cover
Contact Name
Ita Suhermin Ingsih
Contact Email
ita.suhermin@unisma.ac.id
Phone
+62341-552249
Journal Mail Official
rekayasa.sipil.unisma@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang Jl. Mayjen Haryono 193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal)
ISSN : 23377720     EISSN : 23377739     DOI : 10.33474
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal "Rekayasa Sipil" sebagai media informasi dan forum kajian bidang Teknik Sipil berisi tulisan ilmiah hasil penelitian. Diterbitkan oleh jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang setiap bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang para ahli, praktisi, peneliti dan semua pemerhati keteknik sipil an untuk menyumbangkan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media cetak lain.
Articles 240 Documents
Penggunaan Bahan Pengisi (filler) Serbuk Keramik, Ditinjau Dari Parameter Marshall Pada Lapis Aspal Beton (Laston) Muhamad Syaiful Arif
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.403 KB)

Abstract

Transportasi merupakan salah satu urat nadi dalam perkembangan kemajuan suatu daerah atau negara, salah satu prasarana transportasi darat yang sangat penting adalah jalan raya. Pada kenyataannya masih banyak jalan-jalan yang kurang memenuhi syarat, sehingga banyak jalan rusak dikarenakan kurang mampu untuk menahan beban lalu lintas jalan dan menerima beban kendaraan yang berlebihan, oleh karena itu diperlukan alternatif campuran-beraspal yang dapat diterapkan agar mampu mengatasi kerusakan-kerusakan akibat melemahnya daya ikat aspal terhadap butiran agregat dan filler, baik karena suhu, cuaca, mutu aspal dan agregat, maupun metode pelaksanaan dilapangan. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan bahan filler alternatif yaitu dengan menggunakan serbuk keramik. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui sifat dan karakteristik aspal tanpa menggunakan serbuk keramik; (2) Mengetahui penggunaan serbuk keramik  sebagai filler dengan kadar 0%, 20%, 40%, 60%, 80%, 100%. (3) mengetahui Pada kadar prosentase berapakah nilai optimum penggunaan serbuk keramik sebagai filler terhadap karakteristik parameter marshall pada campuran aspal beton. Dalam penelitian ini metode penelitian dibagi menjadi tiga tahapan yaitu tahapan pemilihan bahan, tahapan persiapan dan pembuatan benda uji, serta tahapan penelitian dan analisis data. Hasil dari penelitian menyebutkan bahwa: (1) Nilai Stabilitas, Flow, VIM, dan Marshall Quotient tanpa penambahan serbuk keramik sebagai filler akan terus meningkat sampai titik maksimum kemudian turun kesuatu nilai seiring penambahan serbuk keramik sebagai filler, (2) Dengan bertambahnya kadar serbuk keramik maka nilai Stabilitas dan nilai Marshall Quotient campuran aspal akan semakin tinggi. Dari uji statistik menunjukan bahwa ada perbedaan nilai stabilitas dan nilai Marshall Quotient pada Lapisan Aspal Beton yang signifikan pada  kadar serbuk keramik 60%, 80%, 100%; Selain itu nilai flow, VIM, dan VMA mengalami peningkatan dan pada kadar optimum mengalami penururan seiring penambahan filler serbuk keramik. (3) semua nilai dari karakteristik   parameter Marshall masuk dalam spesifikasi yang disyaratkan. Namun jika dilihat dari pengujian hipotesis menggunakan Software SPSS 16.0 for Windows ada dua nilai parameter Marshall yang memiliki perbedaan yang signifikan yaitu pada nilai stabilitas dan nilai Marshall Quotient yang memiliki nilai signifikansi 0,00 pada kadar prosentase 60%, 80%, dan 100%. Kata kunci : filler, serbuk keramik, parameter Marshall, laston
Studi Perencanaan Struktur Komposit Pada Gedung FISIP Universitas Islam Malang Zakiya Zakiya; Warsito Warsito; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.546 KB)

