cover
Contact Name
Imam Faisal Hamzah
Contact Email
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Phone
+6281326678470
Journal Mail Official
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi - Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH Ahmad Dahlan, PO Box 202 Purwokerto 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Psycho Idea
ISSN : 16931076     EISSN : 26543516     DOI : 10.30595/PSYCHOIDEA
Psycho Idea merupakan Jurnal ilmiah yang diperuntukkan bagi akademisi, praktisi, profesional, mahasiswa, maupun kalangan masyarakat lainnya di bidang : - Psikologi Klinis - Psikologi Pendidikan - Psikologi Perkembangan - Psikologi Sosial - Psikologi Industri dan Organisasi dalam konteks kearifan lokal yang bisa diimplementasikan untuk pemberdayaan individu dan masyarakat.
Articles 232 Documents
STUDI KASUS PENYESUAIAN PERKAWINAN PADA DUDA LANJUT USIA YANG MENIKAH LAGI Nunun Fautia Hilda; Suwarti Suwarti
Psycho Idea Vol 15, No 2 (2017): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.262 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v15i2.2445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika penyesuaian perkawinan pada duda lanjut usia yang menikah lagi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Alat pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi.Tiga informan terlibat dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa informan masih mengalami hambatan dalam penyesuaian keuangan maupun penyesuaian dengan pihak keluarga pasangan. Kata Kunci: Duda Lanjut Usia,  Penyesuaian Perkawinan, Menikah Lagi 
MENGENALI GEJALA DAN PENYEBAB DARI CONDUCT DISORDER Indah Ria Sulistya Rini
Psycho Idea Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.63 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v8i1.194

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tentang Conduct disorder atau gangguan perilaku yang biasanya lebih sulit dideteksi dibanding jenis kebutuhan khusus lainnya. Sulitnya melakukan deteksi terhadap gangguan perilaku ini bukan hanya dikarenakan karakteristik dari populasi gangguan emosi dan perilaku ini yang beraneka ragam dan tipe penyimpangan yang berbeda-beda, namun juga karena kurangnya pemahaman masyakat tentang gejala dari gangguan perilaku ini. Sekalipun sulit untuk mengenali gangguan perilaku pada anak namun tetap harus ada upaya untuk melakukan deteksi lebih awal terhadap munculnya gangguan perilaku ini. Deteksi terhadap gangguan perilaku dimaksudkan sebagai suatu usaha seseorang, baik itu orang tua, guru atau masyarakat pada umumnya untuk mengetahui apakah seorang anak mengalami kelainan atau penyimpangan baik secara fisik, intelektual, sosial, emosional maupun tingkah laku dalam pertumbuhan atau perkembangannya dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya. Salah satu cara untuk membantu kita dalam melakukan deteksi adalah dengan memahami terlebih dahulu pengertian, gejala dan penyebab dari conduct disorder itu sendiri. Kata Kunci : Conduct disorder/Gangguan perilaku
STUDI DESKRIPTIF TENTANG AGGRESSIVE DRIVING SEPEDA MOTOR DI JALAN RAYA PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MUHAMMADIYAH 2 AJIBARANG Wisnu Eko Prasetyo; Dyah Siti Septiningsih
Psycho Idea Vol 9, No 2 (2011): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.574 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v9i2.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat agresivitas berkendaraan/agressive driving di jalan raya pada peserta didik (remaja) Sekolah Menengah Kejuruan/SMK Muhammadiyah 2 Ajibarang. Data dikumpulkan menggunakan skala agresivitas berkendaraan/agressive driving sepeda motor berjumlah 54 item pernyataan. Skala agresifitas meliputi aspek fisikal 18 item, aspek gestural 18 item, dan aspek verbal 18 item. Analisis data menggunakan statistik deskriptif (prosentase) yaitu dengan menghitung jumlah responden dalam memilih setiap item. Deskripsi hasil penelitiannya adalah : semua peserta didik dalam berkendaraan sepeda motor melakukan agresi dengan kategori: 42 peserta didik atau 84% agresinya sedang, dan agresi tinggi maupun rendah imbang yaitu dilakukan oleh masing-masing 4 peserta didik atau 8%. Deskripsi dari masing-masing aspek agresifitasnya adalah untuk aspek fisikal, 8 peserta didik atau 16% agresinya tinggi, 35 atau 70% sedang dan 7 atau 14% rendah, aspek gestural 8 peserta didik atau 16% agresinya tinggi, 40 peserta didik atau 80% agresinya sedang dan 6 peserta didik atau 12% agresinya rendah, serta aspek verbal 7 peserta didik atau 14% agresinya tinggi, 40 peserta didik atau 80% agresinya sedang dan 3 peserta didik atau 6% agresinya rendah. Kata kunci: agresifitas, berkendaraan, sepeda motor
Susunan Pengurus Psycho Idea Admin Admin Psycho Idea
Psycho Idea Vol 17, No 2 (2019): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v17i2.5372

