cover
Contact Name
Erwinsyah Tuhuteru
Contact Email
clapeyron.unkhair@gmail.com
Phone
+6281244380182
Journal Mail Official
clapeyron.unkhair@gmail.com
Editorial Address
Jl. Yusuf Abdulrahman, Gambesi, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Khairun
ISSN : -     EISSN : 2776463X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil adalah merupakan wadah ilmiah untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan kajian analisis yang berkaitan dengan bidang teknik dan Rekayasa yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Teknik Sipil Program Pascasarjana Universitas Khairun. CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil terbit 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Alamat Digital Object Identifier (DOI) yang diterbitkan dari Crossref DOI: http://doi.org/10.3387/clapeyron
Articles 61 Documents
OPTIMALISASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RUMAH PROGRAM BANTUAN STIMULAN RUMAH SWADAYA PADA DAERAH KEPULAUAN Yani, Stevi; Sultan, Mufti Amir; Gaus, Abdul
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2025): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v6i1.10517

Abstract

Salah satu program yang hampir merata diseluruh kabupaten kota yang dilancarkan oleh pemerintah pusat untuk mengatasi backlog dan RTLH yaitu program bantuan stimulan rumah swadaya, kebutuhan perumahan dikepulauan sula dari tahun ke tahun semakin meningkat karena dilihat dari permintaan semakin tinggi dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2022. kegiatan pembangunan rumah swadya memiliki berbagai macam permasalahan dalam pelaksanaan baik itu dari pemerintah maupun dari penerima bantuan. metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metodoligi kualitatif. metodologi kualitatif merupakan proses penelitian yang menghasilkan informasi yang jelas adapun penelitian yang digunakan yaitu jenis deskriptif kualitatif. berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, optimalisasi pelaksanaan pembangunan rumah program bantuan stimulan rumah swadaya pada daerah kepulauan dilihat dari beberapa variabel yaitu mobilisasi material, pelaksanaan diluar perencanaan, keterlambatan pekerjaan, dan sumber daya penerima bantuan. Hasil penelitian ini menunjukan empat kecamatan dikepulauan sula yaitu kecamatan sanana,kecamatan sulabesi tengah,kecamatan sulabesi selatan dan kecamatan sulabesi barat dengan total desa desa penerima bantuan sebanyak 105 unit belum berjalan optimal. Kendala dilapangan masih banyak perumahan masyarakat belum paham akan program ini upaya kedepan yaitu pemerintah mampu menjadi yang mempolopori kemajuan program,sosialisasi permasalahan permasalahan yang menjadi faktor penghambat pelaksanaan, meningkatkan sumber daya manusia dengan melakukan pelatihan tentang permasalahan yang terjadi dari tahun tahun sebelumnya kepada PPK, Fasilitator, perangkat desa dan penerima bantuan.
ANALISIS PENILIAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI JALAN DAN JEMBATAN WILAYAH KEPULUAN HALMAHERA TENGAH PROVINSI MALUKU UTARA BERDASARKAN PERMEN PUPR NOMOR 10 Samsul, Samsul; Marsaoly, Nuramaiyasa; Gaus, Abdul
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v4i2.7070

Abstract

Pemerintah Indonesia melalui menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat baru-baru ini telah mengeluarkan peraturan Nomor 10 Tahun 2021 tentang pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK). Penelitian bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh PM PUPR No. 10 Tahun 2021 terhadap peningkatan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) di Wilayah Kepulauan Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara dan menganalisis variabel-variabel mana saja yang dominan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselamatan Konstruksi. Dimana dapat dilihat dari nilai p-value sebesar 0.000 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima, Perencanaan Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselamatan Konstruksi. diperoleh p-value sebesar 0.004 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima. Dukungan Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselmatan Konstruksi. diperoleh p-value sebesar 0.048 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima dan Operasi Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselmatan Konstruksi. diperoleh p-value sebesar 0.003 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima
Desain Teknis Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Kota Sofifi Berbasis Epanet 2.2 syafruddin, syafruddin; Gaus, Abdul; Zam zam, Zulkifli
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2024): CLAPEYRON : JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v5i1.7713

