cover
Contact Name
yasef firmansyah
Contact Email
yasef@dsn.moestopo.ac.id
Phone
+6285659872072
Journal Mail Official
mjir@jrl.moestopo.ac.id
Editorial Address
Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Sekretariat FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jl. Hanglekir I/8, Jakarta Pusat 10270
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
ISSN : 24606723     EISSN : 27759598     DOI : -
Core Subject : Social,
MJIR Moestopo Journal of International Relations publish both opinion articles and research articles on International Relations Studies. Methods and theme might be various as long as encompass following topics, there are: - Foreign Policy - Conflict Resolution - Security Studies - International Political Economy - Regionalism - Regimes - Gender and International Relations - International Organization & Non-International Organization - Diplomacy - Media - Environmental and Climate Change Issue
Articles 71 Documents
KINERJA EKSPOR UDANG INDONESIA KE AMERIKA SERIKAT PASCA PEMBERLAKUAN GENERALIZED SYSTEM OF PREFERENCES (GSP) TAHUN 2014 - 2019 Kesi Yovana; Varissa Adina
Moestopo Journal of International Relations Vol 1, No 1 (2021): Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.001 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Dampak Kebijakan Amerika Serikat terkait Generalized System of Preferences Terhadap Ekspor Udang Indonesia ke Amerika Serikat Periode 2014 – 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan berupa buku, jurnal dan situs website serta wawancara kepada sumber-sumber terkait. Di dalam penelitian ini, teori atau konsep yang digunakan adalah Kebijakan Perdagangan Luar Negeri. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian fasilitas GSP Amerika Serikat terhadap Indonesia dapat dikatakan menguntungkan khususnya bagi komoditas udang Indonesia yang memiliki keunggulan di pasar Amerika Serikat. Penghentian fasilitas GSP menyebabkan cost ekspor udang Indonesia meningkat, namun tidak berdampak secara langsung terhadap volume ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat
KERJASAMA INDONESIA-THAILAND DALAM PEMBERANTASAN NARKOBA MENUJU DRUG-FREE ASEAN 2015 Sarah Tabitha Ramelan; Nurmasari Situmeang; Wiwiek Rukmi Dwi A
Moestopo Journal of International Relations Vol 2, No 2 (2022): Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan narkoba yang menjadi persoalan dari tahun ke tahun kian menjadi kompleks dan menjadikan persoalan narkoba menjadi permasalahan transnasional yang untuk memberantasnya dibutuhkan Kerjasama dari berbagai lapisan internasional maupun nasional. ASEAN sebagai organisasi Asia Tenggara mewujudkan salah satu cita-cita organisasi yaitu Kawasan Asia Tenggara yang bebas dari narkoba melalui deklarasi Drug Free ASEAN 2015 berkomitmen mempererat kerja sama dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba dengan workplan yang telah dirancang bersama. Dalam implementasinya Indonesia bersama Thailand mengadakan Kerjasama dengan harapan pemberantasan narkoba di kedua belah negara, karena seperti yang kita ketahui bahwa persoalan narkoba tidak dapat dilaksanakan sendiri. Dalam kerjasamanya Indonesia dan Thailand melakukan beberapa kegiatan yang nilai cukup efektif dilakukan untuk membantu adanya penanggulangan permasalahan yang krusial ini.Penulisan penelitian ini merupakan penulisan kualitatif dengan menggunakan teori Regionalisme dan Kerjasama Internasional dalam analisisnya yang menghasilkan kesimpulan bahwa Kerjasama Indonesia dan Thailand terlepas dari kondisi kemasifan persoalan narkoba saat ini, Kerjasama diantara Indonesia dan Thailand berjalan efektif dengan sikap kedua negara yang kooperatif dan berbagai kegiatan yang berjalan sesuai dengancita-cita kedua negara.
