cover
Contact Name
Dwi Susilowati
Contact Email
seagri@unisma.ac.id
Phone
+6289650421084
Journal Mail Official
seagri@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT Haryono No.193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SEAGRI
ISSN : 23391111     EISSN : -     DOI : 10.33474
SEAGRI is a periodical journal of the Department of Socio-economy, Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Islamic University of Malang, which is published twice a year, in February and June. SEAGRI can be a reference for writers who will publish manuscripts, or readers who will write manuscripts. The article, which will be published in the SEAGRI journal, refers to analysis studies or research results, services related to socio-economic and agricultural business.
Articles 175 Documents
KAJIAN DESKRIPTIF ETHNOFOOD SAWUT SEBAGAI ALTERNATIF KETAHANAN PANGAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 Nur Fadilah Muyassaro; Nikmatul Khoiriyah; Lia Rohmatul Maula
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 4 (2022): Seagri Volume 10 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1617.99 KB)

Abstract

Abstract Sawut sebagai sumber pangan karbohidrat memiliki potensi yang cukup tinggi, serta dapat menjadi alternatif ketahanan pangan karbohidrat rumah tangga, namun belum dimanfaatkan oleh rumah tangga di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskriptifkan ethnofood sawut sebagai alternatif pangan. Penelitian dilakukan di Kota Malang, Jawa Timur. Penentuan sampel menggunakan metode Krejcie dan Morgan serta diperoleh sampel sebanyak 77 rumah tangga. Pengambilan sample menggunakan teknik Accidental Sampling. Analisis data menggunakan diskriptif berupa analisis kualitatif dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar rumah tangga telah mengonsumsi sawut > 3 tahun sebesar 49%, frekuensi dalam satu minggu sebagian besar mengonsumsi sawut dengan rentan 1-2 hari sebesar 87% dan dikonsumsi oleh sebagian anggota rumah tangga yaitu sebesar 57%. Rumah tangga memperoleh sawut dengan cara membeli yaitu sebesar 65%. Dari temuan ini usia produktif atau usia muda cukup familiar dengan sawut dan tidak asing untuk mengonsumsinya.. Peningkatan konsumsi sawut bagi rumah tangga dapat mengurangi ketergantungan rumah tangga terhadap beras sehingga dengan demikian dapat mengurangi ketergantungan impor beras. Keyword: Pola konsumsi, Ethnofood sawut, Alternatif Pangan
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI KEUNTUNGAN DAN EFISIENSI PEMASARAN PADA USAHATANI PAPRIKA DI DESA TLOGOSARI KECAMATAN TUTUR Olyvyatur Rizky; Masyhuri Machfudz; Nikmatul Khoiriyah
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.299 KB)

Abstract

Tlogosari Village Tutur District is a village that has a lot of natural potential, one of which is paprika. The development of paprika farming is large enough so that this research needs to be done with the aim to analyze efficiently on paprika farming in Tlogosari Village, Tutur Subdistrict, to see socio-economic factors that can affect profits on paprika farming in Tlogosari Village, Tutur District, and identify marketing efficiency paprika farming in Tlogosari Village, Tutur District. The method used in this study is a quantitative method with a purposive location determination and a sample of respondents as many as 33 people whose samples were taken by census. The results obtained from this study showed 1) the results of the R / C ratio showed efficient. 2) socio-economic factors that affect profit by using Unit Output Price (UOP) - Cobb Douglass analysis, namely seed costs, fertilizer costs, drug costs, and labor costs. 3) marketing efficiency in paprika farming in Tlogosari village, Tutur sub-district was declared efficient.
PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS USAHATANI PADI SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DAN TEGEL DI DEWI SRI, MALANG Dita Lailatul Fitriya; M. Noerhadi Sudjoni; Ahmad Dedy Syathori
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 6 (2022): SEAGRI VOLUME 10 NOMOR 6 TAHUN 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.066 KB)