Abstract

Pemindahan   pusat   pemerintahan   dan  seluruh   aktivitas  penyelenggaraan pemerintahan Kota Sofifi dari Kota Ternate berdampak pada tingginya permintaan terhadap ketersediaan fasilitas kebutuhan dasar manusia, mengakibatkan masalah belum optimalnya sistem penyediaan air minum (SPAM). Rencana desain teknis pengembangan sistem penyediaan air minum di Sofifi dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif  melalui  pengumpulan data, analisis data, dan Detail Engineering Design (DED). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan melakukan interkoneksi jaringan distribusi pusat operasi Gosale dan Ampera, untuk rencana pengembangan SPAM Kota Sofifi dalam kurun waktu 15 tahun kedepan. Perhitungan kebutuhan air dengan jumlah penduduk pada tahun 2037 sebesar 22.182 jiwa, maka kapasitas sumber air sungai Kaiyasa dan sungai Oba sebesar 0,107 m3/detik dapat memenuhi, dimana kebutuhan air rata-rata sebesar 30,52 liter/detik. sedangkan kebutuhan air maksimum sebesar 33,57 liter/detik dan kebutuhan air pada saat jam puncak sebesar 41,20 liter/detik. Simulasi hidrolis optimalisasi jaringan dengan debit perencanaan menggunakan Software Epanet 2.2, juga diperoleh pola pelayanan yang lebih teratur dan skema desain mampu memenuhi kebutuhan air pada saat pemakaian puncak.
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK) Suriani, Efa -
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v4i2.6487

Abstract

Dalam ilmu statika benda didalam bidang dapat dibedakan menjadi konstruksi batang dan konstruksi rangka batang. Konstruksi rangka batang merupakan konstruksi yang terdiri dari elemen penyusun batang tarik atau tekan. Konstruksi struktur rangka dalam kehidupan sehari-hari banyak diterapkan pada konstruksi ringan seperti kuda-kuda atap, maupun pada konstruksi berat pada jembatan. Pemahaman gaya dalam pada konstruksi rangka batang merupakan hal penting untuk dapat dipahami oleh peserta didik. Model konstruksi rangka batang penelitian ini merupakan hasil dari survei dilapangan pada konstruksi rangka batang sederhana pada konstruksi atap. Tujuan penelitian untuk menganalisis kestabilan dan gaya dalam pada konstruksi rangka batang tunggal. Metode penelitian digunakan deskriptif kuantitatif. Analisis gaya dalam menggunakan analisis metode titik buhul dibandingkan dengan metode elemen hingga (SAP 2000). Penentuan kestabilan memiliki persyaratan dari jumlah batang, jumlah reaksi, dan jumlah titik buhul yang menyusun komposisi konstruksi rangka batang tersebut. Hasil survei di lapangan terdapat konstruksi rangka batang yang tidak stabil atau labil. Model konstruksi rangka batang yang banyak digunakan dimasyarakat adalah model konstruksi rangka batang tunggal dengan tipe Howe. Hasil perhitungan gaya dalam untuk konstruksi rangka batang tunggal model 1 bahwa gaya dalam dan reaksi perletakan signifikan sama. Konstruksi rangka batang tunggal model 1, 2 dan 6 dihasilkan reaksi perletakan signifikan sama. Selain itu, elemen penyusun konstruksi rangka batang pada bagian bawah dan tengah merupakan batang tarik. Pada bagian atas merupakan batang tekan. Terdapat batang yang tidak dikategorikan tarik atau tekan dan batang tersebut memiliki gaya dalam dengan nilai gaya sama dengan nol.
EFEK PEMANASAN AGGREGAT EPS MODIFIKASI TERHADAP KUATTEKAN BETON RINGAN PASIR BATU APUNG Kusnadi, Kusnadi; Rauf, Ichsan; Imran, Imran
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2024): CLAPEYRON : JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v5i1.8007

