cover
Contact Name
Muhammad Rayhan Bustam
Contact Email
muhammad.rayhan@email.unikom.ac.id
Phone
+6285314016609
Journal Mail Official
mahadaya@email.unikom.ac.id
Editorial Address
Lantai 11 Smart Building UNIKOM Jl. Dipati Ukur No.114, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
MAHADAYA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya
ISSN : -     EISSN : 27972143     DOI : -
Ruang lingkup penelitian /artikel yang dapat diterbikan di MAHADAYA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya antara lain : (1) Kebahasaan; keilmuan bahasa (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, wacana, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik); keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, menulis); (2) Kesusasteraan (teori sastra, sejarah sastra, kritik sastra, sastra bandingan, ekranasi, sosiologi sastra); (3) Budaya (deskripsi budaya, perbandingan budaya) (4) Pendidikan Bahasa, pembelajaran dan media pembelajaran bahasa, sastra, dan budaya.
Articles 155 Documents
Pandangan Mahasiswa Sastra Jepang Terhadap Otaku (Studi pada Mahasiswa Sastra Jepang Tingkat 1 di Tiga Universitas di Kota Bandung ) Yusuf, Elza Anindhyta Ichsani; Setiana, Soni Mulyawan
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i1.12424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana otaku dapat mempengaruhi kepribadian mahasiswa sastra jepang tingkat satu di tiga universitas yaitu universitas komputer indonesia, universitas kristen maranatha, dan universitas nasional pasim. Otaku sendiri merupakan sebuah istilah yang melekat pada seseorang yang benar-benar menekuni hobinya, dan bahkan terkesan berlebihan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner secara online menggunakan google form. Hasil dari data yang telah dikumpulkan dan dianalisis memperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1) Kebanyakan yang merupakan perempuan dan lebih dari setengah responden merupakan otaku: 2) Kebanyakan responden menyukai anime: 3) Masyarakat masih memandang otaku secara negatif: 4) Seorang otaku lebih nyaman berkumpul dengan orang yang menyukai hal yang sama: 5) Otaku dapat mempengaruhi gaya berpakaian, gaya bicara, gaya hidup, pengetahuan tentang budaya dan bahasa Jepang, juga cara mereka bersosialisasi. Kesimpulannya menjadi otaku lebih banyak berdampak positf, salah satunya menambahnya ilmu pengetahuan tentang bahasa dan budaya Jepang. Kata kunci: Otaku, Pandangan, Kepribadian, Mahasiswa, Budaya Populer Jepang
Perancangan Aplikasi Kaoru N5 Berbasis Android untuk Pembelajaran Kanji N5 Nalurita, Nalurita; Setiana, Soni Mulyawan
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i2.13444

Abstract

Media pembelajaran saat ini tidak hanya sebatas penggunaan komputer dan laptop saja namun dapat digunakan pada smartphone juga agar mudah untuk digunakan. Berdasarkan hal tersebut, penulis membuat media pembelajaran berbasis android agar mudah digunakan dimana saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancangan aplikasi Kaoru N5 sebagai salah satu alternatif media pembelajaran kanji N5. Aplikasi Kaoru N5 dirancang menggunakan website aplikasi Kodular. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Kesimpulan dari penelitian ini adalah aplikasi Kaoru N5 berhasisl dibuat dengan aplikasi yang dapat berjalan dengan baik. Kata kunci: Bahasa Jepang, Kanji, Metode ADDIE, Android, Media Pembelajaran
Buster Moon Projections: How Cartoon Characters Activate Psychoanalytic Defense Mechanisms in "Sing (2016)" Alamsyah, Fikri; Sari, Retno Purwani; Dewi, Nenden Rikma
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i2.13571

