cover
Contact Name
Imam Faisal Hamzah
Contact Email
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Phone
+6281326678470
Journal Mail Official
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi - Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH Ahmad Dahlan, PO Box 202 Purwokerto 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Psycho Idea
ISSN : 16931076     EISSN : 26543516     DOI : 10.30595/PSYCHOIDEA
Psycho Idea merupakan Jurnal ilmiah yang diperuntukkan bagi akademisi, praktisi, profesional, mahasiswa, maupun kalangan masyarakat lainnya di bidang : - Psikologi Klinis - Psikologi Pendidikan - Psikologi Perkembangan - Psikologi Sosial - Psikologi Industri dan Organisasi dalam konteks kearifan lokal yang bisa diimplementasikan untuk pemberdayaan individu dan masyarakat.
Articles 232 Documents
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PADA PASIEN RAWAT INAP JAMKESMAS DI RSUD BANYUMAS Restiana Nur Indahsari; Ugung Dwi Aryo Wibowo
Psycho Idea Vol 11, No 2 (2013): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.555 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v11i2.515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap Jamkesmas di RSUD Banyumas. Responden dalam penelitian ini sebanyak 46 responden dengan kriteria tidak menderita penyakit jiwa atau perawatan intensif, pasien dalam keadaan sadar dan bisa berkomunikasi, pasien menjalani rawat inap minimal 3 hari atau lebih maksimal 1 hari menjelang pulang. Penentuan sampel menggunakan teknik quota sampling dengan pengumpulan data menggunakan alat skala kualitas pelayanan dengan jumlah 60 aitem dan skala kepuasan konsumen dengan jumlah 45 aitem. Hasil uji validitas pada skala kualitas pelayanan diperoleh koefisien validitas bergerak dari 0,291 sampai 0,666 untuk skala kepuasan konsumen diperoleh koefisien validitas bergerak dari 0,291 sampai 0,534. Reliabilitas untuk skala kualitas pelayanan sebesar 0,928 dan untuk skala kepuasan konsumen sebesar 0,890. Dari hasil uji hipotesis diperoleh F hitung 44,093 (P=0,000) dengan nilai signifikasi (P)
THE RELATİONSHİP BETWEEN JOB SATİSFACTİON AND AFFECTİVE COMMİTMENT AMONG ADMİNİSTRATİVE STAFF İN SAUDİ ARABİA Rajeh Bati Almasradi; Siti Aisyah Panatik; Nurul Farhana Noordin
Psycho Idea Vol 18, No 2 (2020): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.034 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v18i2.6619

Abstract

Previous researches revealed that there is a relationship between job satisfaction and commitment which in turn benefit the workplaces positively. Organizational commitment consisted of three dimensions, namely affective, commitment, continues commitment, and normative commitment. Job satisfaction has been considered as an important predictor to enhance affective commitment among employees.  Therefore, the purpose of this paper is to look at the relationship between job satisfaction and affective commitment among employees of higher learning institutions of Saudi Arabia. This paper employed survey method in collecting data from a sample of 373 administrative employees selected from Saudi Arabian universities., which will further the understanding of the link between affective commitment and job satisfaction. The data were analyzed using descriptive, correlation and regression through SPSS Version 23. The findings of this paper indicate that job satisfaction has a positive effect on affective commitment at higher learning institutions of Saudi Arabia. This paper also provides discussion on the practical implication of this study toward the higher learning institution in Saudi Arabia.
STRATEGI COPING DALAM MENGHADAPI KONFLIK PERKAWINAN PADA SUAMI YANG ISTRINYA BEKERJA SEBAGAI TKW Feriza Nuke Orienta; Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 14, No 1 (2016): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.883 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v14i1.1573