Abstract

AbstractSistem jajar legowo merupakan teknologi budidaya terpadu yang sudah lamadiperkenalkan ke masyarakat Indonesia. Namun, pada kenyataannya masyarakat masihbanyak yang belum beralih untuk menerapkan sistem tanam jajar legowo dan tetapmenerapkan sistem tanam tradisional yaitu sistem tanam tegel. Tujuan dari penelitianini yaitu untuk membandingkan produktivitas usahatani padi dengan penerapan sistemtanam jajar legowo dengan sistem tanam tegel. Penelitian ini menggunakan pendekatandeskkriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu purposive sampling dan sensus. Data yang digunakanadalah data primer dan analisis data yang digunakan adalah analisis produktivitas dananalisis independent t-test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaansecara signifikan antara produktivitas usahatani padi sistem tanam jajar legowodengan tegel yang dibuktikan dengan nilai signifikansi (0,00) < α (0,05). Secaranominal produktivitas yang dihasilkan usahatani padi sistem tanam jajar legowosebesar 4,18 Ton/Ha lebih rendah dibandingkan sistem tanam tegel sebesar 6,84Ton/Ha.Keyword: Produktivitas padi, Sistem jajar legowo
ANALISIS EFISIENSI TEKNIS PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI KENTANG (Solanum tuberosum L) DI DESA WONOKITRI KECAMATAN TOSARI KABUPATEN PASURUAN Samsul Muarip
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 4 (2019): Seagri
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.462 KB)

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L) merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang dibudidayakan di Indonesia. Tanaman kentang layak untuk diprioritaskan karena kentang memiliki potensi untuk menjadikan sumber pendapatan bagi masyarakat dan petani baik yang bersekala kecil, menengah, maupun besar karena kentang merupakan bahan pangan alternatif dan bahan baku industri makanan. Hal ini dikarenakan bahwa kebutuhan kentang yang setiap tahun semakin bertambah. Penelitian ini 2 bertujuan untuk mengetahui berapa besar biaya produksi, penerimaan, pendapatan, R/C Ratio, tingkat efisiensi teknis, dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efisiensi teknis usahatani kentang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Wonokitri Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan pada tanggal 10 April – 10 Mei 2019. Data primer diperoleh dengan wawancara sebanyak 40 petani responden yang dipilih secara acak (simpel random sampling). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis usahatani, metode Maximum Likehood Estimation (MLE), Coob-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan, pupuk urea, SP36, ZA, Organik, Obat-obatan, dan tenaga kerja berpengaruh secara nyata terhadap efisiensi teknis. Sedangkan faktor sosial ekonomi yang berpengaruh nyata pada variabel umur, pendidikan, lahan, benih yang dapat diartikan secara simultan atau bersama-sama bahwa semua variabel independen pada inefisiensi teknis berpengaruh secara nyata karena menunjukkan F-hitung sebesar 7,84 dengan probability 0,000 atau kurang dari tingkat kesalahan sebesar α 0,0001 pada tingkat kepercayaan 9,99%.
ANALISIS FAKTOR PRODUKSI USAHATANI JERUK SIAM DI DESA KARANGWIDORO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Devi Indah Masfufah Agustin; Ir. M. Noerhadi Sudjoni., MBA., M.P; Bambang Siswadi
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 5 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.873 KB)

Abstract

Kecamatan Dau merupakan salah satu wilayah awal perkembangan jeruk di Kabupaten Malang (Sugiyanto 2015).Pertumbuhan produksi jeruk yang ada di Indonesia mulai tahun 2015 -2019 rata-rata di perkirakan selalu meningkat sebesar 3,83% per tahun. Tujuan dari penelitian ini ialah: untuk mengetahui efisiensi usahatani jeruk siamapakah layak atau tidak untuk di usahakan dan menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap usahatani jeruk siam. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 40 petani. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja). Pengambilan sampel petani di tempat penelitian dilakukan dengan metode simple random sampling. Metode analisis yang digunakan ialah analisis pendapatan usahatani jeruk siam, R/C ratio dan fungsi produksi model Cobb-Douglas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani jeruk siam yang dilakukan di daerah penelitian layak dan efisien untuk diusahakan, didapatkan rata-rata nilai R/C ratio 2,41. Faktor yanng berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani ialah pestisida,pupuk kandang, NPK,ZAdan tenaga kerja.Kata kunci: pendapatan, faktor produksi, usahatani jeruk siam  
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN BUAH STRAWBERRY DI DESA PANDANREJO KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU ali rahman; Bambang Siswadi; Masyhuri Mahfudz
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.907 KB)

