cover
Contact Name
Ita Suhermin Ingsih
Contact Email
ita.suhermin@unisma.ac.id
Phone
+62341-552249
Journal Mail Official
rekayasa.sipil.unisma@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang Jl. Mayjen Haryono 193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal)
ISSN : 23377720     EISSN : 23377739     DOI : 10.33474
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal "Rekayasa Sipil" sebagai media informasi dan forum kajian bidang Teknik Sipil berisi tulisan ilmiah hasil penelitian. Diterbitkan oleh jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang setiap bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang para ahli, praktisi, peneliti dan semua pemerhati keteknik sipil an untuk menyumbangkan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media cetak lain.
Articles 240 Documents
Studi Perencanaan Struktur Jembatan Petak Kabupaten Nganjuk dengan Menggunakan Metode Prategang Abdur Rahman; Warsito Warsito; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 10, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.505 KB)

Abstract

Desa Petak Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk terdapat ruas jalan yang terpisah oleh sungai dengan jarak 60 meter yang membutuhkan jembatan sebagai penghubung. Melalui dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, pemerintah memprogramkan pembangunan jembatan Petak Kabupaten Nganjuk. Pada pelaksanaan dilapangan, jembatan direncanakan dengan struktur rangka baja tipe Warren dengan bentang 60 meter dengan lebar 7,6 meter. Jembatan direncanakan ulang dengan struktur beton prategang bentang 60 meter dengan pilar tengah dan lebar jembatan 9 meter. Hasil dari studi perencanaan struktur jembatan Petak kabupaten Nganjuk dengan menggunakan metode prategang, beban primer didapat, berat pelat lantai: 869,925 kg/m, beban sendiri gelagar: 2050,5 kg/m, beban hidup: 2997 kg/m dan beban garis “P”: 12348 kg. Beban sekunder didapat beban angin: 9014,76 kg dan gaya rem: 5625 kg. Dimensi gelagar dengan tinggi 170 cm, lebar flens atas 80 cm, lebar flens bawah 70 cm, tebal badan gelagar 20 cm, tebal flens atas 20 cm dan tebal flens bawah 25 cm. Gelagar direncanakan berjumlah 5 buah dengan 3 tendon. Abutment direncanakan dengan tinggi 5,4 m, panjang 9 m, lebar atas 1,4 m dan lebar bawah 3 meter. Pilar tengah direncanakan dengan tinggi 5,4 m, panjang 9 m, lebar atas 2,2 m dan lebar bawah 3 m. Direncanakan pondasi tiang pancang dengan kedalaman 6,2 meter diameter 50 cm dengan jumlah tiang 10 buah. Kata kunci  :  Studi Perencanaan, Jembatan Beton Prategang, Jembatan Petak.
Analisa Lahan Kritis Untuk Konservasi Sumberdaya Air di Wilayah Kota Batu Malang Hirijanto Hirijanto; Bambang Suprapto; Edi Hargono
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.025 KB)

Abstract

Wilayah Kota Batu merupakan daerah hulu dari DAS Brantas, sehingga kondisi kualitas lingkungannya sangat berpengaruh terhadap daerah hilirnya.  Dalam kaitannya dengan  potensi bahaya banjir dan kekeringan, sangat berpengaruh terhadap Kota Malang.  Sedangkan dalam kaitannya dengan erosi permukaan, maka sangat berpengaruh terhadap umur ekonomis Bedungan Sengguruh dan Bendungan Sutami. Topografi, dan kondisi hidrologis, serta mayoritas pekerjaan penduduk Kota Batu sangat berpotensi timbulnya lahan kritis. Pengamatan di lapangan memberikan informasi adanya kerusakan lingkungan, yaitu berupa alih fungsi lahan dan  cara olah tanah yang salah. Oleh karena hal tersebut, maka perlu adanya konservasi lahan  untuk konservasi sumber daya air (SDA).Efektifitas konservasi dapat ditingkatkan dengan pemilihan lokasi yang tepat, dan jenis tindakan yang tepat pula.  Lokasi yang tepat dapat diperoleh dengan menganalisa data: kemiringan lereng, jenis tanah, hujan, dan penggunaan lahan.  Akurasi hasil analisa dapat ditingkatkan dengan menggunakan sarana bantu dan konsep system informasi geografis (SIG). Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat kekritisan lahan mulai dari: baik, normal, kritis dan sangkat kritis dengan persentase masing-masing 41,63 %, 13,34%, 38,78%, dan 6,25% dari total luas wilayah Kota Batu.   Kata kunci:  Lahan Kritis, Kota Batu, Potensi Banjir dan Kekeringan
STUDI EVALUASI JARINGAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI GAPUK KECAMATAN AIKMEL KABUPATEN LOMBOK TIMUR sri yani
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.154 KB)