Abstract

Perencanaan pembangunan gedung FISIP Universitas Brawijaya Malang dibangun sebagai tempat perkantoran dengan panjang bangunan 40 m, lebar bangunan 25 m, dan tinggi bangunan 28,4 m, dan memiliki 8 lantai.. Struktur gedung tersebut menggunakan struktur beton bertulang. Pada prinsipnya struktur beton bertulang jika berbentang panjang maka akan berpengaruh pada dimensi yang besar sehingga akan menghasilkan struktur yang berat dan mengurangi sisi artistik dari bangunan tersebut. Pada tugas akhir ini penulis merencanakan struktur komposit yaitu struktur yang terdiri dari dua atau lebih material yang berbeda secara fisik dan sifatnya (material baja dan beton) yang bekerja sama memikul beban sehingga nantinya dapat diperoleh hasil yang efesien tanpa mengabaikan faktor keselamatan dan fungsi bangunan tersebut. Standar perencanaan yang digunakan yaitu SNI 1727:2013, SNI 2847:2013, SNI 03-1726-2002 dan SNI 03-1729-2002. Balok yang digunakan adalah WF 350.250.9.14 dengan M-maks = 21948,28 kgm; kolom komposit menggunakan WF 400.400.15.15 dibungkus kolom beton 50 cm x 50 cm dengan Pumaks = 94534,005 kg dan Mmaks = 86099,229 kgm, tulangan yang digunakan yaitu 4 Ø 14 sebagai tulangan longitudinal dan Ø10-250 sebagai tulangan sengkang. Kata kunci:  Sruktur Komposit,  Baja-Beton, Gedung FISIB  UB  Malang
Studi Perencanaan Perkuatan Tebing Sungai Konto Di Desa Ngroto Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Reizha Anindya Putri; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.717 KB)

Abstract

Sungai Konto merupakan salah satu anak sungai Brantas yang menjadi bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas Hulu. Bencana yang ditimbulkan oleh sungai diantaranya adalah banjir dan erosi tebing sungai. Pada musim penghujan, terjadi longsoran tanah di desa Ngroto, kecamatan Pujon yang menyebabkan kerusakan di beberapa tebing sungai yang melintas. Berdasarkan uraian di atas, maka perlu dilakukan suatu perencanaan perkuatan tebing sungai Konto agar longsor pada tebing sungai Konto dapat diminimalisir. Digunakan metode Log Person Type III untuk mendapatkan curah hujan rencana. Analisa perhitungan debit banjir rencana dengan metode rasional didapatkan Q50=6.6 m3/det. Bentuk penampang sungai rencana berbentuk trapezium tunggal sesuai kondisi eksisting dengan kemiringan talud 1:0.5. Dalam penelitian ini direncanakan perkuatan tebing dengan hasil tinggi muka air 0.66 m, tinggi bangunan 4 m dan lebar kaki perkuatan 2m, dan material yang digunakan adalah batu kali. Dari desain perkuatan tebing yang ada maka didapatkan hasil sebagai berikut : stabilitas terhadap guling 1.6 (aman), geser 1.83  (aman) dan eksentrisitas 0.85>0.5 (aman). Sedangkan momen yang terjadi ∑V=20.55,  ∑H=19.93, ∑MV=35.42, ∑MH=22.15. Stabilitas longsor tebing menggunakan Metode Fellinius hingga didapatkan hasil F=2.1 > 1.25 (relatif stabil). Kata Kunci : Perkuatan Tebing, Sungai Konto, Metode Fellinius
STUDI PERENCANAAN BANGUNAN PELIMPAH (SPILLWAY) PADA EMBUNG WELULANG DI KABUPATEN PASURUAN yanuar akbar
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.631 KB)