Abstract

Konflik perkawinan adalah perbedaan-perbedaan yang tidak terhindarkan yang terdapat pada kedua pasangan perkawinan dengan sendirinya akan memberikan pengaruh bagi berkembangnya perspektif yang berbeda pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persoalan dalam konflik perkawinan pada suami yang istrinya bekerja sebagai TKW dan bagaimana strategi coping yang dilakukan suami untuk menghadapi dan menyelesaikan konflik perkawinannya. Strategi coping adalah usaha-usaha baik kognitif maupun perilaku yang bertujuan untuk mengelola tuntutan lingkungan dan internal, serta mengelola konflik-konflik yang mempengaruhi individu melampaui kapasitas individu.. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sumber data primer adalah suami yang istrinya menjadi TKW. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive atau pengambilan subjek dengan kriteria tertentu. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Jenis wawancara yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam (indepth interview). Validitas dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, sedangkan analisis datanya menggunakan beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan simpulan data. Hasil penelitian, menunjukan adanya persoalan dalam konflik perkawinan dalam kehidupan rumah tangga para TKW yaitu meliputi keuangan, komunikasi, aktivitas-aktivitas yang tidak disetujui oleh pasangan seperti perjudian, minum-minuman keras dan extramarital affair, kemdian faktor karakteristik individual seperti nilai sikap dan kepercayaan, kebutuhan dan kerpibadian serta perbedaan persepsi. Strategi coping yang dilakukan suami dalam menghadapi konflik perkawinannya yaitu informan kedua menggunakan problem focused coping yaitu individu membuat rencana dan tindakan lebih lanjut untuk memecahkan permasalahan dengan positif. Informan pertama dan ketiga menggunakan emotion focused coping untuk meredakan emosi tanpa berusaha mengubah suatu situasi dan mencoba melupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan hal yang menekan emosinya.
The Relationship Between Internet Addiction and Sleep Quality Among Human Sciences Undergraduates During The Covid-19 Pandemic Syeha Nafisah Busubul; Shukran Abdul Rahman
Psycho Idea Vol 19, No 2 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.631 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i2.10789

Abstract

A cross-sectional study was conducted to investigate the relationship between internet addiction and sleep quality among Human Sciences undergraduates during the COVID-19 pandemic in Malaysia. A group of 36 male (M=36) and 132 female (F=132) undergraduates, age ranged between 17-29 participated in the study. The Internet Addiction Test (IAT) was used to measure the level of internet addiction while the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) was used to measure sleep quality. Using Spearman’s rho Correlation Coefficient to analyse the relationship, the study found a statistically significant positive correlation between internet addiction and sleep quality (rs(166)=.190, p=.007). This indicated that higher level of internet addiction was associated with progressively worse sleep quality. The findings could be useful for psychologists, educational counselors, government, researchers, and students in designing interventions to help students using the internet without the risk of addiction and improve their quality of sleep. Implications, limitations of the study, and suggestions for future research were discussed.
HOPE PADAWANITA YANG MENGIKUTI PROGRAM BAYI TABUNG (STUDI PERBEDAAN ANTARA PASIEN BARU DAN PASIEN BERULANG) Sandra Handayani Sutanto
Psycho Idea Vol 16, No 1 (2018): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.9 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v16i1.2493

Abstract

One of married couple's expectancies is to have offspring. But not all the couples get the offspring due to infertility problems. This infertility problem could be solved by doing in-vitro-fertilization (IVF) programme, but nevertheless the success probability using this IVF method is 50-70%. To support the IVF programme, the patients need physical, mental, financial preparation and hope. Hope becomes one of the supports to make the program successful, because when the patients have hope, the patients also have goal and find alternative ways to make the program successful. Hope is also affected by previous successes, so it's possible to have differences hope between new patients and recurring patients-who have failed in the programme. This research formula is to find out hope differences of new patients and recurring patients. The purpose of this research is to acknowledge hope differences of new patients and recurring patients. Subject of this research is divided between two groups, the new patients and recurring patients. Characteristic of the participant are women, married, don’t have any children or plan to add children, and on going in-vitro fertilization programme.This research method is based on quantitative approach and using purposive sampling.Data collection are taken in Indonesian Reproductive Science Institute by giving Hope Adult Scale that consist 9 items, which represent willpower and waypower. Demographic data are required, consist of age, occupation, education, age of marriage, ethnic and consultation to psychologist. The result of this research shows difference hope between new patients and recurring patients, which recurring patients have greater hope than the new one. The willpower dimension of recurring patients also higher than new patients. It shows that they will to have offspring are bigger than new patients.Key words : Infertility, IVF Patients, Hope
Stres Mahasiswa Ditinjau dari Koping Religius Ratna - Supradewi
Psycho Idea Vol 17, No 1 (2019): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.262 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v17i1.2837