Abstract

Susunan Pengurus
HUBUNGAN ANTARA KONFLIK PERAN GANDA DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT WANITA YANG SUDAH MENIKAH Desi Wulandari; Retno Dwiyanti
Psycho Idea Vol 12, No 2 (2014): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.048 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v12i2.1545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja pada perawat wanita yang sudah menikah di RSUD Banyumas. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja pada perawat wanita yang sudah menikah di RSUD Banyumas. Alat pengumpul data yang digunakan berupa skala konflik peran ganda yang terdiri dari 45 aitem dan skala stres kerja yang terdiri dari 60 aitem, yang diuji cobakan terlebih dahulu kepada 60 perawat wanita yang sudah menikah di RSUD Banyumas. Hasil uji validitas dan reliabilitas dapat diketahui dari butir yang valid pada skala konflik peran ganda bergerak dari 0,271 sampai dengan 0,71 dengan reliabilitas sebesar 0,901, sedangkan butir yang valid pada skala stres kerja bergerak dari 0,323 sampai dengan 0,75 dengan reliabilitas sebesar 0,931. Subjek dalam penelitian ini yaitu 90 orang perawat wanita di RSUD Banyumas yang sudah menikah. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik korelasi Product Moment dari Pearson, dengan bantuan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian diperoleh nilai korelasi antara konflik peran ganda dengan stres kerja sebesar 0,650 dengan taraf signifikansi sebesar 5% (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara konflik peran ganda dengan stres kerja pada perawat wanita yang sudah menikah di RSUD Banyumas. Kata kunci : Konflik peran, Stres kerja, Perawat wanita
Keseimbangan Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi serta Gaya Kerja Baru, Bagaimana Dampaknya Terhadap Stres Kerja? Tsalitsa Haura Syarifah; Arum Etikariena
Psycho Idea Vol 19, No 1 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.368 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i1.9446

Abstract

Studi terhadap 154 orang karyawan kantor pusat PT Bank Syariah X bertujuan untuk mengetahui pengaruh keseimbangan kehidupan-kerja dan gaya kerja baru terhadap stres kerja. Hasil analisis regresi pada masing-masing variabel prediktor menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan-kerja memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap stres kerja (β = -0,56, p<0,01). Namun, variabel gaya kerja baru ditemukan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap stres kerja (β = 0,37, p>0,05). Selanjutnya, hasil analisis regresi berganda menemukan bahwa keseimbangan kehidupan-kerja dan gaya kerja baru secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap stress kerja, F(2, 151) = 33,98, R=0,56, p<0,01, R2=31%). Temuan ini menunjukkan bahwa 31% proporsi varians stres kerja dapat dijelaskan oleh keseimbangan kehidupan-kerja, sedangkan 69% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa keseimbangan kehidupan-kerja merupakan variabel prediktor yang berpengaruh lebih kuat terhadap stres kerja dibandingkan dengan gaya kerja baru.
ANALISIS KUALITAS HIDUP PENDERITA DAN KELUARGA PASCA SERANGAN STROKE (DENGAN GEJALA SISA) Dyah Yulistika Handayani; Dinarsari Eka Dewi
Psycho Idea Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.725 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v7i1.171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas hidup keluarga dan penderita pasca serangan stroke (dengan gejala sisa) berdasarkan aspek medik dan psikologis yang meliputi aktivitas sehari-hari, pola komunikasi, aktivitas sosial, pekerjaan, istirahat dan rekreasi. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksploratif, yaitu untuk menggali informasi yang berkaitan dengan peran sistem keluarga yang tepat pada penderita pasca stroke. Subyek adalah 5 (lima) keluarga yang terlibat perawatan penderita pasca stroke di Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen, Kab. Banyumas. Keluarga penderita pasca stroke meliputi suami/istri, anak, menantu dan cucu yang tinggal satu rumah, hubungan keluarga berdasarkan ikatan darah atau pernikahan, usia antara 25-75 tahun,mengerti bahasa Indonesia, penderita yang didiagnosa oleh dokter atau rumah sakit terkena stroke. Teknik cuplikan yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan informasi berdasarkan tema-tema tertentu dan mengindentifikasikan data yang saling berkaitan kemudian dikelompokkan berdasarkan kelima topik yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukan adanya perubahan aktivitas sehari-hari, pola komunikasi, aktivitas kerja, hubungan sosial, istirahat dan rekreasi serta kondisi psikologis pada penderita dan keluarga pasca stroke. Aspek-aspek tersebut merupakan indikator atau ukuran yang menunjukkan adanya penurunan kualitas hidup pada penderita dan keluarga pasca stroke. Kondisi kecacatan akan menimbulkan ketergantungan pada anggota keluarga yang lain sehingga dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Keluarga sebagai unit terdekat akan merasakan dampak serangan stroke, sehingga perlu menyesuaikan diri dengan kondisi penderita. Kata Kunci: Kualitas Hidup, Stroke, Keluarga
KONSTRUKSI ALAT UKUR KARAKTER RELIGIUS SISWA SEKOLAH DASAR Yun Nina Ekawati; Nofrans Eka Saputra; Jelpa Periantalo
Psycho Idea Vol 16, No 2 (2018): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.828 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v16i2.3366

