cover
Contact Name
Muryan Awaludin
Contact Email
muryanawaludin1@gmail.com
Phone
+6282217442010
Journal Mail Official
lembagappmuda@gmail.com
Editorial Address
Jalan DR.T.D. Pardede Nomor 21, Medan.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Prointegrita
ISSN : 2621377X     EISSN : 26558971     DOI : 10.46930/jurnalprointegrita
Tujuan dari Jurnal Integrita untuk mengembangkan sebuah penelitian yang telah dituliskan serta menjadi acuan untuk para peneliti dibidang Ilmu Komunikasi, Ilmu Hukum, Ilmu Menajemen, Ilmu Pemerintahan, dan Manajemen Agribisnis Jurnal Integrita dengan Scope meliputi : Ilmu Komunikasi, Ilmu Hukum, Ilmu Menajemen, Ilmu Pemerintahan, dan Manajemen Agribisnis
Articles 151 Documents
ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PEMUKIMAN KABUPATEN NIAS Rozaman Gea
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i2.1852

Abstract

ABSTRAK Disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Nia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh disiplin kerja, kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja sebagai variabel moderating. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Nias. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh yaitu sampel adalah keseluruhan jumlah populasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 28 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Variabel independent yaitu disiplin kerja, kepuasan kerja dan motivasi kerja sebagai variabel moderating, sedangkan variabel dependent yaitu kinerja pegawai di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Nias. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Semua pernyataan valid, reliabel, dan normal. Temuan penelitian ini sebagai berikut: Secara parsial disiplin kerja, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Disiplin kerja, kepuasan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja memperlemah hubungan antara disiplin kerja dengan kinerja pegawai. Motivasi kerja memperlemah hubungan antara kepuasan kerja dengan kinerja pegawai. Dari hasil penelitian ini juga diketahui nilai koefisien determinasi (Adjusted R square) sebesar 0,760, artinya 76,0% kinerja pegawai di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Nias dipengaruhi oleh disiplin kerja, kepuasan kerja. Sedangkan sisanya 24,0% dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
EVALUASI PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS) DI KOTA SUBULUSSALAM PROVINSI ACEH Budi Dharma; Matius Bangun
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2430

Abstract

Penelitian tentang BSPS ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan cara deskripsi yaitu dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada konteks khusus dan dengan menggunakan berbagai metode ilmiah (Hardiansyah, 2010:9). `Metode penelitian Kualitatif dalam penelitian ini dengan menggunakan sumber data primer melalui wawancara dengan Informan Kunci yaitu yang memahami dan memiliki kewenangan tentang permasalahan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Subulussalam. Serta Informan Pendukung yaitu yang mengetahui permasalahan namun tidak memiliki kewenangan dalam mengekskusi permasalahan yang timbul di lapangan. Hasil penelitian adalah Penyelenggaran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) belum optimal karena masih kurangnya Sosialisasi sehingga berdampak kurangnya pemahaman akan procedure/persyaratan baik administrasi maupun teknis. Faktor Pendorng dalam Penyelenggaran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) terdiri dari Kekuatan (Terdapat payung hukum BSPS, Ketersediaan dana dari APBN, Terjalinnya Koordinasi Pusat–Daerah dan Peluang (Adanya Tim Teknis dari Kementerian, Tersedianya Tenaga Pendamping.Dana Pendamping oprasional lapangan). Sedangkan Faktor Penghambat adalah Adanya Kelemahan (Keterbatasan Sosialisasi Program BSPS; Penyaluran bahan dan material, Minimnya pengetahuan penerima tentang pertanggungjawaban) serta Ancaman atau Hambatan (Cuaca hujan tinggi saat konstruksi, Perubahan kebijakan tentang BSPS, Kesinambungan program BSPS). Penyelenggaran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ke depannya dengan Strategi Agresif yaitu Strategi Menggunakan KEKUATAN dengan memanfaatkan PELUANG. Menggunakan Kekuatan yaitu : Terdapat payung hukum BSPS, Ketersediaan dana dari APBN, Terjalinnya Koordinasi Pusat–Daerah dengan Memanfaatkan Peluang yaitu : Adanya Tim Teknis dari Kementerian, Tersedianya Tenaga Pendamping Dana Pendamping oprasional lapangan.
PERANAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI TERHADAP KUALITAS SIARAN LANGSUNG “SUMATERA UTARA HARI INI” TVRI SUMUT Lukman Hakim; Zulkifli Lubis; Aswan Jaya
JURNAL PROINTEGRITA Vol 5 No 3 (2021): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v5i3.1230

