cover
Contact Name
Muryan Awaludin
Contact Email
muryanawaludin1@gmail.com
Phone
+6282217442010
Journal Mail Official
lembagappmuda@gmail.com
Editorial Address
Jalan DR.T.D. Pardede Nomor 21, Medan.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Prointegrita
ISSN : 2621377X     EISSN : 26558971     DOI : 10.46930/jurnalprointegrita
Tujuan dari Jurnal Integrita untuk mengembangkan sebuah penelitian yang telah dituliskan serta menjadi acuan untuk para peneliti dibidang Ilmu Komunikasi, Ilmu Hukum, Ilmu Menajemen, Ilmu Pemerintahan, dan Manajemen Agribisnis Jurnal Integrita dengan Scope meliputi : Ilmu Komunikasi, Ilmu Hukum, Ilmu Menajemen, Ilmu Pemerintahan, dan Manajemen Agribisnis
Articles 151 Documents
PENGARUH KEPEMIMPINAN, DISIPLIN KERJA DAN KEMAMPUAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. RAJAWALI NUSANTARA INDONESIA (PERSERO) CABANG MEDAN Gunawan Silalahi; Ahmad Purba
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i2.1888

Abstract

Kinerja dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, meliputi faktor manajemen, kepemimpinan, kemampuan kerja, disiplin kerja, pelatihan dan juga motivasi kerja. Tetapi faktor yang paling utama adalah faktor kepemimpinan, faktor disiplin kerja dan faktor kemampuan kerja. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk melihat pengaruh kepemimpinan, disiplin kerja, kemampuan kerja secara parsial dan juga simultan pada kinerja karyawan di PT. Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Cabang Medan. Populasi penelitian ini berjumlah 170 orang karyawan. Untuk penentuan jumlah sampel digunakan rumus Slovin, diperoleh sebanyak 63 orang. Teknik pengumpulan data seperti kuesioner, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data digunakan adalah uji asumsi klasik, regresi berganda, uji t hitung, uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengaruh kepemimpinan signifikan terhadap kinerja di PT. Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Cabang Medan. Kepemimpinan yang semakin baik maka kinerja karyawan akan semakin baik. Pengaruh disiplin kerja signifikan terhadap kinerja di PT. Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Cabang Medan. Disiplin kerja yang semakin baik maka kinerja karyawan juga semakin baik. Pengaruh kemampuan kerja signifikan terhadap kinerja di PT. Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Cabang Medan. Semakin baik kemampuan kerja maka kinerja karyawan juga akan semakin baik. Variabel kepemimpinan, disiplin kerja, kemampuan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Disarankan pimpinan perusahaan perlu memberi kebebasan kepada karyawan untuk membuat keputusan pada bidang kerja masing-masing, serta menghindari kedekatan pribadi dengan karyawan untuk hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.
Pengaruh Penerapan Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental sustainability terhadap Kepuasan Tamu di Hotel Harper Wahid Hasyim Medan Agustinus Denny; Femmy Indriany Dalimunthe; Padriadi Wiharjokusumo
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2432

Abstract

Hotel Harper Wahid Hasyim merupakan salah satu hotel yang telah tersertifikasi CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, namun masih saja dapat ditemukan beberapa komplain tamu terkait fasilitas kebersihan, kesehatan, keamanan dan keberlanjutan lingkungan. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi keempat variabel protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Environmental Sustainability) terhadap kepuasan tamu yang menginap di hotel ini. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pengujian hipotesis berdasarkan analisis regresi linier berganda. Pengumpulan data dilakukan dengan metode penyebaran kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga variabel: Cleanliness, Safety dan Environmental Sustainability berpengaruh terhadap kepuasan pengunjung, secara parsial. Sedangkan variabel health tidak berpengaruh terhadap kepuasan tamu. Secara simultan keempat variabel memiliki pengaruh pada kepuasan tamu. Dari hasil penelitian ini, terlihat bahwa tamu yang menginap tidak nyaman dengan prosedur CHSE yang terkit kesehatan seperti: kewajiban bermasker di setiap areal hotel, pengecekan riwayat perjalanan tamu, dan pemeriksaan suhu tubuh yang berulang-ulang. Oleh sebab itu, Hotel Harper diminta adaptif dalam penerapan protokol kesehatan CHSE ini kedepannya, misalnya dengan melonggarkan aturan bermasker sesuai dengan keputusan pemerintah per 17 Mei 2022 yang memperbolehkan masyarakat tidak menggunakan masker di areal terbuka.
ANALISIS KEBIJAKAN GURU BANTU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI KOTA SUMBULUSSALAM PROVINSI ACEH Zaini Rahmad; Matius Bangun
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i2.1895

