cover
Contact Name
Ni Ketut Adi Mekarsari
Contact Email
adi.mekarsari@unipas.ac.id
Phone
+628123849552
Journal Mail Official
adi.mekarsari@unipas.ac.id
Editorial Address
Universitas Panji Sakti Jl. Bisma No. 22, Banjar Tegal, Singaraja, Bali, Indonesia - 81125 email: adi.mekarsari@unipas.ac.id
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Jurnal Manajemen Widya Amerta
ISSN : 24067792     EISSN : 26232367     DOI : https://doi.org/10.37637/wa.v9i1
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Fakultas Ekonomi "Widya Amerta" (p-ISSN: 2406-7792; e-ISSN: 2623-2367) is aimed at the scientific community and practitioners in the field of management, business and industry, universities, and research institutions related to management. JFE "Widya Amerta" contains research results and conceptual studies in the field of management.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2018)" : 8 Documents clear
TINGKAT PENDIDIKAN, PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS PEGAWAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KABUPATEN BULELENG UNIT KERJA BAGIAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) Kadek Wina Martini; I Gde Made Metera; I Dewa Nyoman Arta Jiwa
Widya Amerta Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.454 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i1.167

Abstract

Menggunakan sumber daya yang seminimal mungkin merupakan salah satu cara untuk mencapai tingkat efisiensi pelayanan. Oleh karena itu, produktivitas kerja merupakan salah satu permasalahan yang harus diperhatikan, supaya berpengaruh terhadap produktivitas pelayanan, yang akhirnya akan dapat menentukan perkembangan dan peningkatan pelayanan tersebut. Persyaratan untuk mewujudkan keberhasilan suatu tujuan lembaga tidak sekedar tersedianya pegawai yang memiliki keahlian dan kompetensi, tetapi yang lebih penting dari itu adalah terbentuknya pegawai yang mempunyai akuntabilitas, moral dan etos kerja. Seorang pegawai tidak dapat menyelesaikan tugas dan kewajiban dengan baik disebabkan oleh ketidaksesuaian antara jumlah pekerjaan yang harus diselesaikan dengan kemampuan kerja yang dimilikinya atau karena kurangnya motivasi yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Tingkat produktivitas pegawai juga tidak hanya melihat satu dari produk persatuan waktu saja, akan tetapi dapat ditinjau dari segi yang lain misalnya melihat jam kerja produktif pegawai. Keterbatasan penyelesaian jumlah kerja mungkin juga disebabkan karena pegawai bekerja bermalas-malasan ataupun korupsi jam kerja dari yang semestinya. Dari permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap produktivitas pegawai RSUD Kabupaten Buleleng bagian Sumber Daya Manusia (SDM). Sampel penelitian ini adalah pegawai RSUD Kabupaten Buleleng bagian SDM yang berjumlah 228 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner/angket dan dokumentasi. Angket digunakan untuk mengukur variabel pendidikan dan pelatihan serta produktivitas pegawai, sedangkan dokumentasi digunakan untuk mendukung data penelitian. Adapun teknis analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian, uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat pendidikan dan pelatihan berpengaruh positif secara parsial dan simultan produktivitas kerja pegawai, serta Variabel tingkat pendidikan memiliki pengaruh paling besar terhadap produktivitas kerja pegawai bagian SDM RSUD Kabupaten Buleleng.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN NASABAH DALAM MENGAMBIL KREDIT DI LPD DESA PAKRAMAN TONJA DENPASAR UTARA Desak Ayu Sriary Bhegawati; Made Santana Putra Adiyadnya
Widya Amerta Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.863 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i1.172