Abstract

Perencanaan Bangunan pelimpah embung welulang kabupaten Pasuruan merupakan bagian penting dalam perencanaan Embung welulang. Dalam merencanakan bangunan pelimpah dengan mempertimbangan kondisi topografi, kondisi hidrologi dan hidrolika. Setelah itu menganalisa stabiitas ambang pelimpah yang di tinjau dari stabilitas guling, stablitas geser dan daya dukung tanah.Sebagai salah satu komponen bangunan embung, bangunan pelimpah berfungsi untuk mencegah limpasan air pada tubuh Embung Welulang (overtopping). Maka kelebihan limpasan air dilokalisasi dengan dibangunnya bangunan pelimpah yang lokasinya dipilih menurut kondisi topografi.Berdasarkan hasil dari perencanaan maka didapat analisa debit banjir rancangan Q50th = 12,07 m3/det. Lebar ambang 8,0 m dan tinggi 1,5 m Desain ambang pelimpah di rencanakan dengan tipe side channel spillway, tipe mercu menggunakan tipe ogge I. selanjutnya analisa stabilitas di tinjau dalam keadaan normal dan gempa, stabilitas guling keadaan normal SF = 6,96 > 1,5 (aman), stabilitas guling keadaan gempa SF = 7,11 > 1,2 (aman) dan stabilitas geser keadaan normal SF = 1,6 > 1,5 (aman), stabilitas geser keadaan gempa SF = 1,94 > 1,2 (aman). Dan daya dukung tanah ditinjau dalam keadaan normal dan gempa. Daya dukung tanah dalam keadaan normal e = 0,75 < 1,15 (aman), daya dukung tanah dalam keadaan gempa e = 0,79 < 1,15 (aman). Kata Kunci: Bangunan Pelimpah (Spillway), Overtopping ,Pasuruan, Embung
Studi Perencanaan Jalan Arteri Primer Bandar Kabupaten Jombang (STA 24+900 s.d 36+600) Luqman Hakim
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan arteri menghubungkan secara berdaya guna antarpusat kegiatan nasional atau antara pusat kegiatan nasional dengan pusat kegiatan wilayah. Rencana pengembangan jalan arteri di Kabupaten Jombang yaitu Jalan arteri dengan sistem primer yaitu ruas jalan Surabaya - Mojokerto - Jombang - Kertosono - Nganjuk, yang melalui Kecamatan Mojoagung, Kecamatan Sumobito, Kecamatan Peterongan, Kecamatan Jombang, Kecamatan Perak dan Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Dengan berkembangnya suatu kawasan transportasi darat Bandar - Jombang, hal ini akan mempunyai pengaruh terhadap tingkat layanan jalan Bandar - Jombang. Kawasan jalan Bandar - Jombang yang kondisi jalannya sudah tidak mampu melayani terhadap volume kendaraan. Perencanaan ruas jalan pada Jalan Kabupaten Jombang lebar jalan 25,9 m ini dilakukan dengan tujuan memperlancar arus lalu lintas dari Bandar - Jombang, dan direncanakan dengan menggunakan jenis perkerasan lentur (flexible pavement), dengan alasan karena jenis perkerasan lentur ini sangat cocok sesuai dengan kondisi tanah subgrade yang ada. Jenis perkerasan ini mampu menahan beban yang bekerja di atasnya yaitu beban pada pusat roda.Pada perencanaan peningkatan perkerasan jalan meliputi analisa perhitungan lalu lintas harian rata-rata (LHR), menentukan faktor umur rencana (N) dan perhitungan lapis pondasi bawah pada tanah. Dari hasil perencanaan pertumbuhan lalu lintas didapat 8 % per tahun. Tebal lapis pondasi bawah 40 cm, lapis pondasi atas 20 cm dan Laston 10 cm. Saluran drainase berbentuk trapesium dengan dimensi yaitu H (tinggi penampang saluran) = 0,997 m, dan b (lebar saluran) = 0,633 m.Kata Kunci : Perkerasan Lentur, Drainase Jalan Raya
STUDI PERENCANAAN AMBANG PELIMPAH (SPILLWAY) PADA BENDUNGAN LOGUNG KABUPATEN KUDUS Soni Irawan
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.882 KB)

Abstract

Perencanaan ambang pelimpah bendungan logung kabupaten kudus merupakan bagian penting dalam perencanaan bendungan logung. Dalam merencanakan ambang pelimpah dengan mempertimbangan kondisi topografi, kondisi hidrologi dan hidrolika. Setelah itu menganalisa stabiitas ambang pelimpah yang di tinjau dari stabilitas guling, stablitas geser dan daya dukung tanah.Sebagai salah satu komponen bangunan pelimpah, ambang pelimpah berfungsi untuk mencegah limpasan air pada tubuh bendungan logung (overtopping). Maka kelebihan limpasan air dilokalisasi dengan dibangunnya ambang pelimpah yang lokasinya dipilih menurut kondisi topografi.Berdasarkan hasil dari perencanaan maka didapat analisa debit banjir rancangan Q1000th = 267,39 m3/det. Lebar ambang 51,50 m dan tinggi 3,5 m Desain ambang pelimpah di rencanakan dengan tipe side channel spillway, tipe mercu menggunakan tipe ogge I. selanjutnya analisa stabilitas di tinjau dalam keadaan normal dan gempa, stabilitas guling keadaan normal SF = 4,58 > 1,5 (aman), stabilitas guling keadaan gempa SF = 4,15 > 1,2 (aman) dan stabilitas geser keadaan normal SF = 1,52 > 1,5 (aman), stabilitas geser keadaan gempa SF = 1,67 > 1,2 (aman). Dan daya dukung tanah ditinjau dalam keadaan normal dan gempa. Daya dukung tanah dalam keadaan normal e = 0,91 < 1,34 (aman), daya dukung tanah dalam keadaan gempa e = 0,77 < 1,34 (aman). Kata Kunci: Ambang pelimpah, Overtopping
Studi Perencanaan Jembatan Sulawesi Dengan Struktur Beton Pratekan Di Kota Banjarmasin Muhammad Yusni Anshari; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.435 KB)