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari individu akan dihadapkan pada stresor yang dapat menyebabkan stres, demikian pula dengan kehidupan mahasiswa. Peran mahasiswa yang harus mengikuti dan menyelesaikan tugas-tugas akademis dapat menjadi stresor tersendiri yang dapat mengakibatkan mahasiswa menjadi stres. Salah satu cara mengelola stres adalah dengan melakukan koping.Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan koping religius terhadap stres yang dialami  mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester enam fakulas psikologi Universitas Islam Sultan Agung, yang berjumlah 77 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Skala yang dipakai dalam penelitian ini adalah skala koping religius dan skala stres. Uji hipotesis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis non parametrik dari Spearman dikarenakan sebaran data tidak memenuhi uji normalitas. Dari hasil uji hipotesis peroleh nilai korelasi r = - 0,280 dengan taraf signifikansi p = 0,014 ( p >0,05 ) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan negatif yang signifikan antara koping religius dan stres mahasiswa. Artinya semakn tinggi koping religius yang dilakukan mahasiswa maka semakin rendah stres yang dialaminya dan sebaliknya.  Keyword : koping religius, stres, mahasiswa.
FAKTOR-FAKTOR PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR YANG MENYUSUN SKRIPSI DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO TAHUN AKADEMIK 2011/2012 Abdul Aziz; Pambudi Rahardjo
Psycho Idea Vol 11, No 1 (2013): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.668 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v11i1.257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir yang menyusun skripsi di Universitas Muhammadiyah Purwokerto tahun akademik 2011/2012. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa faktor-faktor prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir yang menyusun skripsi di Universitas Muhammadiyah Purwokerto tahun akademik 2011/2012 terdiri atas dua kategori yaitu faktor prokrastinasi akademik primer yang terdiri dari: Anxiety, Time Disorganization, Poor Task Approach, Stress and Fatigue dan faktor prokrastinasi akademik sekunder yang terdiri dari: Low Discomfort Tolerance and Pleasure Seeking, Self-Depreciation, Environmental Disorganization dan Lack of Assertion. Kata Kunci : Faktor-faktor Prokrastinasi Akademik, Mahasiswa Tingkat Akhir, dan Skripsi
Penyesuaian Diri Ditinjau dari Religiusitas Pada Pengguna Narkoba Di BRSKP (Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan) Napza “Insyaf” Sumatera Utara Jessica Nissi Pangaribuan; Sri Hartini; Winida Marpaung
Psycho Idea Vol 18, No 1 (2020): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.08 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v18i1.5870