Abstract

Using lightweight materials as construction materials reduces the weight of the structure, thereby reducing earthquake loads. Pumice sand is a light local material which is quite abundant on Tidore Island and has been used as a substitute for sand in making lightweight cement bricks (tela). To minimize the weight of lightweight concrete that uses pumice sand as fine aggregate, full substitution of the coarse aggregate with aggregate from EPS waste (white cork) is carried out. This effort is also made to reduce waste generation which damages the environment. The use of EPS waste to replace some or all of the aggregate in the concrete mixture reduces the weight significantly, but also causes a very large reduction in quality. To improve the quality of lightweight concrete using pumice sand and EPS waste, the EPS aggregate is modified by heating. Heating EPS aggregate aims to increase its density. This research aims to improve the quality of lightweight concrete using pumice sand and aggregate from EPS waste. EPS waste aggregate heating is carried out at varying temperatures of 100oc, 110oc, 120oc, 130oc, 140oc. The concrete mixture is made in volume measurements with a composition of 1 part cement, 2 parts pumice sand and 3 parts modified EPS aggregate with a cement water factor of 0.45. The quality tests carried out include compressive strength tests, tensile strength tests and collapse modulus tests. The test results show that the effect of heating in the process of making modified EPS aggregates increases the density value which has an impact on increasing the compressive strength value of the resulting concrete.
“ANALISIS UJI LAIK FUNGSI JALAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS” (Studi Kasus : Ruas Jalan 40 kota Sofifi) Zainudin, Zainudin; Gaus, Abdul; Rauf, Ichsan
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v4i2.6933

Abstract

Kilometer 40 of Sofifi City needs to be analyzed regarding the feasibility of road functions by monitoring and evaluating its technical standards because it is located in a special area for the government center so that access to land transportation increases and can reduce the level of feasibility of road functions. Analyze the feasibility of road functions on each segment of the Kilometer 40 road in Sofifi City and map the feasibility of road functions on the Kilometers 40 road in Sofifi City by using Arc Gis. The result technically for the section of km 40 Sofifi City, from a total of nine (9) segments, it can be determined that the road section has a "Technically Feasible" status, with an average functional feasibility test for segment 1 which is 96.3% in the Technical Feasible category, segment 2 which is 97.4% in the Technical Feasible category, segment 3 which is 94.6% in the Conditionally Good Level 1 (medium) category, km 40 Sofifi City, from a total of nine (9) segments, it can be determined that the road section has a "Technically Feasible" status, with an average functional feasibility test for segment 1 which is 96.3% in the Technical Feasible category, segment 2 which is 97.4% in the Technical Feasible category, segment 3 which is 94.6% in the Conditionally Good category Level 1 (medium), segment 4 which is 98.1% in the Technical Feasible category, segment 5 which is 96.8% in the Technical Feasible category, segment 6 which is 98.2% in the Technical Feasible category, segment 7 which is 97.2% in the Technical Feasible category, segment 8 which is 95.6% in the Technical Feasible category, segment 9 which is 97.5% in the Technical Feasible category.
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BANJIR DI KOTA TERNATE MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Ronga, Matsiin; Wahab, Iis Hamsir Ayub; Rauf, Ichsan
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2024): CLAPEYRON : JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v5i1.8006