Abstract

Jembatan Sulawesi Kota Banjarmasin yang mengalami banjir sampai mengakibatkan jembatan tersebut roboh pada tahun 2013 lalu, sekarang jembatan tersebut dibangun kembali. Mengingat arti pentingnya sarana transportasi bagi masyarakat sekitar maka perlu adanya peningkatan sarana penghubung darat yang salah satunya berupa jembatan baru yang layak digunakan sebagai pendukung transportasi. Ditinjau dari faktor-faktor jembatan baru direncanakan dibangun dengan bentang 40 m dan lebar 9 m  serta meninggikan abutmen menjadi 6,5 m untuk menghindari hantaman air sungai. Studi perencanaan ini membahas beberapa perhitungan yang diantaranya plat lantai kendaraan, trotoar dan sandaran, gelagar beton prategang, jumlah tendon, kontrol lendutan, balok ujung, abutmen, serta perencanaan pondasi.Dari hasil perhitungan perencanaan gelagar beton pratekan dapat disimpulkan dimensi gelagar direncanakan dengan tinggi gelagar 2 m, lebar flens atas 0,7m, lebar flens bawah 0,6 m, tebal flens 0,2 m, tebal flens atas 0,2 m dan bawah 0,25 m. Tendon direncanakan dengan jenis tendon VSL type 31 dengan untaian kawat baja 24 strand. Jumlah yang direncanakan sesuai perhitungan menggunakan 6 buah tendon dengan maksimal gaya F = 1.836.000 kg, untuk ukuran abutmen direncanakan dengan tinggi 7,85 m panjang abutmen sesuai dengan lebar jembatan yaitu 9 m, lebar abutmen sebesar 3 m, pondasi yang dipakai adalah pondasi kaison karena penggunaan pondasi ini sesuai dengan keadaan tanah dilapangan dengan kedalaman 5 m, diameter luar 350 cm, diameter dalam 250 cm, serta jumlah pondasi sebanyak 2 buah. Kata Kunci : Jembatan, Abutmen, Kaison, Banjarmasin
ALTERNATIF DESAIN STRUKTUR JEMBATAN MENGGUNAKAN BAJA TIPE BOWSTRING TRUSS PADA JEMBATAN NIOGA KABUPATEN PUNCAKJAYA WAMENA Nova Verocha; Warsito Warsito; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 6 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.29 KB)

Abstract

Puncak Jaya Regency is a regency located in the central mountainous region of Papua Island and is included in thePapua Province region. Geographically located at position 137 ° 15 '- 138 ° 15' East Longitude and 2 ° 0 '- 3 ° 0' SouthLatitude. In the Usulimo - Karubaga - Mulia section in Puncakjaya Regency there is an area separated by a river. Thegovernment connects the area with the Nioga bridge. At present the bridge uses a Truss type steel frame construction.The bridge is a national transportation system that has an important role especially in supporting the economic, socialand cultural and environmental fields. The purpose of this planning study is to plan the structure of a bridge frame usinga Bowstring Type steel frame with a span of 40 meters and a width of 9 meters. In Nioga bridge planning using theLoad and Resistance Factor Design method and for the analysis of bridge structure modeling using the STAAD Proprogram. On this bridge it is planned to use steel profiles WF 400x200x8x13 for longitudinal girder, WF900x300x16x28 for transverse girder, WF 388x402x15x15 for lower main girder and curved main girder, LD150.150.19 for upper, middle and lower wind ties. The dimensions of elastomeric pads are 60 cm long, 60 cm wide, and16.2 cm high. The foundation used is the pile foundation with a diameter of 30 cm with a number of 10 poles at a depthof 14m.
Model Sumur Resapan Dengan Peresapan Dasar Rata Di Desa Sukolilo Kecamatan Jabung - Kabupaten Malang Moh. Bagus Fahmi; Eko Noerhayati; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.775 KB)