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melakukan validitas konstrak dengan menggunakan analisis faktor pada alat ukur karakter, khususnya karakter religius. Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar (SD). Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 347 responden, dengan teknik pengambilan secara acak di setiap wilayah yaitu pada SD Negeri 149 Muaro Tebo, SD Negeri 1 Kota Jambi, SD Negeri 4 Kuala Tungkal, SD Negeri 139 Kerinci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa validitas konstrak yang menggunakan analisis Principal Component Analysis dengan rotasi orthogonal dan ekstraksi varimaks menghasilkan lima faktor yang berhasil diekstraksi yang berupa toleransi, kepercayaan diri, melindungi, ketulusan dan anti kekerasan. Hasil uji reliabilitas konsistensi internal dengan Metode Guttman λ=0,824. Norma alat ukur menggunakan standar deviasi hipotetik baik untuk setiap komponen maupun alat ukur keseluruhan. Alat ukur ini didukung oleh validitas konstrak yang baik serta reliabilitas yang memuaskan. Kata Kunci: Karakter Religiusitas; Siswa Sekolah Dasar; Analisis factor ABSTRACTThe aim of this study is to do construct validity by using factor analysis on character scale, particularly religious character. The population of this study is elementary school student. Number of samples used are 347 respondents, by using random data retrieval technique in each region, i.e State Elementary School 149 Muaro Tebo, State Elementary School 1 Jambi City, State Elementary School 4 Kuala Tungkal, State Elementary School 139 Kerinci. This study shows that construct validity used Principal Component Analysis with orthogonal rotation and varimax extration shows five factors which were succesfully extrated, those are tolerance, self-confidence, protect, sincerity, and anti-violence. The result of internal consistency reliability by using Guttman method is λ=0,824. The scale norm used hipothetic deviation standard, both for each component and overall scale. This scale is supported by good construct validity and excellent reliability. Keywords: Religious Character;  Elementary School Student; Factor Analysis
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN Anita Rosalina
Psycho Idea Vol 9, No 1 (2011): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.609 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v9i1.239

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah mengkaji peran kegiatan bermain dalam mengembangkan kemampuan berbahasa pada anak usia dini. Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional anak. Perkembangan bahasa dimulai sejak anak usia dini, dengan ucapan bubbling diawali pada bulan ke 8-10, sedangkan masa peka membaca menulis memuncak pada usia 4-6 tahun. Pada usia inilah diperlukan stimulasi yang sesuai dengan tahapan perkembangannya. Bermain dengan lingkungan yang dikondisikan merupakan metode yang paling tepat bagi anak usia dini dalam mengembangkan kemampuan berbahasanya. Kata Kunci : Kemampuan Bahasa, Anak Usia Dini, Bermain
(Retracted) Motivasi Berprestasi sebagai Mediasi pada Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Keterlibatan Siswa Di Sekolah Nur Saqinah Galugu
Psycho Idea Vol 17, No 2 (2019): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.263 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v17i2.4130

Abstract

Students engagement is a very important variable to support students' academic achievement and success. Previous studies showed that the students who disengage will show a lazy behavior and will mislead them to dismiss their classes and even lead them to stop getting to school.This research aims to give an understanding to all professionals around the students', such as their parents, teachers, and peers about the importance of stimulating the students' motivation  so that they will engage in some particular school activities. The specific purpose of this study is to examine the correlation between the social support and students engagement at school mediated by achievement motivation.This research is a correlational research. The dependent variable (y) is students engagement measured by the school engagement index. While the Independent Variable (x) is a social support measured by using child and adolescents social support (CASS). Veriable mediation is an achievement motivation measured by Achievement Motive Scale. Data were analyzed by using the path analysis method. Participants were  120 students of senior high school number 3 Palopo selected by using the proportional sampling technique.The results showed that there was a significant positive correlation among social support, achievement motivation, and students engagement. While achievement achievement motivation can not be functioned as the mediator on the relationship of social support and student engagement, it is shown from the direct correlation which is greater than the indirect one. The results of this study contribute to the education sector in particular to minimize the students’ disengagement.

Page 11 of 24 | Total Record : 232