cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Taman alamanda III Blok T No.3 Karang Pule Mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Innovation Research and Knowledge
Published by bajang Institute
ISSN : 27983471     EISSN : 27983641     DOI : 10.53625
Journal of Innovation Research and Knowledge, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, print version of ISSN: 2798-3471 and the online version of ISSN: 798-3641, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: Culture (a unique study of performing arts and classical culture, traditional from various regions in Indonesia, and modern cultural arts such as dance, fine arts, and music art also includes the study of Indonesian literature on classical and contemporary literary issues) Religion (Study of comparative religion, study of pluralism and religious diversity in Indonesia) Sociopolitical Science/State Administration Media (Cultural studies and media, New Media and Contemporary Societies) Gender (Urban Culture, Gender bias, and gender inequality) Public policy (extractive public policies, distributive public policies, and regulative public policies) Development (economic and social development, urban and regional development) Environment (customs, social and environmental, land and natural resource utilization) Disaster (local wisdom and social culture, disaster management, community empowerment, survival and humanity, disaster and social emergency response organizations) Tourism (ecotourism, tourism management, religious tourism, urban tourism, and cultural tourism) Agriculture Economics Health Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,651 Documents
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAN LILIN AROMATERAPI (ANTINYAMUK) DARI MINYAK SEREH WANGI (Cymbopogon nardus L) Friska Apriani Sihombing
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sereh wangi mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu sitronelal 32-45%, geraniol 12-18%, dan sitroneal 11–15% yang pada umum nya tidak disukai nyamuk, dapat dimanfaatkan sebagai antinyamuk. Tujuaan penelitiaan memformulasikan sediaan Lilin (Aromaterapi) Antinyamuk yang mengandung minyak atsiri Sereh (Cymbopogon nardus L). Pengambilan minyak atsiri dari minyak sereh dengan menggunakan metode penyulingan kemudian hasil dari minyak atsiri ditambahkan ke dalam formulasi sediaan Lilin (Aromaterapi) Antinyamuk dari minyak Sereh (Cymbopogon nardus L).dengan konsentrasi F0=0%,F1 = 5%,F2= 10%,F3 15%. evaluasi sediaan Lilin (Aromaterapi) meliputi Uji Organoleptis,Uji waktu bakar,Uji titik leleh,Uji efek Terapi,Uji Efektifitas nyamuk. Hasil formulasi sediaan Lilin (Aromaterapi) Antinyamuk dari minyak Sereh (Cymbopogon nardus L) menunjukkan bahwa minyak atsiri Sereh dapat dibuat lilin (Aromaterapi) Antinyamuk. dengan konsentrasi baiknya yaitu 15%.
PEMANFAATAN TANAMAN SERAI SEBAGAI LOTION TERHADAP PENCEGAHAN MALARIA DI KELURAHAN HAJORAN TAHUN 2020 Lely Desi Uli Basana
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Repellent adalah bahan yang memiliki kemampuan untuk melindungi manusia dari gigitan nyamuk bila dioleskan ke permukaan kulit. Salah satu bahan alam yang berpotensi sebagai repelan adalah tanaman serai (Cymbopogon nardus L.) dengan kandungan senyawa utama sitronellol dan geraniol. Serai diformulasikan kedalam sediaan lotion. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat lotion dari tanaman serai serta menguji karakteristik, stabilitas, dan daya proteksi terhadap gigitan nyamuk. Formula lotion yang telah terbentuk kemudian diuji dengan mengukur uji daya terima 10 panelis denganparameter warna, tekstur, aroma, dan rasa lengket dikulit. Uji efektivitas melalui uji daya proteksi dengan menggunakan nyamuk hidup secara langsung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan sediaan lotion sereh memiliki karakter sensori dengan warna, aroma, tekstur, dan konsistensi yang baik. formula lotion yang dihasilkan memiliki tingkat penerimaan diatas 60% pada uji organoleptik. Formula sediaan lotion memiliki daya proteksi terhadap gigitan nyamuk tertinggi sebesar 85,33% dan formula tersebut juga tidak memberikan efek iritasi.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN JUS KURMA DALAM MENINGKATKAN TROMBOSIT PADA IBU HAMIL PENDERITA MALARIA DI PUSKESMAS AEK PAROMBUNAN Asrina Sitompul
