cover
Contact Name
Bayu Koen Anggoro
Contact Email
Publisher@um.ac.id
Phone
+6282124960909
Journal Mail Official
admin.jolla@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang no. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA)
ISSN : 27970736     EISSN : 27974480     DOI : https://doi.org/10.17977/um064
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts is a double-blind peer-reviewed journal published monthly (pISSN 2797-0736 eISSN 2797-4480). This journal publishes scientific articles on language, literature, library information management, and arts. It publishes empirical and theoretical studies in the form of original research and case studies from various perspectives. Articles can be written in English, Indonesian, and other foreign languages.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 8 (2024)" : 10 Documents clear
Perancangan Identitas Visual Produk Dessert Maru Sweets Rakhmatia, Masayu Zulfidyah; Irawanto, Rudi; Firmansyah, Novian Wahyu
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i82024p792-807

Abstract

Maru Sweets adalah bisnis kuliner pendatang baru yang fokus pada produk dessert Cake in Jar. Selain menawarkan Cake in Jar dengan berbagai varian, Maru Sweets juga menyediakan paket khusus yang berisi produk utama dan produk pendukung sebagai hadiah untuk momen spesial. Maru Sweets menggunakan kemasan ramah lingkungan yang berkelanjutan, seperti toples kaca, sendok kayu, dan paper bag, untuk mengurangi limbah dan memungkinkan penggunaan kembali oleh konsumen. Sebagai bisnis baru, Maru Sweets memerlukan perancangan identitas visual untuk meningkatkan pengenalan merek dan memastikan merek mudah diingat dan terlihat menonjol. Untuk mencapai hal ini, metode perancangan Double Diamond diterapkan, bersama dengan metode kualitatif yang melibatkan lima narasumber primer. Narasumber sekunder berperan sebagai validator dan konsultan dalam perancangan ini. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis AIDA, dan perancangan identitas visual mencakup logo, panduan merek, dan implementasi merek yang ditentukan berdasarkan hasil analisis touchpoints untuk memaksimalkan pengalaman visual terhadap merek.
Bentuk dan Struktur Lagu A Whole New World Karya Tim Rice dan Alan Menken Martiarto, Janri Setyo; Hidajat, Robby
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i82024p780-791

Abstract

Lagu A Whole New World karya Tim Rice dan Alan Menken adalah salah satu lagu dari Disney yang menyandang berbagai prestasi, salah satu prestasi yang banyak diketahui adalah menjadi original soundtrack dari film animasi terkenal, film animasi tersebut berjudul Aladdin. Zayn dan Zhavia Ward merilis kembali lagu tersebut dengan versi mereka yang mampu menarik perhatian peneliti untuk menjadikan bahan penelitian. Penelitian ini mendeskripsikan tentang struktur lagu yang meliputi figur, motif, frase, periode, dan kadens. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data didapatkan dari sebuah kegiatan wawancara dari lima orang yang dijadikan narasumber. Penelitian ini menggunakan beberapa dokumen diantaranya audio, video, dan partitur. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa lagu A Whole New World karya Tim Rice dan Alan Menken versi Zayn dan Zhavia Ward memiliki bentuk lagu 3 bagian dengan urutan susunan A-B-C-A’-B’-B’’. Lagu ini memiliki nada dasar A mayor pada bagian A-B-C, nada dasar C mayor pada modulasi tema A’-B’ dan nada dasar C# mayor pada modulasi tema B’’. Penelitian terhadap salah satu lagu pop yang mendunia asal Disney ini ditemukan struktur lagu 17 figur, 10 motif , 6 frase hingga membentuk 3 periode, dan memiliki 4 kadens yang terkandung didalamnya.
Strategi Pembelajaran Biola di Citra School of Music Mintorejo, Daniel; Pristiati, Tutut
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i82024p822-832

Abstract

Perkembangan terjadi akibat adanya pemikiran baru oleh generasi muda yang berjiwa seni tanpa mengubah tradisi yang sudah ada. Festival Nasional Reyog Ponorogo mengalami perkembangan setiap tahunnya, mencakup gerak, penari, tata rias, busana, properti tari, tata lampu, sistem suara, dan tempat pertunjukan. Penelitian ini difokuskan untuk mendeskripsikan perkembangan Festival Nasional Reyog Ponorogo secara sistematis, faktual, akurat, dan sesuai fakta. Penulisan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan hasil berupa deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi langsung dengan narasumber, yaitu: Marji (seniman reyog dan komposer), Afif Kurniawan (koreografer), Rizal Pahlevi (koreografer muda), Ikke Fislela M.J. (penari), dan Mila Pranesti (penari). Hasil penelitian meliputi: 1) sejarah Reyog Ponorogo; 2) perkembangan Festival Nasional Reyog Ponorogo; 3) Festival Nasional Reyog Ponorogo tahun 2016-2019 periode pertama (sebelum COVID-19); 4) Festival Nasional Reyog Ponorogo tahun 2020-2021 periode kedua (masa COVID-19); 5) Festival Nasional Reyog Ponorogo tahun 2022 periode ketiga (sesudah COVID-19); dan 6) faktor yang mempengaruhi perkembangan kemasan pertunjukan. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mendeskripsikan secara lebih mendalam dan rinci, agar dapat memperkaya referensi bacaan bagi peneliti di masa depan.
Perancangan Animasi Wayang Bima sebagai Pendekatan Nilai-Nilai Kepemimpinan untuk Anak Usia 7-12 Tahun Wicaksono, Riski Satria; Wardhana, Mitra Istiar
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i82024p882-897

Abstract

Era globalisasi membawa perubahan besar yang berdampak signifikan, termasuk pada anak-anak usia 7-12 tahun. Nilai-nilai kepemimpinan perlu diajarkan kepada anak sejak dini karena hal ini akan meningkatkan kualitas diri yang positif pada mereka. Wayang merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah mendunia dan mengandung nilai-nilai moral yang dapat diajarkan kepada anak-anak. Dalam penelitian ini, metode Design Thinking digunakan dalam proses perancangan untuk mengajarkan nilai-nilai kepemimpinan melalui tokoh wayang Bima. Hasil penelitian ini dipublikasikan secara online melalui media sosial YouTube dan dipamerkan di Universitas Negeri Malang. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan survei yang meneliti nilai-nilai kepemimpinan dalam cerita wayang Bima. Data tersebut kemudian dikemas menjadi sebuah video cerita animasi wayang yang mudah dipahami oleh masyarakat Indonesia, terutama anak-anak usia 7-12 tahun. Video animasi ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur tetapi juga mendidik, dengan menyampaikan pesan moral tentang keberanian dan kepemimpinan. Dengan memanfaatkan platform YouTube dan pameran di universitas, diharapkan video ini dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan memberikan dampak positif yang signifikan pada anak-anak dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari.
Perbedaan Budaya Keseharian Taiwan dan Indonesia Muzakki, Achmad; Pratama, Gigih Caesar Wahyu; A. Muh Rezki Syahaf; Muzaki, Helmi
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i82024p898-906

Abstract

Kebudayaan merupakan kumpulan cara berpikir, perasaan, dan respons yang diwariskan dan disampaikan melalui simbol-simbol, serta mencerminkan karakteristik unik dari suatu masyarakat. Manifestasi kebudayaan terlihat dalam benda-benda kultural yang mengandung nilai-nilai dan ide-ide yang diwariskan secara historis. Budaya sangat erat hubungannya dengan sistem bahasa. Dalam konteks program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang memiliki peserta dari berbagai negara, penting untuk mencapai keseimbangan antara pengajaran bahasa dan pengenalan budaya Indonesia. Memahami budaya Indonesia akan memberikan kenyamanan kepada peserta BIPA dalam proses belajar, serta mencegah mereka mengalami gegar budaya ketika berada di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan dalam keseharian pemelajar asal Taiwan dan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif, dengan pengambilan data menggunakan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup pelajar Taiwan dan Indonesia sangat berbeda, terutama dalam budaya makan, minum, berinteraksi, dan berpakaian. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), memahami perbedaan tersebut menjadi sangat penting guna membangun toleransi dalam hubungan lintas budaya.
Perkembangan Kemasan Pertunjukan Festival Nasional Reyog Ponorogo Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2016-2022 Renza, Elsava Viola; Hartono, Hartono; Gusanti, Yurina
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i82024p808-821