Abstract

Provinsi Bali selain memiliki kelurahan dan desa yang bersifat administratif, juga memiliki desa-desa yang mempunyai sifat otonomi asli dengan sebutan desa Pakraman. Ciri khas desa Pakraman adalah adanya unsur Tri Hita Karana yaitu Parahyangan, Palemahan, dan Pawongan yang merupakan sebuah kesatuan utuh yang tidak terpisahkan. Pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 1988 tentang Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang dijadikan sebagai dasar hukum untuk mendirikan sebuah lembaga keuangan yang berada di tingkat desa khususnya desa Pakraman. Lembaga ini bergerak dalam bidang simpan pinjam yang disebut dengan Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Pembentukan LPD didasari oleh adanya warisan budaya berupa desa pakraman yg merupakan suatu bentuk/wadah sistem pemerintahan tingkat desa yang terdiri dari ikatan kekeluargaan. Penelitian ini menganalisis pengaruh Faktor Pribadi Nasabah, Faktor Sosial, Suku Bunga, Pelayanan, dan Prosedur Kredit secara parsial dan simultan terhadap keputusan nasabah dalam mengambil kredit di LPD Desa Pakraman Tonja dan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam mengambil kredit di LPD Desa Pakraman Tonja. Hasil Analisis Secara Simultan Ini berarti faktor pribadi nasabah, faktor sosial, suku bunga, pelayanan dan prosedur kredit berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah dalam mengambil kredit di LPD Desa Pakraman Tonja. Secara Parsial faktor pribadi nasabah, pelayanan, dan prosedur kredit berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah dalam mengambil kredit di LPD Desa Pakraman Tonja. Sedangkan faktor sosial dan suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah dalam mengambil kredit di LPD Desa Pakraman Tonja.Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam mengambil kredit di LPD Desa Pakraman Tonja adalah variabel pribadi nasabah.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA DESA ADAT TAJUN KABUPATEN BULELENG I Gede Merdana; Ni Putu Sri Wati; Luh Arthaningsih
Widya Amerta Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.001 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i1.168

Abstract

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Tajun pada Bulan Maret 2015 mengembangkan usaha dengan memberikan pelayanan berbagai jenis kebutuhan masyarakat dengan membuka Unit Pelayanan di Pasar Tajun. Pengembangan usaha diharapkan mampu untuk meningkatkan pendapatan LPD secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan sebelum dan sesudah pengembangan usaha, pengaruh strategi pengembangan usaha terhadap pendapatan dan strategi pengembangan usaha pada Lembaga Perkreditan Desa, Desa Adat Tajun – Buleleng. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, interview atau wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis kuantitatif yaitu; uji t sampel berpasangan (paired-samples t test), analisis regresi, dan teknik kualitatif. Hasil analisis dengan bantuan program SPSS diperoleh selisih rata-rata sebelum dengan sesudah ada program pengembangan usaha Rp 16.023.100, dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,266 lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (5%). Hasil analisis regresi diperoleh persamaan regresi Ŷ = 34.058.579,545 + 5.825.791,608X, dengan nilai sig 0,00 lebih kecil dari 0,05 hal ini berarti model persamaan regresi dengan koefisien yang signifikan. koefisien regresi bertanda positif menunjukkan omset penjualan untuk tahun semakin bertambah ada kecendrungan omset penjualan semakin meningkat. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan ada perbedaan pendapatan sebelum dengan sesudah pengembangan usaha, ada pengaruh strategi pengembangan usaha terhadap pendapatan, dan strategi pengembangan usaha pada Lembaga Perkreditan Desa, Desa Adat Tajun – Buleleng sudah baik. Saran untuk meningkatkan promosi dan jenis layanan yang ditawarkan pada masyarakat.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN NASABAH KREDIT DI LEMBAGA PERKREDITAN DESA DESA PAKRAMAN TAJUN, BULELENG I Made Suliasa; I Nyoman Suandana; I Made Gede A. Kurnaiwan
Widya Amerta Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.315 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i1.169