Abstract

Daerah irigasi gapuk adalah salah satu daerah irigasi dikabupaten Lombok Timur yang memiliki luas baku sawah 458 Ha. Daerah irigasi Gapuk meliputi dua kecamatan yaitu Kecamatan Suralaga dan Kecamatan Aikmel. Salah satu kecamatan yang memiliki permasalahan adalah Kecamatan Aikmel tepatnya didesa gapuk (Anonim, 2017). Di Desa Gapuk terdapat areal persawahan yang saluran irigasinya tidak memadai sehingga sering terjadi banjir apabila intensitas hujan tinggi. Jaringan irigasi pada daerah irigasi gapuk merupakan daerah yang cukup subur, namun perlu mendapat perhatian dalam rangka peningkatan maupun sarana fisik dalam irigasinya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi eksisting pada saluran jaringan, mengetahui debit andalan, mengetahui tingkat efisiensi air pada saluran, mengetahui dimensi saluran jaringan rencana agar dapat menampung air hujan. Penelitian ini dilakukan di daerah gapuk kecamatan Aikmel kabupaten Lombok Timur. Dalam penelitian ini debit rencana digunakan untuk merencanakan saluran jaringan irigasi.Saluran 1 tidak mampu memuat dan mengalirkan debit air yang akan dialirkan sehingga dibutuhkan perencanaan ulang karena debit saluran eksisting sebesar 0,802 m3/det sedangkan debit rencana sebesar 1,945 m3/det. Dengan demikian dimensi saluran eksisting tidak mampu mengalirkan debit air yang akan dialirkan. Kata kunci : daerah irigasi Gapuk, saluran jaringan irigasi
Kajian Analisis Pushover Untuk Performance Based Design Pada Awana Condotel Yogyakarta Dwi Kurniati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.392 KB)

Abstract

Bangunan condotel merupakan salah satu fasilitas publik yang harus diperhatikan baik segi keamanan maupun kenyamanannya.Berbagai bentuk bangunan condotel di desainsedemikian rupa agar terlihat artistik sehingga menarik para pelancong untuk menginap. Daerah Istimewa Yogyakarta dalam sepuluh tahun belakangan mulai ramai pembangunan gedung bertingkat banyak termasuk berbagai apartemen, hotel, condotel, bahkan mall. Berada di lokasi wilayah gempa sedang, maka Awana Condotel Yogyakarta menjadi objek penelitian kali ini. Berbagai peraturan terkait keamanan bangunan Gedung telah dikeluarkan oleh pemerintah, hal ini guna menjamin mutu baik kualitas maupun kuantitas dari bangunan tersebut.Tujuan dari penelitian ini yang pertama adalah mengevaluasi kinerja tahanan gempa Awana Condotel Yogyakartabaik dari arah x maupun dari arah y, yang kedua adalah bagaimana pola keruntuhan yang terjadi. Metode penelitian yang digunakan ialah analisis pushover dengan bantuan software SAP2000v.14untuk menghitungperformance based designberdasarkan peraturanApplied Technology Council (ATC-40). Berdasarkan hasil analisis maka, didapatkan nilai performance point untuk arah x danarah y sebesar 0,002. Hasil evaluasi performance based design menunjukkan bahwa, Gedung Awana Condotel Yogyakarta masuk ke dalam kinerja IO yaitu Immediate Occupancy. Kinerja Immediate Occupancy memiliki definisi yaitu, ketika terjadi gempa maka elemen struktural bangunan tetap berdiri kokoh, dan non-struktur juga tidak mengalami kerusakan, sehingga bangunan dapat langsung digunakan kembali untuk beraktivitas. Kata kunci :  Condotel, Non-Linier, Performance, Pushover, ATC 40
STUDI PERENCANAAN STRUKTUR KOMPOSIT PADA GEDUNG LABORATORIUM TERPADU FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JEMBER M. Yusuf Hamzah; Warsito Warsito; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 9, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2430.976 KB)