Abstract

Banjir merupakan peristiwa dimana daratan yang biasanya kering (bukan daerah rawa) menjadi tergenang oleh air, hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan kondisi topografi wilayah berupa dataran rendah hingga cekung. Hampir setiap tahun tepatnya pada musim penghujan terjadi banjir di beberapa daerah di wilayah Kota Ternate tepatnya di Kelurahan Bastiong Karance. Banjir yang terjadi disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi dan masalah drainase sehingga menyebabkan meluapnya air dan menyebabkan banjir di wilayah di tepatnya di Kelurahan Bastiong Karance Kota Ternate. Dalam tulisan ini banjir yang tersebar di tepatnya di Kelurahan Bastiong Karance Kota Ternate dianalisis menggunakan metode perhitungan skoring dan pembobotan. Selanjutnya dilaksanakan tahap analisis tingkat kerawanan banjir yang dibuat berdasarkan peta-peta faktor penentu banjir di Kelurahan Bastiong Karance yang terdiri dari empat kelas kerawanan banjir yaitu: kelas aman, kelas tidak rawan, kelas rawan, dan kelas sangat rawan.
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN BERBASIS SPASIAL RUAS JALAN TOBELO – PODIWANG Hafel, Rizal; Marsaoly, Nuramaiyasa; Rauf, Ichsan
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v4i2.6934

Abstract

Kekasaran permukaan jalan sangat mempengaruhi tingkat kenyamanan, keamanan dan keselamatan pengguna jalan, khususnya bagi kendaraan bermotor. Identifikasi dan interpretasi kondisi jalan secara kontinyu dilakukan untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan dalam merencanakan upaya pemeliharaan jalan. Metode PCI (Pavement Condition Index) dan IRI (International Roughness Index) akan memberikan informasi kondisi jalan dan jenis penanganan serta memprediksi kondisi jalan setelah dilakukan penanganan, selain itu akan memberikan informasi terkait dengan kesesuaian dan ketidak sesuaikan kondisi jalan berdasarkan metode penilaiannya. Ruas jalan nasional Tobelo – Podiwang memiliki panjang ± 48.500 km dan lebar ± 6 m, menjadi lokasi dalam penelitian ini. Pengukuran kekasaran dilakukan dengan menggunakan sensor kekasaran jalan yang dipasang pada kendaraan. Berdasarkan hasil analisis dengan metode PCI (Pavement Condition Index) dan IRI (International Roughness Index) menunjukkan bahwa ruas jalan Tobelo – Podiwang dapat dikategorikan baik Good, yang dilihat berdasarkan nilai rata-rata PCI (Pavement Condition Index) sebesar 94,85% sementara pada survei kondisi jalan berdasarkan data IRI (International Roughness Index) hal ini ditunjukkan dengan nilai IRI 8 dengan prosentase sebesar 96,17%, sementara kondisi tidak mantap dengan nilai IRI 8 memiliki prosentase sebesar 3,83%. Dengan demikian bentuk penanganan yang direkomendasikan berupa preservasi pemeliharaan rutin jalan pada ruas yang dalam kondisi baik dan preservasi rehabilitasi pada ruas dengan kondisi sedang
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR JEMBATAN BAILEY JALAN PROVINSI RUAS MATUTING – RANGGA-RANGGA Salama, Nasrudin; Marsaoly, Nuramaiyasa; Kusnadi, Kusnadi
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2024): CLAPEYRON : JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v5i1.8133

Abstract

Jembatan merupakan sarana transportasi yang penting bagi kehidupan karena dapat menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya yang dipisah oleh sungai, jurang, laut atau halangan lainnya. Salah satu jembatan rangka baja adalah jembatan Panel Bailey, dimana jembatan diklasifikasikan sebagai jembatan darurat atau sementara.Studi kasus yang digunakan pada penelitian ini adalah jembatan Bailey yang diproduksi oleh PT. Wiratama Globalindo Jaya. Karena jembatan ini telah banyak digunakan di ruas-ruas jalan Provinsi Maluku Utara, khususnya pada ruas jalan Matuting Rangga-rangga. Penelitian ini analisis kapasitas struktur jembatan dilakukan secara eksperimental yaitu dengan uji beban statik (static loading test) skala 1 : 1. Dari hasil pengolahan data hasil pengujian, diperoleh lendutan maksimum di Tengah bentang akibat beban Truck AASHTO HS20-44 (setara beban truck 32 ton) sebesar 46 mm lebih besar dari lendutan ijin (L/800) yaitu 34 mm. Tegangan yang terjadi pada batang kritis (Strain 2) akibat beban truck AASHTO HS20-44, uji beban statik adalah sebesar 159.69 N/mm2 lebih kecil dari tegangan material yang dipersyaratkan sebesar 400 N/mm2 (fy-min). Dengan demikian struktur jembatan dengan beban truck HS20-44 atau setara beban truck 32 ton masih aman, dimana angka aman (safety factor) tersedia adalah sebesar 2.5. Sedangkan bila dilitinjau dari persyaratan lendutan, lendutan jembatan Bailey yang terjadi tidak memenuhi, namun demikian, jembatan Bailey pada dasarnya adalah jembatan semi permanen atau jembatan darurat, sehingga persyaratan lendutan dapat diabaikan asalkan secara kekuatan jembatan masih mampu menahan beban,
ANALISIS FAKTOR KETERLAMBATAN PEKERJAAN PRESERVASI JALAN EKOR – SUBAIM – BULI – MABA MENGGUNAKAN SKEMA LONG SEGMENT Albar, Abdullah; Marsaoly, Nuramaiyasa; Gaus, Abdul
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v4i2.7069

