cover
Contact Name
Dwi Susilowati
Contact Email
seagri@unisma.ac.id
Phone
+6289650421084
Journal Mail Official
seagri@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT Haryono No.193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SEAGRI
ISSN : 23391111     EISSN : -     DOI : 10.33474
SEAGRI is a periodical journal of the Department of Socio-economy, Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Islamic University of Malang, which is published twice a year, in February and June. SEAGRI can be a reference for writers who will publish manuscripts, or readers who will write manuscripts. The article, which will be published in the SEAGRI journal, refers to analysis studies or research results, services related to socio-economic and agricultural business.
Articles 175 Documents
1 ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI DAN PEMASARAN TANAMAN HIAS MAWAR MERAH DI DESA SIDOMULYO KOTA BATU hermanto hermanto; Sri Hindarti; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 2 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.485 KB)

Abstract

ABSTRACTThe research objective was to analyze the income of red rose ornamental plants farming, and to describe the marketing channels and marketing efficiency of red rose ornamental plants. The analytical method used is descriptive and quantitative analysis method, which consists of four approaches (a) RC / ratio analysis (b) Marketing margins (c) Market integration (d) Price transmission elasticity. The results of the descriptive analysis explained that the RC / ratio was 5.19. and there are two marketing channels, namely I: Farmers, big traders, out-of-town traders. Channel II: Farmers, Middlemen, Retailers, Consumers. The functions of marketing carried out by farmers: Middlemen, purchasing, transportation, grading, loading and unloading. Wholesalers: purchasing, transportation, grading, loading and unloading. Retailers: purchasing, transportation, loading and unloading. Out-of-town traders: Purchasing, transportation, loading and unloading. The results of quantitative data analysis can be concluded if the RC / ratio value is more than 1 then farming is profitable and feasible to cultivate. While the market structure indicates a monopoly market, this can be seen from the price transmission elasticity (ը) of 0.13.Keywords: Red rose farming, marketing channels, marketing efficiency
Alih Fungsi Lahan Pertanian Padi Menjadi Usaha Budidaya Ikan Patin di Kabupaten Tulungagung Salvita Ayu Mayangsari; Mashyuri Mahfudz; Nikmatul Khoiriyah
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 2 (2021): SEAGRI Volume 9 No 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.671 KB)

Abstract

AbstrakAlih fungsi lahan merupakan permasalahan yang saat ini masih terjadi terutama pada lahan pertanian yang masih produktif padahal lahan merupakan faktor penentu keberhasilan mempertahankan swasembada pangan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan alih fungsi lahan menjadi usaha budidaya ikan patin, 2) Mendiskripsikan dampak alih fungsi lahan. Penelitian ini dilakukan di Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling berjumlah 30 responden. Data penelitian menggunakan data primer. Analisis data menggunakan analisis diskriptif dan analisis pendekatan model logit. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Dari tiga faktor yang mempengaruhi keputusan alih fungsi lahan dua faktor mempengaruhi secara signifikan dikarenakan hasil ≤ 10%, faktor ekonomi dengan nilai signifikasi 9,9% dan faktor sosial dengan nilai signifikasi 10%. Faktor teknis tidak berpengaruh secara signifikan memiliki nilai 92,6%. 2) Dampak alih fungsi bagi lingkungan berkurangnya lahan pertanian yang potensial bagi produksi dan dampak untuk responden meningkatnya pendapatat sehingga mensejahterakan kehidupannya. Alih fungsi lahan Desa Bendiljati Wetan dapat dikembangkan lagi menjadi budidaya ikan patin dikarenakan dapat menjadi potensi daerah yang lebih maju daripada pertanian. Untuk mengatasi ketahanan pangan maka pangan dapat di supply oleh daerah-daerah lain.Kata Kunci: Alih fungsi lahan, faktor yang mempengaruhi, dampak alih fungsi lahan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI MELAKUKAN ALIH FUNGSI LAHAN DARI SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR NON PERTANIAN DI DESA KARANGWIDORO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Ahmad Mahmdud Kawirian; Ir. Sri Hindarti, M.Si; Dr. Masyhuri Machfudz, M.P
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.501 KB)