Abstract

Pendirian laboratorium terpadu untuk mendukung sarana dan prasarana pelaksanaan proses belajar mengajar perkuliahan mahasiswa dan mahasiswi di Universitas Jember khususnya pada prodi Teknik terkait dalam hal pelaksanaan praktikum dan penelitian yang representative dan memenuhi persyaratan nasional. Gedung laboratorium terpadu fakultas teknik Universitas Jember terletak di Jalan Kalimantan No.37 Kampus Tegal Boto Jember Jawa Timur. Perencanaan ini bertujuan bisa menghasilkan struktur yang stabil dan bisa dipergunakan secara aman, nyaman dan ekonomis. Peraturan perencanaan struktur baja yang digunakan SNI 03-1729-2002, dan SNI 1729-2015 dengan metode LRFD dan dengan bantuan aplikasi SAP 2000 untuk analisis. Hasil dari perencanaan ini didapatkan tebal pelat lantai dan atap 120 mm digunakan tulangan pokok Æ10-125 dan tulangan bagi Æ10-300. Perencanaan profil balok untuk balok anak dipakai profil WF350.175.7.11, kemudian untuk perencanaan balok induk dipakai profil WF600.300.14.23. Kolom komposit menggunakan mutu baja 50 profil WF400.400.45.70 dengan penampang kolom 700 mm x 700 mm. Jenis baut digunakan 3,5 mm dengan mutu A325, serta sambungan balok-kolom digunakan tebal pelat 30 mm. Sedangkan pondasi tiang pancang digunakan diameter 500 mm dengan jumlah 4 tiang pancang dengan kedalaman 7 meter.Kata kunci : LRFD,  Analisa Statik Ekuivalen, Struktur Komposit, SAP 2000. ABSTRACTIONThe establishment of an integrated laboratory to support the facilities and infrastructure for the implementation of the teaching and learning process of student and female lectures at the University of Jember, especially in the related Engineering study program in terms of implementing representative practicum and research and meeting national requirements. The engineering faculty of Jember University integrated laboratory building is located on Jalan Kalimantan No.37, Tegal Boto Campus, Jember, East Java. This plan aims to produce a stable structure that can be used safely, comfortably and economically. The steel structure planning regulations used SNI 03-1729-2002, and SNI 1729-2015 with the LRFD method and with the help of the SAP 2000 application for analysis. The results of this plan are that the thickness of the floor and roof slabs is 120 mm, using basic reinforcementÆ10-125 and dividing reinforcementÆ10-300. The design of the beam profile for the beam used the WF350.175.7.11 profile, then for the main beam design the WF600.300.14.23 profile was used. Composite column using 50 steel grade profile WF400.400.45.70 with column cross section 700 mm x 700 mm. The type of bolt is 3.5 mm with A325 quality, and the beam-column connection is used with a plate thickness of 30 mm. While the pile foundation used a diameter of 500 mm with a total of 4 piles with a depth of 7 meters.Keywords : LRFD, Equivalent Static Analysis, Composite Structures, SAP 2000.
Studi Alternatif Perencanaan Tata Guna Lahan Untuk Mereduksi Banjir Di DAS Lesti Moh. Zammi Akhzam
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.976 KB)