Abstract

Desa Sukolilo Kecamatan Jabung adalah salah satu daerah yang terletak di Kabupaten Malang yang merupakan salah satu daerah dengan jumlah penduduk yang padat. faktor yang mempengaruhi kepadatan penduduk salah satunya adalah Perkembangan perumahan. Dampak dari perubahan alih fungsi dari sawah ke perumahan atau pemukiman mengurangi daerah resapan air. Permasalahan yang timbul adalah limpasan air hujan dari perumahan atau pemukiman langsung dialirkan menuju saluran drainase tanpa meresapkannya terlebih dahulu ketika musim hujan. penurunan muka air tanah akan sangat terasa ketika musim kemarau, karna mayoritas masyarakat masih menggunakan sumur tanah. maka dari itu perlu dilakukan suatu kajian efektifitas dan model sumur resapan dengan peresapan dasar rata. Metode yang digunakan adalah metode falling head pada 3 model sumur resapan yang direncanakan dengan dimensi 0,6m, 0,8m dan 1,0m dan sama-sama memiliki kedalaman H=1,3 m, memakai buis beton tinggi 1,0 m dan dindingg porus 0,3 m . Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui nilai permeabilitas lapangan dengan penyelidikan auger boring, nilai debit banjir kala ulang, kemampuan resap sumur resapan terhadap debit banjir dan perbandingan nilai faktor geometrik F lapangan dan F Sunjoto. Hasil penelitian dan kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah nilai permeabilitas pada kedalaman 1,3 m sebesar K = 0,00235 m/det. Sumur resapan d=0,6m mampu menampung debit banjir kala ulang 5 tahun, sumur resapan d=0,8m mampu menampung debit banjir kala ulang 10 tahun, dan sumur resapan d=1,0m mampu menampung debit banjir kala ulang 25 tahun. Faktor geometrik lapangan menunjukkan nilai F lapangan lebih besar dari pada F Sunjoto dengan nilai perbandingan sumur resapan d=0,6m memiliki nilai perbandingan 0,90 %, sumur resapan d=0,8m memiliki nilai perbandingan 0,54 % dan sumur resapan d=1,0m memiliki nilai perbandingan 0,79 %, dimana F lapangan lebih besar dari F Sunjoto. Kata Kunci : Sumur Resapan, Permeabilitas Lapangan, Faktor Geometrik Lapangan
Studi Perencanaan Jalan Pada Ruas Jalan Lamunti-Penda Ketapi (STA. 12+400-23+000) Kecamatan Mantangai Kota Kuala Kapuas Kalimantan Tengah Sulaiman Sulaiman
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.413 KB)

Abstract

Jalan Lamunti-Penda Ketapi merupakan jalan alternatif yang sering digunakan untuk bepergian menuju Kecamatan Mantang dari Kota Kuala Kapuas begitu juga sebaliknya dikarenakan dengan melalui ruas Jalan Lamunti-Penda Ketapi memberikan efisiensi bagi pengguna jalan baik itu dalam segi waktu, tenaga maupun biaya. Oleh karena itulah dilakukannya perencanaan perkerasan jalan agar mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jalan yang melaluii ruas Jalan LamuntiPenda Ketapi. Metode yang digunakan dalam penyusunan studi ini adalah dengan Metode Analisa Komponen. Adapun langkah-langkah untuk menentukan Tebal Lapis Struktur Perkerasan Jalan tersebut adalah Jalur Rencana, Umur Rencana (UR), Indeks Permukaan (IP), Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR), Angka Ekivalen (E), Lintas Ekivalen Permulaan (LEP), Lintas Ekivalen Akhir (LEA), Lintas Ekivalen Tengah (LET), Lintas Ekivalen Rencana (LER), Daya Dukung Tanah (DDT), Faktor Regional (FR), dan Indeks Tebal Perkerasan (ITP). Sedangkan untuk analisa drainasenya sendiri dilakukan dengan mengolah data curah hujan dan menganalisa hidrologi dengan tahapan Pengujian Konsistensi, Perhitungan Hujan dengan Metode Poligon Thiessen, Analisa  Dengan Metode Log Person Type III, Analisa Uji Frekwensi, Analisa Debit Rancangan dan Dimensi Saluran. Dari hasil perhitungan Tebal Lapis Struktur Perkerasan Jalan Lamunti-Penda Ketapi dengan tebal lapis permukaan 5 cm menggunakan Laston, tebal lapis pondasi atas 20 cm menggunakan batu pecah kelas B, tebal lapis pondasi bawah 52,31 cm menggunakan sirtu kelas A dengan umur rencana 10 tahun. Untuk analisa hidrologi dengan pengolahan data curah hujan dari tiga buah stasiun penakar hujan yaitu Stasiun Pujon, Dadahup dan Stasiun Mandomai sehingga diperoleh nilai untuk luas penampang saluran sebesar 0,8957 m2, keliling aliran air pada salaran sebesar 2,5592 m, kecepatan aliran air dalam saluran sebesar 2,772 m/detik dan kapasitas saluran sebesar 0,0552 m3/detik, dimana saluran yang direncanakan adalah salauran dengan bentuk trapesium. Kata Kunci : Perencanaan Jalan, Perkerasan Lentur , Drainase Jalan

Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2022) Vol 12 No 2 (2022) Vol 12 No 1 (2022) Vol 12, No 1 (2022) Vol 11, No 4 (2022) Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol 10, No 5 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 8, No 8 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 7 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 6 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 5 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil More Issue