cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Taman alamanda III Blok T No.3 Karang Pule Mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Innovation Research and Knowledge
Published by bajang Institute
ISSN : 27983471     EISSN : 27983641     DOI : 10.53625
Journal of Innovation Research and Knowledge, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, print version of ISSN: 2798-3471 and the online version of ISSN: 798-3641, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: Culture (a unique study of performing arts and classical culture, traditional from various regions in Indonesia, and modern cultural arts such as dance, fine arts, and music art also includes the study of Indonesian literature on classical and contemporary literary issues) Religion (Study of comparative religion, study of pluralism and religious diversity in Indonesia) Sociopolitical Science/State Administration Media (Cultural studies and media, New Media and Contemporary Societies) Gender (Urban Culture, Gender bias, and gender inequality) Public policy (extractive public policies, distributive public policies, and regulative public policies) Development (economic and social development, urban and regional development) Environment (customs, social and environmental, land and natural resource utilization) Disaster (local wisdom and social culture, disaster management, community empowerment, survival and humanity, disaster and social emergency response organizations) Tourism (ecotourism, tourism management, religious tourism, urban tourism, and cultural tourism) Agriculture Economics Health Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,651 Documents
KANDUNGAN NUTRISI KULIT UBI KAYU YANG DI RENDAM FAAS (FILTRAT AIR ABU SEKAM) Risdawati Br Ginting S.Pt.,M.Pt
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.306 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan nutrisi kulit ubi kayu yang direndam dengan FAAS (filtrat air abu sekam). Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kulit ubi kayu, abu sekam, aquadest, dan seperangkat alat laboratorium. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 3 x 3 dengan 2 ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi air abu sekam (10%, 20%, dan 30%). Faktor kedua yaitu lama perendaman (24, 48 dan 72 jam). Setiap perlakuan diulang 2 kali. Parameter yang diamati adalah: Bahan kering (BK), Protein kasar (PK), Penurunan Serat kasar (SK), Penurunan Sellulosa, Penurunan lignin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi FAAS dan Lama Perendaman dapat meningkatkan kualitas tepung Kulit ubi kayu. Dengan konsentrasi FAAS 10 % dan lama perendaman 48 jam menghasilkan kulit ubi kayu dengan kualitas gizi terbaik karena mampu menurunkan serat kasar sebesar 40,42% (dari 30,58% menjadi 18,22%), menurunkan sellulosa sebesar 52,53% (dari 27,44% menjadi 13,03%), dan lignin 36,59% (8,87% menjadi 5,63%).
PERBANDINGAN KEJADIAN INFEKSI DAERAH OPERASI SUPERFISIAL ANTARA PENCUCIAN LUKA OPERASI DENGAN POVIDONE IODINE 10% DAN NaCl 0,9% PADA PASIEN LAPAROTOMI AKIBAT PERFORASI SALURAN CERNA Terri Sandi Susyanto; Kiki Lukman; Tommy Ruchimat
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.937 KB)

Abstract

Infeksi daerah operasi (IDO) merupakan salah satu komplikasi yang paling sering dan paling serius setelah pembedahan. Hal ini menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang signifikan pada pasien dan menyebabkan bertambahnya lama perawatan dan biaya kesehatan. Pada luka kotor atau terinfeksi insidensi dari IDO mencapai 30-40%. Salah satu faktor yang berperan adakah tingginya kontaminasi dan jumlah bakteri pada luka insisi. Pencucian luka insisi adalah salah satu upaya dalam menurunkan IDO dengan menurunkan jumlah bakteri yang mengkontaminasi. Berbagai macam larutan yang digunakan unruk pencucian luka insisi, salah satunya adalah povidone iodine. Efektivitas dari pencucian luka dengan povidone iodine masih kontroversial. Penelitian ini adalah penelitian double blinded randomized controlled study untuk membandingkan insidensi dari IDO superfisial pada pasien peritonitis akibat perforasi traktus gastrointestinal yang menjalani laparotomi kemudian dialokasikan untuk mendapatkan pencucian luka dengan povidone iodine atau pencucian luka dengan normal salin setelah penutupan fascia dan sebelum penutupan kulit. Pasien kemudian diikuti selama tiga puluh hari untuk dinilai adanya IDO. Luaran utama yang dinilai adalah terjadinya IDO. Insidensi IDO pada kedua kelompok kemudian dibandingkan. Terdapat 83 orang pasien yang diikutsertakan pada penelitian ini dan kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol 40 orang yang menjalani pencucian luka dengan NaCl 0.9% steril dan 43 orang pada kelompok intervensi yang menjalani pencucian luka insisi dengan povidone iodine. Insidensi IDO adalah 6 pasien (13.95%) pada kelompok povidone iodine dan 13 orang (32.50%) pada kelompok NaCl 0,9%. Tes Chi square digunakan untk menganalisis insiden antar kedua grup. Didapatkan insidensi IDO secara signifikan lebih rendah pada kelompok povidone iodine dengan P< 0.044. Pencucian luka insisi dengan povidone iodine bermanfaat dalam menurunkan insidensi IDO superfisial pada luka kotor (luka kelas IV).
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA PASIEN DIABETIC PERIPHERAL NEUROPATHY DENGAN LATIHAN FISIK: SINGLE CASE STUDY Afita Aulia Isnaen Nur Riansyah; Totok Budi Santoso
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.409 KB)