Abstract

Kerusakan lingkungan terjadi ketidak pedulian masyarakat terhadap lingkungan khususnya sungai dan pohon-pohon (kebun). Sungai lesti didaerah pemalang jawa timur memiliki peran penting di daerah tersebut yakni secara umum sebagai sumber air bersih, sumber pengairan, dan sumber pembangkit listrik (PLTA) namun memiliki masalah yang kompleks diantaranya fluktuasi debit sungai, kelebuhan (surplus) atau kekurangan (defisit), sedimentasi, erosi, tanah lomgsor. Daerah aliran sungai (DAS) Lesti memiliki daerah tangkapan air seluas 58,385 ha terletak pada lintang selatan 070 45’ 48” dan bujur timur 1120 35’ 48”. Analisa hujan rata-rata daerah menggunakan carapoligon thiessen. Untuk menganalisa evapotranspirasi menggunakan program cropwat 8.0. besarnya curah hujan rata-rata DAS lesti adalah bulan Januari 308 mm, Februari 304 mm, Maret 254 mm, April 185 mm, Mei 148 mm, Juni 184mm, Juli 96 mm, Agustus 0 mm, September 0 mm, Oktober  27 mm, November 176 mm, Desember 446 mm. Besar evapotranspirasi tahun 2013 adalah bulan januari 0,02 mm/hari, ETo bulan februari 0,02 mm/hari, ETo bulan maret 0,19 mm/hari, ETo bulan april 1,11 mm/hari, ETo bulan mei 2,15 mm/hari, ETo bulan juni 2,59 mm/hari, ETo bulan juli 2.29  mm/hari, ETo bulan agustus 1,41 mm/hari, ETo bulan september 0.37 mm/hari,  ETo bulan oktober 0.02 mm/hari, ETo bulan november 0.01 mm/hari, ETo bulan desember 0,85 mm/har. Selanjutnya analisa reduksi banjir menggunakan metode Nonhidrograf di dapat dengan banjir maxsimum Q2 tahunan  =5.740244, m3/det Q5 tahunan  =7.49589, m3/det Q10 tahunan  =8.61757, m3/det Q25 tahunan  =9.998572, m3/det Q50 tahunan  =11.04128 m3/det. Berdasarkan hasil survei dan data peta yang di dapat warga menyatakan 20% warga tidak menjawab, sedangkan 33% warga  warga tidak setuju, kemudian 47% warga setuju. Maka prosentase maksimum yang di hasilkan apabila di rata-rata adalah 33.5% berdasarkan hasil prosentase, kami membaginya dengan 3 alternatif yakni: a. 33,5% / 3 = 11,167% b. 11,167% x 2 = 22,33%c. 11,167% x 3 = 33,5%.dan alternatife penataan kawasan das lesti di dapat 2, 5, 10 ,25 dan 50 tahunan dengan jumlah prosentase 10, 20 dan 30 prosent 10% adalah 2tahunan =-0.132 5 tahunan = -0.172 10 tahunan = -0.198 25 tahunan = -0.229 50tahunan= -0.253 20% adalah 2 tahunan = -0.263 5 tahunan = -0.344 10tahunan = -0.395 25 tahunan = -0.459 50 tahunan = -0.506 Dan 30% adalah 2tahunan = -0.395 5 tahunan = -0.516 10tahunan = -0.593 25tahunan = -0.688 50tahunan = -0.760. Kata kunci : Das Lesti, Tata Guna Lahan, Reduksi banjir
STUDI PENGEMBANGAN JARINGAN IRIGASI SPRINKLER BERBASIS GRAVITASI DI DESA PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG saiful anam
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.066 KB)

