cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 781 Documents
KEEFEKTIFAN PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN DI KELAS V SDN 0215 PASAR BINANGA Maya Sari Harahap; Royhanun Siregar; Sabri Sabri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan khusus untuk mengetahui tingkat keefektifan penerapan model CTL terhadap hasil belajar matematika materi pecahan dalam perbandingan dan skala pada siswa kelas V SDN 0215 Pasar Binanga. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi Penelitian 48 siswa sedangkan Sampel Penelitian kelas V berjumlah 28 siswa. Instrumen penelitian digunakan untuk mengukur nilai variabel yang Tes. Teknik analis Data Perhitungan uji hipotesis akhir dibantu dengan menggunakan program SPSS versi 22. Berdasarkan hasil analisis di atas, maka diperoleh nilai thitung sebesar 1,96 dan ttabel  pada taraf signifikan 0,05 dan dk = N – 2 = 28 – 2 = 26 diperoleh ttabel sebesar 2,06. Jadi thitung lebih kecil dari pada ttabel atau 1,96 < 2,06. Artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) terhadap hasil belajar Matematika materi Pecahan di SD Negeri 0215 Pasar Binanga atau Hipotesis Nihil ( H0) Diterima sedangkan Hipotesis Alternatif (Ha) Ditolak.   Kata kunci: Model Contextual Teaching and Learning (Ctl), Materi Pecahan
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI ENERGI DAN PERUBAHANNYA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 083 PIDOLI Khairatih Lubis; Reviva Safitri; Sartika Rati Asmara Nasution
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.344

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan dalam pembelajaran IPA di kelas IV SD Negeri 083 Pidoli, dimana sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi Pembelajaran IPA, sehingga minat dan hasil belajar siswa rendah. Oleh karena itu, untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA diterapkan Model Pembelajaran Team Game Torunament (TGT) pada siswa kelas IV SD Negeri 083 Pidoli. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas IV SD Negeri 083 Pidoli. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini  dilaksanakan dalam dua kali siklus dan setiap siklus terdiri dari satu kali pertemuan. Hasil penelitian dari setiap siklus telah dilaksanakan dengan menggunakan Model Team Game Tournament (TGT) menunjukkan adanya peningkatan baik proses pembelajaran  maupun hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian siswa dalam pembelajaran, dimana pada siklus 1 nilai rata-rata yang diperoleh siswa baru mencapai ketuntasan 60% dengan nilai rata-rata 68,48%, sedangkan pada siklus II menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi dengan nilai rata-rata siswa 80 dengan ketuntasan mencapai 48%. Dengan demikian dapat disimpulkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA Materi Energi dan Perubahannya di Kelas IV SD Negeri 083 Pidoli.   Kata Kunci: Model Team Game Tournament (TGT), Energi dan Perubahannya
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PERUBAHAN CUACA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUALTEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS III SDN 126 GUNUNG BARINGIN SITI RAHMI; Zulfadli Zulfadli; Sabri Sabri; Rahmat Afandi Dongoran
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada IPA materi perubahan cuaca di kelas III SDN 126 Gunung Baringin dengan mengunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan system siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan dan menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning CTL. Penilaian yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik test untuk mengetahui hasil belajar peserta didik, lembar observasi guru, untuk mengetahui kegiatan guru dan peserta didik selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada siswa kelas III SDN 126 Gunung Baringin yang berjumlah 25 siswa 10 laki-laki 15 perempuan dilihat dari penilaian hasil belajar siswa kelas III SDN 126 Gunung Baringin mengalami peningkatan melalui penerapan model Contextual Teaching Learning. Peningkatan penerapan model Contextual Teaching Learning pada siklus I 75% kategori "baik" dan siklus II 90% kategori "Baik Sekali" sedangkan peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I 64% kategori "Kurang Baik" dan siklus II 88% kategori "Baik". Kesimpulan dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning CTL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA materi perubahan cuaca di kelas III SDN 126 Gunung Baringin.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA 8 SUBTEMA 2 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MAKE A MATCH DI KELAS IV SD NEGERI 200118 PADANG SIDEMPUAN Jamilah hayati Siregar; Monica Theresia; Sabri Sabri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model Make A Match pada peserta didik di kelas IV SD Negeri 200118 Padang Sidempuan pada tema 8 subtema 2. Jenis penelitian ini menggunakan PTK (Classroom Action Research). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 200118 Padang Sidempuan yang berjumlah 19 orang sedangkan objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar siswa pada tema 8 subtema 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Hasil siklus I menunjukkan hasil observasi dari kegiatan pembelajaran sebesar 82,3% (kategori baik) dan rata – rata hasil belajar siswa adalah 55 di mana 9 peserta didik (47%) yang tuntas dan 10 peserta didik (53%) tidak tuntas. Selanjutnya siklus II menunjukkan hasil observasi dari kegiatan pembelajaran sebesar 94,8% (kategori sangat baik) dan rata – rata 80 di mana 17 peserta didik (89%) tuntas dan 2 peserta didik (11%) tidak tuntas. Disimpulkan, hasil belajar siswa pada tema 8 subtema 2 dapat ditingkatkan dengan penggunaan model Make A Match pada peserta didik kelas IV SD Negeri 200118 Padang Sidempuan.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI LAMBANG NEGARA KELAS III SD NEGERI 173243 AEK BOTIK KABUPATEN TAPANULI UTARA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) Juliasi Yolanda Nainggolan; Rosnida Siregar; Sabri Sabri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.430

