cover
Contact Name
Mukhibat
Contact Email
edukasiajurnal@gmail.com
Phone
+6289222090123
Journal Mail Official
edukasiajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Durian, Janggan, Poncol, Magetan,Indonesia
Location
Kab. magetan,
Jawa timur
INDONESIA
Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27211150     EISSN : 27211169     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo
Core Subject : Education,
Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran has two versions, namely print and online, all of which are registered with the ISSN established by the Indonesian Institute of Sciences (LIPI) e-ISSN 2721-1169 (online) and ISSN 2721-1150 (print). Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran is a medium for publishing research results related to the thoughts and research of experts, scientists, practitioners and reviewers in the field of education and learning
Articles 1,751 Documents
IMPLEMENTASI BUDAYA MADRASAH DALAM MEMBANGUN SIKAP MODERASI BERAGAMA Ridwan Yulianto
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.767 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v1i1.12

Abstract

Abstract: Diversity in religion is a necessity, it cannot be eliminated. Extremism, radicalism, hate speech, to the breaking of relations between religious communities, are a major problem for the nation that must obtain intelligent solutions.This research is included in library research, therefore the steps to be taken are exploration of a number of data from various literatures, both primary data and secondary data. The method of data collection is done by collecting books, articles, journals, scientific opinions in which reveal and examine the madrasas and wasatiyahThe purpose of strengthening religious moderation-based religious education in madrasa are some values which are the foundation of behavior, tradition, and doing daily habits that are practiced in madrasas. Values and beliefs will not be present in a short time, it needs a long and continuous process. Abstrak: Keragaman dalam beragama itu sebuah keniscayaan, tidak mungkin dihilangkan.Ekstremisme, radikalisme, ujaran kebencian (hate speech), hingga retaknya hubungan antar umat beragama, merupakan problem besar bangsa yang harus mendapatkan solusi cerdas. Penelitian ini termasuk library research, karena itu langkah-langkah yang akan dilakukan adalah eksplorasi terhadap sejumlah data dari berbagai literatur, baik data primer, maupun data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan buku-buku, artikel, jurnal, opini ilmiah yang didalamnya mengungkap dan mengkaji wasatiyah dan budaya madrasah. Tujuan dari penguatan pendidikan moderasi beragama berbasis budaya madrasah adalah beberapa nilai yang menjadi pondasi berperilaku, bertradisi, dan melakukan kebiasaan keseharian yang di praktekkan di madrasah.Nilai-nilai dan keyakinan tidak akan hadir dalam waktu singkat, maka perlu proses panjang dan berkesinambungan.
PERAN MADRASAH DALAM MEMBANGUN MODERASI AGAMA DI INDONESIA DI ERA MILINEAL Basuki Prihatin
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.237 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v1i1.13

Abstract

Abstract: This study aims to describe the pattern of the spread of radicalism in madrasa by using descriptive-qualitative research. The data used include two things, namely primary data and secondary data. Data collection techniques such as documentation, interviews, observations. The results of this study indicate that radicalism enters madrasas through (1) classroom learning activities by teachers, (2) through textbooks that are suspected to contain intolerance content and (3) weak principal / foundation policies in preventing the influence of radicalism. Whereas the strategy offered is to make (1) the Teacher as a Role Mode to inculcate religious tolerance and moderation for students and have a good national outlook. (2) Critical Learning. Learning practices that are interesting, creative, critical thinking and student-centered. Teachers must be able to design learning that inspires students' reasoning; critical learning (critical thinking & critical pedagogy) and problem based learning. (3) Teacher Development, the Ministry of Religion has compiled modules that will be intended for the guidance of teachers and education personnel in the madrasa environment. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola penyebaran paham radikalisme di madrasah dengan menggunakan penelitian deskriptif-kualitatif. Data yang digunakan meliputi dua hal, yakni data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, wawancara, observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa radikalisme masuk ke madrasah adalah melalui (1) aktivitas pembelajaran di kelas oleh guru, (2) melalui buku pelajaran yang diduga memuat konten intoleransi dan (3) lemahnya kebijakan kepala sekolah/yayasan dalam mencegah masuknya pengaruh radikalisme. Sedangkan strategi yang ditawarkan adalah menjadikan (1) Guru sebagai Role Mode penanaman sikap toleransi dan moderasi beragama bagi anak didik serta berwawasan kebangsaan dengan baik. (2) Pembelajaran Kritis. Praktik pembelajaran yang menarik, kreatif, berpikir kritis dan berpusat pada siswa. Guru harus mampu mendisain pembelajaran yang menggugah nalar siswa; pembelajaran kritis (critical thinking & critical pedagogy) dan problem based learning. (3) Pembinaan Guru, Kementrian Agama telah menyusun modul yang akan diperuntukkan bagi pembinaan guru dan tenaga pendidikan di lingkungan madrasah.
HUBUNGAN PEMBINAAN MENTAL DAN PRESTASI AKADEMIS DENGAN KOMPETENSI TARUNA DI BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ILMU PELAYARAN (BP2IP) TANGERANG, BANTEN Suriadi
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.937 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v1i2.14