Abstract

Daerahi Irigasii Poncokusumoi adalahi salah satu Daerahi Irigasi di kabupateni Malangi yangi memilikii luasi baku sawah 1.736 Ha dani pertanian tanah keringii, ladangi dan tegalan seluas 6.803 Ha.. Secara geografisi daerah ini merupakan kawasani dengan kondisialahan berupa hamparani lahan yang cenderungi berbukit karena beradai di sebelahi barat lerengi gunungasemeru yang sebagianabesar merupakani lahanaproduktif yangi berada pada ketinggianii antara 6000sampai dengan 12000meter diatasi permukaani lautadengan curah hujan rata-rataaantara 2300i mm sampai dengan 25000mm. per tahun danasuhu rata-rata 21,7, derajat celciusi serta berjarakatempuh ke ibu kota kabupaten kurang lebih sejauh 24 KM. Desa Poncokusumoi merupakanadaerah yangi pertama kali menerapkan irigasii sprinkleri berbasis gravitasi yang dialirkan ke beberapa lahan didaerah tersebut melalui tandon yang sudah ada. Air yangi keluar dari tandoni memiliki debit sebesari 0,012 m3/detik dengani kebutuhan air tanaman diambil darii yangi terbesar ± 0,00238 m3/detik. Tetapi permasalahannyai ada air yangi terbuangi melalui saluran pembuangi dengan debit didapat sebesar 0,011 m3/detik sehinggai banyak air yang terbuangi percuma. Maka dari itui, dibutuhkani pengembangani lahan untuk meminimalisiri pembuangan air sehinggai bisa dimanfaatkani dengan baik. Lahani yangi menjadi targeti area pengembangani direncanakan seluas ± 350 haii. Kata Kunci : Daerah Irigasi Poncokusumo, Saluran Pembuang, Pengembangan Lahan
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR BAJA PADA BANGUNAN GEDUNG LAB TERPADU UNIVERSITAS ISLAM MALANG Febri Renaldy; Warsito Warsito; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 6 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.025 KB)

Abstract

Steel structures are modern structural materials that are commonly used to build buildings and Bridges. As the changing ages with the growth of human resources increased especially thegrowing number of students, therefore the Islamic University of Malang built an integratedLaboratory. Steel construction is used because of easy installation and high strength. The integratedLaboratory Building of the Islamic University of Malang has a five floors, 40 meters of the lenght,16 meters of the widht and 20,6 meters of the height. In this final project a re-planning is carriedout using a stell frame structure. Re-planning this stell structure using the reference Standart ofplanning SNI 1726:2012, SNI 1727:2013, SNI 2847:2013, SNI 03-1726:2002 and SNI 03-17292002.Analysis of steel frame structure from integrated Laboratory calculation using 2D portalmodeling with STAAD Pro V8i application as well as planning the connection in each steel element,and in result a plate thickness of 12,5 centimeters using the principal reinforcement Ø10-125 ofprincipal reinforcement and Ø10-200 of stirrup reinforcement ; earthquake load is 3875,83 kg,7038,61 kg, 10355,5 kg, 13610,9 kg, 14821,2 kg ; joist uses 350.175.7.11 WF profile, 250.125.6.9WF, 200.100.5,5.8 WF ; main beam uses 900.300.16.28 profile WF ; the column uses 900.300.16.28profile WF. Pile foundation is used based on planning with a depth of up to 12 meters, with the SPTbased on the carrying capacity of the pile is 110,319 tons.Keywords : Altenative studies, Planning, Structure, Steel, Building
Perencanaan Bangunan Pelindung Pantai Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Sahidan Azmi
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.109 KB)

