cover
Contact Name
Aghnia Dian Lestari
Contact Email
jsignal@ugj.ac.id
Phone
+628112424666
Journal Mail Official
signal@ugj.ac.id
Editorial Address
Jl. Terusan Pemuda No. 1 Kota Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Signal
ISSN : 23374454     EISSN : 25801090     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/signal.v7i2
Core Subject : Humanities, Social,
URNAL SIGNAL diterbitkan oleh Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Swadaya Gunung Jati. JURNAL SIGNAL tujuannya merupakan kumpulan karya tulis ilmiah hasil riset maupun konseptual bidang Ilmu Komunikasi dengan ruang lingkup Public Relations, Manajemen Komunikasi, Jurnalistik, Broadcasting, Komunikasi Organisasi, Lokal Wisdom, Komunikasi Pemasaran, Corporete Sosial Responsibily (CSR), Komunikasi Politik, dan Komunikasi Lintas Budaya. JURNAL SIGNAL menerima tulisan dari para akademisi maupun praktisi dengan proses blind review, sehingga dapat diterima disetiap kalangan dengan penerbitan jurnal ilmiah berkala terbit setiap dua kali dalam setahun periode Juni dan Desember.
Articles 218 Documents
KRITIK SOSIAL DALAM KONTEN KOMEDI "INGIN JADI RAKYAT YANG BAIK" DI AKUN INSTAGRAM @BINTANGEMON Isna Meydiawati; Syifa Syarifah Alamiyah
JURNAL SIGNAL Vol 11, No 1 (2023): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v11i1.7546

Abstract

ABSTRAK “Ingin Jadi Rakyat yang Baik” di akun Instagram @bintangemon adalah salah satu konten komedi yang dibuat oleh komika Bintang Emon. Dalam konten tersebut Bintang Emon menyampaikan materi komedinya dalam bentuk monolog dengan membahas kinerja anggota dewan di tengah pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menguak kritik sosial yang termuat dalam konten komedi dengan materi komedi yang membahas kinerja anggota dewan di tengah pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode analisis semiotika model Roland Barthes. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari video komedi berjudul “Ingin Jadi Rakyat yang Baik” di akun Instagram @bintangemon, serta studi pustaka dari berbagai sumber untuk mendukung penelitian ini. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa konten komedi tersebut mengkritisi kinerja anggota dewan seperti: 1.) proses pengesahan rancangan undang-undang Cipta Kerja yang dilakukan tengah malam yang mengesankan sikap terburu-buru anggota dewan dalam memperjuangkan hak masyarakat ; 2.) tindakan represi, seperti teror yang diperoleh masyarakat yang vokal memberikan kritik serta penangkapan demonstran, menandai perwujudan demokrasi dan kebebasan berpendapat di Indonesia yang belum sepenuhnya terwujud ; 3.) keberadaan UU ITE yang dalam implementasinya mempersempit kebebasan hingga mengancam keselamatan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di media sosial ; 4.) sikap pejabat publik yang cenderung abai dan menghindar ketika ada aksi demo yang dilakukan masyarakat. Kata-kata Kunci: Kritik sosial, Konten komedi, Kinerja anggota dewan, Kebebasan berpendapat, Demokrasi
Digitalisasi UMKM: Peningkatan Kapasitas melalui Program Literasi Digital Amelia Dwi Handayani
JURNAL SIGNAL Vol 11, No 1 (2023): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v11i1.8213

