cover
Contact Name
Awaludin Arifin
Contact Email
awaludin.arifin@unimal.ac.id
Phone
+6285275801071
Journal Mail Official
ojs.lppm@unimal.ac.id
Editorial Address
Gedung Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Kampus Bukit Indah Jln. Sumatera No.8, Kec. Muara Satu Kota Lhokseumawe, Prov. Aceh, Indonesia
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Jurnalisme
ISSN : 2502048X     EISSN : 28072537     DOI : https://doi.org/10.29103/jj.v11i1.6637
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Jurnalisme is a peer-review journal published by Progtam Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, Lhoseumawe, Aceh Indonesia, in collaboration with LPPM Universitas Malikussaleh. We welcome all contributions on the following topics media, journalism, strategic communication and all field related to communication studies. The article that uses critical theories/perspectives and encourages the spirit of empowerment would be more preferred.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2022)" : 8 Documents clear
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI SEKRETARIS DALAM MEMBANTU PIMPINAN DI PT. PLN RAYON MEDAN BARU Dina Octavia; Jufri Halim
Jurnal Jurnalisme Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v11i1.6639

Abstract

Penelitian yang berjudul Efektivitas Komunikasi Sekretaris Dalam Membantu Pimpinan Di PT. PLN Rayon Medan Baru, bertujuan untuk mengetahui  bagaimana efektivitas komunikasi yang dilakukan sekretaris dalam membantu  pimpinan. Komunikasi sangat dibutuhkan untuk menjalin kerjasama antar manusia dalam sebuah perusahaan dan sangat berpengaruh dalam proses mencapai tujuan. Metode yang digunakan merupakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan penulis adalah metode analisis data non statistic, yang tidak menggunakan rumus-rumus statistik untuk menganalisa data dimana data ini hanya dengan mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana mestinya. Hasil dari penelitian ini adalah peran sekretaris dalam membantu pimpinan adalah sebagai penghubung dalam menyampaikan segala informasi yang diberikan oleh pimpinan baik berupa arahan, maupun pemberitahuan mengenai tugas dan tanggungjawab kepada seluruh karyawan pada PT. PLN Rayon Medan Baru. Komunikasi antara pimpinan dan sekretaris dapat berjalan dengan baik dengan memperhatikan beberapa unsur, diantaranya adalah kejelasan informasi, keseimbangan informasi serta pelaksanaan dan keseragaman dalam penggunaan istilah-istilah. 
HAMBATAN KOMUNIKASI DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU PRAKERJA TERHADAP MASALAH PENGANGGURAN DI KABUPATEN ASAHAN Makmur Butar Butar; Teuku Alfiady; Arinanda Arinanda
Jurnal Jurnalisme Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v11i1.6665

Abstract

Komunikasi masih menjadi hambatan dalam proses penanganan masalah kemiskinan bagi penerima kartu pra-kerja di kabupaten Asahan Sumatera Utara. Komunikasi yang tidak efektif berimbas pada ketidak tahuan penerima kartu prakerja tentang kegunaan kartu tersebut, terutama terkait dengan kewajiban mereka dalam mengikuti berbagai pelatihan yang sudah diinstruksikan. Selain itu, banyak peserta juga memilih program pelatihan yang tidak sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki dan tidak sejalan dengan minat mereka. Secara tidak langsung kegagalan ini berdampak pada peningkatan kompetensi penerima manfaat kartu pra-kerja ini. Komunikasi yang efekti sangat penting sebagai dasar penumbuhan kesadaran sekaligus pengetahuan mereka. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti melakukan wawancara terhadap masayarakat yang menerima kartu pra kerja dan kepada pemangku kepentingan pengambil kebijakan di kabupaten Asahan yaitu Dinas Ketanaga kerjaan.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PERUSAHAAN DAERAH PASAR DALAM MEMPERTAHANKAN PASAR TRADISIONAL SUKARAMAI KOTA MEDAN Mhd Rizki Ramadhana; Fitri Dwi
Jurnal Jurnalisme Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v11i1.6640