Abstract

This research aims to examine the projection of the character Buster Moon in the animated film "Sing" (2016) using a psychoanalytic theory approach, especially defense mechanisms. Buster Moon, an optimistic and persistent koala, struggles to save his theater from bankruptcy by holding a singing competition. This study explores how the character reflects and activates defense mechanisms by projection, both within himself and in interactions with other characters. Denial can be seen in his continued disregard for difficult financial realities. Projection is demonstrated through the way he handles personal fears and failures by focusing on the dreams and ambitions of others. Through this analysis, the author reveals how Buster Moon as a cartoon character functions not only as an entertainer, but also as a reflection of human defense mechanisms, providing insight into how animated films can function as a medium for understanding psychological dynamics in life. Keywords: Film, Projection, Defense Mechanism, Psychoanalysis
Transformasi Psikologis Balram Halwai Pada Film The White Tiger (2021) Hadyan, Muhammad Thariq; Bustam, Muhammad Rayhan
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i2.13690

Abstract

Film the White Tiger yang disutradarai oleh Ramin Bahrani diadaptasi dari novel karya Aravind Adiga dengan penekanan yang kuat pada unsur naratif dan visual untuk menciptakan pengalaman sinematik film yang menarik. Film ini mengikuti perjalanan dari karakter Balram Halwai, seorang pemuda yang lahir dari keluarga miskin yang berhasil menjadi pengusaha kaya melalui cara-cara yang kontroversial. Film ini secara keseluruhan menggambarkan tentang kesenjangan sosial dan ekonomi di India, yang menekankan tentang dampaknya terhadap kuputusan dan moralitas individu. Analisis psikologis pada film ini bertujuan untuk memahami tentang perubahan karakter Balram secara lebih mendalam. Faktor eksternal yang meliputi lingkungan sosial, ekonomi, dan budaya menjadi aspek yang penting dalam perkembangan moral Balram, melalui pemahaman teori-teori psikologi seperti teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg dan teori lingkungan sosial Urie Bronfenbrenner juga teori kognitif sosial Leon Festinger. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan analisis teks serta visual. Data primer diambil dari film, sedangkan data sekunder diambil dari literatur terkait perubahan psikologis karakter. Analisis secara mendalam terhadap perjalanan psikologis yang dilewati Balram Halwai mengungkap wawasan penting mengenai pesan sosial dan dinamika karakter film tersebut, yang memiliki dampak lebih luas terhadap realitas sosial dan ekonomi di India. Kata kunci: Transformasi, Psikologis, Balram Halwai, Film the White Tiger
Hyperbole in the Lyrics of Billie Eilish's "Birds Of A Feather" (2024) Nur Kamalia, Semi Ningrat; Juanda, Juanda
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i2.13738

Abstract

This research explores the use of hyperbole in Billie Eilish's song lyrics, specifically in "Birds of A Feather." lyrics Hyperbole, as a form of figurative language, is often used to amplify ideas or emotions through exaggerated expressions. The study aims to identify and analyze the hyperbolic elements within these lyrics and interpret their meanings using Claridge's (2011) theory of figurative language and Leech's (1981) theory of meaning. The lyrics were sourced from Genius and analyzed using a descriptive method focused on identifying and interpreting hyperbole. The findings reveal six significant instances of hyperbole, primarily conveying affective, connotative, and reflected meanings. The study underscores how hyperbole in Eilish's lyrics intensifies the emotional impact, creating vivid imagery and conveying deep feelings of love, loss, and despair. This research contributes to a broader understanding of rhetorical devices in music. Keywords: Hyperbole, Figurative Language, Song Lyrics
Puss’ Anxiety and Defense Mechanism in The Puss In Boots: The Last Wish Movie Nurcahya, Radhitya; Juanda, Juanda
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i2.13748

Abstract

The purpose of this study is to investigate the ways of anxiety and defense mechanisms work on the character Puss in the Puss in Boots: The Last Wish (2022) movie through the theory of anxiety and defense mechanisms by Freud. By employing a descriptive qualitative approach and the theory of literary psychology, this study aims to understand how to read and interpret a literary work from a psychological perspective. The data used are the scenes and dialogues of Puss from the film. The results show that Puss experienced three types of anxieties which are realistic, moral and neurotic anxieties, and five types of defense mechanisms namely, denial, displacement, rationalization, reaction formation, and repression. Keywords: Anxiety, Defense Mechanism, Impulse, Freudian Theory
Figurative Language in the Poem Menggapai Impian by Ni Nengah Restari Putra, Shiva Dermawan; Tawami, Tatan
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i2.13781