Abstract

Perubahan preferensi metode berbelanja secara daring dan peningkatan jumlah pengguna internet membuka peluang pasar baru di era digital. Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu responsif terhadap tren ini dengan berusaha terhubung dengan ekosistem digital melalui penguatan keberadaan bisnisnya di berbagai platform. Dalam hal ini, rendahnya pemahaman terhadap manfaat teknologi memengaruhi tingkat pemanfaatan teknologi di kalangan pelaku UMKM. Selain itu, juga dipengaruhi oleh faktor literasi digital yang belum merata. Penelitian  ini  merupakan penelitian  kualitatif  dengan  metode literature review dengan mengelaborasi berbagai literatur terkait digitalisasi UMKM dan dalam konteks upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui program literasi digital. Sumber data  dalam  penelitian  ini  adalah  jurnal,  artikel,  buku,  dan  refrensi  lain  yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan dengan strategi digitalisasi, UMKM bisa semakin berkembang dan bersaing di era revolusi industri 4.0. Salah satu aspek penting dalam digitalisasi UMKM adalah tingkat literasi digital dari para pelaku usaha. Dengan literasi digital yang memadai, UMKM lebih siap beradaptasi dengan teknologi baru dan diadopsi untuk memperluas pasar, monitoring operasional usaha, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi biaya untuk aktivitas yang lebih efisien. Selain itu pelaku usaha juga bisa terus berinovasi, menggali potensi dan meningkatkan kualitas produknya.
Audit Proses Komunikasi dalam Rangkaian Beasiswa GenBI di UPN "Veteran" Jawa Timur Shafira Amelia Salsabila; Shabrina Rahmadita Budisusila; Nada Fitra Nabila; Dyva Claretta
JURNAL SIGNAL Vol 11, No 1 (2023): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v11i1.7861

Abstract

Pendidikan merupakan aspek paling penting dari suatu negara karena kualitas sumber daya manusia dari suatu negara mempunyai kaitan yang erat dan juga dipengaruhi oleh kualitas pendidikan sehingga bidang pendidikan perlu mendapatkan perhatian khusus baik dari masyarakat, perusahaan, maupun pemerintah. Perusahaan dapat turut serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui program CSR pendidikan. Salah satu perusahaan yang secara aktif memberikan kontribusinya dalam dunia pendidikan adalah Bank Indonesia melalui program beasiswa GenBI. Hingga saat ini, GenBI telah memiliki 10.545 penerima beasiswa yang juga tergabung dalam komunitas GenBI. Sebagai kegiatan yang melibatkan banyak orang dalam pelaksanaanya, program beasiswa ini tentunya melibatkan proses komunikasi antara awardee dengan person in charge (PIC) yang ditunjuk oleh GenBI. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi dalam kegiatan para penerima beasiswa GenBI di UPN “Veteran” Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Untuk memperoleh data, teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara dan dokumentasi pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi antara awardee beasiswa GenBI di UPN “Veteran” Jawa Timur dengan person in charge (PIC) masih terdapat beberapa permasalahan antara lain komunikasi yang cenderung bersifat satu arah dan tidak teratur sehingga masih diperlukan perbaikan dan pengoptimalan.
ANALISIS JURNALISME PROFETIK BERITA KEMATIAN SELEBRITAS VANESSA ANGEL DALAM INFOTAINMENT Abdul Jalil Hermawan
JURNAL SIGNAL Vol 11, No 1 (2023): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v11i1.7713