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai lebih dari 17.000 pulau dan wilayah kawasan pantai panjanya mencapai 80.000 km atau dua kali keliling bumi dan khatulistiwa. Desa Pagatan terletak pada Kecamatan Kusam Hilir Kabupaten Tanah Bumbu. Waktu tempuh + 8 jam dari Banjarmasin. Pantai pagatan memiliki kawasan lahan basah berupa pantai yang berlumpur. Abrasi ini juga yang menyebabkan air laut menjadi keruh karena gelombang langsung mengikis lapisan pasir pantai dan yang tertinggal hanyalah lumpur. Selain itu, dengan tingkat abrasi yang tinggi garis bibir pantai sudah mendekati infraktruktur jalan. Kalau tidak dilakukan perbaikan penanganan secara cepat, tepat dan efesien, abrasi yang diakibatkan oleh  hempasan gelombang akan merusak fasilitas umum yang ada disekitar pantai pagatan tersebut. abrasi dan sedimentasi pantPantai pagatan saat ini mengalami timbunan lumpur yang terdapat di sepanjang garis pantai dan di dasar laut yang jaraknya beberapa ratus meter dari garis atau bibir pantai. Hal ini dikarenakan tidak ada yang mampu menahan lagi hantaran gelombang dari laut. dengan tingkat abrasi yang tinggi garis bibir pantai sudah mendekati infraktruktur jalan. Tujuan penelitian ini ialah untuk merencanakan suatu bangunan pelindung pantai yaitu berfungsi sebagai pengendali atau mengurangi terjadinya abrasi pantai. Sehingga bermafaat menjaga dan melindungi fasilitas umum seperti infrakstruktur jalan, pemukiman, obyek wisata dan lainnya. Kerusakan pantai (abrasi) yang terjadi pada Pantai Pagatan mengakibatkan terancamnya infrakstruktur umum berupa jalan dan pemukiman penduduk, agar melidungi aset yang berada disekitar pantai tersebut dan menghindari kerusakan yang semakin parah maka perlunya dilakukan perencanaan bangunan pelindung pantai pada pantai pagatan sebagai salah satu upaya penanggulangan abrasi.Upaya untuk menanggulangi pengaruh akibat hempasan gelombang pasang maka perlu direncanakanbangunan pelindung pantai yang mana data yang diperlukan data angin, data pasang surut dan juga peta bathimetri, bangunan Revetment  dengan bentuk trapesium dengan bidang kemiringan 1 : 1,5 dengan menggunakan bahan utama yaitu batu pecah.  Dari hasil perhitungan, di rencanakan bangunan dibuat dari tumpukan batu pecah dengan tinggi bangunan 4,486 m dan lebar puncak 1,667 m.Tinggi gelombang rencana dengan kala ulang 10 adalah 3,2182 m dengan arah dominan datangnya angin dari arah selatan terhadap kontur garis laut. Gelombang pecah terjadi pada kedalaman 3,896 m, sedangkan letak bangunan Revetment pada elevasi 1 m dengan panjang yang dilindungi sepanjang 1 km. Kata Kunci : Pelindung pantai, Abrasi, Revetment.
Studi Perencanaan Jembatan Overpass Dengan Struktur Beton Pratekan Desa Klumutan Saradan Madiun Karimatun Nur Laily; Bambang Suprapto; Anang Bakhtiar
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.83 KB)

Abstract

Overpass8merupakan8jembatan8di atas8jalan8atau8jembatan8penyeberangan Jembatan merupakan8bagian8dari8sistem8transportasi8nasional8yang8punya8perana penting8terutama untuk mendukung8bidang8ekonomi,8sosial8dan budaya (sesuai UU no 38 tahun 2004).  Adanya pengembangan sarana transportasi darat diwujudkan pemerintah dengan dibangunnya jalan Tol  Ngawi Kertosono. Pemerintah8memprogramkan pembangunan8overpass8diatas8tol8sebagai8perlintasan8kendaraan8bermotordengan8dua8jalur8dan8satu8lajur,.Hasil8perencanaan8besarnya8pembebanan8dan8dimensi8plat8lantai8kend araan8dari perhitungan8Beban8primer8didapat 8Berat plat lantai kendaraan: 1739,2 kg/m, Beban sendiri gelagar :3100,5 kg/m, beban hidup : 3090,276 kg/m dan beban garis ”P” : 12348 kg. Sedangkan untuk beban sekunder didapat Beban angin : 1582,56 kg/m dan akibat Gaya rem: 9000 kg. Perencanaan dimensi plat lantai kendaraan diperoleh Tebal plat beton : 20 cm, Tulangan pokok : D16 - 150 mm, dan Tulangan bagi: D12 - 250mm. Hasil perhitungan dimensi gelagar tipe plat tinggi 345 cm, lebar flens atas 70 cm dan bawah 60 cm, tebal flens 13,5 cm terdiri dari 3 lapis plat, tebal badan 4,5 cm. Pondasi yang digunakan adalah tiang pancang dengan diameter 40 cm, kedalaman 28 meter, sebanyak 8 buah  dan menggunakan besi tulangan diameter 18 mm.Kata0Kunci:0Perencanaan,8Overpass,8Jembatan8Beton8Pratekan,8Tol8Ngawi-Kertosono

Page 11 of 24 | Total Record : 240


Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2022) Vol 12 No 2 (2022) Vol 12, No 1 (2022) Vol 12 No 1 (2022) Vol 11, No 4 (2022) Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol 10, No 5 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 8, No 8 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 7 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 6 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 5 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil More Issue