Abstract

This study is significant as it aims to discover the meaning behind the figurative language used in the poem “Menggapai Impian” by Ni Nengah Restari. Figurative language, which includes simile, metaphor, personification, hyperbole, alliteration, and metonymy, is used in the analysis as it is commonly found in literature. The data for this study was taken from an E-book named 'Goresan Pena (Antologi Puisi Pendidikan)' by Ni Nengah Restari, dkk 2020. The study reveals that hyperbole is the poem's most frequently used figurative language, followed by personification and metaphor, then Metonymy and Alliteration. By analyzing figurative language in the poem “Menggapai Impian” by Ni Nengah Restari, it enhances the reader’s appreciation and understanding of the poem’s depth and meaning of this poem Keywords: Figurative language, Poem, Ni Nengah Restari
Denials as Defense Mechanism of Jay Gatsby in The Great Gatsby (2013) Movie Dewi, Cinthya Nisrina; Bustam, Muhammad Rayhan
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i2.13787

Abstract

This research aims to analyse denial as defense mechanism in main character of The Great Gatsby (2013) movie, Jay Gatsby. This research discovered denials as defense mechanism in psychoanalytic in the main character, which based on Sigmund Freud's theory. The researcher used a qualitative descriptive method based on the movie’s dialogue and character’s behaviour. The Great Gatsby (2013) movie was the primary data source in this research. This research identifies 3 types of denial as defense mechanism in Jay Gatsby's character. Jay Gatsby shows that his denials were caused of his own ego, that he can’t accept reality he was born in a poor family and his unhealthy obsession towards Daisy Buchanan which their relationship has ended long time ago and now Daisy is already Tom Buchanan’s wife. Keywords: Pyschoanalysis, Defense Mechanism, Denial
Morphological Shortening in Mobile Legend Video Game Jannah, Salwa Raudhatul; Tawami, Tatan
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i2.13796

Abstract

This study aims to classify the morphological types of shortening and explain their meaning. in Mobile Legends players within online community forums. The research methodology used qualitative methods and the data collected from Facebook Groups Mobile Legend: Bang Bang Official. This research used Schendl (2001) theories about five types of morphological shortening words, they are acronym, clipping, blends, contraction, and shortening. The research reveals that shortening serves multiple purposes in the gaming environment. They are primarily used to accelerate communication, thereby enhancing the efficiency of message delivery. Additionally, shortening creates a sense of belonging among players by fostering a shared linguistic culture. This study provides valuable insights into the dynamics of language within the online gaming context and explores how these shortening influence interactions among players. By understanding the role of morphological shortening, the research sheds light on how they enhance communication efficiency and build community cohesion in gaming environments. Keywords: Morphological Shortening, Game, Mobile Legends, Online Community
Analisis Mimetik pada Puisi “I’m Afraid” Karya William Shakespeare Putri, Vina Aliyah Erika; Sari, Retno Purwani
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i2.13806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana fenomena mimetik menyampaikan makna dalam karya sastra puisi “I’m Afraid” karya William Shakespeare. Selain itu, penelitian ini difokuskan pada mimetik, yaitu peniruan fenomena alam yang merepresentasikan perasaan emosi dan suasana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, karena menganalisis konsep mimetik dan mendeskripsikan makna yang dimaksudkan oleh pengarang puisi tersebut. Konsep mimetik yang digunakan dalam penelitian ini merupakan gabungan dari konsep mimetik Plato dan Aristoteles. Seperti yang diketahui, kedua konsep tersebut memiliki pengertian yang berbeda. Hasilnya, ditemukan fenomena alam: hujan, matahari, dan angin. Selain itu, ada pun tiruan emosi: kesedihan, ketenangan, dan ketakutan. Penelitian ini berguna untuk memahami pesan yang disampaikan pengarang kepada pembaca puisi ini. Kata kunci: Karya Sastra, Puisi, Mimetik