cover
Contact Name
Nurman Hidaya
Contact Email
bchs@borneo.ac.id
Phone
+6282378768648
Journal Mail Official
bchs@borneo.ac.id
Editorial Address
Jl. Amal Lama No. 1, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, , Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Community Health Sevice Journal
ISSN : -     EISSN : 28076621     DOI : https://doi.org/10.35334/neotyce.v1i1
Borneo Community Health Sevice Journal, yang merupakan jurnal multidisiplin bidang kesehatan yang berfokus pada hasil karya pengabdian masyarakat dibidang kesehatan yang meliputi : Keperawatan, kebidanan, kedokteran, kesehatan masyarakat, psikologi, gizi dan bidang kesehatan yang lain.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024" : 17 Documents clear
Pemanfaatan Ubi Jalar Sebagai Makanan Tambahan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik Mariana, Dina; Supriadi, Rizky Febriyanti; Ahmady, Ahmady
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5639

Abstract

Penyebab utama stunting diketahui berasal dari nutrisi yang tidak memadai selama tahap kehidupan anak, termasuk kehamilan. Terdapat hubungan yang erat antara riwayat KEK pada ibu hamil dan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Pada ibu dengan KEK, nutrisi yang tersedia tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin selama kehamilan. Kondisi ibu hamil yang memiliki riwayat kekurangan energi kronis dapat diatasi dengan meningkatkan asupan gizi selama kehamilan. Kasus KEK pada ibu hamil di Mamuju masih sering ditemui, dan Sulawesi Barat berada pada peringkat kedua dengan angka stunting tertinggi di Indonesia. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah gizi ialah melalui pemberian makanan tambahan. Petani di Mamuju memanfaatkan musim kering untuk menanam ubi jalar karena resiko gagal panen yang mungkin diderita. Hasil tani ubi jalar berlimpah sehingga dapat ditemukan dengan sangat mudah. Ubi jalar terbukti dapat meningkatkan berat badan ibu dengan status KEK. Mitra dalam kegiatan ini ialah Puskesmas Beru-Beru, di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju. Sasaran kegiatan ialah ibu hamildan Kader kesehatan.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode Pendidikan Masyarakat dan Pelatihan untuk ibu hamil dan kader dalam pemanfaatan olahan pangan ubi jalar untuk penanganan KEK pada ibu hamil. Terjadi peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan kepada para peserta setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, dan setiap peserta dapat melakukan pengolahan sumber pangan lokal ubi jalar sebagai PMT pada ibu hamil.
Penerapan Terapi Komplementer Untuk Mengurangi Kecemasan pada Akseptor KB Implan Muryani, Muryani; Puspitasari, Ayu Jani
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5510

Abstract

AbstrakMasalah kependudukan merupakan masalah yang dihadapi oleh semua negara baik di negara maju maupun di negara berkembang termasuk Indonesia. Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, pemerintah Indonesia menerapkan Program Keluarga Berencana Nasional ini diharapkan laju pertumbuhan penduduk Indonesia dapat ditekan. Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu   usaha pemerintah untuk mengurangi lajunya pertumbuhan penduduk di Indonesia. Persepsi terhadap rasa nyeri saat penyisipan Implant merupakan sumber kecemasan utama banyak wanita, nyeri yang sebenarnya dialami tidak separah yang dibayangkan. Memberikan terapi slow deep breathing saat prosedur pemasangan Implant merupakan cara untuk mengatasi kecemasan (Speroff L, 2018). Teknik Slow deep breathing merupakan tindakan pengolahan pernapasan yang dengan cara mengatur napas dengan lambat dengan   kondisi santai. Relaksasi nafas dalam merupakan pernafasan pada perut atau abdomen dengan frekuensi lambat serta perlahan, berirama dan nyaman yaitu dengan cara memejamkan kedua mata pada saat menarik nafas. Adapun efek dari terapi ini adalah pengalihan perhatian atau distraksi menggunakan tehnik relaksasi nafas yang berfungsi menurunkan bahkan menghilangkan rasa cemas ibu pada saat pemasangan KB IMPLAN.Metode pengabdian yaitu demonstrasi pelaksanaaan pemasangan alat kontrasepsi implan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah: Memberikan rasa aman nyaman dan menurunkan kecemasan kepada akseptor KB selama pemasangan Implan  Kata Kunci: Keluarga Berencana; Implan; Kecemasan
Implementasi Pemberian Hand Massage Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pre Operasi Pada Pasien Sectio Caesarea Dengan Anastesi Spinal di RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu Febriyanti, Vivin Dwi; Sukmaningtyas, Wilis; Adriyani, Fauziyah Hanum Nur
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5622