Abstract

Sektor Pendidikan merupakan faktor yang sangat fundamental dalam pembangunan suatu bangsa khususnya pembangunan sumberdaya manusia (SDM). Hal ini ditegaskan dalam Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 45) yang mengamanatkan tentang pentingnya pendidikan bagi warga negara Indonesia. Klusul tersebut termaktup pada pasal 31 ayat 1 yang berbunyi bahwa pada hakekatnya setiap warga negara berhak dan wajib memperoleh pengajaran. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah a) Bagaimana implementasi (pelaksanaan) tentang Program Guru Bantu di Kota Sumbulussalam ? b) Bagaimana perumusan strategi yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota Sumbulussalam dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kinerja Guru Bantu? Penelitian ini adalah bersifat qualitative. Hasil Evaluasi terhadap Kebijakan Pengadaan Guru adalah bahwa tujuan sudah sesuai yang diharapkan meskipun belum sepenuhnya tercapai, Akuntabilitas pengadaan Guru Bantu sudah di lakukan di Paripurna DPRD, Masukan yang di berikan adalah menambah Guru bantu untuk jenjang pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) pada tahun berikutnya. Indikator dominan dalam peningkatan Kinerja Guru Bantu dalam rangka peningkatan Kualitas Pendidikan adalah Kualitas Kerja, Kecepatan/Ketepatan, daya tanggap dalam bekerja, ketrampilan, dan penyampaian pesan. Sehubungan dengan pencapaian hasil kerja yang baik untuk meningkatkan mutu kerja dengan adanya Perbaikan Kurikulum, tersusunnya Kebijakan Pendidikan, tersedianya Fasilitas Pendidikan serta berjalannya Aplikasi Teknologi, Informasi dan Komunikasi. Strategi yang ditempuh dalam meningkatkan kinerja guru bantu nntuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Sumbulussalam adalah mendukung Strategi Difersifikasi yaitu memanfaatkan Kekuatan dengan meminimalisasi Hambatan.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN DISIPLIN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN NIAS Juang Putra Zebua
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i2.1838

Abstract

Lingkungan kerja terhadap disiplin kerja pada Dinas PUPR Kabupaten Nias. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh lingkungan kerja, dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai dengan disiplin kerja sebagai variabel intervening. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai Dinas PUPR Kabupaten Nias yang berjumlah 28 responden dengan teknik sampel jenuh. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan alat bantu SPSS versi 20.0. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah path analysis. Berdasarkan hasil uji penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja, variabel kepemimpinan bepengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja, variabel lingkungan kerja dan kepemimpinan secara simultan bepengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja. variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, variabel kepemimpinan bepengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, variabel lingkungan kerja dan kepemimpinan secara simultan bepengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Disiplin kerja mampu memediasi antara lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Disiplin kerja mampu memediasi antara kepemimpinan terhadap kinerja pegawai.
PENGARUH ETIKA KERJA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN MELALUI PROFESIONALISME KERJA PADA CV. SENTOSA DELI MANDIRI MEDAN Venny Fraya Hartin Nst; Jonner Lumban Gaol; Muhammad Ansori Lubis
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat (1) etika kerja berpengaruh terhadap kualitas pelayanan pada CV. Sentosa Deli Mandiri Medan; (2) profesionalisme kerja berpengaruh terhadap kualitas pelayanan pada CV. Sentosa Deli Mandiri Medan; (3) etika kerja berpengaruh terhadap profesionalisme kerja pada CV. Sentosa Deli Mandiri Medan; (4) etika kerja berpengaruh terhadap kualitas pelayanan melalui profesionalisme kerja pada CV. Sentosa Deli Mandiri Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey melalui pendekatan asosiatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, uji validitas dan reliabilitas. Dalam penelitian ini, populasi yang digunakan adalah seluruh karyawan yang berada di lingkungan CV. Sentosa Deli Mandiri Medan yang berjumalah 140 karyawan. Dengan penentuan jumlah sample yang diambil sebagai responden dengan menggunakan rumus Slovin, maka sampel dalam penelitian ini adalah 104 orang karyawan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif dan kuantitaif dengan alat ukur koefisiensi jalur. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa (1) Berdasarkan nilai signifikan sebesar 0.000 dengan taraf signifikan yang digunakan adalah 0,05 (sig. ≤ α). Hasil tersebut menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara etika kerja terhadap profesionalisme kerja pada CV. Sentosa Deli Mandiri. Hal ini diketahui nilai P1 adalah 0,479; (2) Berdasarkan nilai signifikan sebesar 0.004 dengan taraf signifikan yang digunakan adalah 0,05 (sig. ≤ α). Hasil tersebut menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara etika kerja terhadap kualitas pelayanan pada CV. Sentosa Deli Mandiri. Hal ini diketahui bahwa nilai P2 adalah 0,224; (3) Berdasarkan nilai signifikan sebesar 0.000 dengan taraf signifikan yang digunakan adalah 0,05 (sig. ≤ α). Hasil tersebut menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara profesionalisme kerja terhadap kualitas pelayanan pada CV. Sentosa Deli Mandiri. Hal ini diketahui bahwa nilai P3 adalah 0,615; (4) Berdasarkan nilai R-Square sebesar 0,561 yang menunjukkan bahwa kontribusi varian nilai variabel etika kerja (X), terhadap kualitas pelayanan (Y) melalui variabel profesionalisme kerja (Z) adalah sebesar 0,561 (56,1%) dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KESEHATAN KOTA BINJAI Rena Wahyuni Br Sembiring; Rasmulia Sembiring; Nikous S. Sihombing
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2429

