cover
Contact Name
Jalaludin
Contact Email
jalaludinstiesip@gmail.com
Phone
+6281909400190
Journal Mail Official
adindamas@sties-purwakarta.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No. 150-152 Ciseureuh Purwakarta Jawa Barat Indonesia 41118
Location
Kab. purwakarta,
Jawa barat
INDONESIA
ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27984702     EISSN : 27982874     DOI : https://doi.org/10.37726/adindamas
Adindamas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2798-4702 (cetak), ISSN 2798-2874 (online), adalah jurnal ilmiah multidisiplin terbitan LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Indonesia Purwakarta. Jurnal ini mencakup banyak masalah atau isu umum yang terkait dengan pengabdian atau layanan terhadap masyarakat. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual serta hasil penelitian yang telah dicapai dalam rangka pengabdian kepada masyarakat. Adindamas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, berisi tentang penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian melibatkan Tenaga Pengajar, Mahasiswa, partisipasi masyarakat dan mitra, baik dari dalam negeri maupun Luar Negeri. Kegiatan pelayanan disusun menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Articles 65 Documents
PendamPendampingan Sertifikasi Halal Dan Digital Marketing untuk Meningkatkan Kinerja UMKM di Desa Suradita Cisaukpingan Sertifikasi Halal Dan Digital Marketing untuk Meningkatkan Kinerja UMKM di Desa Suradita Cisauk Nining Purwaningsih; Iwan Setiawan Rofiq; Turizal Husein; Yayah Huliatunisa
ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/myr5jn22

Abstract

Rendahnya kepemilikan sertifikasi halal dan pemanfaatan digital marketing masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan daya saing UMKM di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk. Hasil survei terhadap 69 pelaku UMKM menunjukkan bahwa hanya 18% yang telah memiliki sertifikat halal, 35% memanfaatkan media sosial untuk promosi, dan 40% menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran digital. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kinerja usaha dan terbatasnya perluasan pasar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam proses sertifikasi halal, penerapan digital marketing, serta penggunaan pembayaran digital guna meningkatkan kinerja usaha. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan melalui survei dan wawancara, perencanaan program, pelatihan, praktik langsung, pendampingan penyusunan dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), pendampingan digital marketing dan QRIS, serta monitoring dan evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator, yaitu pemahaman konsep halal dari 40% menjadi 85%, pengetahuan prosedur sertifikasi halal dari 25% menjadi 78%, kemampuan menyusun dokumen SJPH dari 20% menjadi 70%, pemanfaatan media sosial untuk promosi dari 35% menjadi 82%, kemampuan membuat konten digital dari 25% menjadi 65%, serta penggunaan QRIS dari 40% menjadi 80%. Program ini juga memberikan dampak positif berupa peningkatan penjualan pada 55% peserta, meningkatnya kepercayaan konsumen (70%), efisiensi transaksi digital (80%), serta daya saing UMKM (75%). Dengan demikian, pendampingan sertifikasi halal dan digital marketing terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas dan kinerja UMKM serta mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Inovasi dan Pendampingan Berbasis Potensi Lokal: Pelatihan Branding Media Sosial untuk UMKM Arianto Taliding; Meldilianus N. J. Lenas; A. Achmad Danial Latief Buleng; Asnawir Asnawir
ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/pggzc064

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian desa yang memiliki potensi besar namun seringkali terkendala dalam hal pemasaran dan pengenalan produk ke pasar yang lebih luas. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasa Tene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dengan tujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana branding dan pemasaran produk berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) melalui penyampaian materi terstruktur, demonstrasi langsung, praktik mandiri, dan diskusi interaktif dalam tiga tahap: pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan (monitoring dan evaluasi). Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert 1–5 dengan 10 butir pertanyaan mencakup empat dimensi: pengetahuan konsep branding, keterampilan digital, motivasi pemasaran, dan rencana tindak lanjut. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 37% (pre-test) menjadi 84% (post-test), dengan N-Gain Score sebesar 0,75 (kategori tinggi). Peningkatan tertinggi terjadi pada dimensi pengetahuan konsep branding (N-Gain 0,77) dan motivasi pemasaran digital (N-Gain 0,82). Seluruh peserta menyatakan motivasi tinggi untuk segera menerapkan strategi branding digital pada usaha mereka. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan literasi digital pelaku UMKM dan diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal Kelurahan Bontoa melalui digitalisasi pemasaran produk unggulan desa.
Sosialisasi Kewirausahaan Berbasis Teknologi Komunikasi dan Ekonomi Digital Kepada Siswa SMK Pelita Nusa Subang Jalaludin Jalaludin; Rina Nurhayati; Moch. Cahyo Sucipto; Ahmad Ali Sopian; Tajudin Tajudin
ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/57584d08

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan ekonomi digital telah membuka berbagai peluang usaha baru yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda. Namun, hasil observasi awal di SMK Pelita Nusa Subang menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi komunikasi oleh siswa masih didominasi untuk aktivitas konsumtif, sementara pemahaman mengenai kewirausahaan digital, pemasaran digital, digital branding, dan ekonomi digital masih relatif rendah. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kewirausahaan digital, pemahaman ekonomi digital, serta motivasi siswa dalam memanfaatkan teknologi komunikasi sebagai sarana pengembangan usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendidikan masyarakat melalui pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan need assessment, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, praktik sederhana, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep kewirausahaan berbasis teknologi komunikasi dan ekonomi digital, yang ditunjukkan oleh meningkatnya hasil post-test dibandingkan pre-test. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi peluang usaha digital, memahami pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran, menyusun konsep digital branding, serta merancang model bisnis sederhana. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa untuk memulai usaha berbasis digital. Dampak kegiatan tidak hanya terlihat pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, tetapi juga pada perubahan pola pikir siswa dari pengguna teknologi yang bersifat konsumtif menjadi lebih produktif dan inovatif. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam mempersiapkan siswa SMK yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.
Sosialisasi Dan Pengenalan Literasi Ekonomi Syariah Di Kalangan Remaja SMK Pelita Nusa Subang Ahmad Damiri; Ahmad Saepudin; Asep Dede Kurnia; Harkit Rahmawati; Pajri Ainul Yakin
ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/vwxzkw18

Abstract

Rendahnya tingkat literasi ekonomi syariah di kalangan remaja menjadi tantangan dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Hasil observasi awal di SMK Pelita Nusa Subang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mengenal berbagai aktivitas ekonomi digital, seperti marketplace, dompet digital, dan mobile banking, namun pemahaman mereka mengenai prinsip-prinsip ekonomi syariah masih terbatas. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran siswa mengenai konsep serta implementasi ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi tahap pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, tanya jawab, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 51,32 pada pre-test menjadi 95,00 pada post-test. Hasil analisis N-Gain sebesar 0,897 menunjukkan bahwa program berada pada kategori efektivitas tinggi atau sangat berhasil. Selain meningkatkan aspek kognitif, kegiatan ini juga mampu menumbuhkan kesadaran peserta terhadap pentingnya menerapkan prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari, termasuk dalam penggunaan layanan keuangan digital dan pengembangan usaha. Dampak kegiatan ini terlihat dari meningkatnya literasi ekonomi syariah, tumbuhnya sikap kritis terhadap transaksi yang tidak sesuai syariah, serta meningkatnya minat siswa terhadap produk dan layanan keuangan syariah. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang memiliki pemahaman ekonomi yang lebih baik, beretika, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Edukasi PPh Badan Dengan Coretax Bagi Pelaku UMKM Desa Sarireja Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang Saepul Bahri; Teguh Djatmiko; Siska Rahmayanti; Meida Fitriani
ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/bpz92t05

Abstract

The digital transformation of tax administration through the Core Tax Administration System (Coretax) requires Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to possess adequate tax literacy and digital skills. However, observations by the Community Service (PKM) team in Sarireja Village, Jalancagak Subdistrict, Subang Regency, indicate that the majority of MSME operators do not yet understand the provisions of Corporate Income Tax (PPh), are unfamiliar with Coretax, and still face difficulties with digital-based tax administration. This PKM initiative aims to enhance MSME operators’ knowledge, skills, and awareness regarding Corporate Income Tax (PPh Badan) as well as their ability to independently operate Coretax. The implementation method employs a Participatory Action Learning (PAL) approach comprising five stages: needs assessment, preparation, education and training, mentoring, and evaluation through pre- and post-tests for 33 participants. Educational activities were conducted through interactive lectures, demonstrations, hands-on practice using Coretax, discussions, and individual consultations. The results of the program showed a significant improvement in participants’ level of understanding, as evidenced by an increase in the average pre-test score from 34.52 to 80.24 on the post-test—a rise of 45.72 points (132.48%). In addition, the majority of participants were able to understand the concept of corporate income tax, perform tax administration simulations, and operate Coretax’s basic features independently. Thus, this Community Service Program (PKM) successfully improved the tax literacy and digital competencies of MSME actors, thereby supporting increased tax compliance, strengthening business administrative governance, accelerating adaptation to digital tax transformation, and supporting the success of tax administration reform in Indonesia.