Abstract

Lembaga Perkreditan Desa sebagai salah satu wadah kekayaan Desa, menjalankan fungsinya dalam bentuk usaha-usaha kearah peningkatan taraf hidup Krama Desa. Kegiatan mengambil kredit, nasabah banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor baik itu faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi dan dominan memengaruhi keputusan nasabah kredit di Lembaga Perkreditan Desa, Desa Pakraman Tajun, Buleleng. Data dikumpulkan dengan mempergunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Teknik analisis kuantitatif yaitu; uji instrumen penelitian, analisis regresi linier berganda, analisis determinasi, analisis T-test, F-test, uji pengaruh dominan, uji asumsi klasik, dan teknik analisis kualitatif. Hasil analisis regresi linier berganda diperoleh model persamaan regresi Ŷ = -0,521 + 0,332X1 + 0,211X2 + 0,296X3 + 0,191X4 + 0,355X5. Koefisien determinasi 96,63%,. Hal ini menunjukkan 96,63% perubahan keputusan nasabah kredit LPD Desa Pakraman Tajun dijelaskan oleh perubahan tingkat suku bunga, pelayanan, prosedur penyaluran kredit, jangka waktu pengembalian, jaminan. Hasil t-test semua variabel bebas memiliki nilai thitung lebih besar dari ttabel maka Ho ditolak. Hasil f-test diperoleh nilai fhitung lebih besar dari ftabel, maka Ho ditolak. yaitu jaminan mempunyai koefisien regresi paling besar. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan ada pengaruh signifikan secara parsial dan simultan tingkat suku bunga, pelayanan, prosedur penyaluran kredit, jangka waktu pengembalian, dan jaminan terhadap variabel keputusan nasabah kredit LPD Desa Pakraman Tajun, Buleleng. Jaminan berpengaruh paling dominan. Saran untuk meningkatkan pelayanan kredit, meningkatkan kulitas pelayanan melalui bimtek atau pelatihan sejenis.
SISTEM PENGUPAHAN, MASA KERJA DAN PRODUKTIVITAS KERJA TENAGA KONTRAK DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN BULELENG I Gede Merta Yasa; Ketut Gunawan; Gede Arnawa
Widya Amerta Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.418 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i1.165

Abstract

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng merupakan satuan kerja perangkat daerah yang bergerak dalam bidang pendidikan. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja adalah sistem pengupahan dan masa kerja. Berdasarkan uraian tersebut sangat menarik untuk diteliti mengenai “Sistem Pengupahan, Masa Kerja dan Produktivitas Kerja Tenaga Administrasi Kontrak Pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh signifikan secara simultan dan parsial antara sistem pengupahan, masa kerja dan produktivitas kerja tenaga administrasi kontrak pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng. Data dikumpulkan dengan mempergunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 77 orang. Data dianalisis secara kuantitatif yaitu analisis asumsi klasik, T-test, F-test, analisis regresi berganda, analisis determinasi dan analisis kualitatif. Sebelum melakukan pengujian hipotesis, terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Hasil analisis regresi berganda diperoleh model persamaan garis Y=6,215+0,351X1+0,735X2. Nilai determinasi 66,3%, yaitu 66,3% perubahan yang terjadi pada produktivitas kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng dapat dijelaskan oleh sistem pengupahan dan masa kerja. Uji T-test dan F-test diperoleh hasil yang signifikan. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa ada pengaruh secara parsial dan simultan antara sistem pengupahan, masa kerja dan produktivitas kerja tenaga administrasi kontrak pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan kepada pimpinan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng untuk meningkatkan kualitas dan memperhatikan masa kerja, sehingga pekerjaan dapat terlesesaikan sesuai dengan yang diharapkan.
REGULASI DAN MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DESA (BUM DESA) DI KABUPATEN BULELENG I Made Madiarsa
Widya Amerta Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.964 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i1.170