Abstract

Adapun penelitian ini bermaksud dengan mengetahui Analisis Pengaruh Budaya Organisasi, Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Kesehatan Kota Binjai. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif. Populasi merupakan penelitian ini sebanyak 65 orang pegawai. Adapun Metode pengumpulan data ini dilakukan dengan uji asumsi klasik, regresi berganda, uji t, uji f dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi, disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dengan signifikan secara parsial dan secara bersama – sama terhadap kinerja pegawai Pada dinas Kesehatan Kota Binjai. Hasil pengujian koefisien determinasi (R2) diperoleh nilai Adjusted R Square 0,754 berarti variabel budaya organisasi, disiplin kerja dan motivasi kerja menjelaskan Kinerja Pegawai Pada Dinas Kesehatan Kota Binjai sebesar 75,4%. Sedangkan sisanya sebesar 24,6% variabel kerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel – variabel gaya kepemimpinan, lingkungan kerja kepuasan kerja dan kemampuan personal.
PERAN PENYIDIK KEPOLISIAN DALAM PENANGANAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (STUDI KASUS KEPOLISIAN SEKTOR PANCUR BATU) Masdi Anwarta Depari; Mhd. Ansori Lubis; Mhd. Taufiqurrahman
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i2.1889

Abstract

Penyidikan terhadap tindak pidana harus dilakukan dengan upaya yang lebih serius atau upaya ekstra dibanding tindak pidana lainnya, agar dapat melakukan pengungkapan kasus secara menyeluruh. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan dalam aspek kriminologi di Indonesia, bagaimana peran penyidik Kepolisian Sektor Pancur Batu dalam penanganan tindak pidana pembunuhan, kendala apa yang dihadapi oleh Kepolisian Sektor Pancur Batu dalam penanganan tindak pidana pembunuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris, dan analisis data digunakan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan dalam aspek kriminologi di Indonesia adalah faktor ekonomi terdiri dari sistem ekonomi dan pengangguran, faktor mental terdiri dari agama dan bacaan, film, faktor pribadi terdiri dari umur dan alkohol. Peran penyidik Kepolisian Sektor Pancur Batu dalam penanganan tindak pidana pembunuhan adalah melalui langkah-langkah penanganan sebagai berikut: kegiatan penyelidikan dan kegiatan penyidikan. Dalam kegiatan penyidikan yang dilakukan adalah olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, melakukan visum/otopsi, mencari tersangka, penangkapan, penyelesaian dan penyerahan berkas perkara. Adapun faktor kendala dalam penanganan terhadap terhadap tindak pidana pembunuhan adalah: faktor wilayah hukum, faktor kultur budaya, kurangnya saksi yang diperoleh dan kurangnya pengalaman penyidik dalam melakukan penyidikan. Disarankan perlu adanya kerjasama antara pihak Kepolisian dan Masyarakat dalam menanggapi tindak pidana yang terjadi khusunya di TKP, artinya dimohon masyarakat dapat membantu pihak kepolisian dalam melakukan penanganan di TKP, seperti contoh tidak masuk atau melewati garis yang sudah dipasang oleh polisi agar TKP tidak berubah dan terjaga keasliannya, dengan demikian akan membantu pihak kepolisian melakukan penyidikan di TKP. Pihak Kepolisian Sektor Pancur Batu dalam upaya non-penal dapat meningkatkan kegiatan penyuluhan secara rutin. Upaya penal diharapkan agar lebih tegas dan baik pelaksaannya sesuai dengan peraturan. Pihak Kepolisian meningkatkan kemampuannya sebagai petugas penyidik dengan memiliki karakteristik-karakteristik yang dibutuhkan dalam mengungkap tindak pidana pembunuhan agar dapat melakukan kinerjanya dengan baik, secara profesional, dan maksimal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUESTION STUDENT HAVE DAN MINAT BEAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PEMATANG SIANTAR Artha Karina Simangunsong; Anton Luvi Siahaan; Lasma Siagian
