cover
Contact Name
Mukhibat
Contact Email
edukasiajurnal@gmail.com
Phone
+6289222090123
Journal Mail Official
edukasiajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Durian, Janggan, Poncol, Magetan,Indonesia
Location
Kab. magetan,
Jawa timur
INDONESIA
Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27211150     EISSN : 27211169     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo
Core Subject : Education,
Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran has two versions, namely print and online, all of which are registered with the ISSN established by the Indonesian Institute of Sciences (LIPI) e-ISSN 2721-1169 (online) and ISSN 2721-1150 (print). Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran is a medium for publishing research results related to the thoughts and research of experts, scientists, practitioners and reviewers in the field of education and learning
Articles 1,797 Documents
Pemahaman Pemain Tenis Yunior Yogyakarta Tentang Kode Etik Tenis Lapangan Ismail Gani; Sudiro, Sudiro; Hendra Setyawan
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i1.243

Abstract

Pemahaman terhadap kode etik dalam tenis lapangan merupakan hal penting bagi pemain yunior. Selain terampil dalam bermain, pemain tenis yunior diharapkan dapat menunjukkan perilaku yang menjunjung tinggi nilai etis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman pemain tenis yunior DIY terhadap kode etik tenis lapangan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket (kuesioner) Sampel dalam penelitian ini diambil dengan sistem Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sejumlah 30 pemain yunior di DIY. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa frekuensi pemahaman kode etik paling banyak ada 11 atlet (36,7%) terdapat pada interval 33–34, sedangkan paling sedikit ada 1 siswa (3,3 %) terdapat pada interval 37-38. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah skor total variabel pemahaman kode etik adalah 997 dan skor kriterium Variabel pemahaman kode etik adalah 1170. Kemudian nilai variabel pemahaman kode etik dinalisis menggunakan rumus presentase untuk menentukan kategorinya, sehingga telah didapatkan kategori sangat tinggi. Adapun pada item pertanyaan pemahaman kode etik sebagian besar berada pada kategori sangat tinggi. Nilai item pertanyaan pemahaman kode etik yang termasuk kategori tertinggi dengan skor 1,00 atau 100 %. Nilai item pertanyaan pada variabel pemahaman kode etik yang terendah pada item pertanyaan nomor 18 dengan butir/indkator. Hal ini memberikan gambaran bahwa siswa atau pemain tenis lapangan harus memiliki pemahaman kode etik yang sangat baik ketika latihan ataupun bertanding.
Penguatan Evaluasi Budaya Literasi Pembelajaran PJOK Kurikulum 2013 SMP Di Indonesia Setyawan, Hendra; Gani, Ismail
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan evaluasi budaya literasi dan faktor-faktor penghambatnya pada pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan (PJOK) Kurikulum 2013 jenjang SMP di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi model concurrent embedded, dengan metode kuantitatif sebagai metode primer dan metode kualitatif sebagai metode sekunder. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan sistem purpose sampling. Sampel penelitian kuantitatif yakni 105 responden guru PJOK SMP di delapan propinsi yang mewakili deskripsi penguatan budaya literasi pembelajaran PJOK di sekolah masing-masing. Adapun untuk sampel kualitatif adalah 6 partisipan yang terdiri dari 2 kepsek, 3 wakil kurikulum, dan 1 guru PJOK senior SMP. Data kuantitatif diambil dengan kuesioner skala likert 1-4, sedangkan data kualitatif diambil dengan wawancara semiterstruktur. Analisis data kuantitaif menggunakan statistik deskriptif, sedangkan analisis data kualitatif dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa penguatan evaluasi budaya literasi pada pembelajaran PJOK SMP kurikulum 2013 dalam kategori baik dengan nilai 84.76 %. Hal ini di dukung dengan data kualitatif yang menyatakan bahwa evaluasi budaya literasi pada pembelajaran PJOK kurikulum 2013 sudah berjalan dengan baik. Adapun faktor-faktor penghambat penguatan penguatan budaya literasi pada pembelajaran PJOK kurikulum 2013, yakni: sebagian siswa kurang suka membaca informasi terkait materi olahraga/pjok, kurangnya kesadaran siswa dalam pembiasaan budaya literasi, kurang motivasi dari orang tua, kurangnya pemahaman guru PJOK pada penerapan literasi pembelajaran, keterbatasan ketrampilan tenaga pendidik, serta minimnya literasi sejak pembelajaran daring masa pandemi covid 19 khususnya pada PJOK. Selain itu guru juga cukup kesulitan dalam mengevaluasi penilaian budaya literasi karena proses pembelajaran berlangsung secara daring, hasil sering tidak relevan dengan perencanaan, serta keadaan siswa yang tidak serius dalam mengikuti pembelajaran
Kualitas Empirik Soal Pilihan Ganda Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar Di Yogyakarta Ismail Gani; Ilham Eryk Pratitis Robinson; Rheina Pu Tri Faylia; Hendra Setyawan
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i2.245

Abstract

Kualitas soal pilihan ganda yang digunakan dalam proses pengukuran merupakan hal yang penting dalam rangkaian proses pembelajaran pendidikan jasmani di Sekolah Dasar. Kualitas empirik dapat diketahui melalui proses analisis setelah soal tersebut dikerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas empirik Soal Penilaian Tengah Semester gasal tahun 2022 mata pelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dokumen sebagai data yang dikumpulkan berupa soal PTS Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani dan juga lembar jawaban peserta didik di Sekolah Dasar Kota Yogyakarta. Teknik analisis data menggunakan bantuan software TAP. Analisis dengan bantuan software TAP untuk mengetahui tingkat kesukaran dan daya beda setiap butir soal. Hasil dalam penelitian ini menggambarkan bahwa; 1) Tingkat kesukaran soal PTS mata pelajaran PJOK di 5 Sekolah Dasar Kota Yogyakarta dengan kategori mudah sejumlah 36 soal dengan persentase sebesar 48%, kategori sedang sejumlah 27 soal dengan persentase 36%, dan kategori sulit sejumlah 12 dengan persentase sebesar 16%, 2) Tingkat daya beda soal PTS mata pelajaran PJOK di 5 Sekolah Dasar Kota Yogyakarta dengan kategori sangat baik sebanyak 29 soal dengan persentase sebesar 38, 67%, soal baik sebanyak 5 soal dengan persentase sebesar 6,67%, soal perlu revisi sebanyak 10 soal dengan persentase 13,33%, dan soal tidak baik sejumlah 31 soal dengan persentase sebesar 41.33%. Guru pendidikan jasmani hendaknya menyajikan soal yang memenuhi kriteria yang baik dan layak digunakan berdasarkan analisis empirik, baik tingkat kesukaran dan daya beda soal.
Pembelajaran Pendidikan Jasmani Melalui Permainan Pickeball di Sekolah Dasar Ismail Gani; Rheina Putri Faylia; Irfan Widayanto; Hendra Setyawan
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i3.246

Abstract

Guru pendidikan jasmani diharapkan mampu menyajikan proses pembelajaran yang menarik, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi penerapan permainan pickleball dalam pembelajarn pendidikan jasmani Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui berbagai literatur seperti jurnal, buku, website dan artikel ilmiah yang relevan dengan topik bahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Permaianan Pickleball sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar 2) permaianan pickleball sesuai dengan ruanglingkup pendidikan jasmani Sekolah Dasar, 3) permaianan pickleball sebagai media mencapai tujuan pendidikan jasmani, dan 4) sarana dan prasarana permainan pickleball sederhana, awet dan dapat dimodifikasi. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahawa permainan pickleball dapat dijadikan sebuah alternnatif untuk pembelajaran pendidikan jasmani di Sekolah Dasar.
Rekayasa Didaktis untuk Mengembangkan Flipbook Bangun Ruang dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar Uzlifatul Hasanah; Tatag Yuli Eko Siswono; Rooselyna Ekawati
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.247

Abstract

A whole attention in didactic situations that might occur/ influence is the strength of didactic engineering as a research design for the development of mathematics learning media. The results of the epistimological obstacle and didactic obstacle analysis of students' creative thinking abilities in geometric material showed a gap between expectations and reality. Based on the results of the a priori analysis, flipbook media is appropriate to be used as one of the media development innovations to improve elementary students' creative thinking skills. Armed with completeness and a clear structure, this media got implementation results that show valid, practical as learning media and and not yet effective because students need time to adapt a new media but it can be seen that there was an increase from the value of presentation student who pass the minimum learning completeness criteria from 0% up to 46%. Based on the results of the a posteriori analysis which is validated by the results of the a priori analysis, it showed that this media can be used to improve students' creative thinking skills in terms of learning outcomes and other didactic phenomena during and after using the media
TRANSFORMASI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN BERBASIS KITAB KUNING KE DIGITAL PLATFROM (Studi di Pondok Pesantren Al-Ma’ruf Kendal, Dander, Bojonegoro) Agus Moh. Sholahuddin; Saeful Anwar
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.248

Abstract

The pesantren education model still maintains the tradition of learning the yellow book, the learning methods used are Sorogan, Bandongan and Weton. in the educational model so that it continues to exist in society, therefore Islamic boarding schools need to experience a shift in this research so that they can become examples of other Islamic boarding schools. The method used in this research is qualitative research. The purpose of this study was to describe the transformation of the yellow book-based Islamic boarding school education model into a digital platform at the Al-Ma'ruf Islamic boarding school, Kendal Village, Dander District, Bojonegoro Regency. This research was conducted on July 6, 2022. Data collection techniques used interviews to find out the transformation of the yellow book-based Islamic boarding school education model into a digital platform at the Al-Ma'ruf Islamic boarding school, as well as additional data in the form of observation and documentation. Data analysis in this research uses data triangulation. The results of this study examine the transformation of the Islamic boarding school education model based on the yellow book at the Al-Ma'ruf Islamic Boarding School, where formerly the kyai recited the yellow book, only carried out by students in the Islamic boarding school environment. the general public through digital platforms such as YouTube, Facebook, and Instagram. Factors that influence this transformation are the leadership of the kyai and modernization which is marked by the swift flow of information and the encouragement of students and alumni. The inhibiting factor is the conservative view of some people that the educational model applied is the best and does not need to be changed anymore
Model Pendidikan Karakter Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Rachmandhani, Muh. Shulthon; Sari, Novita; Lestari, Masita Ayu; Khoiriyah, Mar'atus Kusnul
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.249

Abstract

Character Education for Children with Special Needs (ABK) plays an important role in helping them reach the door to success. The right character education process is believed to help them become independent individuals and socialize with the surrounding environment. So that the character education process carried out by the Ponorogo Integrated Aisiyah Orphanage is interesting to study. This study aims to find a model of character education applied by the Panti Asuhan Aisiyah Tunanetra Terpadu Ponorogo, using a qualitative research method of the case study. The results showed that the character education model applied by the orphanage was a model of habituation and tadzkirah based on humanist independence.
Analisis Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Kitab Ihya’ ‘Ulum Al-Din dan Relevansinya dengan Pendidikan Agama Islam M. Jauharul Ma’arif; Ahmad Maulana
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i3.253

Abstract

Education is a coaching and guidance that is carried out by someone on an ongoing basis to students for the implementation of educational goals that require a neverending process throughout human life and things that are very important or meaningful for human life. This study aims to describe the values of character education in the book Ihya ‘Ulum Al-Din by Imam Al-Gazaly and their relevance to Islamic education. This research includes a qualitative approach with the type of library research using books, scientific articles, documents, and the like as secondary data sources, and the book of Ihya ‘Ulum Al-Din as primary data sources, then describes his research analysis in detailed words and sentences. The results show that the values of character education in the book of Ihya’ ‘Ulum Al-Din especially in Juz 1 Chapter of Science that the authors found are as follows: The values of religious character education, honesty, tolerance, responsibility, patience, politeness, curious, generous, likes to read. The values of character education contained in the book Ihya ‘Ulum Al-Din Juz 1 Chapter of Science that the researchers mentioned above are very relevant to the context of Islamic Religious Education, especially formal educational institutions.
Peran Orang Tua Dalam Mengenalkan Huruf Hijaiyah Pada Anak Usia Dini Di Gampong Meunasah Dayah Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe Rahmah, Syarifah
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.254

Abstract

This research was conducted to examine the Role of Parents in Introducing Hijaiyah Letters to Early Childhood, the method used was qualitative research with observation, interview and documentation techniques. The results of the study are that in introducing hijaiyah letters to early childhood in Gampong Meunasah Dayah, parents play the role of: 1) The teacher is in charge of introducing hijaiyah letters to children, guiding children to read hijaiyah letters, getting used to and training children to read Juz-Amma (hijaiyah letters ). 2) Parents act as motivators whose job is to motivate children, while the way parents motivate children to want to read hijaiyah letters is by giving advice, giving affection, taking children to TPA and also giving gifts to children if the children are diligent read Juz-Amma. 3) Parents as supervisors who always follow the development of children's achievements and supervise children both at home, school or at TPA.
Representasi Nilai Estetika dalam Lirik Lagu Asmalibrasi dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran di SMA Nur Sherina Sopianti; Arif Firmansyah
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.255

Abstract

he purpose of this research to describes the aesthetic value in the physical structure used in the lyrics of Soegi Bornean’s Asmalibrasi song and describes the implications of this research for learning Indonesian in high school. This research uses a qualitative description. The data source in this research is obtained from the lyrics of Asmalibrasi song by Soegi Bonean. This research uses documentary techniques, writing techniques and reading techniques. The theory used in the physical structure of Asmalibrasi song lyrics such as diction, imagery and language style used in conveying the meaning of an Asmalibrasi song lyric. This research is applied to Indonesian language learning in high school class X phase E of the Merdeka Curriculum. Implications for students' understanding of Indonesian language, cultural understanding, level of listening to lyrics and understanding meaning, and introduction to kebhinekaan Indonesia.