Abstract

Abstract The research objective was to determine the corn marketing channel and the efficiency of corn marketing in Lenteng District, Sumenenp Regency. The data analysis method used is qualitative analysis and quantitative analysis which consists of three approaches namely (a) Marketing Margin (b) Market Integration and (c) Price Transmission Elasticity. The results of qualitative data analysis explain that there are two marketing channels, namely Channel I: Farmers, middlemen, Collector Traders, Channel II: Farmers, Middlemen, wholesalers, consumers. Channel III: farmers, middlemen, wholesalers, retailers, consumers. Marketing functions carried out by farmers: sales. Middlemen: purchases, weighing, loading and unloading, transportation and sales. Collectors: purchases, weighing, loading and unloading, transportation, packaging, depreciation, retribution and sales. Wholesalers: purchasing, weighing, loading and unloading, transportation, depreciation or sorting, levies and sales. The results of quantitative data analysis indicate that the market structure leads to the oligopoli market, this can be seen from the transmission price elasticity (η) of 1.7.Keyword : efficiency of marketing, strawberry fruit, line of marketing
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMBELI KRIPIK KENTANG GIZI AGRONAS (Studi kasus: UKM Cv Agronas Gizi Food Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Jawa Timur) Ma’ruf Ma’ruf
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 4 (2019): Seagri
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.793 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli kripik kentang Gizi Agronas. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive (sengaja) di Brawijaya Istana Oleh-oleh dan Gizi Agronas Oleh-oleh. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 4 Mei – 10 Mei 2019. Sample ditentukam sebanyak 53 responden kripik kentang Gizi Agronas menggunakan metode accidental sampling. Metode analisis data menggunakan regresi model logit. Hasil penelitian menunjukkan kualitas, usia, tingkat pendidikan berpengaruh terhadap keputusankonsumen dalam membeli kripik kentang Gizi Agronas.
ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH KERIPIK TEMPE DI KABUPATEN TRENGGALEK Neva Lis Safitri; Bambang Siswadi; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 03 (2022): Seagri Volume 10 Nomor 03 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.504 KB)

Abstract

Kedelai (Glycine max L. Merril) memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang cukup tinggi, yaitu protein sebesar 34,9 gram dan karbohidrat 34,8 gram dalam setiap 100 gram kedelai. Kedelai sangat dibutuhkan dalam industri pangan, berperan sebagai sumber protein nabati yang penting dalam rangka peningkatan gizi masyarakat, karena selain aman bagi kesehatan dan memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan juga relatif murah dibandingkan sumber protein hewani. Kedelai dapat dimanfaatkan menjadi bahan olahan dalam agroindustri, seperti susu kedelai, kecap, tahu, tempe, keripik tempe dan olahan lainnya. Diperkirakan neraca produksi dan konsumsi kedelai di Indonesia mengalami peningkatan defisit pada tahun 2016 – 2020 rata-rata sebesar 36,95% per tahun
ANALISIS RISIKO PRODUKSI PADA UASHATANI PADI SAWAH DI DESA SUKOREJO KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN PONOROGO haryadin haryadin; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 3 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.313 KB)

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the risk of wetland rice production between the land area of <0.5 hectares with a land area of ≥ 0.5 hectares, knowing what factors influence the risk of rice production and analyzing farmers' preferences in facing the risk of rice production. This research was determined by purposive sampling in Sukorejo Village, Sukorejo District, Ponorogo Regency. The sampling method is used by cluster sampling, so that the samples obtained are 50 wetland rice farmers from 512 scattered populations into four hamlets. The analytical methods used are, Variance Coefficient (CV), cobb-Douglas production function analysis, variance analysis of production and Observed Economic Behavior (OEB) analysis. The results showed the level of risk of wetland rice production with a land area of <0.5 hectares greater than the land area of ≥ 0.5 hectares. Factors that have a significant effect on the risk of wetland rice production namely, seeds, labor and pesticide. Farmer's preference for inputs that affect production risk, seed (risk averse), labor (risk taker) and pesticide (risk averse).Keyword: Risk, Production, wetland rice
ANALISIS PRODUKSI USHATANI BAYAM ORGANIK DI KELOPOK TANI MUTIARA FARM DESA PAGELARAN KECEMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG Hidayat Ali
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 3 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.187 KB)

Abstract

AbstractSpinach production in Indonesia is 134,159 tons with a harvest area of 45.32 ha (BPS Statistics of Holtikutra 2014 production), but it is different from the poor region itself, spinach production is 18 quintals with a land area of 1 ha. This is due to one of them by the factors of production and the perception of farmers. In this study using 30 respondents. In the Mutiara Farm group with the Purposive sampling method. the method used is by using the Logit test while production can be seen from the analysis of production factors using cob-douglass analysis. The results of this study show that the ratio 1.4 means profitable and feasible. On perception analysis shows that gender, age, education and family dependency simultaneously influence the organic spinach farming, while the partial age and family weights have no effect. In the production factor of five variables there are multicoliniarita in the land variable, while the variables of seeds, fertilizers, pest disorders and labor simultaneously affect the production of organic spinach while the partial test of seeds and labor does not significantly affect the production of organic spinach.

Page 11 of 18 | Total Record : 175