cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
afdhalilahi08@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
afdhalilahi08@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2829744x     DOI : https://doi.org/10.37081/adam
Jurnal ADAM adalah Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika IPTS tentang berbagai macam inovasi dan ssolusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat yang ada. Artikel yang dimuat dalam Jurnal ADAM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan di Masyarakat, Pengembangan Kreatifitas Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 208 Documents
Kegiatan Usaha Pembuatan Es Martabe Sri Hartini; gita; Syahriani siregar; Mintana Romaito Harahap
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.339 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.919

Abstract

Abstrak pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dan memberi kemanfaatan bagi masyarakat itu sendiri.dalam pengabdIan ini banyak kegiatan yang dapat dilakukandilakukan,salah satunya dalam melakukan pengelolahan es Martabe di desa hutapadang.kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan home industry di desa hutapadang.dampak positif yang terjadi dalam melakukan pengabdian dari segi sosial ekonomi.segi sosial dapat menciptakan lapangan kerja baru dan masyarakat dapat memiliki keterampilan baru dalam industri dapat bersosialisasi dengan masyarakat lain,tetap mengutamakan asas gotong royong dan tidak menimbulkan penasascemaran lingkungan.melaui suatu program kampus yang mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk lebih produktif dan kereatif dalam mengelolah suatu barang yang tidak terpakai ,membina sumber daya manusia dan menjaga kelestarian lingkungan.
UPAYA PENINGKATAN OLAHRAGA SEPAK BOLA PADA GENERASI MUDA SEBAGAI ANTISIPASI PENYALAH GUNAAN NARKOBA DAN KECANDUAN GAME ONLINE Mariyatul Kubtiyah Ritonga; Ilhamuddin Nasution; Dinda Vebrina; Irsal Harahap; Siskaini Rambe; Laila Surayya
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.265 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.949

Abstract

Dari 24 anak-muda yang mengikuti kegiatan, sebagaian besar menajukan pertanyaan terkait dalam penyalah gunaan narkoba dan kecanduan game online ini. Berikut dipaparkan beberapa cara agar terhindar dari penyalah gunaan narkoba dan kecanduan game online ini yaitu: a) Jangan pernah mencoba menggunakan narkoba atau narkotika, kecuali untuk alasan pengobatan serta terapi, b) Mencari tahu tentang apa itu narkoba serta dampak negatifnya bagi kesehatan tubuh, c) Memilih lingkungan pergaulan yang baik.Cara agar terhindar dari kecanduan game online: a) Membatasi waktu bermain game, b) Mencari hobi baru, c) Meletakkan perangkat game di luar kamar tidur. Dari Antusias Sasaran (Anak muda didesa Bandar Hapinis ) kegiatan ini berpotensi berlanjut dan terus berkembang, baik dengan tema PkM yang sama maupun berbeda. Hal ini dikarenakan minimnya kegiatan serupa didesa tersebut. Pelaksanaan kegiatan dievaluasi secara keseluruhan, meliputi tahap perencanaan, persiapan dan pelaksanaan. Evaluasi dilakukan guna mendata kekurangan dan kelebihan yang diperoleh dari kegiatan ini. Selanjutnya diharapkan akan menjadi bahan masukan yang bermanfaat bagi kemajuan dan keberlanjutan kegiatan-kegiatan selanjutnya, baik kepada dosen dan mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan ini. Hasil dari kegiatan ini antara lain dapat terlihat dari keantusiasan parapemuda, sebagian besar dapat merasakan manfaatnya dan memberikan nilai positif, selanjutnya berdasarkan saran dan masukan dari parapemuda, perlu diadakan kegiatan lanjutan, agar anak-anak dapat mengevaluasi hasil yang telah dijalankan dan meningkatkan kualitas olahraga yang lebih baik lagi.
Pelaksanaan Bimbingan Belajar Gratis di SD Negeri 23 Siogungogung Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir Elza Leyli Lisnora Saragih; Febiola Miranda Sinaga; Mesti Herianty Naibaho; Eriska Hutabalian; Rinni Wati Sinaga
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.293 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.963

