cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Khazanah : Journal of Islamic Studies
ISSN : 28298225     EISSN : 28280458     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
Fokus penerbitan artikel riset pada jurnal Khazanah : Journal of Islamic Studies : 1. Ilmu-Ilmu Keislaman 2. Pendidikan Islam 3. Pemikiran Islam 4. Hukum Islam 5. Islam politik 6. Ekonomi Islam 7. Ilmu dakwah 8. Komunikasi Islam
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 161 Documents
Mengembangkan Moralitas Generasi Z: Strategi PAI untuk Menghadapi Tantangan Remaja Nisa, Fahira Choirun; Nisrina, Farah
Khazanah : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 Mei (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v4i2.2503

Abstract

Generasi Z menghadapi tantangan moral yang kompleks akibat pengaruh globalisasi, digitalisasi, dan perubahan sosial budaya. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi efektif dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) guna menumbuhkan moralitas generasi Z di tengah arus tantangan kontemporer. Dengan pendekatan kualitatif dan studi pustaka, penelitian ini mengungkap bahwa strategi kontekstualisasi nilai, integrasi teknologi, penguatan keteladanan guru, serta pembelajaran berbasis pengalaman spiritual merupakan pendekatan yang relevan. Kesimpulannya, PAI perlu didesain ulang agar mampu menjadi instrumen pembentuk karakter yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kedudukan Penuntut Ilmu Sebagai Penggerak Bangsa Menurut Islam Akbar, M. Faidil; Nadhifah, Jihan Hulwa
Khazanah : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 Mei (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v4i2.2576

Abstract

Islam menekankan pentingnya mencari pengetahuan, menganggapnya sebagai upaya mulia yang berkontribusi secara signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa mencari ilmu adalah wajib bagi setiap Muslim, dan gagasan ini diperkuat oleh Imam Al-Ghazali, yang menyoroti bahwa seorang pencari ilmu diharapkan untuk memanfaatkan pengetahuan mereka untuk kepentingan orang lain, yang bertujuan untuk kesuksesan duniawi dan peningkatan spiritual. Referensi historis dari para sahabat Nabi menggambarkan bahwa pengetahuan tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk pencapaian pribadi, tetapi juga sebagai kekuatan pemandu untuk kehidupan yang lebih bermakna. Al-Qur'an dan Hadis menggarisbawahi peningkatan status para pencari ilmu, dengan ayat-ayat yang menunjukkan bahwa Allah mengangkat derajat orang-orang yang berilmu lebih tinggi dari mereka yang tidak berilmu. Sebagai contoh, Surat Al-Mujadalah (58:11) menekankan kehormatan yang diberikan kepada orang-orang yang beriman dan berilmu. Tindakan mencari ilmu digambarkan sebagai upaya yang serius, yang membutuhkan komitmen dan tekad yang kuat. Komitmen ini digaungkan dalam ajaran tokoh-tokoh sejarah seperti Khalifah Harun Ar-Rasyid selama Dinasti Abbasiyah, yang menjadi mercusuar kemakmuran intelektual. Para cendekiawan pada masa itu, seperti Al-Khawarizmi dan Ibnu Sina, mencontohkan bagaimana pengetahuan menjangkau ranah agama dan sekuler, yang mencerminkan sifatnya yang komprehensif. Implikasi dari pengejaran ini meluas ke masa kini, di mana para pencari pengetahuan saat ini tidak boleh mengabaikan tanggung jawab sosial mereka.
Analisis Fiqih Muamalah Terhadap Sewa Lahan Pertanian Tanpa Akad Tertulis : (Studi Empiris pada Komunitas Petani di Kecamatan Rawang Panca Arga) Indriani, Uci Nur Khomsyah; Taufik, Taufik; Nurwandri, Andri
Khazanah : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 Agustus (2025) | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v4i3.2711