Abstract

This study has objectives including 1). Identifying the socio-economic conditions of the farming community that did and did not transfer the land in Karangwidoro Village. 2) Knowing the development of land use change in Karangwidoro Village in the period 2010 to 2019. 3). Know the socio-economic factors that influence farmers' decisions to transfer land functions. Determination of the sample used using the simple random sampling method (simple random sampling) as many as 39 samples of the farming community in Karangwidoro Village. This research uses descriptive data analysis and logit model regression statistics. Research results obtained include 1). There are differences in socioeconomic conditions between farming communities who do land conversion and do not do so. Farmers who do land conversion have an average income and land area smaller than farmers who do not do land conversion. 2). In the period of 9 years (2010-2019) there has been a decline in the area of agricultural land in Karangwidoro Village. Each year an average of 14.48% of the village's agricultural land is reduced and 6.8% of them switch to settlements. 3). Based on the results of logit regression analysis with a confidence level of 5%, two socio-economic variables were found that significantly affected the farmers' decision to transfer land, including land area with a significant value of 0.044 and 0.043 income.
Analisis Efisiensi Pemasaran Cabai Merah Di Desa Jetak Ngasri Kecamatan Dau Kabupaten Malang Rangga Setiawan; Dwi Susilowati; MN Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 3 (2020): Seagri Volume 8 Nomor 3 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.61 KB)

Abstract

ABSTRACKTujuan penelitian ini adalah, 1) Untuk mengetahui berapa banyak saluran pemasaran cabai merah di Desa Jetak Ngasri Kecamatan Dau, 2)Untuk mengetahui efisiensi pemasaran cabai merah di Desa Jetak Ngasri Kecamatan Dau, metode penelitian yakni penelitian kuantitatif  menggunakan pertanyaan terstruktur dicatat diolah dan dianalisis, untuk penentuan responden petani menggunakan metode snow ball sampling. Metode pengambilan data dengan  mengumpulkan data primer dan skunder. Dalam penelitian ini menunjukan bahwa 1) didapat lebih 1saluran pemasaran, 2) margin pemasaran yang ada pada saluran pemasaran I yaitu sebesar 1466, pada saluran pemasaran ke II didapatkan  sebesar 5400. Pada penelitian yang dilakukan di Desa Jetak Ngasri Kecamatan Dau saluran pemasaran yang efisien terdapat pada saluran pemasaran I, hal tersebut dilihat dari nilai margin pemasaran yang paling kecil yaitu sebesar Rp. 1466 dan share tertinggi sebesar 85,47%, dibanding dengan saluran pemasaran II dengan nilai margin yang lebih tinggi yaitu sebesar 5,400 dengan share terkecil sebesar 62,62%. Hasil Analisis Elastisitas transmisi harga diketahui nilai Et= 1,42% lebih besar dari 1 diartikan bahwa perubahan harga sebesar 1% ditingkat produsen akan terjadi perubahan harga sebesar 1,42% ditingkat pengecer. Maka ada persaingan tidak sempurna atau pemasaran belum efisien.Saran: Membuat koperasi untuk meningkatkan kekuatan tawar menawar harga ditingkat petani, dengan melakukan penjualan bersama semakin memiliki harga tawar tinggi. Disisi lain dapat meningkatkan efisiensi biaya sarana produksi dan petani dapat melakukan pembelian sapotan ( Sarana Produksi Pertanian) secara bersama.Kata kunci:Pemasaran Cabai Merah, Efisiensi Pemasaran.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN TAJINAN ANALYSIS OF THE FACTORS AFFECTING WASTE IN TAJINAN DISTRICT Muhammadanil Wasil
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 3 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.839 KB)