Abstract

Diabetic peripheral neuropathy (DPN) ialah komplikasi umum yang berasal dari Diabetes Melitus (DM) jangka panjang yang merupakan penyakit progresif. Gejala DPN meliputi parestesia, hiperestesia, dan disestesia, serta beberapa pasien mengalami tanda-tanda neuropati (seperti rasa terbakar dan tertusuk-tusuk) sementara yang lain ada yang tidak memiliki tanda atau gejala. Memiliki banyak gangguan pada ekstremitas bawah seperti deformitas, penurunan rentang gerak, gangguan koordinasi dan keseimbangan, serta kelemahan otot yang dapat disebabkan oleh Diabetes Melitus. Dengan rutin melakukan terapi fisik dapat meningkatkan kualitas hidup pasien DPN serta dapat meringankan gejala neuropati diabetik, selain itu juga dapat meningkatkan kekuatan otot pada ekstremitas bawah, mobilitas sendi, keseimbangan, koordinasi dan fungsi fisik pada penerita Diabetic peripheral neuropathy.
PERILAKU VERBA PADA TATARAN FRASA DALAM BAHASA KULISUSU Muhammad Dermawansyah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.261 KB)

Abstract

Bahasa Kulisusu merupakan alat komunikasi utama dalam kegiatan kemasyarakatan seperti keagamaan, upacara adat, dan kegiatan kebudayaan. Semua ini menunjukan, perlunya pembinaan dan pengkajian bahasa daerah atau penelitian agar dapat meningkatkan mutu pemakaian bahasanya. Hal itu merupakan salah satu cara agar dapat menyikapi adanya masalah-masalah kebahasaan yang dapat bermula dari tataran bunyi fonem, morfem, kata, frasa, klausa, kalimat hingga tataran wacana. Tetapi dalam penelitian ini hanya berfokus pada tataran frasa. Oleh sebab itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku verba pada tataran frasa dalam bahasa Kulisusu. Adapun manfaatnya yaitu, menambah khasanah perkembangan ilmu linguistik, terutama bidang ilmu sintaksis dalam bahasa Kulisusu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa verba dalam bahasa Kulisusu dapat menjadi unsur induk atau inti dalam frasa, serta frasa verba dalam bahasa Kulisusu juga dapat membentuk dua tipe yakni, tipe DM dan MD. Pada frasa verba bertipe DM, ada beberapa bentuk kelas kata yang dapat mendampingi V sebagai atribut dalam pembentukkan frasa yaitu, KW (keterangan waktu), N (nomina), dan Adv (adverbia). Sedangkan pada frasa verba bertipe MD, juga ada beberapa bentuk kelas kata yang dapat mendampingi V sebagai atribut dalam pembentukkan frasa yaitu, N (nomina), Adv (adverbia), dan Adj (adjektiv). Pembentukkan frasa verba dalam bahasa Kulisusu juga terdiri dari beberapa unsur langsung dengan simbol V+V, V+N, V+Adj dan V+Num.
ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI MINAT BERINVESTASI DI PASAR MODAL SYARIAH Resa Komaria; Ruly Septia Hardianti; Widya Lestari; Desi Isnaini; Kustin Hartini
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.833 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah faktor ‎internal dan eksternal berpengaruh kepada minat‎berinvestasi mahasiswa di pasar modal syariah indonesia. riset ini memakai prosedur kuantitatif dengan populasi mahasiswa‎aktif FEBI UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu tahun 2021. Sampel riset diseleksi memakai metode simple random sampling yang dihasilkan 95 responden. Instrumen riset yang dipakai merupakan dengan menyebar kuisioner lewat google form. Informasi diolah lewat program SPSS memanfaatkan analisa percobaan kualitas informasi, tes perkiraan dasar serta percobaan‎hipotesis. Hasil riset membuktikan aspek dalam selaku parsial mempengaruhi dengan nilai sig 0, 000&lt; 0, 05. Pengetahuan dengan cara parsial tidak signifikansi dengan nilai sig 0, 2240, 05. Kondisi ekonomi dengan cara parsial tidak relevan‎dengan nilai sig 0,154 > 0,05. Dengan cara simultan‎variabel aspek internal, pengetahuan, serta situasi ekonomi mempengaruhi kepada minat berinvestasi di pasar‎modal dengan nilai sign 0, 000 < 0,05.
PERANCANGAN SISTEM PAKAR TROUBLESHOOTING LINUX LITE 2.8 BERBASIS ANDROID Hendi Suhendi; Wira Wardana
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.638 KB)

