia seperempat abad. Krisis ini terjadi dikarenakan individu mengalami kebingungan dan takut ketika dihadapkan oleh beberapa pilihan, seperti menikah, bekerja, atau melanjutkan pendidikan. Kebingungan dan ketakutan tersebut dapat diminimalkan salah satunya dengan dukungan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek dukungan sosial mana yang memiliki korelasi terhadap krisis usia seperempat abad pada emerging adulthood. Partisipan penelitian ini sebanyak 220 orang yang berusia 18-25 tahun. Melibatkan 220 orang partisipan berusia 18-25 tahun, penelitian ini menggunakan Skala Quarter-life Crisis, dan The Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) sebagai alat ukur. Berdasarkan analisis Regresi Sederhana, hasil penelitian mengungkapkan bahwa dukungan sosial berkorelasi terhadap krisis usia seperempat abad dengan aspek tertinggi adalah dukungan keluarga sebesar 11%. Dengan demikian, dukungan yang diberikan oleh keluarga memiliki peran lebih besar dibandingkan dukungan yang diberikan oleh teman dan significant other.
KEMANDIRIAN LANJUT USIA DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL Suwarti Suwarti
Psycho Idea Vol 8, No 2 (2010)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.916 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v8i2.234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian lanjut usia ditinjau dari dukungan sosial. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kemandirian, dan skala dukungan sosial. Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas skala kemandirian yang berjumlah 50 aitem, diperoleh 34 aitem valid dan 16 aitem gugur. Validitas pada Skala kemandirian bergerak dari 0.3218 sampai 0.5454 dengan reliabilitas sebesar 0.8901. Untuk skala dukungan sosial dari 50 aitem skala dukungan sosial diperoleh 34 aitem valid dan 16 aitem gugur. Validitas pada Skala dukungan sosial bergerak dari 0.3113 sampai 0.6434, dengan reliabilitas sebesar 0.8938. Subjek dalam penelitian ini sejumlah 68 usia lanjut lansia yang ada di daerah Purwosari, kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas yang terdiri dari 35 laki-laki dan 33 perempuan. Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0.244 dengan p= 0.022, pada taraf signifikansi < 0.05. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dengan kemandirian lanjut usia. Penelitian ini memberi sumbangan efektif sebesar 9,61% sehingga hipotesis dalam penelitian diterima. Kata kunci : Kemandirian, dukungan sosial , lanjut usia.

Page 9 of 24 | Total Record : 232