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria dapat mengakibatkan penurunan trombosit pada hari ke-3 sampai ke-7 dengan penurunan trombosit hingga kurang dari atau sama dengan 100.000/ul yang dapat menyebabkan perdarahan amnormal atau bahkan kematian. Buah kurma mengandung zat-zat pembentuk sel-sel darah yaitu vitamin B12, Besi, Kobalt, magnesium, Cu,Zn, asam amino, Vitamin C, dan vitamin B komplek. Penelitian ini menganalisa efektifitas pemberian jus kurma dalam meningkatkan trombosit pada pasien Malaria di Puskesmas parombunan . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental invitro dengan rancangan pre test dan post test with control group design, Pengambilan sampel dengan cara random sampling yang berjumlah 5 orang kelompok perlakuan dan 5 orang kelompok kontrol. Analisis yang digunakan dengan uji paired t-test dan t-test 2nd independent. Berdasarkan uji t test 2nd independent terdapat perbedaan kadar trombosit darah antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol selama post 3 hari dengan nilai p = 0.039. Pemberian jus kurma efektif dalam peningkatan kadar trombosit darah pasien Malaria di Puskesmas parombunan
HUBUNGAN KEPATUHAN MENGGUNAKAN KELAMBU BERINSEKTISIDA DENGAN KEJADIAN PENYAKIT MALARIA KELURAHAN PASIR BIDANG TAHUN 2021 Jenni Susi Sihite
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kepatuhan masyarakat menggunakan kelambu berinsektisida (LLIN’s), melalui pendekatan potong lintang (cross sectional) dengan menggunakan data sekunder hasil Survei Dasar Cakupan Penggunaan Kelambu Berinsektisida di Kelurahan Pasir Bidang pada bulan Febuari 2022. Hasil penelitian didapatkan, kejadian malaria dalam 3 bulan terakhir mencapai 72,4%, persentase kepatuhan menggunakan kelambu sebesar 40% dan responden yang tidak patuh menggunakan kelambu berisiko mengalami malaria sebesar 6,16 kali (95% CI: 2,149 – 17,656) dibandingkan yang patuh menggunakan kelambu setelah dikontrol oleh pendidikan, sikap dan interaksi antara pendidikan dengan penggunaan kelambu. Disarankan agar pengelola program malaria Kementerian Kesehatan mengupayakan promosi kesehatan untuk meningkatan kepatuhan masyarakat menggunakan kelambu, kerjasama lintas sektor dan mendorong pemerintah daerah meningkatkan alokasi anggaran untuk menjamin ketersediaan kelambu. Dinas Kesehatan perlu melakukan penyuluhan sebelum distribusi kelambu dan monitoring serta evaluasi penggunaan kelambu di masyarakat.
PEMBUATAN MINYAK AROMATERAPI DARI KULIT BUAH JERUK DAN DAUN MINT UNTUK PENCEGAHAN MALARIA Sonata Elina Togatorop
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia terdapat beberapa genus nyamuk yang menjadi vector penyebaran penyakit akibat nyamuk yang terdiri dari beberapa jenis. Salah satunya adalah nyamuk dari genus Anopheles yang menyebabkan penyakit malaria. Daun mint dan kulit buah jeruk tidak hanya bisa untuk dikonsumsi, namun juga bisa digunakan sebagai pengusir nyamuk. Aromaterapi adalah terapi dengan menggunakan harum-haruman tumbuhan yang dapat menimbulkan efek menyenangkan pikiran dan menyegarkan tubuh. Penelitian ini mencoba membuat minyak aromaterapi dari campuran minyak atsiri dari kulit buah jeruk Sunkist dengan minyak atsiri dari daun Mint sebagai pengusir nyamuk penyebab malaria. Pengambilan minyak atsiri dari kulit buah jeruk Sunkist dan daun Mint dilakukan dengan Sokletasi dan Rotary Evaporator. Minyak atsiri yang dihasilkan dari kedua bahan baku tersebut kemudian dicampurdengan rasiominyak atsirikulitjeruk Sunkist: minyak atsiridaun Mint,100%:0% ; 60%:40% ; 50%:50% ; 405:60% dan 0%:100%. Selanjutnya diuji kepada 20 ekor nyamuk terhadap aroma minyak aromaterapi tersebut. Diperoleh hasil terbaik adalah pada rasio 40%:60%.