Abstract

AbstractThe purpose of this research is for knowing about profit and R/C ratio value of soybean farming. Also for analiyzed about price efficiency for soybean farming in Purwodadi subdistrict, Grobogan Regency the Central of Java. This research has been done in the District of Purwodadi, Grobogan Regency using random sampling methods with 50 sample of soybean farmers. Analysis of data used descriptive analysis and analysis of frontier production function and Maximum Likelihood Estimation(MLE) methods. The result of this research showed that the value of R/C ratio are 2,0 its mean that this farming are feasible cultivated. And the production factor thats influence for soybean farming are all of the fertilizer (Urea, TSP, and Phonska). The soybean farmer in allocating the factor of production is not efficient because the NPM/PX value of all the fertilizer are <1. So, the soybean farming in the district of Purwodadi have not been pricely efficient yet.Keywords: price efficiency, factor of production
PENDAPATAN DAN EFISIENSI USAHATANI BUNGA KRISAN DI DESA BUMIAJI, KECAMATAN BUMIAJI, KOTA BATU Muchammad Fazrul Falaq Rahmatulloh; Nikmatul Khoriyah; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 03 (2022): Seagri Volume 10 Nomor 03 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.93 KB)

Abstract

ABSTRAKSeiring dengan bertumbuhnya gaya hidup masyarakat maka permintaan bunga krisan meningkat cukup signifikan, namun pandemic covid 19 ini menyebabkan permintaan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan efisiensi usahatani bunga krisan. Penelitian dilakukan di desa Bumiaji, kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Penentuan sampel secara acak sederhana (random sampling) dengan jumlah sampel diambil data 23% dari total populasi, sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 35 petani. Metode analisis data menggunakan analisis penerimaan, biaya dan pendapatan usahatani bunga krisan. Analisis efisiensi menggunakan R/C ratio. Unit analisis menggunakan per hektar per satu kali musim tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya usahatani bunga krisan sebesar Rp. 81.973.494. Jumlah produksi bunga krisan yang dihasilkan sebanyak 22.521 ikat dengan  harga jual Rp. 884,29 per ikat. Penerimaan yang didapatkan sebesar Rp 198.288.841, sehingga pendapatan yang   didapatkan sebesar Rp. 120.253.243. R/C ratio sebesar 2,61 sehingga dapat disimpulkan bahwa usahatani bunga krisan efisien. Kata Kunci : usahatani, bunga krisan, pendapatan, biaya
"Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Tani Perkotaan (Studi Kasus: Kelompok Tani Kenanga Kelurahan Merjosari Rw 11 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang)" Siti Ulin Nafiqoh; Dwi Susilowati; Lia l Rohmatu Maula
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 3 (2021): Seagri Volume 9 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.936 KB)

Abstract

Abstrak Pemberdayaan masyarakat merupakan suatau upaya yang besar guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan-kegitan. Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan unsur-unsur pemberdayaan masyarakat (aksebilitas informasi, keterlibatan dan partisipasi, akuntabilitas, dan kapasitas organisasi lokal), mendeskripsikan peran kelompok tani meliputi kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel dengan kriteria sebagai berikut: merupakan anggota kelompok tani kenanga, masyarakat yang berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat maupun program kelompok tani lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Unsur-unsur pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Merjosari Rw 11 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sudah diterapkan karena anggota kelompok tani serta masyarakat ikut terlibat dan berpartisipasi. Namun, unsur-unsur pemberdayaan yang sudah diterapkan kurang optimal yang disebabkan kurangnya informasi atau pengetahuan mengenai untuk meningkatkan pemberdayaan didukang dengan penilaian kategori netral sebesar 47,57%, kategori setuju sebesar 44,44%, dan kategori tidak setuju sebesar 7,99%, 2) Kelompok tani “kenanga” berperan aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Merjosari Rw 11 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi. Namun dalam menjalankan, kelompok tani masih kurang maksimal dikarenakan masih kurang dalam menjalin hubungan terhadapan lembaga lain untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat didukung dengan penilaian kategori netral 49,58%, kategori setuju 48,54%, dan kategori tidak setuju 1,88%, Kata Kunci : Unsur-unsur Pemberdayaan Masyarakat, Kelompok Tani, Deskriptif
Analisis Usahatani Konjac Di Desa Blentreng Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur Siti Nur Atijah; Masyhuri Machfudz; M Noerhadi Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.582 KB)