Abstract

Permasalahan umum yang terjadi pada pekerjaan Long Segmen pada paket Preservasi Jalan Ruas Ekor – Sebaim – Buli - Maba adalah adanya kondisi fungsional maupun struktural jalan yang sering mengalami kerusakan sebelum desain umur rencana. Kerusakan jalan dapat diakibatkan beberapa aspek antara lain perencanaan dan perancangan yang kurang tepat sehingga terjadi kesalahan pada saat pelaksanaan dan kurangnya pengawasan beban kendaraan saat pengoperasian jalan dan kurang tepatnya strategi pemeliharaan dan rehabilitasi jalan. Berdasarkan kebutuhan pelayanan jalan Preservasi Jalan Ruas Ekor – Sebaim – Buli - Maba pada bagian jalan penghubung lalu lintas ramai dan beban yang cukup berat, maka perlu dipertahankan kemampuan fungsional dan struktural jalannya. Apabila dilihat dari nilai mean rankingnya, dari 11 faktor yang terdapat dalam penelitian ini terdapat 10 faktor yang berpengaruh terhadap keterlambatan proyek. 10 faktor tersebut memiliki nilai rata-rata 3X3.5. Urutan faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan Proyek Jalan Ekor - Subaim - Buli - Maba Tahun Anggaran 2022 dengan yaitu: X11 Manajerial, X2 Bahan (material), X6 Situasi (Environment), X10 Sistem Inspeksi, Kontrol dan Evaluasi Pekerjaan, X1 Tenaga Kerja (labors), X3 Peralatan (Equipment), X9 Perencanaan dan Penjadwalan (Planning and scheduling), X5 Keuangan (Financing), X8 Lingkup dan Kontrak/dokumen pekerjaan (Contract Document), X4 Karateristik Tempat (Site Characterristic). Apabila dilihat dari nilai mean rankingnya, dari 57 variabel dan terbagi dari beberapa faktor yang terdapat dalam penelitian ini terdapat 50 variabel yang berpengaruh terhadap keterlambatan proyek dengan nilai rata-rata 3 X 3.5. sedangkan 7 variabel lainnya tidak  berpengaruh. Urutan 10 teratas variabel yang mempengaruhi keterlambatan Proyek Jalan Ekor - Subaim - Buli - Maba Tahun Anggaran 2022 dengan yaitu: Keahlian tenaga kerja, Komunikasi antara perencana dan kontraktor, Keterlambatan proses pemeriksaan dan uji bahan, Kegagalan kontraktor melaksanakan pekerjaan, Kekurangan Bahan Konstruksi, Pengalaman manajer lapangan, Komunikasi antara wakil owner dan kontraktor, Ketidaktepatan bahan, Terjadwalnya hal-hal tak terduga seperti kebakaran, banjir, cuaca amat buruk, badai/angin ribut, gempa bumi dan tanah longsor, Keterlambatan Pengiriman Barang