Abstract

Penelitian ini membahas praktik sewa menyewa lahan pertanian yang dilakukan tanpa akad tertulis oleh petani di Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan. Praktik ini telah menjadi tradisi yang mengakar, didasarkan pada hubungan sosial dan kepercayaan antarpetani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik tersebut dari perspektif fiqih muamalah, mengidentifikasi penyebab tidak digunakannya akad tertulis, serta menilai dampaknya terhadap perlindungan hak para pihak yang terlibat. Dalam hukum Islam, akad ijarah secara lisan tetap sah jika memenuhi syarat seperti kejelasan manfaat, jangka waktu, dan nilai sewa, namun Islam juga sangat menganjurkan pencatatan tertulis sebagaimana tercantum dalam Al-Baqarah ayat 282 untuk mencegah konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaktahuan petani terhadap hukum Islam dan hukum positif, anggapan bahwa pencatatan itu sulit dan mahal, serta dominasi budaya lisan menjadi faktor utama tidak digunakannya akad tertulis. Akibatnya, sering terjadi sengketa seperti pengusiran sepihak, ketidakjelasan masa sewa, dan konflik dengan ahli waris. Menurut fiqih muamalah, ketiadaan dokumen dapat mengancam prinsip perlindungan harta (hifz al-mal) dalam maqashid syariah. Oleh karena itu, edukasi hukum dan peran aktif tokoh agama serta aparat desa sangat diperlukan untuk mendorong praktik akad yang tertib dan sesuai dengan syariat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran hukum dalam praktik muamalah petani.
Dakwah Melalui Podcast: (Analisis Pada Ust. Habib Ja’far Dalam Acara Login) Hasibuan, Putri; Aulia, Anggi; Adha, Nurul; Agus, Risky; Lubis, Nikmah
Khazanah : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 Agustus (2025) | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v4i3.2731

Abstract

Dalam era digital, dakwah mengalami transformasi signifikan dengan memanfaatkan media modern seperti podcast sebagai sarana penyampaian pesan-pesan keagamaan. Penelitian ini mengkaji efektivitas dakwah melalui media podcast, khususnya pada program Podcast Login yang dipandu oleh Habib Husein Ja'far dan Onadio Leonardo. Tujuan utama dari podcast ini adalah menyampaikan nilai-nilai Islam secara santai, inklusif, dan moderat, serta membangun toleransi antarumat beragama melalui percakapan terbuka dengan tokoh dari berbagai latar belakang. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif- analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Podcast Login mampu menjangkau generasi muda, khususnya Gen Z, melalui bahasa yang ringan dan konten yang relevan dengan isu-isu sosial kekinian. Salah satu episode yang diulas menampilkan Salma Salsabil, yang membahas musik dalam Islam dan keputusannya untuk berhijab, menunjukkan bagaimana dakwah dapat dikemas dalam narasi inspiratif dan edukatif. Program ini membuktikan bahwa dakwah melalui media digital tidak hanya memperluas jangkauan pesan keagamaan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai toleransi dan kerukunan di masyarakat multikultural. Dengan demikian, podcast menjadi media alternatif yang strategis dalam menyampaikan dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Analisis Fiqih Muamalah Terhadap Sewa Lahan Pertanian Tanpa Akad Tertulis : (Studi Empiris pada Komunitas Petani di Kecamatan Rawang Panca Arga) Indriani, Uci Nur Khomsyah; Taufik, Taufik; Nurwandri, Andri
Khazanah : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 3 (2025): Volume 4 Nomor 3 Agustus (2025) | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v4i3.2711

Abstract

Penelitian ini membahas praktik sewa menyewa lahan pertanian yang dilakukan tanpa akad tertulis oleh petani di Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan. Praktik ini telah menjadi tradisi yang mengakar, didasarkan pada hubungan sosial dan kepercayaan antarpetani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik tersebut dari perspektif fiqih muamalah, mengidentifikasi penyebab tidak digunakannya akad tertulis, serta menilai dampaknya terhadap perlindungan hak para pihak yang terlibat. Dalam hukum Islam, akad ijarah secara lisan tetap sah jika memenuhi syarat seperti kejelasan manfaat, jangka waktu, dan nilai sewa, namun Islam juga sangat menganjurkan pencatatan tertulis sebagaimana tercantum dalam Al-Baqarah ayat 282 untuk mencegah konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaktahuan petani terhadap hukum Islam dan hukum positif, anggapan bahwa pencatatan itu sulit dan mahal, serta dominasi budaya lisan menjadi faktor utama tidak digunakannya akad tertulis. Akibatnya, sering terjadi sengketa seperti pengusiran sepihak, ketidakjelasan masa sewa, dan konflik dengan ahli waris. Menurut fiqih muamalah, ketiadaan dokumen dapat mengancam prinsip perlindungan harta (hifz al-mal) dalam maqashid syariah. Oleh karena itu, edukasi hukum dan peran aktif tokoh agama serta aparat desa sangat diperlukan untuk mendorong praktik akad yang tertib dan sesuai dengan syariat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran hukum dalam praktik muamalah petani.
Dakwah Melalui Podcast: (Analisis Pada Ust. Habib Ja’far Dalam Acara Login) Hasibuan, Putri; Aulia, Anggi; Adha, Nurul; Agus, Risky; Lubis, Nikmah
Khazanah : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 3 (2025): Volume 4 Nomor 3 Agustus (2025) | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v4i3.2731

Abstract

Dalam era digital, dakwah mengalami transformasi signifikan dengan memanfaatkan media modern seperti podcast sebagai sarana penyampaian pesan-pesan keagamaan. Penelitian ini mengkaji efektivitas dakwah melalui media podcast, khususnya pada program Podcast Login yang dipandu oleh Habib Husein Ja'far dan Onadio Leonardo. Tujuan utama dari podcast ini adalah menyampaikan nilai-nilai Islam secara santai, inklusif, dan moderat, serta membangun toleransi antarumat beragama melalui percakapan terbuka dengan tokoh dari berbagai latar belakang. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif- analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Podcast Login mampu menjangkau generasi muda, khususnya Gen Z, melalui bahasa yang ringan dan konten yang relevan dengan isu-isu sosial kekinian. Salah satu episode yang diulas menampilkan Salma Salsabil, yang membahas musik dalam Islam dan keputusannya untuk berhijab, menunjukkan bagaimana dakwah dapat dikemas dalam narasi inspiratif dan edukatif. Program ini membuktikan bahwa dakwah melalui media digital tidak hanya memperluas jangkauan pesan keagamaan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai toleransi dan kerukunan di masyarakat multikultural. Dengan demikian, podcast menjadi media alternatif yang strategis dalam menyampaikan dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Analisis Tantangan dan Peluang dalam Transformasi Metode Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi pada Abad 21 Saripuddin B, Muhammad
Khazanah : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 3 (2025): Volume 4 Nomor 3 Agustus (2025) | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v4i3.2779

Abstract

This study aims to analyze the challenges and opportunities in the transformation of Islamic Religious Education (PAI) teaching methods through the integration of digital technology in the 21st century. Using a qualitative descriptive approach, the research was conducted through in-depth interviews, observations, and documentation involving PAI teachers, school principals, and students in several secondary education institutions. The findings reveal that while digital-based PAI instruction offers promising opportunities, such as increased student engagement, access to diverse learning resources, and the potential for collaborative and creative learning, it also encounters significant challenges. These include limited digital literacy among teachers, unequal infrastructure access, resistance to pedagogical change, and difficulties in integrating spiritual values through digital platforms. However, the study also highlights a growing enthusiasm among students and young teachers for digital tools, as well as emerging practices such as Islamic content creation and online professional learning communities. The study concludes that successful transformation requires strengthening teacher capacity, equitable infrastructure development, curriculum reform, and strategic institutional support to ensure that technology-enhanced Islamic education remains pedagogically sound, value-oriented, and responsive to the demands of the digital era.
Etika Pengembangan Diri Hidayat, Rahmad; Hasibuan, Kiki Rahmayani; Pohan, Saipul Amri; Pratama, Yogiyan
Khazanah : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 3 (2025): Volume 4 Nomor 3 Agustus (2025) | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v4i3.2800

Abstract

Pentingnya etika dalam proses pengembangan diri, terutama dalam konteks pendidikan dan dakwah Islam. Pengembangan diri bukan hanya peningkatan aspek intelektual dan keterampilan, tetapi juga mencakup pertumbuhan moral dan spiritual. Di tengah tantangan modern seperti krisis keteladanan dan dominasi nilai-nilai materialistik, etika menjadi landasan penting agar proses pengembangan tidak menyimpang dari nilai-nilai luhur. Penelitian ini menyoroti empat prinsip utama etika pengembangan diri: keikhlasan niat, amanah dan tanggung jawab, tawadhu’ (rendah hati), serta keteladanan atau uswah hasanah. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini, individu—terutama para da’i dan pendidik—diharapkan dapat menjadi pribadi yang utuh, seimbang, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Pendekatan ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya penyucian jiwa sebagai kunci keberhasilan hidup.
Penerapan Menuntut Ilmu Pengetahuan Perspektif Syaikh Az-Zarnuji Dalam Kitab Ta’lim Al-Muta’allim Khalifah, Nur; Saleh, Muhammad; Fuadi, Ahmad
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 2 Mei (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i1.1155