Abstract

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar siswa pada materi lambang negara di kelas III SD Negeri 173243 Aek Botik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 173243 Aek Botik yang berjumlah 17 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar siswa pada materi lambang negara di kelas III SD Negeri 173243 Aek Botik Kabupaten Tapanuli Utara dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada siklus I hasil belajar siswa yang mencapai KKM sebanyak 9 orang dengan persentase 52,94% sedangkan yang belum mencapai KKM sebanyak 8 orang dengan persentase 47,06%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan dimana siswa yang mencapai KKM sebanyak 14 orang dengan persentase 82,35% sedangkan yang belum mencapai KKM sebanyak 3 orang dengan persentase 17,65%. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada materi lambang negara di kelas III SD Negeri 173243 Aek Botik, Kec. Pahae Jae, Kab. Tapanuli Utara dinyatakan berhasil dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI PEMANFAATAN HEWAN SEBAGAI SUMBER DAYA ALAM MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH SISWA KELAS IV SD NEGERI 101470 SOBAR KAB. PADANG LAWAS UTARA Maya Sari Harahap; Zulfadli Zulfadli; Khoiruddin Saleh Siregar; Nurzanna Nurzanna
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.1418

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan penggunaan Model pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi Pemanfaatan hewan sebagai sumber daya alam siswa kelas IV SD Negeri 101470 Sobar Kab. Padang Lawas Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 101470 Sobar Kab.padang lawas utara yang berjumlah sebanyak 20 orang yang terdiri dari 9 orang putra dan 11 orang putri. Adapun instrument yang digunakan adalah lembar observasi guru, siswa, dan tes lembar soal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 101470 Sobar kab. Padang lawas utara hasil belajar siswa megalami peningkatan dari siklus I Ke siklus II, dengan diterapkannya Model pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match hasil belajar siswa meningkat dan termasuk kedalam kategori baik. Hal ini juga ditunjukkan adanya peningkatan tiap siklus melalui lembar Obserasi guru peningkatan pada siklus I diperoleh jumlah skor 49 dengan nilai presentase 72,05% termasuk dalam kategori tinggi dan lembar observasi siswa di siklus I diperoleh jumlah skor 27 dengan nilai presentase 84,37% termasuk kategori sangat baik. Sedangkan pada siklus II lembar observasi guru diperoleh jumlah skor 80,88% dan lembar observasi siswa siklus II diperoleh jumlah skor 90,62% termasuk kategori sangat tinggi. Selanjutnya dilihat pada lembar soal tes apabilah dibandingkan dengan siklus I dan siklus II. Pada siklus I didapatkan jumlah nilai rata-rata 71,5% termasuk dalam kategori sedang, stelah dilakukan perbaikan di siklus II mengalami peningkatan dengan jumlah nilai rata-rata 78,5% termasuk dalam kategori tinggi. Melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Pemanfaatan hewan sebagai sumber daya alam siswa kelas IV SD Negeri 101470 Sobar Kab. Padang Lawas Utara. Kata kunci: Meningkatkan Hasil Belajar Siswa, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match, Pemanfaatan Hewan Sebagai Sumber Daya Alam
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI CAHAYA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 200309 PADANG SIDEMPUAN Anju Ronauli; Zulfadli Zulfadli; Monica Theresia; Rani Kusuma Ningtyas
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.1438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan hasil belajar IPA materi Cahaya pada siswa kelas V SD Negeri 200309 Padang Sidempuan dengan mengimplementasikan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 200309 Padang Sidempuan yang terdiri dari 22 siswa. Teknik pengumpulan data melalui lembar soal tes, dan lembar observasi. Kemudian data hasil penelitian diolah dengan teknik analisis data yaitu implementasi model Problem Based Learning (PBL) meningkat ditandai perolehan hasil observasi siklus I 78,75% dan pada siklus II 91,25% mengalami peningkatan 12,5%, dan hasil belajar sebelum implementasi model Problem Based Learning (PBL) diperoleh nilai rata-rata 70,45% dengan pencapaian belum tuntas. Setelah dilakukan siklus I hasil belajar meningkat menjadi 75,45% dengan pencapaian cukup. Sehingga dilanjutkan siklus II dengan hasil belajar naik menjadi 87,5% dengan pencapaian tuntas. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan implementasi  model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Cahaya pada siswa kelas V SD Negeri 200309 Padang Sidempuan.   Kata kunci: Hasil Belajar, IPA, Model, Problem Based Learning (PBL)
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP SISWA KELAS 3 MI BAHRUL ULUM TANJUNG LAGO BANYUASIN Mita Puspita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.1462