Abstract

Penelitian ini berjudul “Strategi Komunikasi Pembangunan Perusahaan Daerah Pasar Dalam Mempertahankan Pasar Tradisional Sukaramai Kota Medan”. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pembangunan pihak Perusahaan Daerah (PD) Pasar Tradisional Sukaramai Kota Medan. Adapun pendekatan yang digunakan dalam peneltian ini adalah pendekatan kualitatif serta dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori difusi inovasi. Adapun yang menjadi hasil peneltian ini adalah: Strategi Komunikasi Pembangunan yang dilakukan pihak Perusahaan Daerah (PD) Pasar dapat lebih membangun pasar sukaramai dan mempertahankan pasar sukaramai, terbukti dengan adanya strategi komunikasi pembangunan pasar dapat lebih terjaga dalam konteks struktur bangunan pasar lebih terawat, kebersihan pasar agar tidak terlihat kumuh, keamanan pasar dan ketertiban pasar agar terlihat tertib, upaya Pd Pasar Sukaramai dalam mempertahankan dan membangun pasar dapat dijalankan dengan baik dan pasar sukaramai kedepan menjadi lebih baik lagi . 
KOMUNIKASI PEREMPUAN SINGLE PARENT DENGAN ANAK DALAM KELUARGA. Subhan AB; Hasiun Budi; Muhsin Efendi
Jurnal Jurnalisme Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v11i1.6641

Abstract

Masalah benturan ekonomi, status sosial atau semakin tingginya biaya pendidikan anak bahkan perceraian, kematian, sakit ataupun kepergian jauh sehingga salah satu anggota keluarga tidak dapat menjalankan peran dan tugasnya dengan baik. Keluarga dengan yang memiliki komposisi tidak lengkap sehingga hanya memiliki seorang ayah atau seorang ibu bersama anak–anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model komunikasi perempuan single parent  terhadap anak dalam keluarga dan untuk mengetahui faktor-faktor model komunikasi perempuan single parent terhadap anak. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis deskriptif analisis. Sumber data diperoleh langsung dari sumbernya. Dalam hal ini data berupa hasil observasi, wawancara dan dokumentasi langsung dengan para perempuan single parent di Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah. Masalah yang dihadapi yang paling menonjol adalah munculnya perubahan sifat anak setelah mereka ditinggal bapaknya, yaitu sifat pendiam, tertutup dan menjadi tidak mau bergaul dan menutup diri dari teman-teman sebayanya, bahkan ada yang sampai keluar sampai larut lamam tanpa jelas alasannya. Hal ini menjadi kendala yang cukup merepotkan para orang tuua tunggal dalam menghadapi anak-anak mereka, sehingga kadang-kadang sulit untuk memahami dan mengetahui keinginan-keinginan anaknya. Upaya yang dapat ditempuh dalam menghadapi masalah ini adalah dengan cara mengajak anak-anak mereka untuk selalu membuka diri, diajak mgobrol, cerita tentang apa saja yang terjadi dalam hari itu, dan yang lebih penting adalah orang tua harus lebih memulai membuka diri kepada anaknya, sehingga diharapkan anak juga akan terpancing untuk ikut berbicara dan membuka diri, mau bercerita dengan orang tuanya.
DATING ONLINE: POLA KOMUNIKASI PADA PENGGUNA APLIKASI TINDER Muhammad Ramadhan Nasution; Subhani Subhani; Awaludin Arifin
Jurnal Jurnalisme Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v11i1.6637

Abstract

Tinder menjadi salah satu aplikasi yang cukup diminati oleh masyarakat sebagai sarana komunikasi antar pribadi yang termediasi melalui platform digital tidak terkecuali bagi pemuda di Aceh. Penggunaan aplikasi ini memperlihatkan pada satu pola yang sama, yaitu sebagai sarana komunikasi antar individu akan tetapi orientasi penggunanya lebih terjurus pada upaya untuk saling mengenal terhadap lawan jenis. Ketika pasangan lawan jenis memiliki ketertarikan terhadap mitra komunikasinya ia akan meneruskan pada tahapan perbincangan dan merencakana untuk saling bertemu dalam dunia nyata, sebaliknya komunikasi sering sekali terputus pada kesan pertama, yaitu pada peforma yang diproduksi ke dalam aplikasi baik pada deksripsi diri, tampilan visual individu dan hal yang tampak lainnya. Keberhasilan komunikasi dalam ruang virtual juga tidak serta merta mempertmukan mereka dalam dunia nyata, menurut informan dibutuhkan kesiapan mental yang memadai untuk saling bertemu dalam ruang nyata, hal ini disebabkan perbedaan interaksi yang terjadi antara dua realita tersebut.
ETNOGRAFI KOMUNIKASI DALAM ADAT PERNIKAHAN JAWA (Studi di Kampung Kemerleng Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah) Hudaini Hudaini; Subhani Subhani
Jurnal Jurnalisme Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v11i1.6642