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif guna menganalisis peran teknologi komunikasi terhadap kualitas siaran langsung “Sumatera Utara Hari Ini” TVRI SUMUT. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui Teknologi Komunikasi yang digunakan pada Proses Produksi Siaran Langsung “Sumatera Utara Hari Ini” TVRI SUMUT 2) Mengetahui apakah Sumber Daya Manusia yang terlibat di “Sumatera Utara Hari Ini” TVRI SUMUT sudah adaktif terhadap teknologi komunikasi. 3) Menemukan upaya yang telah dilakukan oleh menejemen TVRI untuk meningkatkan kualitas teknologi komunikasi di SDM yang terlibat pada “Sumatera Utara Hari Ini” TVRI SUMUT. “Sumatera Utara Hari Ini” yang tayang pada pukul 16.00-17.00 WIB setiap hari telah sesuai dengan standar SOP pemberitaan. Teknologi yang digunakan pada pra produksi, produksi dan pasca produksi sudah memadai untuk penayangan berita. Begitu pula dengan SDM yang ada pada “Sumatera Utara Hari Ini” mampu menjalankan tugas masing-masing sebagai Kepala Bidang, Kepala seksi, produser berita, reporter, kameramen, redaktur dan lain sebagainya. Keseluruhan pegawai telah melaksanakan tugas sesuai dengan jabatannya masing-masing dengan baik dan adaktif atas penggunaan teknologi komunikasi yang digunakan dalam penayangan siaran langsung “Sumatera Utara Hari Ini” TVRI SUMUT. Peningkatan teknologi komunikasi akan terus ada mengingat Direktur Utama TVRI yang terus melakukan perbaikan baik itu SDM dan teknologi komunikasi, dengan diadakannya pelatihan - pelatihan kepada para pegawai TVRI, penambahan dan perbaikan teknologi komunikasi dalam penayangan siaran langsung “Sumatera Utara Hari Ini”.
PEMBINAAN NARAPIDANA ANAK BERDASARKAN SISTEM PEMASYARAKATAN DALAM PERSFEKTIF PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA (Studi di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Medan) Nelly Williq Srikandida Telaoembanoea; Maidin Gultom; Syawal Amri Siregar
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i2.1890