Abstract

Sectio caesarea is a surgical delivery process where the baby is removed through an incision in the mother's stomach (laparotomy) and uterus (hysterectomy). Each delivery method has a psychological impact on the mother, especially anxiety. One strategy for dealing with anxiety using non-pharmacological techniques is providing reflexology or hand massage. The aim of this PkM is to provide hand massage to reduce tension and reduce anxiety in preoperative caesarean section patients with spinal anesthesia. The method used was to provide hand massage twice in 10 minutes to 30 participants and use the APAIS measuring instrument in the VK Room. The results of this activity showed that the level of anxiety before implementation in the anxious category was 15 participants (50.0%), seriously anxious was 12 participants (40.0%) and mildly anxious was 3 participants (10.0%). After implementation, the majority of participants were moderately anxious, 19 (63.3%), mildly anxious, 9 (30.0%), and severely anxious, 2 (6.7%). The decrease in participants' anxiety had an average value before the hand massage was 59% and after the hand massage was 45% with a difference of 14%.
ASI Eksklusif Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Hanifa, Fanni; Izza, Lina Nurul; Hidayani, Hidayani; Sugesti, Retno
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5469

Abstract

World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian ASI kepada bayi baru lahir untuk mencegah kematian dan masalah kekurangan gizi pada bayi dan balita. Organisasi tersebut merekomendasikan agar bayi baru lahir diberikan ASI hingga usia enam bulan. Tujuan dari edukasi pemberian ASI adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang cara menjaga gizi anak. Edukasi tentang ASI Eksklusif Sebagai Upaya Untuk Pencegahan Stunting dilakukan pada 19 Maret 2024 pukul 10.00 WIB melalui zoom meeting. Meeting ID: 861 6995 3789. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui pelatihan online yang diikuti oleh lima puluh orang. Pretest dan posttest diberikan kepada peserta untuk mengukur pengetahuan mereka. Untuk mencegah stunting, edukasi tentang ASI eksklusif meningkat pesat dari 8% menjadi 100%. Anak-anak yang tidak menyusui ASI eksklusif memiliki kemungkinan lebih tinggi menjadi pendek atau kerdil dibandingkan dengan anak-anak yang menyusui ASI eksklusif. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor tambahan, seperti jumlah ASI yang diberikan kepada anak-anak dan asupan gizi ibu menyusui, yang berdampak pada pola menyusui ASI eksklusif. Konsumsi ASI yang kurang dapat menyebabkan ketidakseimbangan metabolisme tubuh, yang menyebabkan bayi mengalami masalah. Diharapkan dengan kegiatan ini, ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan akan belajar tentang pentingnya ASI eksklusif untuk mencegah stunting. Ini akan membantu ibu lebih memahami pentingnya nutrisi selama kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
Penyuluhan Kesehatan dan Pengenalan Tanaman Stevia sebagai Alternatif Pengganti Gula Tebu untuk Mengurangi Potensi Diabetes di Kelurahan Pajang Hafidz, Rosyadah; Wasesa, Anisa Prameswi; Trefalt, Rainer Felix; Kardono, Bagus Wahyu; Yaqin, Aenol; Nugrahadi, Bekti
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5642

Abstract

Peningkatan risiko penderita diabetes di Kelurahan Pajang sedang meningkat, terdapat 6 dari 29 peserta yang memiliki tingkat gula darah yang tinggi. Sehingga perlu dilakukan penyuluhan kesehatan dan pengenalan tanaman stevia sebagai pemanis alami untuk mengatasi hal tersebut. Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai risiko yang terkait dengan gula dan manfaat stevia dalam pengaturan gula darah adalah tujuan dari upaya ini. Pendekatan Participatory Rural Appraisal digunakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman peserta mengenai stevia dan cara penggunaannya mengalami peningkatan. Sebelum kegiatan penyuluhan, pengetahuan peserta mengenai stevia sangat rendah, namun setelah kegiatan penyuluhan, terjadi peningkatan yang signifikan. Kegiatan ini efektif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengganti gula tebu dengan stevia untuk mencegah diabetes dan meningkatkan kesehatan. Penilaian menunjukkan bahwa meskipun penyuluhan ini sudah efektif, namun masih memerlukan perbaikan.
Counseling on Stunting Prevention by Increasing Local Food Security Leads to the Climate Village Program Yulianti, Ika; Ariyanti, Ririn; Lewuk, Maria Ulfanti Uhle; Noviani, Doris; Hidaya, Nurman
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5570

Abstract

Stunting is a growth disorder that generally occurs in children under five and the cases are increasingly worrying. Based on the results of the survey, the stunting rate in Nunukan Regency is the highest in North Kalimantan. Until now, the number of stunting cases in Nunukan has reached 1,101 children under five and spread across 21 villages. And one of the villages affected by stunting is Srinanti Village, Seimanggaris District. Seimanggaris can take advantage of the climatic village area where the strategy to be applied is in the form of planting tarp trees (Artocarpus odoratissimus) which have various health benefits and also a form of savings to increase the supply of tarap seed raw materials in the future for the processing of Sutarma innovation "Tarap Date Milk". Midwives as a dynamic profession must keep up with the development of this era, participate in developing themselves to participate in the global game, in the form of the active role of midwives in improving the quality of services, education and professional organizations with a commitment to refer to regulations. The purpose of the training is to increase the understanding of midwives who carry out the Independent Midwife Practice on the prevention and control of Covid-19 infection so as to limit direct deaths and avoid an increase in indirect deaths and maintain the quality of midwifery services from decreasing, as well as the rights of mothers and babies can still be fulfilled
Mengenal Toxic Habits Pada Anak Usia Remaja Di SMA Negeri 22 Kota Makassar Sunarti, Sunarti; Ramli, Rahmawati; Suhermi, Suhermi; Bohari, Muh Ijlal Imam; AOLYA, ANDI RAHMADINA
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5625

Abstract

Toxic habits behavior is one of the mental disorders that often occur among adolescents, this is influenced by several factors including starting from family parenting patterns that tend to apply toxic parenting behavior in raising children. This service aims to increase adolescents' knowledge about toxic habits behavior, increase adolescents' motivation to participate in behavioral seminars both online and offline and reduce adolescents' habits in behaving toxic habits. This service uses the Health seminar method as a form of education to adolescents.The results of this service activity obtained an increase in knowledge of 95.1% of the 82 participants, an increase in adolescent motivation to participate in behavior seminars by 65.8% and adolescents promised to change their toxic habits behavior into the power to change themselves towards a more positive direction.It can be concluded that toxic habits behavior is certainly not good behavior so that this is expected to be changed towards a positive direction, for example making toxic habits behavior as self-motivation to change towards a positive direction. The way to change toxic behavior is through CERDIK (Regular health checks, get rid of cigarette smoke, diligent physical activity, balanced diet, adequate rest and manage stress). This making this CERDIK activity a positive Habits in everyday life.
PALANG SIGEMOY (Pangan Lokal Atasi Stunting Ciptakan Generasi Emas Tumbuh Optimal) Padlilah, Rahmi; Ariyanti, Ririn
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5515