Abstract

Budaya Jawa memiliki banyak rangkaian tradisi adat istiadat yang dijalankan olehma syarakat sebagai warisan budaya leluhur yang terus menerus dilestarikan.Salah satunya adalah pada Pernikahannya, seperti rangkaian acara Kembar Mayang, Balangan Sirih, Nemokkan, Midak Endok, dan Sungkeman.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna simbol dari setiap rangkaian acara pernikahan adat Jawa di Gampong Kemerleng Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah. Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif diskriftif yang berguna untuk memaparkan peristiwa atau menyajikan informasi  data mengenai makna simbol komunikasi budaya dalam adat pernikahan Jawa dengan menggunakan teori Etnografi Realis.Dimana teori ini menggambarkan fakta detail dan melaporkan apa yang diamati dan didengar dari partisipan kelompok dengan mempertahankan objektivitas peneliti atau menggambarkan suatu kelompok budaya dengan mengeksplorasi kepercayaan, bahasa, dan prilaku. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa makna dari simbol-simbol komunikasi yang terdapat pada prosesi pernikahan yang ada di Gampong Kemerleng Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah adalah permohonan doa dan harapan untuk mendapatkan keselamatan dari tuhan yang Maha Esa  agar kedua mempelai mendapatkan keberkahan terhindar dari malapetaka, ganguan, segala rintangan dan senantiasa menjadi keluarga yang Sakina MawaddahWarahmah.
PROMOSI OBJEK WISATA PANTE PANGAH GAMPONG IERHOB KECAMATAN GANDAPURA DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN Ekayanti Ekayanti; M Satria Deddy
Jurnal Jurnalisme Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v11i1.6638

Abstract

Penelitian ini berjudul “Promosi Objek Wisata Pante Pangah Gampong Ie Rhob Kecamatan Gandapura dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan”. Lokasi penelitian Desa Ie Rhob Kecamatan Gandapura. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tentang Komunikasi Pemasaran Objek Wisata Pante Pangah Gampong Ie Rhob dalam promosi wisata Pante Pangah di Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen yang mengandung unsur element Marketing Mix 4P dan  Model AIDA dan hambatan-hambatan dalam pengembangan pariwisata Gampong  Ie Rhob dalam Promosi wisata Pante Pangah di Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk memperoleh data dan informasi yang lengkap dalam penelitian ini digunakan teknik pengumpulan data berupaobservasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisa data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaankomunikasi pemasaran wisata Pante Pangah yang sesuai digunakan dalam promosi objek wisata yaitu menunjukkan penggunaan model A.I.D.A serta  menggunakan Bauran Pemasaran. Hambatan –hambatan dalam pengembangan wisata Pante Pangah adalah kurangnya biaya untuk promosi, pemanfaatan mediapromosi dan kinerja yang belum sesuai dengan tupoksi.
KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA MAHASISWA PERANTAUAN DI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH (Studi Deskriptif Tentang Culture Shock Mahasiswa Perantauan Di Universitas Malikussaleh) Darmawan Panggabean; Ainol Mardhiah
Jurnal Jurnalisme Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v11i1.6643

Abstract

Shock Culture adalah fenomena lintas budaya yang dialami saat seseorang melintas atau berpergian dari satu daerah ke daerah baru, sebagai seorang mahasiswa perantauan yang sedang berpindah dan menuntut ilmu ke suatu daerah yang memilik budaya yang berbeda pastinya akan pula merasakan fenomena Shock Culture itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk dan penyebab fenomena Shock Culture yang dialami oleh para mahasiswa perantauan serta bagaimana para mahasiswa perantauan yang mengalami Shock Culture ini dapat bertahan dan beradaptasi terhadap lingkungan yang ada. Dengan metode penelitian kualitatif, penelitian ini didasari dengan pengumpulan data yang dilakukan dengan cara wawancara, obeservasi dan dokumentasi kepada para mahasiswa perantau dari luar Aceh di Universitas Malikussaleh. Ada pun bentuk dan faktor faktor yang mempengaruhi fenomena Shock Culture yang dialami para mahasiswa ini biasanya sangatlah beragam dimulai faktor internal yang datang dari diri sendiri seperti kondisi fisik, kesehatan, mental dan emosional serta faktor eksternal yang bisa datang dari luar seperti budaya, lingkungan kampus, perbedaan kebiasaan, pembelajaran kampus, bahasa dan juga makanan. Adapun hal yang biasa dilakukan oleh para mahasiswa perantauan adalah terus beradaptasi, menerima setiap perbedaan yang ada serta membangun pola komunikasi yang sesuai agar tidak terjadi kesalah pahaman serta hal hal yang memicu hambatan komunikasi yang sedang berlangsung dan menyebabkan Shock Culture. Peneliti juga menyarankan kepada para mahasiswa perantauan agar bisa lebih membiasakan dan menempatkan diri agar tidak terjadinya kesalahpahaman yang bisa mempermalukan daerah asal, jika tidak bisa terlalu mengikuti setidaknya tidak melanggar pula.

Page 1 of 1 | Total Record : 8