IMPLIKASI PERANG SIBER ANTARA ISRAEL, AMERIKA SERIKAT DAN IRAN MELALUI OLIMPIC GAME OPERATION TERHADAP FASILITAS PROGRAM NUKLIR IRAN PADA PERIODE PEMERINTAHAN MAHMOUD AHMADINEJAD: PERANG SIBER STUXNET 2010 Ayunita Harianja; Adi Rio Arianto; M. Chairil Akbar Setia
Moestopo Journal of International Relations Vol 2, No 2 (2022): Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iran's nuclear program is the most collaborative in the Middle East region. International criticism regarding the development of the program did not make Ahmadinejad to stop the nuclear program in Iran. The United States decided to take action regarding Iran's nuclear program by cooperating with Israel to carry out attacks on nuclear facilities Israel is located in the Natan region. This attack is known as the Olympic Game Operation with the code "olympics, by creating a dangerous malware virus called Stuxnet, designed with the aim of taking over control over remote industrial systems. This attack is expected to be capable of nuclear facilities in the Natanz region as a whole, but in reality, this attack was only able to have a short-term impact on the damage caused. This study aims to find out how the impact of cyber war involving Israel, the United States, and Iran on Iranian power in the Middle East region. The author uses 3 frameworks of thought in this research, namely International Security, Cyber War, and Cyber Attacks. In this study, the author uses 2 data sources, namely primary data and secondary data. Iran's nuclear facilities are able to have both short and long-term impacts in several fields and are able to influence the position of Iran's power in the Middle East region.Keywords : Nuclear, Stuxnet Virus, International Security, Cyber War, Cyber Crime, Olympic Game Operation 
KETERTIBAN KELOMPOK KEPENTINGAN DALAM RATIFIKASI PERJANJIAN KEMITRAAN EKONOMI KOMPREHENSIF ANTARA INDONESIA DAN EFTA: STUDI KASUS KOMODITAS KELAPA SAWIT Zelvio Apri Verit; Asra Virgianita
Moestopo Journal of International Relations Vol 2, No 2 (2022): Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana kelompok kepentingan di tingkat domestik Indonesia dan EFTA dapat mempengaruhi proses ratifikasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-EFTA. Dalam proses perundingan tersebut terdapat penolakan ratifikasi akses pasar Crude Palm Oil (CPO) Indonesia di pasar EFTA. Penelitian ini menggunakan konsep two level game Robert D. Putnam. Kendala yang terjadi akan dianalisa pada tingkat internasional dan tingkat domestik di kedua negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui buku, jurnal dan artikel, dokumen resmi, website, serta siaran pers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat internasional kedua belah pihak telah melakukan perundingan untuk memperjuangkan kepentingan dalam negeri masing-masing negara. Pada tingkat domestik EFTA terdapat kelompok LSM Swiss yang menentang pembukaan akses pasar CPO bagi Indonesia. Hal tersebut berkaitan dengan isu kerusakan lingkungan. Pada tingkat domestik Indonesia, kelompok kepentingan pengusaha kelapa sawit GAPKI mendorong pemerintah Indonesia agar sektor kelapa sawit Indonesia dapat masuk di pasar EFTA. Dorongan diberikan dengan penyediaan informasi terkait keuntungan yang dapat diperoleh jika CPO Indonesia dapat akses pasar EFTA. Tidak hanya itu, GAPKI juga turut melakukan diseminasi informasi terkait produk kelapa sawit Indonesia kepada perwakilan RI di Swiss untuk disampaikan kepada masyarakat Swiss. Pada akhirnya, melalui referendum Swiss disampaikan bahwa masyarakat Swiss bersedia meratifikasi IE-CEPA dengan pertimbangan hubungan ekonomi yang bersahabat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kebijakan atau kerjasama perdagangan luar negeri dapat dibentuk atau dipengaruhi oleh kepentingan dari kelompok kepentingan domestik.