Abstract

Dusun Blentreng adalah sebuah dusun dalam desa Ngembat yang masuk wilayah kecamatan Gondang kabupaten Mojokerto. Dengan jumlah penduduk total kecamatan Gondang adalah kurang lebih meningkat sekitar 50.000 jiwa dari data awal 43.930 jiwa (Data Statistik Pemkab Mojokerto, 2017). Dusun Blentreng merupakan dusun sentra penghasil konjac sejak tanaman ini ramai dan nilai jual tinggi (Perhutani, 2019). Pemilihan tempat dilakukan peneliti secara sengaja (Purposive) dengan pertimbangan Desa Blentreng Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu daerah produksi terbesar komoditas konjac di Jawa Timur setelah Kabupaten Madiun. Sedangkan waktu penelitian dilakukan pada bulan Juli 2019 dan selama waktu tersebut digunakan mencari dan memperoleh informasi data dari para responden. Diduga usahatani konjac di Desa Blentreng Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto sudah efisien. Diduga BEP Unit dan BEP Harga usahatani konjac sudah seimbang. Hasil penelititan membuktikan bahwa, nilai efisiensi usahatani konjac sebesar angka 1,81, maka Usahatani dikatakan layak untuk dijalankan. BEP harga usahatani konjac di dusun Blentreng Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto adalah sebesar Rp 4.417/kg, dengan harga jual Rp. 8.000/kg. Sedangkan BEP unit usahatani konjac di dusun Blentreng Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto adalah 1.910kg, dengan produksi rata-rata sebesar 3.460 kg/luasan.Kata Kunci: Analisis Usahatani, Konjac.
FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI RISIKO PRODUKSI USAHATANI JAGUNG (Zea mays sp.) DI DESA WONOREJO KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG Rosidatul Annisa; Bambang Siswadi; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.783 KB)

Abstract

AbstractThe purpose of this research are analyze the factors that affect the production of farming corn production and socio-economic factors that affect the risk of farming corn production. This research was determined by purposive in Wonorejo Village, Sumbergempol District, Tulungagung Regency. In this research, sampling is determined by Slovin method, and we use 35 sample of corn farmer from Wonorejo village. The analytical method which used in this research is Cobb-Douglass, Production Variance and Multiple Linear Regression. The factors that influence the usahatani corn production are labor and urea fertiliser. The results of regression analysis of production risk using the Varience production method can be concluded that the factors that influence the risk of farming corn production are seeds, labor, urea fertilizers, ZA fertilizers, and NPK mutiara fertilizers. Socio-economic factors that influence the risk of corn production are age, education and income.Keyword: Risk of Production, Socio-economic, Corn
Efisiensi Teknis Usahatani Kentang (Solanum Tuberosum L.) di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu Malang dengan Pendekatan DEA (Data Envelopment Analysis) Shinta Pramesti Suryo Putri; Zainul Arifin; Titis Surya Maha Rianti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 4 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (SEAGRI)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.719 KB)

Abstract

ABSTRAKEfisiensi teknis merupakan kemampuan petani mengalokasikan sejumlah input tertentu untuk memperoleh output tertinggi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengukur efisiensi teknis usahatani kentang di Desa Sumber Brantas. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 33 responden petani kentang di Desa Sumber Brantas. Pendekatan yang digunakan yaitu data envelopment analysis (DEA) dengan asumsi Constan Return to Scale (CRS) melalui pendekatan input oriented dilakukan untuk mengetahui tingkat efisiensi teknis usahatani kentang. Hasil penelitian menunjukan rata-rata petani kentang di Desa Sumber Brantas belum efisien. Petani yang sudah efisien (TE=1) sebanyak 12 petani. sedangkan sisanya sebanyak 21 petani merupakan petani yang tidak efisien (TE<1). Salah satu penyebab ketidakefisienan usahatani yaitu penggunaan input produksi yang berlebihan. Petani dapat mengurangi penggunaan bibit, pupuk kandang dan pupuk TSP dalam usahataninya.Kata Kunci: Kentang, DEA, Efisiensi Teknis

Page 9 of 18 | Total Record : 175