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui, memahami, dan menganalisis sistem pembinaan narapidana Anak pelaku tindak pidana narkotika dari perspektif perlindungan HAM; Untuk mengetahui, memahami, dan menganalisis Pola Pembinaan Bagi Narapidana khususnya di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tanjung Gusta Medan memiliki perlindungan Hak Asasi Manusia; Untuk mengetahui, memahami, dan menganalisis kendala-kendala yang dihadapi petugas LPKA Tanjung Gusta Medan melaksanakan pembinaan nara pidana anak dalam memberikan perlindungan HAM. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan: Metode Yuridis Normatif, metode ini digunakan untuk meneliti norma-norma hukum yang berlaku yang mengatur tentang sistem pembinaan narapidana Anak pelaku tindak pidana narkotika dari perspektif perlindungan HAM, Pola Pembinaan, kendala-kendalanya. Metode Yuridis Sosiologis juga digunakan, untuk mengetahui dalam kenyataannya di lapangan berkaitan dengan sistem pembinaan narapidana Anak pelaku tindak pidana narkotika dari perspektif perlindungan HAM, Pola Pembinaan dan kendala-kendalanya. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sistem pembinaan narapidana di Lembaga Pendidikan Khusus Anak Tanjung Gusta Medan dapat dibagi dua bidang yaitu Pertama: Pembinaan keperibadian yang meliputi: Pembianaan kesadaran beragama, Pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara, Pembinaan kemampuan intelektual (kecerdasan), Pembinaan mengintegrasikan diri dengan masyarakat. Kedua: Pembinaan kemandirian meliputi: Keterampilan untuk mendukung usaha-usaha sendiri, misalnya kerajinan tangan, industri rumah tangga dan lain-lain, Keterampilan untuk mendukung usaha-usaha industri kecil, misalnya pengelolahan bahan mentah dan bahan alam lainnya menjadi bahan setengah jadi dan jadi, Keterampilan untuk mendukung usaha-usaha industri atau kegiatan pertanian dengan menggunakan teknologi madya, tinggi misalnya pabrik tekstil, industri kulit dan sebagainya, Keterampilan yang dikembangkan sesuai dengan bakatnya masing-masing. Dalam hal ini bagi mereka yang memiliki bakat tertentu diusahakan pengembangan bakatnya itu. Pola Pembinaan Narapidana yang memiliki makna perlindungan Hak Asasi Manusia dengan tetap menjamin hak hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kebebasan pribadi, pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dan persamaan di depan hukum adalah dengan melakukan pola pembinaan kepribadian meliputi peningkatan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara, peningkatan kualitas intelektual, pembinaan sikap dan perilaku, peningkatan kesehatan jasmani dan rohani, pengintegrasian diri dengan sehat kepada masyarakat dan pembinaan kesadaran hukum, serta pola pembinaan kemandirian meliputi pembinaan keterampilan kerja dan Latihan kerja produktif. Kendala-kendala yang dihadapi petugas LPKA Tanjung Gusta Medan dalam melaksanakan pembinaan terhadap napi anak dalam memberikan perlindungan HAM di antaranya adalah terjadinya over kapasitas penghuni LPKA Tanjung Gusta Medan, minimnya jumlah petugas/SDM yang menguasai metode pembinaan berdasarkan sistem pemasyarakatan, kurangnya peran sera/keikutsertaan masyarakat dalam pembinan narapidana.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KOMUNIKASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN NIAS Arsyam Mendrofa; Jonner Lumban Gaol; Sarman Sinaga
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i2.1832

Abstract

Several factors influencing organizational commitment are transformational leadership, communication, and factors that indirectly affect organizational commitment are organizational culture. This study aims at determining the effect of transformational leadership style and organizational communication on organizational commitment with organizational culture as an Intervening Variable at the Office of Public Works and Spatial Planning in Nias Regency. The sample in this study amounted to 74 respondents. By using simple random sampling method. This type of research is quantitative research with path analysis techniques and using questionnaire data. In the path analysis hypothesis test, namely with multiple linear analysis, classical assumptions and intervening tests. Based on the results of the research by testing the hypothesis that the transformational leadership style variable partially has no significant effect on organizational culture, while the organizational communication variable partially has a significant effect on organizational culture. The variables of transformational leadership style and organizational communication have a simultaneous effect on organizational culture. The variables of transformational leadership style and organizational communication have a simultaneous effect on organizational commitment. The variables of transformational leadership style and organizational communication partially have a significant effect on organizational commitment. The variables of transformational leadership style and organizational communication simultaneously affect organizational culture. Then the transformational leadership style on organizational commitment with organizational culture as an intervening variable has a positive and indirect effect. And finally, there is the influence of organizational communication on organizational commitment with organizational culture as an intervening variable.
ANALISIS PROGRAM GURU PENGGERAK SEBAGAI AGEN TRANSFORMASI DALAM SISTEM PENDIDIKAN DI KOTA SUBULUSSALAM PROVINSI ACEH Hendra Mahlil; Matius Bangun
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2434