PERAN TRANSNATIONAL SOCIAL MOVEMENT BLACK LIVES MATTER DALAM MEWUJUDKAN KESETARAAN RASIAL TERHADAP KELOMPOK MINORITAS KULIT HITAM DI INGGRIS RAYA TAHUN 2020-2021 Sultan Muhammad Fadhil; Nurmasari Situmeang; Dairatul Ma’arif
Moestopo Journal of International Relations Vol 2, No 2 (2022): Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tulisan ini akan berbicara tentang peran gerakan transnasional Black Lives Matter dalam mewujudkan kesetaraan rasial terhadap kelompok minoritas di Inggris Raya tahun 2020-2021. Penelitian ini akan menggunakan konsep gerakan sosial transnasional sebaga pisau analisis dalam membeda isu permalahan. Pendekatan metodelogis yang akan digunakan adalah metode kualitatif – deskriptif jenis studi kasus karena dianggap mampu mendeskripsikan secara terperinci sealigus terstruktur. Dari penelitian ini menemuka bahwa walaupun IngrisRaya telah menean tindakan rasime dengan Euality Act tetapi rasime tetap terjadi dalam kehidupan masyarakat minoritas khususnya kulit hitam. Kondisis pandemi mampu menguatkan fenomena rasisme di Inggris Raya. Selain itu, penelitian ini juga menemukan peranan serta kontribusi dari gerakan transnasional Black Lives Matter sebagai promotor kesetaraan rasial di inggris Raya. Kontribusi melalui membantu narasi-narasi rasisme di level lokal agar mampu naik ke level internasional, sekaligus memberi tekanan pada para pembuat kebijakan melaui kampanye di media sosial serta demonstrasi guna meraih tujuan yaitu penghapusan rasisme demi kesetaraan rasial.
UPAYA INDIA DALAM MENGHADAPI PROTEKSI BAJA DAN ALUMUNIUM AMERIKA SERIKAT Rizka Fitri Uthami
Moestopo Journal of International Relations Vol 2, No 2 (2022): Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Apa upaya yang dilakukan India dalam menghadapi proteksi baja dan alumunium Amerika Serikat periode 2018-2019. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan berupa buku, jurnal dan situs website serta . Penelitian ini menggunakan teori diplomasi, diplomasi ekonomi, kebijakan luar negeri dan retaliasi. Penelitian ini menjelaskan hubungan perdagangan India dan Amerika serta membahas mengenai upaya yang dilakukan India dalam menghadapi Proteksi baja dan Alumunium Amerika Serikat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Amerika Serikat dan India sama- sama menginginkan kejehteraan bagi negaranya dengan cara memberlakukan tariff bagi masing- masing barang yang masuk ke negaranya. Hal ini dilakukan Amerika Serikat untuk membantu keadaan ekonomi negaranya dan retaliasi yang dilakukan India juga untuk membantu ekonomi negaranya dan menjaga keadaan ekonomi negaranya.