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai capaian akademik PKn siswa kelas 3 MI Bahrul Ulum Bangun Sari Tanjung Lago. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah: cara guru melakukan pembelajaran, di ruang kelas guru menggunakan metode ceramah hal tersebut membuat siswa menjadi pasif mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Pembelajaran picture dan picture dalam pembelajaran PKn di kelas 3 MI Bahrul Ulum Bangun Sari Tanjung Lago Banyuasin. Subyek penelitian adalah siswa kelas III terdiri dari 11 siswa, 4 perempuan dan 8 laki-laki. Teknik ini melibatkan pengumpulkan data penelitian menggunakan tes dan observasi. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat. Ini akan ditampilkan Kemampuan belajar sebelum siklus 36,36% kemudian meningkat menjadi 54,54% pada siklus I. kemudian meningkat menjadi 90,90 % pada Siklus II pada Pembelajaran 1 dan pada Siklus II Pembelajaran 2 meningkat menjadi 99,99%. Penggunaan gambar dan model pembelajaran dengan menggunakan Sebuah media gambar dapat meningkatkan minat siswa dan keefektifan pengajaran
PENERAPAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DI SD SWASTA C9 SCHOOL PANGKALAN KERINCI Habibah Batubara; Zulhidah Zulhidah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.1482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis bagaimana implementasi nilai-nilai pendidikan multikultural dilakukan di Sekolah Dasar Swasta C9 School. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan naturalistik inquiry studi kasus. Data dikumpulkan melalui pengamatan dan wawancara. Keabsahan data diperkuat dengan mengonfirmasi hasil observasi dan wawancara. Untuk menguji kredibilitas data, dilakukan pengamatan yang lebih lama, peningkatan ketelitian, triangulasi data, member check, dan referensi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai multikultural di Sekolah Dasar Swasta C9 School memiliki beberapa aspek sebagai berikut:1) pembelajaran dilaksanakan secara terpadu melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. 2) Peran kepala sekolah, guru, dan siswa memiliki peranan penting dan pemahaman yang sama dalam pengembangan nilai-nilai multikultural, yang berpengaruh positif dalam membangun karakter peserta didik. 3) Penerapan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar membuat siswa menjadi terbiasa dengan istilah bahasa Inggris, terkait penggunaan teknologi, dan menjadi percaya diri dalam berinteraksi dengan orang asing atau warga negara asing. 4) Program kurikulum internasional (Cambridge) dirancang untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara langsung dan interaktif dengan dunia, serta mendorong pendekatan pembelajaran aktif yang memandu siswa menjadi fasih dan memiliki pengetahuan luas dalam berbagai mata pelajaran. 5) Program ini juga berusaha merangkul keragaman yang ada dalam hati siswa, seperti latar belakang etnis, keyakinan agama, dan cita-cita, dengan tujuan menciptakan individu yang mampu bersosialisasi dengan budaya yang berbeda. 6) Sekolah Dasar Swasta C9 School merupakan tempat pertemuan antara peserta didik dan guru yang berasal dari latar belakang yang berbeda, yang memiliki ide, keyakinan, dan nilai yang beragam. Festival dan acara budaya diadakan untuk mengekspresikan keragaman multikultural tersebut. 7)Seluruh orang di lingkungan sekolah sangat waspada dan berkomitmen dalam menerapkan kebijakan no bullying (bebas penindasan). Dengan demikian, penelitian ini menyajikan gambaran tentang penerapan nilai-nilai multikultural di Sekolah Dasar Swasta C9 School dan menekankan pentingnya pendidikan multikultural dalam membangun karakter peserta didik
PENGEMBANGAN MEDIA SMART BOOK PADA MATERI KERAJAAN HINDU-BUDHA DI INDONESIA UNTUK SISWA KELAS IV SD Irnanda Warda Emiliana; Iqnatia Alfiansyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.1523

Abstract

Latar belakang dari permasalahan penelitian pengembangan ini adalah kurangnya kemampuan siswa dalam memahami materi Kerajaan Hindu-Budha di Indonesia. Guru telah menggunakan metode pembelajaran berupa diskusi namun metode pembelajaran saja belum cukup untuk meningkatkan pemahaman siswa, perlu adanya sebuah media pembelajaran Media pembelajaran yang akan dikembangkan adalah media Smart Book Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran berupa media Smart Book, untuk mengetahui kevalidan media Smart Book serta untuk mengetahui respon peserta didik terhadap media Smart Book. Metode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap pengembangan Rayanto yakni analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis hasil validasi media pembelajaran dan analisis hasil angket respon peserta didik. Hasil akhir rata-rata dari validasi ahli media dan ahli materi sama-sama mendapatkan skor sebesar 87,5% yang termasuk dalam kategori sangat valid. Sedangkan hasil dari angket respon peserta didik sebesar 88% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Kesimpulannya media Smart Book dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Media Smart Book, Kerajaan Hindu Budha di Indonesia, Model ADDIE