cover
Contact Name
Ahmad Saefulloh
Contact Email
ahmadsaefulloh791@gmail.com
Phone
+6285266576373
Journal Mail Official
parislangkis@gmail.com
Editorial Address
Kampus UPR Tunjung Nyaho, Jalan Hendrik Timang. Palangka Raya
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Paris Langkis
ISSN : -     EISSN : 27237001     DOI : https://doi.org/10.37304/paris.v2i2.4153
Jurnal Paris Langkis merupakan jurnal Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya. Ruang lingkup pada jurnal ini mencakup tentang pendidikan, pembelajaran, hukum, politik dan sosial-budaya, filosofi, nilai dan etika sosial kemasyarakatan, serta kearifan lokal dalam bingkai pancasila dan undang-undang dasar negara Indonesia tahun 1945. jurnal ini terbit secara berkala 6 bulan sekali pada bulan Agustus dan Maret yang berasal dari penelitian, pengabdian masyarakat, serta karya ilmiah lainnya yang dihasilkan baik dosen, guru maupun mahasiswa. jurnal ini mulai terbit perdana pada 17 Agustus 2020, dengan Surat Keputusan dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan No. 3734/ UN24.3/AK/2019 pada tanggal 27 Agustus 2019 tentang Tim Editorial Jurnal.
Articles 153 Documents
Tinjauan Yuridis Peran Balai Harta Peninggalan dalam Mitigasi Risiko Operasional Perbankan atas Rekening Dormant Tak Bertuan Siwi, Galih Raka Siwi
Jurnal Paris Langkis Vol 7 No 1 (2026): Edisi Agustus 2026
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/parislangkis.v7i1.24794

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika hukum pengelolaan rekening dormant yang berstatus onbeheerde nalatenschap dalam sistem perbankan Indonesia, khususnya terkait benturan antara prinsip kerahasiaan bank dan kewenangan Balai Harta Peninggalan sebagai kurator publik berdasarkan Pasal 1126 KUHPerdata. Metode: Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus konseptual. Analisis dilakukan melalui interpretasi gramatikal, sistematis, dan teleologis terhadap regulasi perbankan, hukum waris, dan prinsip kehati-hatian perbankan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa absolutisme Asas Kerahasiaan Bank sebagaimana diatur dalam Pasal 40 UU No. 10 Tahun 1998 menimbulkan regulatory paralysis dalam pengelolaan rekening dormant, sehingga menciptakan risiko hukum, operasional, dan reputasi bagi perbankan. Optimalisasi peran Balai Harta Peninggalan dapat memberikan safe harbor bagi bank dari risiko onrechtmatige daad sekaligus menjamin perlindungan hak ahli waris. Penelitian ini juga menemukan bahwa tanpa mekanisme automatic referral, sekitar 89 juta rekening dormant senilai Rp15,7 triliun berpotensi menjadi objek fraud dan deadweight loss sistemik. Kontribusi Ilmiah: Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada sinkronisasi antara prudential principle perbankan dan kewenangan publik Balai Harta Peninggalan. Kebaruan: Kebaruan penelitian diwujudkan melalui konsep Proactive Curatorship Trigger, yaitu penyerahan aset dormant lebih dari lima tahun kepada Balai Harta Peninggalan sebagai bentuk discharge of liability, bukan pelanggaran rahasia bank. Riset Selanjutnya: Penelitian selanjutnya disarankan menguji implementasi model ini melalui pendekatan socio-legal dan studi perbandingan lintas negara.
Pengaruh Inflasi, PDRB, dan Upah Minimum Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Pulau Sumatera: Analisis Regresi 2018-2024 Rabbil; Setiawan, Ifhan
Jurnal Paris Langkis Vol 7 No 1 (2026): Edisi Agustus 2026
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/parislangkis.v7i1.25505

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan upah minimum terhadap penyerapan tenaga kerja di sepuluh provinsi di Pulau Sumatera selama periode 2018–2023, khususnya pada masa pascapandemi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda berbasis data sekunder yang diolah menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, serta bebas dari heteroskedastisitas, sehingga model yang digunakan layak untuk analisis lebih lanjut. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan inflasi, PDRB, dan upah minimum berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Secara parsial, inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, sementara PDRB berpengaruh signifikan dengan arah negatif, yang mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak selalu diikuti oleh peningkatan penyerapan tenaga kerja. Di sisi lain, upah minimum tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Kontribusi: Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian ekonomi regional khususnya terkait dinamika pasar tenaga kerja di wilayah Sumatera pada periode pascapandemi. Kebaruan Penelitian: Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus analisis yang spesifik pada sepuluh provinsi di Pulau Sumatera dengan mempertimbangkan konteks pemulihan ekonomi pascapandemi. Penelitian Selanjutnya: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti investasi, tingkat pendidikan, dan sektor industri, serta memperluas wilayah dan periode penelitian guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Peran Big Data dalam Penanggulangan Krisis dan Bencana di Indonesia: Perspektif Kebijakan Publik dan Nilai Kebangsaan Vallerian Antaresa; Bima Wicaksana Dwi Prayoga; Salman Alfarizie; Fatkhuri; Reja Dalimunthe
Jurnal Paris Langkis Vol 7 No 1 (2026): Edisi Agustus 2026
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/parislangkis.v7i1.25847

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi sehingga membutuhkan sistem penanggulangan krisis yang cepat, tepat, dan berbasis data. Tujuan: penelitian ini menganalisis peran big data dalam meningkatkan efektivitas kebijakan mitigasi dan respons krisis di Indonesia serta kontribusinya terhadap penguatan civic responsibility dan nilai-nilai Pancasila. Metodologi: penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen yang bersumber dari jurnal ilmiah, laporan resmi, dan regulasi pemerintah. Hasil: menunjukkan bahwa big data mampu meningkatkan akurasi identifikasi risiko, mempercepat respons pemerintah, dan mendukung penerapan Data-Driven Decision Making dalam kebijakan publik, meskipun masih menghadapi kendala integrasi data dan koordinasi antarinstansi. Selain itu, pemanfaatan big data berkontribusi pada peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam tata kelola kebencanaan. Kebaruan penelitian: terletak pada analisis integratif mengenai hubungan antara big data, tata kelola kolaboratif, civic responsibility, dan nilai-nilai Pancasila dalam mendukung kebijakan penanggulangan krisis dan bencana di Indonesia.