Abstract

Desa sebagai pemerintah terdepan yang secara langsung berhubungan dengan masyarakat serta dapat mengetahui secara langsung tingkat kehidupan masyarakat. Pemerintah memberikan dukungan besar agar desa memiliki badan usaha yang mampu mengembangkan dan menggerakkan perekonomian lokal dan potensi desa, melalui bantuan modal dan menyempurnakan regulasi tentang BUM Desa. Perkembangan regulasi tersebut mempunyai pengaruh pada tata kelola BUM Desa. Tujuan tulisan ini untuk mengkaji perkembangan regulasi dan manajemen Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Buleleng. Data dikumpulkan dari dokumen peraturan yang relevan dan informasi yang diperoleh dari Dinas PMD Kabupaten Buleleng. Menurut PP No.72 Tahun 2005 tentang Desa, Badan Usaha Milik Desa adalah usaha desa yang dikelola pemerintah desa. Menurut Permendagri No. 39 Tahun 2010 Badan Usaha Milik Desa dikenal dengan nama BUMDes adalah usaha desa. Organisasi pengelola BUMDes terpisah dari organisasi pemerintah desa. Penerimaan bantuan modal tidak melalui APBDes. Berdasarkan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, mulai dikenal istilah BUM Desa dan badan usaha. Menurut Permendesa No. 4 Tahun 2015 Badan Usaha Milik Desa dikenal dengan nama BUM Desa. Penerimaan bantuan modal tidak melalui APBDes. Pendirian BUM Desa dimaksudkan sebagai upaya menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan/atau pelayanan umum yang dikelola oleh Desa dan/atau kerja sama antar-Desa. Pengelolaan BUM Desa seharusnya diawali dengan penyusunan rencana kerja dan rencana anggaran, pengorganisasian, pengelolaan, dan penyusunan laporan keuangan. Manajemen BUM Desa masih banyak yang harus disesuaikan dengan regulasi yang baru (Permendesa No. 5 Tahun 2015). Pengelolaan administrasi usaha khususnya untuk menghasilkan laporan keuangan belum sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku dan menyesuaikan dengan peraturan tentang BUM Desa.
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA, KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BAGIAN PEKERJAAN DALAM KEADAAN BERTEGANGAN PT. PLN (Persero) AREA BALI UTARA Nyoman Adi Mahayati; Ni Nyoman Resmi; Ni Ketut Adi Mekarsari
Widya Amerta Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.792 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i1.166

Abstract

PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Area Bali Utara merupakan salah satu unit di PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Bali yang ditetapkan sesuai dengan Keputusan Direksi PT. PLN (Persero) No.359.K/DIR/2010, tanggal 23 Juni 2010, dengan tugas utama memberikan pelayanan tenaga listrik kepada pelanggan yang berlokasi di sekitar kota Singaraja, Tejakula, Seririt, Negara dan Gilimanuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, kepuasan kerja dan komitmen organisasi karyawan bagian Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan pada PT.PLN (Persero) Area Bali Utara.Data dikumpulkan dengan mempergunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan kuisioner. Data dianalisis secara kuantitatif yaitu analisis regresi berganda,determinasi,T-test,F-Test dan analisis kuantitatif. Hasil regresi berganda diperoleh model persamaan garis Y = 2,462 + 0,251X1 + 0,132X2. Nilai determinasi 73,3% menunjukkan 73.3% perubahan yang terjadi pada komitmen organisasi karyawan bagian Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan pada PT. PLN (Persero) Area Bali Utara dapat dijelaskan oleh Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan kepuasan kerja. Uji T-test dan F-test diperoleh hasil yang signifikan.Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa dari kedua variabel independen yang diuji secara individual yang lebih dominan dalam memengaruhi komitmen organisasi karyawan bagian Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan pada PT. PLN (Persero) Area Bali Utara adalah Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan koefesien 0,644. Variabel kepuasan kerja memiliki peran yang lebih kecil dalam memengaruhi komitmen organisasi karyawan bagian Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan pada PT. PLN (Persero) Area Bali Utara dengan koefesien 0,379. Disarankan dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja hendaknya berdasarkan kebijakan nasional sehingga dapat meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja, mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit kerja Kepuasan kerja karyawan agar terus diperhatikan agar apa yang menjadi hak karyawan bisa terpenuhi sesuai dengan resiko pekerjaan yang dilakukan.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANFORMASIONAL DAN PEMASARAN INTERNAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN LPD DI KECAMATAN ABIANSEMAL BADUNG I Gede Rihayana; Putu Agus Eka Rismawan
Widya Amerta Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.96 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i1.171

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan pemasaran internal terhadap kinerja karyawan LPD di kecamatan Abiansemal. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 34 orang pegawai LPD di kecamatan Abiansemal. Pengujian penelitian ini menggunakan metode PLS (Partial Least Square) dengan program smartPLS. berdasarkan hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, pemasaran internal berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif signifikan terhadap pemasaran Internal.

Page 1 of 1 | Total Record : 8