Abstract

Perkembangan terjadi akibat adanya pemikiran baru oleh generasi muda yang berjiwa seni tanpa mengubah tradisi yang sudah ada. Festival Nasional Reyog Ponorogo mengalami perkembangan setiap tahunnya, mencakup gerak, penari, tata rias, busana, properti tari, tata lampu, sistem suara, dan tempat pertunjukan. Penelitian ini difokuskan untuk mendeskripsikan perkembangan Festival Nasional Reyog Ponorogo secara sistematis, faktual, akurat, dan sesuai fakta. Penulisan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan hasil berupa deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi langsung dengan narasumber, yaitu: Marji (seniman reyog dan komposer), Afif Kurniawan (koreografer), Rizal Pahlevi (koreografer muda), Ikke Fislela M.J. (penari), dan Mila Pranesti (penari). Hasil penelitian meliputi: 1) sejarah Reyog Ponorogo; 2) perkembangan Festival Nasional Reyog Ponorogo; 3) Festival Nasional Reyog Ponorogo tahun 2016-2019 periode pertama (sebelum COVID-19); 4) Festival Nasional Reyog Ponorogo tahun 2020-2021 periode kedua (masa COVID-19); 5) Festival Nasional Reyog Ponorogo tahun 2022 periode ketiga (sesudah COVID-19); dan 6) faktor yang mempengaruhi perkembangan kemasan pertunjukan. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mendeskripsikan secara lebih mendalam dan rinci, agar dapat memperkaya referensi bacaan bagi peneliti di masa depan.
Optimalisasi Visual Identity dalam Memperkuat Eksistensi NYCKI Group Krisdianto, Nova; Pahlevi, Andreas Syah
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i82024p850-865

Abstract

Nycki Group adalah sebuah agensi yang termasuk dalam salah satu UMKM sub sektor Desain Komunikasi Visual (DKV) yang bergerak di bidang ekonomi kreatif di Kota Malang. Berdiri pada tahun 2020 oleh Elmiyadi Novia Farma, Nycki Group terdiri dari tiga divisi, yaitu Nycki Studio, Nycki Store, dan Nycki Animation. Selama dua tahun berkiprah di industri kreatif, Nycki Group telah mengerjakan berbagai proyek. Namun demikian, Nycki Group belum banyak dikenal oleh audiens, bahkan di kota domisilinya. Hal ini disebabkan karena mereka selalu menggunakan bendera Event Organizer (EO) untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, Nycki Group mulai mengembangkan sistem dan branding mereka. Salah satu langkah yang diambil adalah mendaftarkan diri sebagai CV. Setelah menjadi CV, perancangan visual identity sangat diperlukan untuk menyampaikan eksistensi Nycki Group, atau dengan kata lain, untuk mendapatkan kesadaran dari konsumen. Perancangan ini bertujuan untuk mengkomunikasikan nilai-nilai yang ingin disampaikan oleh perusahaan kepada konsumennya. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif dengan model perancangan oleh Alina Wheeler. Hasil dari perancangan ini berupa GSM (Graphic Standards Manual) dan turunannya yaitu Brand Identity, Stationary, Logo Placement, dan Signage.
Kritik Formalistik Lukisan Trespassers Karya James Jean Alfahrezal, M. Febian; Prasetyo, Abdul Rahman
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i82024p833-839

Abstract

Karya seni lukis James Jean menawarkan konsep yang unik dan penuh fantasi, dengan makna tersembunyi yang memerlukan eksplorasi mendalam untuk me­mahami asal-usul karakter-karakter yang dibangun. Lukisan ini, seperti Trespassers, menampilkan karakter yang misterius dan ceria namun dengan elemen-elemen yang sulit ditebak, termasuk berbagai makhluk—manusia, hewan, dan objek alam. Trespassers menggambarkan seorang bocah pekerja keras dan berani, yang kontras dengan karakter bocah perkotaan yang seringkali dianggap manja dan tergantung pada gadget. Kritik formalistik diterapkan untuk mendeskripsikan visual serta nilai-nilai tersembunyi dalam lukisan ini, menjawab pertanyaan tentang makna yang mendasari karya tersebut. Metode kritik formalistik yang digunakan meliputi empat tahap: (1) Deskripsi, (2) Analisis Formal, (3) Interpretasi, dan (4) Evaluasi. Hasil dari kritik formalistik ini memperlihatkan perbedaan mencolok antara karakteristik anak-anak pedesaan dan anak-anak perkotaan. Anak-anak milenial, sebagaimana diilustrasikan dalam lukisan, menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan kehidupan anak-anak di desa, menyoroti ketidaksejajaran antara realitas sosial dan representasi visual dalam karya seni. Manfaat dari penelitian ini terletak pada kemampuannya untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perbedaan sosial dan budaya yang digambarkan dalam karya seni, serta bagaimana representasi visual dapat mencerminkan dan mengkritisi realitas sosial. Penelitian ini juga dapat membantu dalam mengevaluasi cara seni dapat digunakan sebagai alat untuk memahami pergeseran dalam karakteristik anak-anak di berbagai lingkungan sosial, serta memberikan wawasan bagi pendidik, peneliti, dan pembuat kebijakan tentang bagaimana konteks sosial memengaruhi perkembang­an karakter dan perilaku anak.
Pola Gestikulasi McNeill dalam Film Guru-Guru Gokil (3G) Lasubu, Kalsum; Ardelia, Salsabila Magistra; Bidi, Venansius Sandro; Martutik, Martutik
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i82024p840-849

Abstract

Penelitian ini mengkaji gestikulasi dari para tokoh dalam film edukatif Guru-Guru Gokil (3G). Kajian ini didasarkan pada teori McNeill tentang gestikulasi, yang terdiri dari gestikulasi ikonik, metaforis, deiktik, dan ketukan. Gestikulasi muncul secara bersamaan dengan ujaran para tokohnya. Peran penting gestikulasi dalam film edukatif, salah satunya, adalah memudahkan penonton dalam memahami pesan yang disampaikan. Pengkajian gestikulasi ini bermanfaat dalam dunia pendidikan menengah dan pendidikan tinggi sebagai materi pengayaan dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi pengetahuan serta menambah dan melengkapi kajian terhadap film 3G yang telah diteliti sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: (1) menyimak sekaligus mencatat gestikulasi berdasarkan dialog para tokoh, (2) mendokumentasi gestikulasi dengan melakukan tangkapan layar, dan (3) memberi kode pada data yang telah dikumpulkan serta menjelaskan konteks dan jenis gestikulasi. Melalui penelitian ini, ditemukan 64 gestikulasi yang terdiri dari 16 gestikulasi ikonik, 8 gestikulasi metaforis, 32 gestikulasi deiktik, dan 8 gestikulasi ketukan.
Pengembangan Media Pembelajaran Paint by Number pada Materi Batik Lukis Di SMK Sari, Vinda Aulia; Ratnawati, Ike; Prasetyo, Abdul Rahman
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i82024p866-881

Abstract

Pembelajaran batik di SMKN 2 Malang mengalami kendala karena latar belakang sekolah yang berfokus pada pariwisata, di mana batik hanya diajarkan di kelas peminatan batik. Hal ini menyebabkan banyak peserta didik yang masih awam dan kurang memahami prosedur, motif, serta jenis batik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran baru yang efektif pada materi batik di SMKN 2 Malang, guna meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam bidang pengetahuan dan mengukur efektivitas media pembelajaran batik lukis paint by number. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE). Teknik analisis data menggunakan metode campuran (mixed method), dengan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran paint by number pada materi batik lukis berdampak pada peningkatan hasil belajar peserta didik, dengan rata-rata nilai naik menjadi 97,5 poin dari sebelumnya 61,9 poin, sehingga persentase kenaikan hasil belajar peserta didik adalah 36,5 persen. Berdasarkan angket pengguna, kelompok kecil memperoleh persentase nilai sebesar 85 persen dan kelompok besar sebesar 92,7 persen. Kesimpulannya, media pembelajaran batik lukis paint by number layak digunakan sebagai media pembelajaran penunjang pada materi batik di SMKN 2 Malang.

Page 1 of 1 | Total Record : 10