Abstract

Kesulitan ketika menggunakan sistem operasi Linux yaitu trouble (permasalahan) dalam sistem dan kesalahan pemakaian pengguna (user) sehingga pembelajar mandiri, atau orang yang baru bertransmigrasi menggunakan sistem operasi Linux ketika mengalami trouble mereka akan merasa kesulitan dalam menemukan solusi. Aplikasi ini dibangun dalam bentuk sistem pakar dengan menggunakan metode forward chaining dengan mengetahui trouble pada sistem, dan trouble kesalahan pengguna pada sistem operasi Linux yang nantinya akan memberikan informasi permasalahan berupa pertanyaan penyebab masalah yang akan menghasilkan penyelesaian solusi. Dalam perancangan aplikasi ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman mobile yaitu Android, dan aplikasi ini bisa dijadikan sebagai panduan kebutuhan sehari-hari, dan dengan adanya aplikasi ini pengguna dapat dengan mudah menggunakan sistem operasi Linux dan tidak berpikiran bahwa sistem operasi Linux itu sulit, tapi sebaliknya sistem operasi Linux selain bersifat opensource, berlisensi, dan free sistem operasi ini juga memberikan kemudahan bagi penggunanya.
PERILAKU AMAN PADA TENAGA KERJA DIVISI PROSES DAN DIVISI SORTASI DI PT. X Elsa Afrilia; Novi Berliana; Entianopa
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.378 KB)

Abstract

Penyebab dasar kecelakaan kerja adalah perilaku tidak aman dan kondisi tidak aman. Seperti tidak menggunakan APD yang lengkap, bercanda berlebihan saat jam kerja, dan lantai yang licin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku aman pada karyawan divisi sortasi dan divisi proses di PT. X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan divisi proses I, proses II, dan divisi sortasi sebanyak 50 karyawan. Sampel berjumlah 47 yang dipilih secara total sampling, tempat penelitian pabrik kelapa sawit PT. X. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 47 responden terdapat 24 (51,1%) responden memiliki perilaku aman dan 23 (48,9%) memiliki perilaku tidak aman. Ada perbedaan perilaku aman pekerja divisi sortasi dan divisi proses. Didapatkan nilai p-value =0,047. Maka disarankan untuk perusahaan lebih melengkapi rambu – rambu K3 disetiap divisi, memberikan reward pada pekerja yang berperilaku aman, memberikan pelatihan untuk semua karyawan dan lebih memperhatikan lagi dalam pengawasan dilapangan agar pekerja taat mengikuti peraturan bekerja dengan aman
GAMBARAN PELAKSANAAN PATIENT SAFETY SEBAGAI SALAH SATU INDIKATOR MANAJEMEN MUTU DAN RISIKO RUMAH SAKIT (LITERATURE REVIEW) Hardi Arissaputra; Puteri Fannya; Deasy Rosmala Dewi; Daniel Happy Putra
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.816 KB)