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Sekolah merupakan salah satu fasilitas untuk memperoleh pendidikan. Di sekolah para siswa mendapatkan pengetahuan dan wawasan melalui guru sebagai tenaga pengajar. Namun, mengingat banyaknya jumlah siswa/i yang berada dalam satu kelas membuat guru tidak dapat secara maksimal membimbing siswa satu persatu. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini memaparkan laporan pelaksanaan bimbingan belajar gratis yang dilaksanakan oleh mahasiswa FKIP Universitas HKBP Nommensen Medan untuk siswa SD Negeri 23 Siogungogung,Pangururan. Adapun tujuan pelaksanaannya adalah untuk memberikan pembelajaran tambahan bagi para siswa sehingga siswa mampu mengikuti pembelajaran secara maksimal di sekolah. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di desa Siogungogung Pangururan, Kabupaten Samosir. Metode pelaksanaan yang dilakukan berupa bimbingan belajar yang dilaksanakan selama kurun waktu 1 bulan. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari orangtua peserta serta antusias anak-anak mengikuti bimbingan belajar dari awal hingga berakhirnya kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya minat belajar dan hasil belajar anak didik.
BIMBINGAN BELAJAR DAN PEMBINAAN KARAKTER BERBASIS NILAI-NILAI KRISTIANI (PKBN2K) DI SD NEGERI NO. 173660 LUMBAN LOBU Sanggam P. Gultom; Winda Sari Sirait; Windi Yuliati Butarbutar; Lestari Silalahi; Fernando Napitupulu
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.057 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.969

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu siswa terbiasa bermain gadget, perpustakaan di sekolah tutup atau tidak beroperasi. Hal ini disebabkan kondisi pandemi covid-19 yang mempengaruhi, sehingga membuat siswa malas belajar. Disamping itu perpustakaan yang di sekolah tutup atau tidak beroperasi. Adapun program kegiatan yang dirancang dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, yaitu: mendidik, mengajar serta memotivasi siswa untuk belajar dan tumbuh keinginan untuk membaca serta melatih diri sendiri dalam meningkatkan nilai-nilai Kristiani. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di SD Negeri No. 173660 Lumban Lobu Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba pada tanggal 02 Februari 2022 s/d 26 Februari 2022. Bimbingan belajar diberikan sebanyak 14 kali pertemuan untuk semua kelas yang dipilih. Selain memberikan bimbingan belajar, tim juga selalu menyelipkan pembinaan karakter ketika proses pembelajaran sedang berlangsung. Hasil pengabdian yang didapat dari siswa yang dievaluasi, semua siswa yang mengikuti layanan bimbingan belajar sudah mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan belajar serta pemahaman tentang nilai-nilai kerohanian.
Implementasi Kampus Mengajar Angkatan 2 SD Al Washliyah 87 Ledong Timur parlindungan sitorus; Elza LL Saragih; Vera Sanny Br Siahaan; Uli Astry Tambunan; Alfis Syaputri; Eka Sari Siagian; Anggi Mei Sarah
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.324 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.970

Abstract

Covid-19 melanda dunia termasuk Indonesia, akibatnya banyak kegiatan masyarakat berubah, termasuk bidang pendidikan dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring.Sekolah, guru dan siswa masih banyak belum siap untuk mengikuti pembelajaran daring , disebabkan banyak hal, seperti masalah tidak mampu membeli perangkat smartphone atau komputer, penguasaan IT , jaringan internet yang tidak memadai,dan tidak mampu untuk membeli kuota internet, mengakibatkan banyak anak sekolah tertinggal dalam pembelajaranl. Untuk mengejar ketertinggalan dalam bidang pendidikan,pemerintah melalui Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi meluncurkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka(MBKM) berisi delapan program salah satunya adalah kegiatan Kampus Mengajar. Kampus Mengajar melibatkan mahasiswa dan dosen dari semua Perguruan Tinggi untuk terjun secara langsung ke sekolah yang sudah ditetapkan untuk membantu pendidikan khususnya untuk Sekolah Dasar sederajat dan Sekolah Menengah Pertama sederajat. Kegiatan kampus mengajar dimulai dengan tahap observasi, dengan tujuan untuk mengetahui apa yang menjadi kebutuhan , dan kendala apa yang dialami sekolah, sehingga fokus untuk perbaikan dapat dirancang dengan baik, dengan tujuan kegiatan menjadi tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kompetensi siswa, guru dan tenaga kependidikan disekolah. Tahapan kegiatan dalam kampus mengajar angkatan 2 di SD Al Washliyah 87 Ledong Timur adalah sebagai berikut : (1) tahap survey, (2) analisis kebutuhan, (3)Persiapan perangkat pendukung kegiatan, (4) pelaksanaan, (5) Refleksi dan evaluasi . Untuk fokus kegiatan yang dilaksanakan dalam program kampus mengajar angkatan 2 ini meliputi empat kegiatan antara lain : (1) meningkatkan Literasi siswa, (2) meningkatkan numerasi siswa, ( 3) perbaikan administrasi sekolah, dan (4) adaptasi teknologi. Dari hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan , diperoleh bahawa kemampuan Numerasi siswa masih rendah, siswa masih sangat susah untuk melakukan perhitungan dan operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Untuk kemampuan Literasi juga masih rendah hal ini disebabkan masih ditemukan siswa yang belum lancar membaca dan menulis. Kegiatan adaptasi teknologi diperuntukkan untuk guru dan tenaga kependidikan, diperoleh hasil gambaran bahwa guru dan tenaga kependidikan mampu memahami beberapa program IT, seperti menggunakan zoom, google meet, dan mengarsipkan file dalam google drive. Hasil yang diperolah dalam kegiatan ini adalah guru sudah mampu membuka email, membuka zoom, membuka google meet, dan sudah mampu mengarsipkan data dalam google drive.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN KERAJINAN DARI BOTOL AQUA BEKAS UNTUK MENCIPTAKAN NILAI EKONOMI DI DESA SIBATANG KAYU Rosnida Siregar; nur paizah; Hentiana Putri; Husni habibah
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.504 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.978

Abstract

  The results of the PKM implementation that have been carried out in connection with the review of "Community Assistance Through Making Crafts From Used Aqua Bottles To Create Economic Value In Sibatang Kayu Village". The results of this observation begin by describing the location of the observation, a description of the condition of the community, this is disclosed to describe the background of the observation location in general. The research location is the object of interest to carry out PKM activities. In accordance with the focus of the problem being studied, this PKM was carried out in Sibatang Kayu Village. The area of Sibatang Kayu Village has an area of + 200 ha. This is used for oil palm plantations and rubber plantations as well as rice fields for local communities. The population of Sigumuru Village, West Angkola District, is +590 souls consisting of 84 families. while the livelihood of the population is larger by profession as oil palm planters. Based on the results of interviews with the people of Sibatang Kayu Village, many of them do not know about the management of used aqua bottles that can be used as handicrafts. Because most of the people think that they are only busy working in the gardens and rice fields and farming so it is difficult for them to take the time to make a craft, especially from used aqua bottles.   Keywords: Society, Crafts, Used Aqua Bottles, Economic Value   Abstrak   Hasil pelaksanaan PKM yang telah dilaksanakan sehubungan dengan tinjauan tentang “Pendampingan Masyarakat Melalui Pembuatan Kerajinan Dari Botol Aqua Bekas Untuk Menciptakan nilai ekonomi Di Desa Sibatang Kayu”. Hasil observasi ini diawali dengan mendeskripsikan lokasi observasi, gambaran keadaan masyarakatnya, hal ini diungkapkan untuk menggambarkan latar belakang lokasi observasi secara umum. Lokasi penelitian merupakan objek tujuan untuk melaksanakan kegiatan PKM. Sesuai dengan fokus masalah yang dikaji maka PKM ini dilaksanakan di Desa Sibatang Kayu. Luas wilayah Desa Sibatang Kayu mempunyai luas + 200 ha. Hal ini dimanfaatkan untuk lahan perkebunan Kelapa sawit dan kebun karet serta perasawahan masyarakat setempat. Penduduk Desa Sigumuru Kecamatan Angkola Barat sebanyak +590 Jiwa yang tediri dari 84 KK. sedangkan mata pencaharian penduduk tersebut lebih besar berprofesi sebagai  pekebun kelapa sawit. Berdasarkan hasil wawancara dengan masyarakat Desa Sibatang Kayu bahwa banyak diantara mereka kurang tau tentang pengelolahan botol aqua bekas yang dapat dijadikan sebagai kerajinan tangan. Karena sebagian besar dari masyarakat bahwa mereka hanya sibuk bekerja dikebun dan sawah serta berladang sehingga mereka sulit meluangkan waktu untuk membuat sebuah kerajinan khususnya dari botol aqua bekas.   Kata Kunci: Masyarakat, Kerajinan, Botol Aqua Bekas, Nilai Ekonomi
Bimbingan Belajar Untuk Meningkatkan Literasi, Numerasi, Dan Pengenalan Teknologi Di SD Negeri 033923 Sumbul Ruth Mayasari Simanjuntak; Enda Gloria NM Banurea2; Yunita Pera Siregar; Eva Lestari Simanjorang; Hotmian Sagala; Diana Gultom
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.543 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.984

Abstract

Berawal dari meledaknya masalah terkait pandemik covid 19 yang membawa nuansa baru dalam dunia pendidikan kini menjadi masalah besar. Bimbingan belajar yang dilakukan adalah memberikan bantuan kepada peserta didik di Sekolah Dasar tanpa memungut biaya (gratis) dengan tujuan untuk membantu peserta didik dalam literasi, numerasi dan pengenalan teknologi. Kegiatan bimbingan belajar ini diadakan setelah mereka pulang sekolah.berdasarkan kegiatan bimbingan belajar yang dilakukan diperoleh kemampuan menggunakan berbagai macam angka dan simbol yang terkait dengan operasi pada bentuk aljabar dalam konteks kehidupan sehari-hari sebesar 72,4% dengan kriteria tinggi, kemampuan menganalisis grafik, tabel, bagan, diagram sebesar 64,16% dengan kriteria tinggi, kemampuan mengambil keputusan sebesar 70% dengan kriteria tinggi. Dengan kemampuan literasi dan numerasi guru dan peserta didik mampu mengetahui teknologi apa yang tepat untuk digunakan dalam membantu proses pembelajaran agar dapat tersampaikan sesuai apa yang menjadi tujuan pembelajaran itu sendiri.
RUBBER (RUMAH BACA BUKU CERITA ) SEBAGAI USAHA PEMBENTUKAN MINAT MEMBACA ANAK ANAK TINGKAT SD DI PIJORKOLING PADANGSIDEMPUAN Inna Syakinah; Anni Rahimah Rahimah; Irwan Saleh Rambe; Rostiani Nasution
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.73 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1012