Abstract

ABSTRAKIde besar jurnalisme profetik ini adalah membumikan nilai nilai kenabian ke dalam segala gerak praktik jurnalisme. Mulai dari merencanakan berita, mencari berita, mengolah data berita, menulis hingga menyampaikan berita. Jurnalisme prophetik juga dimaknai sebagai jurnalisme gairah, polemic dan opini moral yang muncul secara bersamaan dengan etika obyektivitas modern dan unsur unsur komersialisasi yang telah mendikte apa yang membentuk jurnalisme seperti sekarang. Praktik dari jurnalisme profetik ini diejawantahkan dalam semua jenjang kerja kerja jurnalistik. Mulai dari merencakan pencarian berita. Perencanaan harus dijauhkan dari syak wasangka. Menduga duga. Memiliki niat buruk adu domba. Pun dalam proses pencariannya dan penulisan berita. Penelitian ini bertujuan untuk memotret bagaimana media infotainment memberitakan kasus kecelakaan yang melibatkan selebritas Vanessa Angel. Apakah media media ini sudah proporsional dengan nilai nilai kenabian atau sebaliknya. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis. Peneliti berupaya mengelaborasikan data yang ada di lapangan dengan teori dan konsep terkait jurnalisme profetik. dan bersifat subjektif. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan model deskriptif yang mendeskrpsikan bagaimana gagasan jurnalisme profetik diterapkan pada acara Infotainment. Hasilnya Empat acara Infotainment yang peneliti teliti ternyata banyak yang mengingkari nilai nilai dalam jurnalisme profetik. Keempatnya masih banyak yang banyak yan menampilkan narasumber tak kompeten. Selain itu muatan muatan opini masih menghiasi setiap narasi yang disampaikan. Minim empati dengan cara bergosip dengan minim fakta juga masih menjadi pilihan dalam berita berita infotainment.Kata Kunci: Jurnalisme Propfetik, Infotainment, Selebritas, Vanessa Angel, NarasumberABSTRACTThe big idea of prophetic journalism is to ground the value of prophethood into all movements of journalism practice. Starting from planning news, searching for news, processing news data, and writing to adding news. Prophetic journalism is also interpreted as journalism of passion, polemic, and moral opinion that appears simultaneously with modern objectivity ethics and no element of commercialization has dictated what makes journalists what they are today. The practice of prophetic journalism is embodied in all levels of journalistic work. Starting from planning the search news. Planning must be kept away from skepticism. Guess guess. He has bad intentions of fighting sheep. Even in the process of searching and writing news. This study aims to photograph how the infotainment media reported on the accident case involving the celebrity Vanessa Angel. Is this media already proportional to the prophetic value or vice versa? This study uses a constructivist paradigm. Researchers try to elaborate the data in the field with theories and concepts related to prophetic journalism. and is subjective. The approach in this study is qualitative with a descriptive model that describes how the idea of prophetic journalism is applied to Infotainment events. As a result, the four Infotainment programs that the researchers studied turned out to be many that deny the value of prophetic journalism. There are still many of the four, many of which feature competent speakers. In addition, the payload is still every narration that is delivered. Lack of empathy by gossiping with minimal facts is also still an option in infotainment news.Keywords: Prophetic Journalism, Infotainment, Celebrity, Vanessa Angel, Resource Person
MODEL KOMUNIKASI PEMERINTAH KOTA TEGAL DALAM PENYEBARAN INFORMASI MENGENAI VAKSINASI Akhmad Habibullah; Muhammad Rizky Abdillah; Erny Rosyanti; Aulia Kartika Putri
JURNAL SIGNAL Vol 11, No 1 (2023): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v11i1.8021

Abstract

Penyebaran informasi mengenai vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah Kota Tegal sangat penting, dikarenakan sejalan pada PERMENKES RI nomor 84 tahun 2020 terkait pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemik covid-19 yang sudah terkendali dengan baik, diperlukannya model komunikasi pemerintah kota Tegal untuk menekan tingginya penyebaran informasi hoax atau perlawanan kepada pelakasanaan vaksin. Diharapkan masyarakat umum kemudian bersedia menjalani pelaksanaan vaksin, yang kemudian bisa memberikan penekanan jumlah pasien yang terkena ataupun meninggal dikarenakan Covid-19. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana Model Komunikasi Pemerintah Kota Tegal Dalam Penyebaran Informasi Mengenai Vaksinasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik analisis data menggunakan analisis Nvivo untuk mendapatkan hasil analisis yang sistematis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model komunikasi Pemerintah Kota Tegal yang digunakan adalah model Komunikasi linear (satu arah), dalam penyebaran informasi yang dilakukan yaitu dengan sosialisasi melalui website, radio, dan media social berupa instagram yang sering di gunakan dalam menyebarkan informasi mengenai vaksinasi karena penyebaran informasi mengenai Vaksinasi di Kota Tegal sudah terbilang sangat baik.
SELF DISCLOSURE PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL TWITTER (Studi Kualitatif Self Disclosure Pada Pengguna Media Sosial Twitter) Alvira Iswinda Mu'alifah; Sumardjijati .
JURNAL SIGNAL Vol 11, No 1 (2023): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v11i1.7510