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i2.1904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Question Student Have dan minat belajar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pematang Siantar, yang dilakukan uji statistic baik secara persial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dangan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII yang berjumlah 351 siswa dengan sampel adalah kelas VIII-7 dengan jumlah 30 siswa dan VIII-8 dengan jumlah 31 siswa dengan menggunakan teknik judgement Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan angket. Uji validitas instrument menggunakan Corrected Item-Total Correlation dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Teknik analisis data yaitu menggunakan uji normalitas, uji regresi linear sederhana, dan pengujian hipotesis menggunakan regresi linear berganda, koefesien determinasi, uji t, dan uji F menggunakan SPSS Versi 17. Perolahan hasil persamaan regresi Y = 47,673 + 0,464 (X1) + 0,006 (X2) dengan nilai (R Square, Uji t, dan uji F) dengan mengambil nilai berpengaruh terhadap hasil belajar IPS. Hasil dari pengujian hipotesis Uji Koefesien Determinasi (R Square) di peroleh nilai tinggi sebesar 0,696 (69.6%). Jika nilai R Square semakin mendekati 1, maka pengaruh tersebut akan semakin kuat. Hasil uji t secara persial dengan nilai 7,788 > 2,051 dapat disimpulkan bahwa variabel X1 dan X2 berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS. Hasil Uji F dengan taraf sig < 0,05 dengan nilai 30,977 > 3,34 dapat disimpulkan bahwa variabel X1 dan X2 secara bersama-sama berpengaruh terhadap hasil belajar IPS.
ANALISIS KOORDINASI PEMERINTAH DENGAN PEMERINTAH DAERAH DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM BIDANG KESEHATAN PADA BENCANA ALAM DI KABUPATEN NIAS Dahlanroso Lase
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2433

Abstract

Kabupaten Nias merupakan daerah aktif gempa dengan aktivitas yang sangat tinggi. Musibah bencana alam seperti tsunami dan gempa terjadi pada tanggal 26 Desember 2004, disusul oleh gempa kedua pada tanggal 28 Maret 2005 yang mengakibatkan korban jiwa dan gangguan di berbagai bidang kehidupan serta menimbulkan kerusakan yang cukup parah. Dalam menangani dampak gempa khususnya di bidang Kesehatan diperlukan koordinasi antara Pemerintahan dan pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat. Perumusan Masalah pada penelitian ini yaitu : a) Sejauhmana Koordinasi yang dilakukan Pemerintah dengan pemerintah daerah dalam penenganan bencana khususnya bidang Kesehatan dan b) Bagaimana Bentuk Partisipasi Masyarakat Luas dalam pemulihan kembali bidang kesehatan di masa bencana alam di Kabupaten Nias. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Koordinasi pusat daerah dalam bencana alam di bidang Kesehatan baik Infrastruktur Kesehatan dan Pembiayaan masih sangat terbatas sarana dan prasarana serta pendanaan, sementara koordinasi masih belum optimal dilaksanakan. Sedangkan Partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana alam adalah dalam berbagai bentuk yaitu : dana untuk memperlancar capaian keperluan masyarakat yang membutuhkan bantuan, sumbangan dalam bentuk peralatan kerja/perkakas adalah harta benda; dan untuk pelaksanaan usaha yang dapat mendukung keberhasilan program diperlukan tenaga; dan dibutuhkan keterampilan anggota masyarakat lain yang membutuhkannya.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJATERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN NIAS Sally Ade Trilistiany Zebua; Hasballah Purba
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i2.1946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nias yang berjumlah 28 responden dengan teknik sampel jenuh. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan alat bantu SPSS versi 20.0. Teknik analisis yang digunakandalam penelitian ini adalah path analysis. Berdasarkan hasil uji penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, variabel disiplin kerja bepengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Variabel kepemimpinan tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja, variabel disiplin kerja tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja tidak mampu memediasi antara kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja tidak mampu memediasi antara disiplin kerja terhadap kinerja pegawai.

Page 11 of 16 | Total Record : 151