Abstract

Indonesia is currently facing nutritional problems with many incidents of stunting (short toddlers). Based on the Nutritional Status Monitoring (NSM) over the last three years, short toddlers have the highest prevalence compared to other nutritional problems such as malnutrition, thinness, and even obesity. Based on data from the BKKBN for the last 2 years, there were 3,066 babies experiencing malnutrition spread across five city districts in North Kalimantan and Malinau District, including City District where the stunting rate is quite high and Lubak Manis Village which is one of the stunting loci. Stunting causes children to grow unhealthy, their brain development is not optimal, and can cause mental disabilities. Therefore, efforts to overcome stunting can be done through improving nutrition for babies. One alternative solution to overcome this problem is by providing additional food made from local and protein. The aim of this community service is to utilize the potential of natural resources, namely tofu and Moringa leaves which are quite easy to obtain in the village. The targets of this community service activity are posyandu cadres and PKK mothers in Lubak Manis village. The method used in this community service is education on preventing stunting and processing tofu and Moringa leaves into Naget as additional food for children and toddlers (PALANG SIGEMOY). This community service was carried out for 2 days in May, namely on  May 15,16 2024. The place of this service activity was the Posyandu building in Lubak Manis village, Malinau Regency, North Kalimantan. The results of the activity were that the community was able to understand the benefits of food containing nutrients from tofu and Moringa leaves as additional food to overcome stunting and innovate the processing of tofu and Moringa leaves into delicious and nutritious nuggets as additional food ingredients for stunted babies and toddlers. 
Pemeriksaan Glukosa Sewaktu, Kolesterol, Asam Urat dan Tensi Darah Pada Masyarakat Afriansya, Roni; Sugihantono, Anung; Widodo, Widodo
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5229

Abstract

Menjaga Kesehatan Tubuh merupakan hal penting yang harus selalu kita lakukan. Apabila kesehatan tubuh tidak dijaga dengan baik maka tubuh akan mudah terserang berbagai macam penyakit. Salah satu jenis penyakit yang dapat menyerang adalah penyakit tidak menular (PTM). Berbagai macam PTM diantara Diabetes, Penyakit Jantung dan Stroke. Penyakit tersebut dapat diketahui secara dini dengan melakukan pemeriksaan Gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat dan tekanan darah. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui bagaimana keadaan kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat dan tekanan darah. Metode pemeriksaan yang dilakukan dengan metode Point of Care Testing (POCT) dan tensimeter. Hasil pemeriksaan pada 139 responden, terdiri dari 61,2% perempuan dan 38,8% laki-laki. Usia yang terbanyak yaitu pada usia rentang 51 – 60 (29,5%) dan yang terendah usia rentang 20 – 30 (5,8%). Nilai Glukosa darah sewaktu responden 86,3% (normal) dan 13,7% (diatas nilai normal), kadar kolesterol (normal 47,48% dan diatas nilai normal 52,52%), kadar asam urat laki-laki (normal 81,48% diatas nilai normal 18,51%) dan perempuan (normal 89,41% dan diatas nilai normal 10,58%). Sedangkan untuk tekanan darah dari total 139 respoden didapat hasil normal. Kesimpulan keadaan kesehatan masyarakat kurang baik karena ada yang memiliki kadar gula darah sewaktu, kolesterol dan asam urat diatas normal.
Edukasi Video Animasi Gizi Seimbang Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Kelas XII IPS 2 di MAN 1 BANYUMAS Rakhmasari, Pramesti Regita; Dewi, Pramesti; Safitri, Maya
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5553

Abstract

Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari–hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal. Edukasi video animasi gizi seibang dapat digunakan sebagai salah satu Upaya untuk meningkatkan pengetahuan gizi pada remaja. Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui nilai pengetahuan remaja sebelum dan sesudah dilaksanakan edukasi gizi seimbang dan mengethui nilai IMT pada remaja. Kegiatan pengabdian meliputi tahap pra survei, pelaksanaan, evaluasi, yang diakukan dengan ceramah dengan media  power point dan video animasi. Pengabdian dilaksanakan 2 kali pertemuan 15 Maret dan 24 Maret 2024, kepada remaja di kelas XII IPS 2 MAN 1 Banyumas. Hasil kegiatan menunjukan bahwa post test pada pertemuan pertama menunjukan peningkatan dengan ditandai terdapat 33 remaja atau 84,61% berada pada kategori baik dan pada pertemuan kedua menunjukan hasil post test 35 remaja atau 89,74% berada pada kategori pengatahuan baik. Selain itu, remaja juga melakukan penghitungan IMT secara mandiri pada pertemuan pertama dan mendapatkan hasil 27 remaja atau 69,2% berada pada kategori IMT normal.

Page 1 of 2 | Total Record : 17