Abstract

Penelitian ini membahas tentang self disclosure yang dilakukan oleh para pengguna media sosial Twitter. Self disclosure merupakan suatu kegiatan komunikasi ketika pelaku pengungkapan diri mengunggah informasi rahasia secara sengaja dengan tujuan tertentu. Informasi tersebut diunggah melalui Twitter sebagai media dan diterima oleh para audiens yang dituju. Twitter menjadi pilihan bagi para penggunanya sebagai media dalam proses self disclosure karena terdapat fitur yang menarik dibandingkan dengan media sosial lainnya. Twitter memberikan fasilitas bagi penggunanya untuk mencuitkan teks dengan batasan jumlah karakter. Hal yang menarik bagi peneliti adalah untuk mengetahui bagaimana proses pengungkapan diri tersebut bisa terlaksana melalui media sosial Twitter yang merupakan media sosial berbasis teks. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori Johari Window dan teori Computer Mediated Communication (CMC). Terdapat jumlah informan sebanyak 7 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap informan memiliki banyak perbedaan dalam proses pengungkapan diri, tergantung situasi dan kondisi yang sedang dialami. 
REPRESENTASI NILAI KRITIK DAN REALITAS SOSIAL PADA LAGU KENAKALAN REMAJA DI ERA INFORMATI KARYA BAND EFEK RUMAH KACA Resky Cleverin; Danurifqi Pramulia; Arki Wahyu Butiyanda
JURNAL SIGNAL Vol 11, No 1 (2023): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v11i1.7589

Abstract

Lagu adalah suatu kesatuan dari musik yang tersusun dari berbagai macam nada. Setiap lagu kerap mengandung makna dibalik sebuah lirik yang diciptakan oleh pembuat lagu yang ingin coba sampaikan kepada pendengarnya. Band Efek Rumah Kaca melalui lagunya yang berjudul “Kenakalan Remaja di Era Informatika” mencoba untuk mengkritisi fenomena yang kerap terjadi dan menyampaikan aspirasi mereka akan realita sosial yang kerap terjadi di kehidupan bermasyarakat khususnya bagi kehidupan para remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanda-tanda yang merepresentasikan nilai kritik dan realitas sosial pada lagu Kenakalan Remaja di Era Informatika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif interpretatif dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles S. Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya tanda-tanda yang mereprsentasikan nilai-nilai kritik juga nilai-nilai realitas sosial yang terdapat pada lagu Kenakalan Remaja di Era Informatika karya band  Efek Rumah Kaca. Tanda-tanda itu terdapat pada setiap larik dalam lirik lagu dimana secara keseluruhan makna dari lagu tersebut bertujuan untuk mengkritisi fenomena yang marak terjadi di kalangan remaja dalam penyalahgunakan teknologi khususnya pornografi. Karya band Efek Rumah Kaca telah menjadi sebuah wadah yang digunakan untuk menyuarakan pendapat sehingga masyarakat luas menjadi lebih peka dengan realita sosial yang ada.
STRATEGI PEROLEHAN RATING & SHARE MELALUI ANALISA MBM TERHADAP PROGRAM INFOTAINMENT DAN NEWS DI INDOSIAR Adrian Ingratubun
JURNAL SIGNAL Vol 11, No 1 (2023): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v11i1.8271