HUBUNGAN PEMBERIAN JUS BUAH BIT DAN KURMA PADA IBU HAMIL MALARIA DENGAN KEJADIAN ANEMIA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN DI PUSKESMAS PORIAHA Ayu Muzdah Simbolon
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan suatu kondisi yang sangat rentan terhadap macam stres yang berakibat pada terjadinya perubahan fisiologis dan fungsi metabolik. Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional yang mencerminkan nilai kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat, dan pengaruhnya sangat besar terhadap sumber daya manusia. Anemia pada ibu disebut “Potensial Danger To Mother And Child ” (potensial membahayakan ibu dan anak). Kerena itulah anemia memerlukan perhatian serius dan semua yang terkait dalam pelayanan kesehatan pada masa yang akan datang (Manuaba, 2010). Desain penelitian ini menggunakan metode quasi experimental study dengan pretest-posttest dengan kontrol grup design. Berdasarkan hasil penelitian efektifitas pemberian jus buah bit dan kurma pada ibu hamil dengan anemia terhadap peningkatan kadar hemoglobin di Puskesmas Poriaha dapat disimpulkan bahwa: Karakteristik seluruh responden pada kelompok kontrol dan eksperimen adalah berusia 20-35 tahun. Pekerjaan sebagian besar pada kelompok konrol adalah swasta (43,75%) sedangkan kelompok eksperimen adalah IRT (43,75%). Kadar hemoglobin responden sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol didapatkan hasil P value = 0.165 dengan hasil rata-rata pre test sebesar 10,40 dan post test sebesar 10,41 sehingga tidak ada perbedaan bermakna kadar hemoglobin pada Ibu hamil di Puskesmas Poriaha kelompok kontrol. Kadar hemoglobin responden sebelum dan sesudah diberikan jus buah bit dan kurma pada kelompok eksperimen didapatkan hasil P value 0.000 sehingga jus buah bit dan kurma efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Poriaha,Terdapat perbedaan rata-rata kadar hemoglobin responden pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil yang didapatkan dengan membandingkan mean post test kedua kelompok dengan hasil P value 0.039.
PEMANFAATAN BUNGA LAVENDER UNTUK PENCEGAHAN MALARIA PADA IBU HAMIL Devi Kristina Hutagalung
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat. Ada 2 jenis makhluk yang berperan besar dalam penularan malaria yaitu parasit malaria (yang disebut Plasmodium) dan nyamuk anopheles betina. Plasmodium terbagi dalam empat jenis spesies di dunia yang dapat menginfeksi sel darah merah manusia. Penyakit Malaria sejauh ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Penggunaan insektisida nabati banyak memberikan keuntungan diantaranya ramah lingkungan, tidak memberikan dampak buruk pada kesehatan dan bahan dasar ada di sekitar pemukiman. Berdasarkan banyaknya keuntungan yang didapatkan, maka dipandang perlu untuk mencari insektisida nabati sebagai repelen untuk menolak gigitan nyamuk penular penyakit. Prognosis malaria berat tergantung kecepatan diagnosa dan ketepatan & kecepatan pengobatan. Menurut penelitian yang dilakukan Geetha dan Roy (2014) membuktikan bahwa Lavender efektif sebagai repelan. Hal ini dikarenakan bunga lavender memiliki zat linalool yang tidak disukai nyamuk. Senyawa tersebut adalah limonen, selain aromanya yang tidak disukai nyamuk juga dapat mengiritasi nyamuk. Hasil Uji Ekstrak daun lavender dosis 100 % mampu menolak 72,0% gigitan nyamuk selama 1 jam, 55,3% selama 2 jam, 30,4% selama 3 jam, 22,5% selama 4 jam, 21,6% selama 5 jam, dan 1,9% selama 6 jam. Daya tolak terhadap gigitan nyamuk karena adanya zat aktif yang ada daun terdiri dari linalool dan linalool asetat yang dikenal sebagai anti serangga
ULASAN EFEKTIVITAS EKSTRAK LAVENDER (LAVANDULA ANGUSTIFOLIA) TERHADAP NYAMUK (CULEX SP.) SEBAGAI DIFFUSER ORGANIK Jenni Susi Sihite