Abstract

Dalam penelitian ini di gunakan Metode Kualitatif yang menurut Bogdan dan Taylor dalam Moleong, (2001 : 3) yang menyatakan bahwa penelitian kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Waktu penelitian ini di rencanakan sekitar selama 2 (dua) bulan yaitu awal bulan Maret sampai April 2022 bertempat di kantor Pemerintah Kota Subulussalam khususnya Dinas Pendidikan dan jajarannya serta instansi yang berkaitan lainnya termasuk kantor Walikota yang berhubungan dengan pendidikan seperti Bappeda, Dinas Keuangan dan Pengelolaan Aset, sekolah-sekolah, Perguruan Tinggi Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) seperti persatuan orang tua murid, persatuan guru (PGRI) di lanjutkan dengan observasi di lapangan. Hasil penelitian adalah Implementasi Program Guru penggerak di Kota Subulussalam Angkatan 1-VI sudah berjalan dengan baik dan saat ini berdasarkan Surat Direktur Jenderal, Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Surat Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor : 0623/B3/GT.03.15/2022, Tertanggal : 4 Maret 2022, Hal Rekrutmen Calon Guru Pengerak, kini Pemko Subulussalam memasuki rekrutmen Program Guru Penggerak Angkatan ke-7. Melalui Analisis SWOT posisi penyelengaraan Guru penggerak Kota Subulussalam berada pada kwadran I (Pertama) yang disebut Strategi Agresif, yaitu Menggunakan Kekuatan dengan Menggunakan Peluang.
PENGARUH KOMUNIKASI, KERJASAMA KELOMPOK,KEPEMIMPINAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERHADAP KINERJA ANGGOTA POLRI (Studi Kasus Pada Unit Sekretariat Kepolisian Daerah Sumatera Utara) Ricardo Bakkara; Jonner Lumban Gaol; Anton A.P. Sinaga
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Komunikasi, Kerjasama Kelompok, Kepemimpinan Dan Pengambilan Keputusan Terhadap Kinerja Anggota Polri (Studi Kasus Pada Unit Sekretariat Kepolisian Derah Sumatera Utara). Adapun hasil penelitian Bahwa variabel Komunikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Kinerja Anggota Polisi. Bahwa variabel Kerjasama Kelompok berpengaruh signifikan terhadap variabel Kinerja Anggota Polisi.Bahwa variabel Kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Kinerja Anggota Polisi. Bahwa variabel Pengambilan Keputusan berpengaruh signifikan terhadap variabel Kinerja Anggota Polisi Bahwa Komunikasi, Kerjasama Kelompok, Kepemimpinan, dan Pengambilan Keputusan berpengaruh signifikan secara bersama-sama (simultan) terhadap variabel Kinerja Anggota Polisi. Melihat hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa Kerjasama Kelompok dan Pengambilan Keputusan sudah baik. Maka Unit Sekretariat Kepolisian Daerah Sumatera Utara diharapkan terus menjaga Kerjasama Kelompok dan Pengambilan Keputusan guna meningkatkan Kinerja Anggota Polisi yang tentu saja akan berdampak positif juga bagi Unit Sekretariat Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
EVALUASI KEBIJAKAN OMBUDSMAN DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI SUMATERA UTARA Foima Sihombing; Matius Bangun
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i2.1886