KEPENTINGAN DALAM KERJA SAMA EKONOMI INTER- REGIONAL: STUDI KASUS EUROPEAN FREE TRADE ASSOCIATION (EFTA) DALAM INDONESIA-EFTA COMPEREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP Andre Ardi; Syanaya Luciana Sebayang
Moestopo Journal of International Relations Vol 2, No 2 (2022): Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepentingan European Free Trade Association (EFTA) dalam Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) 2016-2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan explanatory research dan teknik pengambilan data melalui studi literatur, buku, dan wawancara untuk menjelaskan dan menganalisis kepentingan EFTA dalam kerjasama CEPA. Penelitian ini menggunakan teori kepentingan nasional Joseph Frankel dan kepentingan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan teori BTA Jayant Menon. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kepentingan EFTA dalam kerjasama IE-CEPA adalah untuk meningkatkan politik internal EFTA, memperluas sektor perdagangan, dan persaingan ekspor dengan Uni Eropa di pasar Indonesia. Pemilihan Indonesia karena Indonesia merupakan mitra dagang terpenting bagi Swiss dan selain itu Indonesia merupakan negara prioritas Swiss untuk mencapai program yang sedang dilakukan yaitu Strategi Kerjasama Internasional Swiss
STRATEGI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI JABODETABEK DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 Niluh Kerti Maryasih
Moestopo Journal of International Relations Vol 2, No 2 (2022): Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi tahun 2019 telah melanda seluruh dunia telah memberi dampak kepada semua sektor kehidupan termasuk juga dunia usaha di segala bidang. Dampak dari pandemi covid-19 ini juga sangat dirasakan oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dengan adanya pembatasan sosial dan protokol kesehatan yang harus diterapkan, UMKM mengalami penurunan omset yang signifikan, bahkan banyak pelaku UMKM yang harus tutup atau berhenti sehingga menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan secara nasional (Jufra, 2020). Walaupun omsetnya menurun, namun para pelaku usaha tetap harus bertahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui bagaimana strategi UMKM di Jabodetabek dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dan deskriptif dengan metode SWOT serta kajian literatur. Tehnik pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi UMKM di Jabodetabek mampu bertahan di masa pandemi Covid-19 ini dengan menggunakan metode SWOT dengan meningkatkan kwalitas produk mereka, memperhatikan pesaing-pesaing mereka, melihat peluang dan tantangan di sekitar mereka
FAKTOR FAKTOR AUSTRALIA MENETAPKAN KEBIJAKAN ANTI-DUMPIG TERHADAP PRODUK KERTAS A4 INDONESIA sari amalia dewi; Evianto Bima
Moestopo Journal of International Relations Vol 2, No 2 (2022): Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab mengapa Australia menetapkan kebijakan Anti- Dumping terhadap produk kertas fotokopi A4 Indonesia periode 2017-2019. Seperti yang kita ketahui bahwa hubungan Indonesia dengan Australia tidak selalu harmonis, selalu saja ada berbagai masalah yang terjadi. Dalam studi kasus ini dapat kita lihat bahwa praktek dumping merupakan kegiatan jual beli yang sangat merugikan salah satu pihak. Praktek dumping sendiri tentunya dapat memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian negara. Tentu saja hal ini tidak lepas dari 2 faktor utama yaitu: Faktor Ekonomi dan Faktor Politik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah studi literatur berupa buku, jurnal, website. Dalam penelitian ini, teori atau konsep yang digunakan adalah teori proteksionisme. Hasil penelitian ini menjelaskan bagaimana Australia memberikan sanksi terhadap kertas A4 Indonesia sebagai bentuk proteksionisme terhadap produk dalam negerinya.
KEBIJAKAN EUROPEAN UNION DALAM MENANGANI PENGHINDARAN PAJAK MELALUI CRYPTOCURRENCY Damayanti, Shinta; Ananda, Budi Cahya; Ardi, Andre
Moestopo Journal of International Relations (MJIR) Vol 3, No 2 (2023): Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/mjir.v3i2.5514

Abstract

This study aims to analyze the European Union's policy response to increasingly sophisticated tax avoidance practices facilitated by the rise of cryptocurrency between 2013 and 2023. It adopts a qualitative research method with a descriptive approach and draws upon literature studies of books, scholarly journals, policy reports, and official online sources. The phenomenon of digital globalization and the growing adoption of cryptocurrency as an alternative asset have posed critical challenges to the integrity of transnational taxation systems, particularly within the EU. This research employs concepts of regionalism, regional organizations, and tax avoidance theory related to crypto assets to evaluate the effectiveness of the EU’s policy instruments. Findings indicate that the European Union has progressively developed a regional policy framework, including anti-money laundering regulations on crypto transactions, enhanced roles for central authorities in overseeing digital assets, and more integrated cross-border information exchange mechanisms. These measures aim to limit the maneuvering space of tax avoiders, strengthen fiscal transparency, and reinforce the institutional legitimacy of regional governance in the face of digital economic transformations. The study contributes to the broader understanding of how regional organizations adapt to evolving economic realities and the shifting architecture of global taxation.