Abstract

Media televisi sejauh ini merupakan media massa yang telah menjadi sarana pemenuhan waktu luang sebuah bangsa. Ia juga telah menjadi sarana atau alat pemasaran yang efektif. Sebuah perusahaan menghabiskan ratusan juta hingga miliaran rupiah untuk merangsang kebutuhan audience terhadap produk-produk yang dijajakan. Untuk itu, tujuan dari hampir seluruh program televisi ialah menarik sebanyak mungkin audience. Makin banyak audience, makin tinggi rate (nilai/harga) slot iklan, makin tinggi pendapatan, dan makin tinggi keuntungannya. Singkatnya, tidak ada penonton, tidak ada iklan, tidak ada keuntungan, tidak ada penyiaran (Andi Fachruddin, 2016: P.47). Dalam stasiun televisi memiliki program yang saling berlomba lomba untuk mendapatkan rating & share yang tinggi, dimana salah satu cara untuk meningkatkan rating & share yaitu menggunakan teknik analisis minute by minute (MBM). Melalui minute by minute (MBM), berguna untuk mendalami pada saat kapan (moment) sebuah program mengalami lonjakan rating yang tinggi biasanya data program yang terekam disajikan dalam bentuk satuan terkecil yaitu menit. Dalam program infotaiment dan news, sama-sama memiliki unsur kreatifitas dimana salah satunya meningkatkan program menjadi lebih baik dengan menggunakan teknik analisa MBM yang dapat mengetahui kelemahan dan kelebihan dalam setiap masing-masing program. Selain itu, untuk dapat menganalisa program Infotainment dan News, maka perlu dibuat suatu  strategi yang dapat menopang sistem  programming suatu program acara yaitu dengan strategi head to head dalam pemilihan jam tayang, sehingga program infotaiment dan news sudah menempatkan jam tayang yang sesuai dan tidak merubahnya lagi, artinya jam tayang infotainment dan news tetap berada pada slot prime time di Indosiar. Kata Kunci: Strategi, Rating, Share, Infotainment, News,  MBM
PERAN TAYANGAN SINETRON “TENDANGAN SI MADUN” PADA MINAT OLAHRAGA SEPAK BOLA ANAK-ANAK Yopi Nurdiana; Moh. Sutarjo; Dian Andriany
JURNAL SIGNAL Vol 1 No 1 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v1i1.652

Abstract

Tak dipungkiri lagi televisi berperan dalam pembentukan karakter manusia. Dewasa ini konten media televisi tidak hanya berupa informasi yang dikemas dalam sebuah program berita. Karena konten dalam media televisi kini, sudah semakin beragam. Mulai dari berita, konten aneka hiburan. Mulai dari film, kuis, acara musik hingga sinetron. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1. Bagaimana motivasi yang ditimbulkan dari Tayangan Sinetron “Tendangan Si   Madunâ Pada Minat Olahraga Sepak Bola Anak-anak; 2. Bagaimana pesan edukasi yang disampaikan pada Tayangan “Tendangan Si Madunâ Pada Minat Olahraga Sepak Bola Anak-anak; dan 3. Bagaimana Peran Tayangan Sinetron Anak “Tendangan Si Madun” Pada Minat Olahraga Sepak Bola Anakâ anak. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini Selain menimbulkan nilai hedonisme dan konsumerisme, sinetron juga ada yang memiliki muatan edukasi. Salah satunya adalah Sinetron Tendangan si Madun. Dampak nyata dari sinetron ini menurut penelitain penulis adalah kian banyaknya anak-anak yang menyukai olahraga sepakbola.   Kata kunci : peran, tayangan sinetron, minat    
KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS MAHASISWA MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING DI FAKULTAS TEKNIK Nurlaily - -; Tri Susilawati; Muhammad Hilmy Alfaruqi
JURNAL SIGNAL Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v10i01.6147

Abstract

Membahas Tentang Pengaruh Kualitas Pelayanan Administrasi terhadap Kepuasan dan Loyalitas Mahasiswa menggunakan Structural Equation Modeling di Fakultas Teknik. Metode penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan kuesioner sebagai penilaian mahasiswa. Pengujian menggunakan structural equation modeling (SEM) yang menunjukkan hasil bahwa kualitas pelayanan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa. Sedangkan kepuasan mahasiswa juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas mahasiswa. Kualitas pelayanan tidak berpengaruh positif secara langsung terhadap loyalitas mahasiswa. Sedangkan dimensi atau item-item yang harus ditingkatkan dalam kualitas pelayanan adalah Tangibles dan Assurance. Oleh karena itu perlu dilakukan peningkatan terhadap variabel yang menyebabkan terciptanya kepuasan dan loyalitas mahasiswa dengan inovasi yang dapat dilakukan pihak fakultas seperti menyediakan alur pelayanan, memberikan kemudahan kepada mahasiswa untuk memperoleh akses informasi dengan selalu melakukan update terhadap website maupun sosial media lainnya, memanfaatkan penggunaan Sistem Informasi Administrasi dengan menyediakan pedoman penggunaan atau manual book dari sistem tersebut. Kata-kata Kunci: Kualitas pelayanan, Kepuasan mahasiswa, Loyalitas Mahasiswa