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman lavender (Lavandula angustifolia) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai insektisida alami, karena efektif pengendalikan serangga atau hama seperti nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran masyarakat terhadap efektivitas tumbuhan lavender dalam pemberantasan hama nyamuk (Culex sp.) di lingkungan sekitar. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara terstruktur pada masyarakat berdomisili Sibolga dengan jumlah total responden sebanyak 30 orang. Sebanyak 65% responden berdomisili Sibolga mengetahui dan memakai ekstrak lavender sebagai essensial oil pada diffuser organic. Diketahui bahwa lavender (Lavandula angustifolia) memiliki efektivitas untuk menghilangkan nyamuk dan memberikan dampak relaksasi pada penggunanya. Masih banyak masyarakat Sibolga yang memilih alternatif lain sebagai pengusir nyamuk dibandingkan dengan menggunakan diffuser organic beraroma lavender. Diharapkan melalui tulisan ini, masyarakat yang berdomisili Sibolga bisa beralih untuk menggunakan diffuser organic dengan essential oil dari ekstrak lavender.
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI JUS BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) DAN BUBUK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL PENDERITA MALARIA Devi Kristina Hutagalung
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah naga mengandung zat besi dan vitamin C yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Daun kelor kaya akan vitamin C (asam acrobat) yang berfungsi sebagai reduktor yang dapat mengubah ferri menjadi ferro, mempertahankan pH usus untuk tetap rendah sehingga mencegah presipitasi besi dan bersifat sebagai monomeric chelator yang membentuk iron-ascorbate chelate yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Penelitian ini adalah penelitian Quasy Experimental dengan 2 kelompok perlakuan dan satu kelompok kontrol. Kelompok perlakuan pertama diberikan kombinasi jus buah naga merah dan bubuk daun kelor dan kelompok perlakuan kedua diberikan jus buah naga merah saja. Sedangkan untuk kelompok kontrol diberikan jelly plain. Sampel berjumlah 20 orang yang terdiri dari ibu hamil kelurahan Pasir bidang Sibolga. Terdapat peningkatan kadar hemoglobin sebesar 2,2 g/dl pada kelompok yang diberikan kombinasi jus buah naga merah dan bubuk daun kelor. Terdapat peningkatan kadar hemoglobin sebesar 1,1 g/dl pada kelompok yang diberikan jus buah naga merah dan tidak terdapat peningkatan kadar hemoglobin pada kelompok control. Kombinasi jus buah naga merah dan bubuk daun kelor lebih efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin dibandingkan dengan kelompok yang hanya diberikan jus buah naga merah dan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan.
ANALISIS TINGKAT KEMANDIRIAN KEUANGAN PEMERINTAH DESA CUPAK MELALUI VALUE FOR MONEY Cholis Hidayati; Maulidah Narastri; Qhuluqi Alya; Nisa Fitri Aulia; Rikhza Masfa’ani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja pemerintah desa Cupak melalui analisis value for money. Nilai uang mencakup efisiensi, efektivitas dan ekonomi. Desa memerlukan sumber pendapatan untuk mengatur kewenangannya dalam penyelenggaraan dan pengelolaan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat. Pendapatan desa merupakan total pendapatan sehari-hari yang sangat penting bagi pemerintah desa. Dapat dikatakan bahwa value for money merupakan inti pengukuran kinerja suatu organisasi pemerintah, berdasarkan tiga faktor utama: ekonomi, efisiensi dan efektivitas. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan dari observasi langsung dan wawancara dengan informan penelitian. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan pemerintah desa. Hasil yang diharapkan adalah pemerintah dapat berfungsi secara ideal dalam hal efisiensi, efektivitas dan perekonomian.

Page 77 of 266 | Total Record : 2651


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: Februari 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: November 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue