cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Khazanah : Journal of Islamic Studies
ISSN : 28298225     EISSN : 28280458     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
Fokus penerbitan artikel riset pada jurnal Khazanah : Journal of Islamic Studies : 1. Ilmu-Ilmu Keislaman 2. Pendidikan Islam 3. Pemikiran Islam 4. Hukum Islam 5. Islam politik 6. Ekonomi Islam 7. Ilmu dakwah 8. Komunikasi Islam
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 161 Documents
Strategi Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam Melalui Program Guru Penggerak Di MTs Negeri 1 Langkat Amelia, Yasmi; Usmaidar, Usmaidar; Ridha, Zaifatur
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 2 Mei (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i1.1177

Abstract

Based on the results of observations made by the author at MTs Negeri 1 Langkat, the following information was obtained: The mobilization teacher program has been implemented in madrasahs, however, the mobilization teacher program is still new, so it is stagnant at the training, mentoring and habituation program stages to provide access to teachers in practice their abilities as a learning mover. The driving teacher program makes teachers have the basic skills and abilities to manage Emotional Quality (EQ) so that teachers will play an active role in improving students' talents and competencies. The application of driving teachers at MTs Negeri 1 Langkat is still focused on Islamic Religious Education teachers, namely teachers in the fields of Islamic Religious Education, Islamic Cultural History, Arabic Language, Fiqh and Akhlak. So that the strategy to increase the professionalism of driving teachers only focuses on Islamic Religious Education but does not lead to other general learning. Based on the background of these problems, the researchers carried out research with a qualitative research model, namely using observation, interview and documentation techniques. As for the results of the implementation of this research, it can be concluded that the strategy to increase the professionalism of Islamic religious education teachers can be carried out through a teacher mobilization program so that it can influence the quality of education and the quality of teaching staff at MTs Negeri 1 Langkat.
Konsep Tazkiyat Al-Nafs Al-Ghazali Sebagai Metode Dalam Pendidikan Akhlak Wandira, Ayu; Saleh, Muhammad; Fuadi, Ahmad
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 2 Mei (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i1.1178

Abstract

In this study the author presents the concept of tazkiyat al-nafs according to Al-Ghazali in his book Ihya Ulumuddin to be used as a benchmark as a method in moral education. This research is a library research. Data analysis was carried out by means of inductive-deductive, comparative, descriptive and interpretive. The results of the study explain that to purify oneself or the soul, according to Imam Al-Ghazali, it is necessary to carry out the process of takhalli (self-emptying of reprehensible qualities), tahalli (filling oneself with praiseworthy qualities) and tajalli (a feeling of full devotion to God/self-serving). to Allah). Al-Ghazali put forward ten concepts of tazkiyatun nafs in the context of education, namely: prioritizing the purity of the soul over despicable morals, reducing relations with the busy world, willing to stay away from family and homeland to study knowledge, not arrogant because of knowledge and not opposing teachers, keeping oneself from listening to different human opinions, not abandoning commendable sciences, acquiring knowledge gradually, knowing the reasons for knowing the glory of knowledge, and knowing the relationship between science and its goals. The relevance of Imam Al-Ghazali's thoughts about the tazkiyat al-nafs method with moral education in schools is still relevant theoretically, this is because there are still many educational materials that still use his concept, namely tazkiyat al-nafs is an effort to cleanse the soul by do commendable deeds so that he is close to Allah.
Implementasi Manajemen Pengelolaan Zakat Produktif Pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Langkat Periode Tahun 2022-2023 Adelia, Syahfira; Sani, Abdullah; Hasanah, Nurul
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 2 Mei (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i1.1195

Abstract

The implementation of productive zakat management at the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) of Langkat Regency is by providing multilevel business assistance with several levels or stages. Baznas conducts surveys and observations of prospective muzakis to obtain information on the eligibility to receive productive zakat. In addition, the implementation of productive zakat is carried out by providing entrepreneurship training to mustahik so that they have skills in managing a business. Productive zakat is also given in the form of scholarships to poor students and students so they can complete their education. Productive zakat also has positive and negative sides. On the positive side, the distribution of zakat with this model will provide benefits that are not only temporary. Because productive zakat focuses on the area of ??empowerment and development of mustahiq which is continuous and neatly and systematically controlled. While on the negative side, the impact cannot be felt directly and immediately. Because the productive zakat model tends to take longer to touch the spirit to develop and grow creative and empowered power for mustahiq. Productive zakat is believed to be an alternative source of funds for the economic empowerment of the poor. The problem really depends on the ability of Amil zakat institutions to collect, manage and utilize zakat funds. Amil zakat institutions are required to strengthen institutions, improve the quality of human resources at amil and complete the necessary regulations.
Persepsi Mahasiswi Prodi Aqidah Dan Filsafat Islam UIN Sumatera Utara Tentang Beauty Vlogger Dalam Tinjauan Etika Alfitri, Fadhilla; Ritonga, Adenan; Faishal, Muhammad
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 2 Mei (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i1.1223

Abstract

Adapun masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi mahasiswi prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sumatera Utara tentang beauty vlogger dalam tinjauan etika dan apa pengaruh mahasiswi prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sumatera Utara terhadap konten beauty vlogger dalam sudut pandang berhias dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswi prodi aqidah dan filsafat islam UIN Sumatera Utara terkait dengan beauty vlogger dalam tinjauan filsafat etika, serta pengaruh beauty vlogger menurut mahasiswi AFI UIN Sumatera Utara dalam sudut pandang berhias dalam islam. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan persepsi mahasiswi dan filsafat etika. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini merujuk pada hasil wawancara dan observasi lapangan, serta berdasarkan rujukan dari beberapa buku-buku filsafat mengenai filsafat etika dan aliran-alirannya. Hasil penelitian ini, persepsi mahasiswi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sumatera Utara terkait beauty vlogger dalam tinjauan etika, terbagi menjadi tiga, yakni ada yang menyebutkannya sebagai aliran filsafat etika hedonisme (kelezatan /kenikmatan), utilitarisme (manfaat) dan naturalisme (fitrah/alami). Namun secara garis besar lebih memberikan klaim sebagai aliran filsafat etika hedonisme. Dalam pengaruhnya sangat mempengaruhi tata cara berhias seseorang. Namun untuk konten beauty vlogger yang menjadi sample konten menurut mereka belum dapat dikatakan sesuai dengan syariat islam karena melampaui batasan-batasan berhias dalam islam.
Pengaruh Islamic Human Capital Terhadap Kinerja Amil Di BAZNAS Provinsi Sumatera Utara Nasution, Makromatul Afifah; Nasution, Salman
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 2 Mei (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i1.1310

Abstract

Penelitian tentang pengaruh Islamic Human Capital terhadap kinerja Amil di BAZNAS Provinsi Sumatera Utara ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari variabel Islamic Human Capital terhadap variabel kinerja Amil di BAZNAS Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer. Populasi yang digunakan ialah seluruh Amil di BAZNAS Provinsi Sumatera Utara. Sampel dan penarikan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan menggunakan metode total sampling yakni dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Teknik pengolahan data menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji ada atau tidaknya pengaruh satu variabel bebas (Independen) yaitu Islamic Human Capital, terhadap variabel terikat (dependen) yaitu kinerja Amil di BAZNAS Provinsi Sumatera Utara. Pengujian hipotesis menggunakan uji statistik t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Variabel Islamic Human Capital (X) berpengaruh positif dam signifikan terhadap Variabel Kinerja Amil di BAZNAS Provinsi Sumatera Utara (Y).
Hak Dan Kedudukan Sebagai Ahli Waris Pengganti dalam Hukum Waris Islam Samura, Laras Hilda; Franata, Fandy; Gultom, Joshua Hery Cristian; Tarigan, Putri Juliani br
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 3 Agustus (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i4.1627

Abstract

Inheritance law is part of the law that has developed and is currently in effect, and reflects the relevant family system. This research is Normative Law research, which is carried out by examining and analyzing legal regulations with legal issues in their consistency with existing principles. Regarding the division of Islamic inheritance, based on the Al-Qur'an, it is a guideline for ijtihad for ulama, as in Indonesia, ijtihad is compiled into regulations compiled in a compilation of Islamic law, strengthened by Presidential Instruction Number 1 of 1991.
Metode Pembelajaran Bahasa Arab di MI: (Studi Kasus Metode Eklektik di MI Swasta Terpadu Al-Hidayah Medan Tembung) Alga, Riska Kalidya; Panggabean, Khairan Nur; Sinaga, Ifah Auliah; Sundari, Dewi; Hsb, Azka Amalia Ashari; Harahap, Widya Amelita Dewi Asri; Nadeak, Siti Rahayu; Azhara, Selvyra; Sapri, Sapri
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 4 November (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i4.1652

Abstract

The purpose of this study is to ascertain how Arabic language instruction is implemented at the madrasah level using a range of media. This information will subsequently affect the four competences that students need to master: reading (Qira'ah), writing (scroll), speaking (kalam), and listening (Istima'). This study employed a qualitative approach as its technique, gathering data through observation and interviews. The study's findings indicate that: 1. Arabic language learning resources are available at Medan Private Al Hidayah Integrated Madrasah Ibtida'iyah, including teaching aids, LCDs, blackboards, and Arabic language package books. Additionally, Arabic teachers have created support materials like vocabulary cards, picture cards, short stories, Arabic boards, grammar boxes, learning videos, and Arabic language packages with songs. 2). How to use Arabic language learning media at Medan Integrated Private MI A l Hidayah varies, such as adjustments to the learning objectives, the material taught, the learning methods used, and even the use of learning media, which are also varied according to the student's condition, so that it has an impact on providing understanding to students regarding the material that has been taught, the emergence of student motivation, eroding students' boredom, improving memory, and increasing students' creativity in the learning process.
Pendidikan Karakter Dalam Proses Pembelajaran Matematika Alga, Riska Kalidya; Azhara, Selvyra; Hsb, Azka Amalia Ashari; Hakim, Emi Herliza; Sarlina, Shavika; Hasibuan, Intan Syhara; Siregar, Lailatun Nur Kamalia
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 4 November (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i4.1653

Abstract

In this instance, learning occurs outside of the traditional classroom setting through remote online learning, which offers instructors additional duties and responsibilities in addition to challenges in developing students' character. The study's goal is to explain character education as it relates to math instruction in schools. Qualitative research methodology is used. In this study, documentation, literature reviews, observation, and interviews were employed as data collection methods. This study's data analysis consists of data reduction, data visualization, conclusion, and verification. The research's conclusions center on the following ideals, which are fostered when students study mathematics in Class V at SDIT Private Al Irsyad Medan: 1) Spiritual, 2) Orderly, 3) Accountable, 4) Precise, 5) Ingenious, 6) Truthful, 7) Honorable, 8) Curiosity, and 9) Confidence. Character education in Mathematics learning in Class V SDIT Swasta Al Irsyad Medan is applied by integrating character values in curriculum content that has been formulated into learning, especially in RPP.
Kedudukan Doi’ Menre’ Dalam Perkawinan Adat Bugis Perspektif Fikih Syafi’i : (Studi Kasus di Desa Mombi Kecamatan Tutallu Kabupaten Polewali Mandar) Sakinah, Sakinah; Aspandi, Aspandi
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 4 November (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i4.1751

Abstract

Perkawinan sebagai salah satu sendi kehidupan masyarakat tidak lepas dari tradisi yang telah dimodifikasi agar sesuai dengan ajaran agama yang mereka anut, baik sebelum atau sesudah upacara perkawinan dilaksanakan. Perkawinan merupakan sumbu kehidupan masyarakat. Perkawinan pada suatu masyarakat biasanya diikuti oleh berbagai rangkaian acara adat dan upacara adat. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti bahwa perkawinan masyarakat Mandar di Desa Mombi, Kecamatan Tutallu, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, tradisi Doi? Menre? merupakan suatu tradisi yang mengharuskan calon mempelai laki-laki untuk memberikan mahar kepada calon mempelai wanita, Doi? Menre? tersebut merupakan ketentuan tradisi dari suku Mandar- Makassar yang harus ditentukan bahwa calon suami harus memberikan suatu pemberian kepada seorang mempelai wanita yang jumlahnya sesuai dengan kesepakatan antara pihak laki-laki dan pihak perempuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Doi? Menre? merupakan uang hantaran yang diberikan oleh pihak laki- laki kepada pihak perempuan yang besar nominal pemberiannya sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Doi? Menre' dan mahar (sompa) adalah dua hal yang berbeda dalam segi penerapan hukumnya tetapi dalam perkawinan adat bugis sudah mempunyai kedudukan yang sama yaitu sama-sama menjadi syarat sebelum melangsungkan perkawinan. Ada beberapa hal yang berkaitan dengan Doi? Menre? yaitu pertama tujuan Doi? Menre?, adapun tujuan Doi? Menre? adalah sebagai hadiah untuk pihak perempuan dan nantinya akan digunakan untuk keperluannya. Kedua faktor-faktor yang dapat mempengaruhi besarnya nominal pemberian Doi? Menre? dalam adat Bugis. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi adalah sebagai berikut : (a) Status sosial masyarakat adat Bugis menjadi hal yang paling utama dan mendasar penyebab tingginya jumlah Doi? Menre? yang harus diberikan oleh pihak laki-laki kepada pihak perempuan. Ketika orang tua dan keluarga besarnya dari pihak perempuan dianggap orang yang terpandang, maka pasti berbeda halnya dengan seseorang yang status pendidikan, ekonomi, jabatan dan masih dari garis keturunan yang terpandang pula. Maka Doi? Menre? yang harus diberikan oleh pihak laki-laki harus tinggi pula. (b) Pendidikan, Tingkat pendidikan dari pihak perempuan juga mempengaruhi tingginya jumlah Doi? Menre? yang harus diberikan. Tetapi lain halnya dengan status sosial, tingkat pendidikan yang tinggi belum tentu ia berasal dari keluarga yang terpandang dan ekonominya tinggi pula, hanya saja dalam tingkat pendidikan merupakan suatu nilai tambah tersendiri bagi pihak laki-laki. (c) Kondisi fisik calon istri, Kondisi fisik calon istri juga dapat mempengaruhi tingginya jumlah Doi? Menre? yang harus diberikan oleh pihak laki-laki kepada pihak perempuan. Karena calon laki-laki beranggapan apabila wanita yang cantik mestinya akan mempengaruhi keturunannya kelak. (2) Dalam Hukum Islam, tidak disyari?atkan mengenai pemberian Doi? Menre?. Hanya saja pemberian Doi? Menre? menurut hukum Islam hukumnya adalah mubah (boleh) karena kedudukannya sebagai hibah (hadiah) untuk pihak perempuan.
Harfu Al-Wawi Dalam Surah Yunus: (Analisis Sintaksis) Suci Nuraisyah, Kacar br Ginting,
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 4 November (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i4.1763

Abstract

Penelitian ini membahas tentang ?arfu w?w dalam surah Yunus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis, kedudukan dan makna ?arfu w?w dalam surah Yunus dengan menggunakan pendekatan sintaksis. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research). Data dalam penelitian ini berupa kalimat yang di dalamnya terdapat ?arfu w?w pada surah Yunus. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari Al-Qur’an tepatnya dalam surah Yunus. Data dikumpulkan melalui metode simak dan teknik catat, lalu data dianalisis menggunakan model analisis interaktif melelui proses reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 162 ?arfu w?w. Jenis w?w `?milah ditemukan 110 w?w yakni 109 w?w `a?af dan 1 w?w qasam. Sedangkan dari jenis w?w `??ilah ditemukan 52 w?w yakni 40 w?w isti‘n?fiyyah dan 12 w?w ??liyyah. W?w berkedudukan sebagai `a?af memiliki makna menggabungkan antara ma`??f dengan ma`??f `alaih dalam hal hukum maupun i`r?b. W?w berkedudukan sebagai isti‘n?f memiliki makna mengawali kalimat sempurna. W?w berkedudukan sebagai ??l memiliki makna rabit (penghubung) yang menerangkan keadaan s?hibul ??l dengan ??l. W?w berkedudukan sebagai qasam memiliki makna adatul qasam yakni perangkat atau alat untuk bersumpah yang berarti ‘demi’. Temuan dalam penelitian ini dimaksudkan dapat memberikan pemahaman dan berkontribusi sebagai referensi ilmiah dalam pembelajaran ilmu Nahwu, khususnya berkenaan dengan ?arfu w?w yang nantinya dapat meningkatkan pemahaman dan wawasan peminat bahasa dan sastra Arab.