Abstract

Shaykh Az-Zarnuji is a Muslim scholar or scholar who has thoughts in studying knowledge. The book in particular which is quite well known and is a reference among Muslims is the book of Ta'lim Muta'allim. Shaykh Az-Zarnuji's thoughts in the book of muta'allim ta'lim contain adab-adab in education. The objectives of this research were: To find out the purpose and application of studying knowledge from the perspective of Sheikh Az Zarnuji in the book of Ta'lim Muta'allim. This type of research is library research. The research object is explored through a variety of library information (books, encyclopedias, scientific journals, newspapers, magazines, and documents). This study uses a philosophical approach, data collection techniques, namely documentation with data analysis techniques, namely data reduction, data display, and drawing conclusions. The results of this study show that there are 3 goals for studying, namely individual goals; Social goals and professional goals. The goals are individual, namely eliminating ignorance from oneself, educating the mind, being grateful for the blessings of the mind and body health. The goals are social, namely eliminating stupidity from members of the community (educating the community), reviving Islamic religious values. Meanwhile, the professional goal is to master knowledge which has implications for the achievement of the position that has been achieved is for the benefit of the people as a whole. These three goals must be based on the main goal of getting the blessing of Allah SWT. Then in applying the demand for knowledge there are several things that must be considered, namely the intention when studying; choose knowledge, teachers, and friends; respect science and scientists; have seriousness, perseverance and lofty ideals; choose the correct method of seeking knowledge; trust; and has the nature of wara'.
Implementasi Media Audio Visual Dalam Mengembangkan Kreativitas Belajar Bidang Studi Al Quran Hadits Siswa Di Era Society 5.0 : (Studi Kasus Di MTs Negeri 1 Langkat) Prastio, Agung; Ridha, Zaifatur; Ramayani, Nurmisda
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 2 Mei (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i1.1174

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan penulis dilokasi penelitian maka diperoleh informasi yaitu sebagai berikut : Bahwasanya penerapan dan pengembangan media Audio Visual belum di implementasikan secara maksimal hal ini disebabkan aktivitas belajar mengajar lebih dominan dilakukan dengan cara konvensional yaitu kegiatan belajar dan mengajar dilaksanakan dengan teknik ceramah dan dialog yang dibimbing oleh guru bidang studi. Bahwasanya pembelajaran yang mengarah pada revolusi pendidikan 5.0 sudah dilaksanakan dalam kegiatan belajar dan mengajar di MTs Negeri 1 Langkat. Namun, ruang lingkup pembelajaran 5.0 Era Society masih dalam lingkungan pondok pesantren sehingga implementasinya hanya sebatas peningkatkan kepribadian society antara siswa. Metode penelitian yang digunakan didalam penelitian ini merupakan penelitian kualiatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi yaitu pengamatan dan wawancara serta dokumentasi untuk melakukan triangulasi data yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian. Setelah melakukan rangkaian kegiatan penelitian secara bertahap maka peneliti dapat menyimpulkan bahwasanya Implementasi Media Audio Visual dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa pada bidang studi Al-Qur’an Hadits di MTs Negeri 1 Langkat Tanjung Pura telah terlaksana dengan baik yaitu guru memberikan pengajaran menggunakan Media Audio Visual dengan memanfaatkan media belajar yang inovatif yaitu guru membentuk kelompok belajar siswa dengan membentuk lingkaran kemudian melakukan tes membaca, mendengarkan, guru membaca murid menirukan, guru membaca bersama-sama murid, dan juga tehnik baca simak dan juga di dukung peran guru yang lain sehingga kemampuan memahami siswa yang sebelumnya kurang menjadi meningkat lebih baik dari sebelumnya.