Abstract

ABSTRACT This study aims to find out relationship between religiosity and self adjustment. The Hypothesis of this study states that there is a positive correlation between religiosity and self adjustment, assuming that the higher religiosity, the higher will self adjustment and conversely the lower religiosity, the lower will self adjustment. The subjects of this study were 180 drug users in the BRSKP Insyaf. The data analyze used is product moment Correlation with SPSS 17 for Windows. The results of data analyze showed that the correlation coefficient was 0.390 with p 0.000 (p < 0.05). It shows that there is a positive relationship between religiosity and self adjustment. These results indicate that the contribution of a given variable of religiosity to self adjustment is at 15.2 percent, while the remaining 84.8 percent is influenced by othe factors not examined. From these results, it is concluded that the hypothesis stating that there is a positive correlation between religiosity and self adjustment is acceptable. Keywords: Self Adjustment, Religiosity, Drug Users  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan penyesuaian diri. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara religiusitas dengan penyesuaian diri dengan asumsi semakin tinggi religiusitas, maka semakin tinggi penyesuaian diri dan sebaliknya. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korban penyalahgunaan narkoba di BRSKP (Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan) Napza “Insyaf” Sumatera Utara sebanyak 180 orang. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0.390 dan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05). Ini menunjukkan ada hubungan positif antara religiusitas dengan penyesuaian diri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel religiusitas terhadap penyesuaian diri sebesar 15.2 persen, selebihnya 84.8 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian ada hubungan positif antara religiusitas dengan penyesuaian diri dapat diterima. Kata kunci: Penyesuaian Diri, Religiusitas   , Pengguna Narkoba[1] Jessica Nissi Pangaribuan, Universitas Prima Indonesia, Email: jessicanissi31@gmail.com
PENGARUH LATAR BELAKANG PENDIDIKAN PASIEN TERHADAP KETERATURAN PENGOBATAN TB PARU DI PUSKESMAS WANGON I BANYUMAS Abdul Hakim; Prima Maharani Putri
Psycho Idea Vol 13, No 2 (2015): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.92 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v13i2.1564

Abstract

Tuberkulosis Paru (TB Paru) telah dikenal hampir di seluruh dunia, sebagai penyakit kronis yang dapat menurunkan daya tahan fisik penderitanya secara serius.Masalah tuberculosis banyak berkaitan dengan masalah pengetahuan dan perilaku masyarakat.Kebanyakan penderita tuberkulosis dapat disembuhkan jika penderita patuh terhadap pengobatan yang diberikan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan terhadap kepatuhan berobat pasien TB Paru di Puskesmas Wangon I banyumas.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitikdengan menggunakanpendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 responden.Tiap sampel diharuskan mengisi kuesioner yang didahului dengan wawancara.Data tersebut kemudian dianalisis dengan uji chi-kuadrat.Hasil penelitian ini pasien yang teratur berobat sebanyak 85,19%. Sedangkan Pendidikan rendah yaitu (70,37%), dan jumlah responden yang berpendidikan tinggi sebanyak 16 orang (29,63%). Berdasarkan hasil uji chi-kuadrat menunjukan pengaruh negative signifikan antara tingkat pendidikan pasien dan keteraturan pengobatan tuberkulosis paru.Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa latar belakang pendidikan tidak berpengaruh terhadap keteraturan berobat TB Paru.pasien dengan pendidikan rendah dan pendidikan tinggi mempunyai kecenderungan yang sama dalam keteraturan pengobatan. Kata kunci : latar belakang pendidikan, keteraturan berobat, pasien TB paru
Efektivitas Pelatihan Growth Mindset pada Siswa SMA Fatin Rohmah Wahidah; Edi Joko Setyadi; Gisella Arnis Grafiyana
Psycho Idea Vol 19, No 1 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.238 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i1.9147

Abstract

Mindset berpengaruh pada keyakinan siswa tentang kapasitas dan kemampuan yang dimiliki, termasuk dalam strategi dan prestasi akademik siswa di sekolah. Siswa dengan growth mindset percaya bahwa kemampuan mereka bisa berubah. Ketika menghadapi kesulitan akademik, mereka akan berusaha lebih keras, menetapkan strategi yang baru, dan meningkatkan performa belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan growth mindset pada siswa SMA. Sebanyak dua puluh siswa SMA kelas XII dipilih secara acak berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mindset scale (α = 0,804) lalu dianalisis dengan teknik paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan growth mindset efektif untuk meningkatkan growth mindset siswa. Peserta pun termotivasi untuk berubah menjadi lebih baik dibanding kondisi saat ini dan mulai merencanakan tujuan hidupnya di masa mendatang agar lebih terarah dan tertata.

Page 10 of 24 | Total Record : 232