Abstract

Pada prinsipnya setiap warga negara berhak pelayanan dari para pejabat maupun berbagai lembaga yang menyelenggarakan kebijakan publik. Akan tetapi dalam pelaksaanaan pemerintahan pelayanan publik masih banyak ditemui penyimpangan yang dapat di buktikan dari banyaknya laporan pengaduan tentang maladministrasi yang di lakukan oleh penyelenggara kebijakan publik yang di duga mengandung kebenaran. Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi yang bertekad mewujudkan penyelenggara pemerintahan yang baik (good governance) yang diberi kewenangan untuk Klarifikasi, Investigasi, dan Rekomendsi terhadap laporan atau pengaduan dari masyarakat. Adapun Tujuan Penelitian ini untuk mengevaluasi secara Internal (Tujuan, Akuntabilitas, dan Masukan) dan secara Eksternal baik Klarisifikasi, Investigasi dan Rekomendasi atas pengaduan masyarakat tentang maladministrasi yang di lakukan dalam pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriftif Kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Dalam rangka pencapaian tujuan pendirian Ombusdman terdapat 5 (lima) kemudahan bagi pelapor yaitu: Mudah, Pasti. Identitas. Terbuka. Harapan telah dilaksanakan; Akuntabilitas yang di berikan adalah melalui laporan berkala dan laporan tahunan. Masukan yang diberikan adalah agar tidak semua permasalahan di selesaikan secara hukum tapi terlebih dahulu melalu Mediasi atau pendekatan Politik. Evaluasi secara Eksternal adalah : Semua laporan pengaduan terlebih dahulu melalui Klarifikasi, pengaduan masyarakat yang telah di klarifikasi di lanjutkan dengan Investigasi dan tidak semua pengaduan di rekomendasikan penyelesaian apabila sebelum tahap investigasi sudah ada mediasi.
ANALISIS STARTEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DEWAN PERWAKILAN RAKYAT SUMATERA UTARA DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH Thomas Dachi; Matius Bangun
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2458

Abstract

Penelitian tentang Strategi peningkatan produktivitas Dewan Perwakilan Rakyat Sumatera Utara dalam Pembentukan Peraturan Daerah ini bertempat yang utama adalah Seketariat DPRD Sumatera Utara menggunakan metode Diskriftif dengan pendekatan Kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi Legeslasi masih di dominasi oleh pihak Ekskutif (Pemerintah Provinsi Sumatera Utara). Faktor Pendorong adalah Kekuatan (Terdapat payung hukum, Adanya anggaran dan Tersedianya tenaga ahli) dan Peluang (Teknologi Informasi, Adanya Informan Pendukung dan pengamat kebijakan). Faktor Penghambat terdiri dari Faktor Kelemahan (Sistem Rekrutmen; Kurangnya skill, Ketidaktaatan terhadap displin) sedangkan Faktor Hambatan (Tekanan dari kelompo kepentingan, Adanya perubahan kebijakan dan Masih Dominannya peran Ekskutif). Strategi kebijakan berdasarkan analisis SWOT berada pada KRWADRAN PERTAMA dengan strtaegi AGRESIF, yaitu memanfaatkan kekuatan (Terdapat payung hukum, tersedianya anggaran dan tenaga ahli) dan menggunakan peluang (sistem rekrutmen; kurangnya skill, dan ketidaktaatan terhadap displin).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI.STRUKTUR MODAL DENGAN RESIKO BISNIS SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI EMPIRIS PADA.PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA.EFEK INDONESIA PERIODE 2014-2016) Neneng Pesta Ria Purba; Rasmulia Sembiring
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i2.1891

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui, menguji dan menganalisis faktor-faktor mempengaruhi struktur modal dengan resiko bisnis sebagai variabel moderating. Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar pada BEI periode 2014-2016 sejumlah 42 perusahaan, dan sekaligus digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan regresi linear berganda, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji heteroskedatisitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi), uji hipotesis (uji t parsial, uji F simultan dan koefisien determinasi R2) dan pengujian variabel moderasi menggunakan Moderated, Regresion Analisys (MRA) dengan menggunakan software SPSS Versi 22 (statistical produt and service solution). Dapat disimpulkan bahwa secara parsial profitabilitas dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh terhadap struktur modal. Sementara pertumbuhan.penjualan dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh.terhadap struktur modal. Secara simultan pertumbuhan penjualan, profitabilitas, pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap variabel struktur modal. Dari hasil pengujian Moderated Regresion Analysis (MRA), resiko bisnis mampu memperkuat pengaruh Profitabilitas dan Pertumbuhan. perusahaan secara signifikan terhadap struktur modal. Resiko bisnis tidak mampu memperkuat atau memoderasi pengaruh .pertumbuhan penjualan dan ukuran.perusahaan terhadap struktur modal.