Abstract

Rumah sakit merupakan tempat untuk mendapatkan kesehatan dan keselamatan pasien. Keselamatan pasien merupakan prioritas utama bagi semua petugas rumah sakit, karena dengan mengutamakan keselamatan pada pasien itu dapat berpengaruh dalam meningkatkan kualitas rumah sakit. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan patient safety di RS berdasarkan 6 sasaran keselamatan pasien. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Hasil penelitian ini berdasarkan tinjauan literature review terhadap 6 jurnal yang membahas tentang pelaksanaan patient safety berdasarkan 6 sasaran keselamatan pasien didapati persentase tertinggi sebesar 100% dan terendah 50% pada sasaran 1. Untuk sasaran ke-2 didapati persentase tertinggi 100% dan terendah 56.1%. Untuk sasaran ke-3 didapati persentase tertinggi 100% dan terendah 36.8%. Untuk sasaran ke-4 didapati persentase tertinggi 100% dan yang terendah 59.8%. Untuk sasaran ke-5 didapati persentase tertinggi 89.7% dan terendah 50.5%. Untuk sasaran ke-6 didapati persentase tertinggi 100% dan terendah 61.7%. Disarankan agar stok gelang selalu tersedia, selanjutnya selalu konfirmasi kembali saat menerima perintah dari dokter, disarankan juga agar selalu memberikan tanda pada jenis obat tertentu dan untuk tenaga kesehatan agar tidak melakukan hal yang dapat berisiko bagi kesehatan pasien.
OPTIMISASI PROSES PENDINGINAN PUREE PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH PENGOLAHAN BUAH Hermawan; Fitria Dewi Sulistyono; Adriana Sari Aryani; Legis Tsaniyah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.127 KB)

Abstract

Small and medium scale (SME’s) puree processing industries generally do not yet have aseptic packaging technology, so they choose the hot filing packaging method. Hot purees that have been packaged in plastic bags must be cooled immediately to maintain the quality and nutritional value. In the 1000 kg puree production batch, the heat that must be discharged through the cooling process is 44,582.91 Kcal. The cooling process is transferring heat from the puree product to the cooling water media. The cooling process in the cooling tub is balanced by the time of pasteurization which is 10 minutes, so there is no bottleneck in the production system. The optimal heat transfer rate is 4,481.64 Kcal / minute to cooling water with a volume of at least 5.38 m3 for each ton of production batch. An optimal cooling time of 10 minutes can be achieved if the cooling bath is designed with a dimension of 8.4 meters long, 1.6 meters wide and 0.5 meters high. In this optimal condition, the cooling water in the tub is driven by the pump in the direction of the product flow at a 1.66 liter / second discharge
MANAJEMEN RISIKO DI RUANG PENYIMPANAN REKAM MEDIS (LITERATURE REVIEW) Maria Ferawaty Parera; Laela Indawati; Nanda Aula Rumana; Noor Yulia
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.924 KB)

Abstract

Manajemen Risiko merupakan suatu usaha memberi jaminan keselamatan serta meningkatkan kualitas kesehatan pekerja dengan mencegah kecelakaan serta penyakit akibat kerja, pengendalian bahaya lokasi kerja, promosi kesehatan serta rehabilitasis. Tujuan penelitian ini adalah guna mencari tahu manajemen risiko di ruang penyimpanan rekam medis rumah sakit. Metode yang dipakai yakni literature review melalui pencarian data base elektronik Google scholar. Hasil literature review ditemukan 5 artikel yang sesuai dengan kriteria dalam review ini. Pengelolan manajemen risiko di ruang penyimpanan rekam medis dilakukan secara internal, namun belum ada SOP yang mengatur tentang bahaya risiko saat sedang bekerja, karena dengan adanya SOP bisa meminimalisir bahaya yang mengancam keselamatan pekerja Faktor risiko diruang penyimpanan rekam medis adalah faktor risiko fisik, faktor risiko biologi dan faktor risiko ergonomi.

Page 26 of 266 | Total Record : 2651


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: Februari 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: November 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue