cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
afdhalilahi08@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
afdhalilahi08@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2829744x     DOI : https://doi.org/10.37081/adam
Jurnal ADAM adalah Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika IPTS tentang berbagai macam inovasi dan ssolusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat yang ada. Artikel yang dimuat dalam Jurnal ADAM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan di Masyarakat, Pengembangan Kreatifitas Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 189 Documents
GERSENA ( GERAKAN KESEHATAN ANAK) PADA SISWA MDTA DI DESA BINANGA khoiruddin saleh siregar; Rolia Siregar; Sapitri Siregar; Melfi Mutiah Hasibuan
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.934 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1129

Abstract

Aktivitas fisik atau olahraga tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik anak dan remaja seperti meningkatkan leanbody mass, kekuatan otot dan tulang, meningkatkan kesehatan jantung, peredaran darah, dan mengontrol berat badan. Lebih jauh, olahraga memiliki manfaat non fisik, antara lain meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan belajar dan berlatih, meningkatkan kesehatan mental psikologis, dan membantu anak mengurangi stres. Bentuk olahraga yang dianjurkan antara lain jogging, olahraga aerobik, berlari, naik sepeda cepat, berjalan menanjak, dan bela diri. Olahraga jenis ini termasuk dalam vigorous-intensitya ctivity, yang menggunakan energy lebih dari 7kcal permenit dan memiliki manfaat lebih baik dibandingkan dengan moderate-intensity yang menggunakan energy sekitar 3,5-7 kcal permenit. Contoh dari olahraga moderate-intensity antara lain berjalan hingga berjalan cepat, senam, dan naik sepeda santai.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN ANAK DALAM MEMPELAJARI KATA KERJA DI SEKOLAH DASAR 100206 DI PINTU PADANG Mina Syanti Lubis; imsar siregar; Marito Ade Lina
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.532 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan dan bidang kemasyarakatan. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa. Syarat yang berhubungan dengan pelajaran adalah guru hendaknya mengajarkan pelajaran yang sesuai dengan keahlian, guru hendaknya memiliki amanah ilmiah, guru hendaknya bersikap bijak dalam proses pembelajaran, guru hendaknya berpakaian bersih dan rapi. Syarat yang berkenaan dengan peserta didik maksudnya adalah guru hendaknya bersikap adil terhadap peserta didik, guru sebaiknya motivator bagi peserta didiknya dalam mencari ilmu pengetahuan, guru hendaknya memperhatikan tingkat perkembangan peserta didiknya, guru hendaknya melakukan evaluasi tehadap peserta didiknya. Kata kunci: Peranan, guru, Motivasi, Belajar, Siswa
Vocabulary improvement of elementary school children using puzzle technique Salsa Dillah; Lollo Rosa Lubis; FriskaDani Hasibuan; Hotimayani Lubis
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.563 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1134

Abstract

Abstrack This community service focuses on learning to increase elementary school children's vocabulary using puzzle techniques. This service aims to increase the vocabulary in English for children at SD Negeri 200113 Tanobato. implementation method by learning while playing English puzzles and adding material orally and in writing. The service is carried out through three stages, namely the learning planning stage, the learning implementation stage and the learning evaluation stage. Vocabulary is important because learning vocabulary is the main capital for learning sentences and other skills in language. Mastering a lot of vocabulary will make it easier for them to read, write, listen and speak English. The success indicator in this learning is marked by the students' writing ability in learning English. At the implementation stage. The learning consists of three activities, namely opening activities, core activities and closing. This community service is carried out for three days. Some of the components that have been successfully achieved from this PKM include 1) the achievement of activity goals 2) the achievement of the material targets that have been planned. Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini fokus kepada pembelajaran peningkatan vocabularry anak sd menggunakan teknik puzzle. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan perbendaharaan kosakata dalam berbahasa Inggris anak anak di SD Negeri 200113 Tanobato. Metode pelaksanaan debgan cara belajar sambil bermain puzzle bahasa inggris serta menyampaikan materi secara lisan dan tulisan. pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan pembelajaran, tahap pelaksanaan pembelajaran dan tahap evaluasi pembelajaran. Vocabulary sangatlah penting karena mempelajari kosakata adalah modal utama untuk mempelajari penyusunan kalimat dan kemampuan lain dalam bahasa. Dengan menguasai banyak kosakata akan memudahkan mereka untuk membaca, menulis, mendengar dan berbicara bahasa Inggris. Indikator keberhasilan dalam pembelajaran ini ditandai dengan meningkatnya kemampuan menulis siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Pada tahap pelaksanaan. Pembelajaran terdiri dari tiga kegiatan yaitu kegiatan pembukaan, kegiatan inti dan kegiatan penutup.Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan tiga hari. Beberapa komponen yang berhasil di capai dari PKM ini diantaranya 1) tercapainya tujuan kegiatan 2) tercapai target materi yang telah di rencanakan.
Membentuk Karakter Siswa melalui Pembelajaran Matematika Berbasis Budaya Lokal Tapanuli Marzuki Lubis; Khoiruddin Saleh Siregar; Sabri; Afdhal Ilahi; Eva Yanti Siregar; Dwi Putria Nasution
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.039 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1139

Abstract

The Community Service activities carried out aim to shape the character of students through teaching and learning mathematics activities using the concept of local local culture. The subjects of the activity were students of the 200201 Padangsidimpuan State Elementary School which consisted of 24 students. The object of the activity is the formation of student character based on local culture. Activities are carried out in the form of mentoring students in learning mathematics based on local culture which includes giving lectures, discussing questions and drawing conclusions. Data was collected by using descriptive qualitative method. Through the activities carried out, it was concluded that through cultural-based mathematics learning, students' character was formed, especially in cooperation, hard work, responsibility and caring. The character of cooperation can be formed when students work together in understanding subject matter and problem solving, hard work is formed in students through discussing difficult problems presented, responsibility is formed on students when students understand what must be done and understand the intent and purpose of the work. implemented, and care is formed in students when students are accustomed to sharing information in learning activities.   Keywords: Character, Learning, Mathematics, Local culture.   Abstrak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk membentuk karakter siswa melalui kegiatan belajar mengajar matematika dengan menggunakan konsep budaya lokal setempat. Subjek dari kegiatan adalah siswa Sekolah Dasar Negeri 200201 Padangsidimpuan yang terdiri dari 24 siswa. Objek kegiatan adalah pembentukan karakter siswa berdasarkan budaya lokal. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pendampingan siswa dalam pembelajaran matematika dengan berbasis budaya lokal yang meliputi kegiatan pemberian ceramah, pembahasan soal dan penarikan kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Melalui kegiatan yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa melalui pembelajaran matematika berbasis budaya yang dilakukan terbentuk karakter siswa khususnya pada kerjasama, kerja keras, tanggung jawab dan peduli. Karakter kerjasama dapat terbentuk pada saat siswa bekerja sama dalam memahami materi pelajaran dan pemecahan masalah, Kerja keras terbentuk pada siswa melalui pembahasaan permasalahan permasalahan sulit yang disajikan, tanggung jawab terbentuk pada siswa ketika siswa memahami apa yang harus dikerjakan serta memahami maksud dan tujuan pekerjaan tersebut dilaksanakan, dan peduli terbentuk pada siswa ketika siswa terbiasa dalam kegiatan berbagi informasi dalam kegiatan pembelajaran.   Kata Kunci: Karakter, Pembelajaran, Matematika, Budaya lokal.
PELAKSANAAN TEKNIK PERMAINAN SCRABBLE DALAM PEMBELAJARAN VOCABULARY laila28; Wildan Iskandar Lubis; Lollo Rosa Lubis; Rika Sri Erdila; Ulfa Hakiki
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.122 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1140

Abstract

The purpose of this community service activity is to assist students by applying scrabble games in learning in the community and to produce new English vocabulary for children in the community. This activity was carried out in one of the Wek IV neighborhoods on Jalan Sutan Hasanuddin. The target participants are community children. The method used is the theoretical and practical method of the game of scrabble. The results obtained through this training are innovative learning knowledge with scrabble games and children's ability to implement scrabble games to increase children's knowledge vocabulary to bind children's ability to pronounce words through scrabble games proves that the game can improve children's ability to pronounce words, numbers and linking words, as evidenced by the significant increase in vocabulary after community children used scrabble games in English learning or excellent vocabulary learning for four days of meetings.  
PENGENALAN GAYA HIDUP ZERO WASTE TERHADAP SISWA SEKOLAH DASAR Edysyah Putra; Nurhasanah; Nazla Asyifah Siregar; Julia Ananda Siregar
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.486 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1142

Abstract

Abstrak Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang, merupakan hasil aktivitas manusia ataupun alam yang sudah tidak digunakan lagi karena sudah diambil unsur atau fungsi utamanya. Peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup masyarakat mengakibatkan penambahan volume sampah yang dihasilkan,. Kurangnya wawasan masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan dan kebiasaan yang sudah melekat menjadi salah satu alasan terus berkembangnya kebiasaan membuang sampah sembarangan. Salah satu solusi untuk memberantas sampah ialah dengan menerapkan gaya hidup nol sampah, gaya hidup nol sampah merupakan gaya hidup yang bertujuan untuk meminimalisasi sampah yang dihasilkan oleh individu demi menjaga lingkungan dan mrngurangi penggunaan barang sekali pakai. Kegiatan ini dilaksanakan di UPTD SD Negeri 18 Aek Batu dengan objek kegiatan para siswa dan siswi di sekolah tersebut. Sosialisasi dan edukasi mengenai sampah pada masyarakat kelompok umur dewasa dan remaja cenderung lebih susah karena kebiasaan yang sudah melekat. Masyarakat usia dini merupakan pemegang kunci kesuksesan penerapan kebiasaan membuang sampah yang baik. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah para peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat terdorong untuk turut serta bersama-sama berperan dalam merealisasikan pemberdayaan masyarakat kearah yang lebih baik, dalam hal ini ialah menjadikan lingkungan yang bebas dari sampah. Kata Kunci: Gaya Hidup, Kebersihan, Limbah, Masalah Sampah, Ramah Lingkungan
SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH KULIT KOLANG KALING SEBAGAI PUPUK KOMPOS DI DESA LANTOSAN ROGAS Perima Simbolon; Rosniati Siregar; Maiya Rahmadani Siregar
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.637 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1143

Abstract

Abstrak Kolang Kaling merupakan biji muda dari buah pohon aren (Arenga pinnata). Aren termasuk dalam suku Araceae (pinang-pinangan). Masyarakat dari berbagai daerah biasanya mengolah kolang kaling untuk meningkatkan perekonomian. Meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk kolang kaling, menyebabkan semakin banyak pula limbah kulit kolang kaling yang dihasilkan. Limbah kulit kolang kaling ini menumpuk dan terbuang begitu saja. Limbah ini sebaiknya diolah supaya mempunyai nilai dan bermanfaat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dengan mensosialisasikan cara pengolahan limbah kulit kolang kaling sebagai Pupuk Kompos di Desa Lantosan Rogas Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 13-14 Mei 2022 dengan pesertanya 23 orang yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dari Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, kepala desa dan masyarakat. Kegiatan dilakukan dengan cara ceramah atau sosialisasi dan demonstrasi. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan dan penutupan. Tahap persiapan yaitu tahap observasi lokasi dan koordinasi Tim PKM dengan kepala desa. Tahap pelaksanaan, Ceramah tentang morfologi pohon aren, limbah, pupuk kompos, alat dan bahan pembuatan kompos serta demonstrasi tentang proses pengolahan limbah kulit kolang kaling menjadi pupuk kompos di Desa Lantosan Rogas Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Tahap penutupan, menyimpulkan kegiatan yang sudah dilaksanakan. Hasilnya sosialisasi pengolahan limbah kulit kolang kaling menjadi pupuk kompos di Desa Lantosan Rogas Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan telah terselenggara dengan baik dan pesertanya atusias dan aktif. Kata Kunci: Limbah, kulit kolang kaling dan pupuk kompos
PENGOLAHAN TANAMAN DAUN JAMBU BIJI MENJADI OBAT HERBAL Yusnaini Rambe; Seri Irawati Batubara; Linda Wahyuli Siregar; Anis Juita Harahap
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.329 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1145

Abstract

Abstrak Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian pada sebagian anak di negara berkembang pengolahan daun jambu biji ini di buat dengar bertujuan memberikan suatu ipormasi mengenai pengobatan herbalsebagai alternative yang berasal dari daun jambu biji yang memiliki aktivitas anti diare.metode yang digunakan dalam penulisan ini berdasarkan studi literature dari beberapa publikasi ilmiah di jurnal nasional maupun internasional.pengujian daun jambu biji ini terhadap penyembuhan diare hewan uji yakni sapi dan manusia .uji sensitifitaskuman dilakukan dengan metode pengenceran lambung( tube dilution method) dan untuk mengidentivikasi senyawa aktif dalam daun jambu biji.dari hasil yang diperoleh terdapat beberapa metabolit sekunder yang memiliki efek pasmakologis pada daun jambu biji sebagai anti diare seperti flavonoid,alkaloid,tannin dan minyak atarntroduksi Daun jambu biji (Pridium Guajava Lan) merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di berbagai daerah Tropis Daun jambu biji diketahui mengandung berbagai senyawa antibakteri Diantaranya Tanin, Flavonoid Minyak Atsiri dan Alkaloid Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun jambu biji dapat menghambat pertumbuhan Escherichia bakteri colt Metode Merupakan padatan encer untuk melihat tingkat hambat minimum (KHM) dan tingkat membunuh minimum (KBM) Jenis Penelitian Dengan demikian merupakan penelitian deskriptif eksperimental Kata Kunci: jambu biji, diare, obat herbal, bonan dolok.
SOSIALISASI PENTINGNYA MENJAGA KEBERSIHAN SEJAK USIA DINI Ismi Suryani Harahap; Rizky Amelia Dona Siregar; Gusti Rahmadani Harahap; Elsa Kania Hasibuan
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.989 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1146

Abstract

  Kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan harus ditanamkan sejak dini. Membiasakan hidup bersih dan sehat dapat dilakukan oleh semua orang tidak terkecuali oleh anak-anak kecil. Membiasakan hidup bersih dan sehat dapat kita mulai dari hal-hal kecil seperti membiasakan untuk mencuci tangan sebelum melakukan berbagai kegiatan terutama sebelum makan, sesudah bermain, membiasakan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, dan selalu membiasakan diri untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Dari hal-hal kecil tersebut kita dapat memulai untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat sehingga dapat menciptakan derajat kesehatan yang baik sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit. Sasaran dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah anak-anak usia sekolah dasar yang ada di SD Negeri 100304 Desa Tapus Pargarutan Dolok, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan.Pelaksana dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah mahasiswa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Kegiatan yang dilakukan diantaranya penyampaian materi mengenai cara mencuci tangan yang baik dan benar. Pada materi disampaikan dampak atau penyakit yang akan diderita oleh anak-anak bila tidak mencuci tangan mereka dengan baik dan benar.Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat dinyatakan berhasil karena adanya respons yang sangat baik dan antusiasme yang tinggi dari anak-anak.     Awareness of the importance of maintaining cleanliness and health must be instilled from an early age. Getting used to a clean and healthy life can be done by everyone, including small children. Getting used to a clean and healthy life can be started from small things such as getting used to washing hands before doing various activities, especially before eating, after playing, getting used to maintaining dental and oral health, and always getting used to always throwing garbage in its place. From these little things we can start to create a clean and healthy environment so as to create a good degree of health so as to avoid various kinds of diseases. The target of the implementation of this Community Service is elementary school age children in SD Negeri 100304 Tapus Pargarutan Dolok Village, East Angkola District, South Tapanuli Regency. The implementers of this Community Service activity are students of the South Tapanuli Education Institute, Faculty of Mathematics and Natural Sciences Education. The activities carried out included delivering material on how to wash hands properly and correctly. At the time of delivery, the children were invited to be directly involved in practicing good and correct hand washing. This Community Service Activity could be declared successful because of the very good response and high enthusiasm of the children.
PROGRAM MODEL PEMBELAJARAN VISIT HOME DI DESA SITUMBA KECAMATAN SIPIROK Dr. Henni lawati., M. Hum; Kamisah; Sahruddin Pohan; Mina Syanti Lubis; Seri Surianti
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.466 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1147

Abstract

Motivasi belajar anak dimasa pandemi drastis mengalami kemundurun, hal ini dipicu dari ketidaksiapan masyarakat dalam menangani situasi yang berlangsung dengan tiba-tiba. Pemerintah  mengambil langkah sigap memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau yang disingkat dengan PJJ.Tentunya kemungkinan-kemungkinan negatif dalam pembelajaran yang mengakibatkan kemerosotan motivasi belajar anak,karena masih banyak yang kurang bisa memahami materi lewat media sosial dan ditambah dengan tugas yang menuntut perhatian orang tua untuk andil dalam mendampingi anak dari rumah.Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan kembali motivasi anak selama pandemi lewat salah satu program pembelajaran visit home. Tahapan kegiatan yang dilaksanakan dimulai dari persiapan berupa sosialisasi, setelah itu pelaksanaan lewat penyampain materi dalam program yang akan dilakukan dan indikator keberhasilan dalam  dampak program visit home di desa Situmba, kecamatan Sipirok sangat positif selama masa pandemipandemi. Hal ini dapat dilihat dari (1) anak merasa diperhatikan (2) anak merasa dihargai dan (3) meningkatkan prestasi anak.                                                                                Children's learning motivation during the pandemic got a drastic decline, this case was triggered by the unpreparedness of the community in dealing with situations that took place suddenly. The government took swift steps to implement distance learning or abbreviated as PJJ. Of course, there are negative possibilities in learning that result in a decline in children's learning motivation because there are still many who cannot understand the material through social media and coupled with tasks that require parents' attention to take part in accompanying children from home. The purpose of this Community Service activity is to increase children's motivation during the pandemic through one of the visit home learning programs. The stages of the activities carried out started from preparation in the form of socialization, after that the implementation through the delivery of material in the program to be carried out and indicators of success in the impact of the visit home program in Situmba village, Sipirok sub-district were very positive during the pandemic. This can be seen from (1) the child feels cared for (2) the child feels appreciated and (3) increases the child's achievement. Keywords: learning, visit home

Page 5 of 19 | Total Record : 189