Abstract

Membaca Merupakan kegiatan melihat tulisan bacaan  dan proses memahami isi teks dengan brersuara atau dalam hati. Membaca dapat juga di artikan dengan  mengungkapkan sesuatu imanjinasi terhadap suatu pembaca  yang disukai khalayak ramai dan juga di mengerti .Membaca juga merukan salah satu bagian literasi. Yang di maksud dengan literasi adalah: , Seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara , menghitung , dan memcahkan masalah pada tingkat keahlian  tertentu yang di perlukan dalam kehidupan sehari hari. Seperti  yang kita ketahui sebagian besar bagi seorang peserta didik , terutama peserta didik yang sedang duduk di bangku sekolah dasar mereka merasakan bahwa kegiatan membaca itu adalah suatu kegitan yang membosankan. Terutama  ketika bahan  buku bacaan nya tersebut berbentuk bacaan semua artinya buku tersebut tidak memiliki gambar, seperti:Binatang. Seperti yang terjadi di desa pijorkoling tempat saya melakukan PkM begitu saya mengeluarkan beberapa buku bacaan mereka langsung berkata  pasti kami di suruh membaca kan kak,padahal membaca adalah hal yang sangat membosankan. Dan ada juga dari salah satu mereka yang suka membaca tetapi tidak  semua buku bacaan yang ia sukai, hanya beberapa saja. Reading is an activity to see what is written and the process of understanding the contents of the text aloud or silently. Reading can also be interpreted by expressing something imaginative to a reader who is liked by the general public and is also understood. Reading is also a part of literacy. Literacy is a set of individual abilities and skills in reading, writing, speaking, calculating, and solving problems at a certain level of expertise that is needed in everyday life. As we know, most of the students, especially students who are in elementary school, feel that reading is a boring activity. Especially when the reading material is in the form of reading, it means that the book does not have pictures, such as: Animals. As happened in the village of Pijorkoling where I did PkM, as soon as I took out some reading books, they immediately said that we must be told to read, Sis, even though reading is a very boring thing. And there is also one of them who likes to read but not all reading books that he likes, only a few
PELATIHAN PENGOLAHAN POHON BALAKKA MENJADI HOLAT MAKANAN KHAS PADANG LAWAS UTARA nurjamila siregar; Roslian Lubis; Riko syaputra Tambunan; Marwa harahap
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.847 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1021

Abstract

Holat adalah nama dari salah satu makanan indonesia . Hidangan ini merupakan makanan khas dari Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatra Utara.Tetapi, penyebaran makanan ini cukup luas, seperti di Kota Padang Sidempua, Rantauprapat, Kabupaten Labuhan Batu Kotapinang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan Aek Kanopan, Kabupaten Labuhan Batu Utara dan Kota Medan. Makanan ini cukup unik. Misal, di Kota Padang Sidempuan, makanan berbahan dasar ikan itu cukup dikenal oleh suku Mandailing karena cita rasanya yang lezat dan manfaatnya untuk kesehatan. Jika bukan masyarakat asli daerah penyebarannya tersebut, nama Holat terdengar kurang familier. Konon Holat merupakan makanan yang dibuat secara khusus bagi para raja di Tapanuli Selatan.Jika melihat sekilas, Holat seperti hidangan ikan bakar berkuah, tetapi rasa gurihnya sangat terasa, apalagi karena ada bumbu utamanya. Pembuatan Holat menggunakan bahan-bahan khas yang ada di Sumatra Utara, antara lain, kulit kayu tanaman balakka yang biasanya hanya terdapat di hutan kawasan Tapanuli Selatan dan ikan jurung. Ikan tersebut adalah jenis ikan endemis yang rasanya manis dan biasanya dapat ditemukan di sungai-sungai di Padang Bolak
Belajar Fotosintesis dengan Edugame Berbasis Android di SD N 100511 Aek Latong Ermawita; irwan soleh ritonga; Rahmad Fauzi; Togar Harahap
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.14 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1040

Abstract

Software, Aplikasi, Game Edukasi, Monopoli, Media Pembelajaran dan Pembelajaran Biologi Oleh Restiana Permasalahan dalam penelitian ini adalah pemanfaatan teknologi di SMA YP Unila Bandar Lampung dinilai belum maksimal dan media pembelajaran yang kurang praktis. Siswa membutuhkan media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan software aplikasi game edukasi Monopoli sebagai penunjang pembelajaran biologi, untuk mengetahui kelayakan software aplikasi game edukasi monopoli sebagai penunjang pembelajaran biologi dan untuk mengetahui respon guru dan respon siswa terhadap daya tarik aplikasi game edukasi monopoli. software sebagai penunjang pembelajaran biologi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) Sugiono melalui tujuh tahapan, yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk dan revisi produk. Instrumen yang digunakan adalah: angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji lapangan menggunakan uji skala kecil dan pengujian skala luas. Teknik analisis data meliputi angket validasi ahli dan angket respon siswa. Hasil dari penelitian ini adalah: Telah dikembangkan perangkat lunak aplikasi game edukasi Monopoli sebagai penunjang pembelajaran.

Page 3 of 21 | Total Record : 208