Abstract

Abstract: Central Education Science and Training Service (BP2IP) Tangerang is a government institution under the Board of Education and Training Ministry of Transportation and technically built by Center for Education and Training of the Sea (Pusdiklat), which has a goal to educate and assist candidates with the benefits of sea competitiveness of competence, according to standard national and Internasional. to achieve this are required to BP2IP Tangerang can result student in the field of service with the students competency with high standards, according to the observation that the author student Competency will influenced by the Development of Mental and Moral. Research is focused on analyzing the data and facts on the ground about the influence of Mental and Moralof student competence in BP2IP Tangerang. Unit of analysis in this research is the student of BP2IP Tangerang. Research method used is descriptive analytical that is using a method that is verifikatif with the goal to test a hypothetical, the research that takes a sample from one population and the use of questionnaires as a means of primary data collectors, data analysis in accordance with the most problems is the analysis and correlation regression, where variables of Mental and Moral as independent variables, and the Quality of Competency as dependent variables. Abstrak Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tangerang merupakan salah satu lembaga pemerintah di bawah Badan Pendidikan dan Pelatihan Departemen Perhubungan yang secara teknis dibina oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Perhubungan Laut, yang mempunyai tujuan untuk mendidik serta membina calon- calon pelaut dengan keunggulan daya saing kompetensi, sesuai standar national dan Internasional. Untuk mencapai tujuan tersebut BP2IP Tangerang dituntut untuk dapat menghasilkan Taruna di bidang pelayanan dengan standar Kompetensi Taruna yang tinggi. Hal inilah yang menarik untuk diteliti secara stastik. Unit analisis dalam penelitian ini adalah adalah Taruna BP2IP Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan deskriptif analitis yaitu suatu metode yang bersifat verifikatif dengan tujuan untuk menguji suatu hipotesis, yaitu penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data yang pokok, Analisis data yang paling sesuai dengan permasalahan adalah analisis korelasi dan regresi, dimana variabel Pembinaan Mental dan Prestasi Akademis sebagai variabel independen, dan Kualitas Kompetensi Taruna sebagai variabel dependen.
INTERKONEKSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN SAINS DI SMA ISLAM AL AZHAR 09 YOGYAKARTA Ahmad Salim; Mukhibat Mukhibat
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.145 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v1i2.15

Abstract

Abstract: The aim of this study is to describe the interconnection between Islamic Religious Education and science to enlarge the student‟s quality achivement at SMA Islam Al Azhar 09 Yogyakarta. It is used Amin Abdullah‟s discourse (interconnected), data were collected by observation and in-depth interview toward selected respondents. The result of research reveal it is run according to the goal and curriculum, students have holistic competency in PAI dan science, although obstacles were encountered in its aplication. Abstrak: Artikel ini bertujuan mendiskripsikan interkoneksi Pendidikan Agama Islam dan sain guna peningkatan kualitas out put siswa di SMA Islam Al Azhar 09 Yogyakarta. Memanfaatkan kajian teorinya Amin Abdullah (Interconnected) data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap responden yang terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses interkoneksi PAI dan sain di SMA Islam ini telah berjalan sesuai tujuan dan kurikulum yang ada, sehingga siswa dapat memiliki out put yang holistik terkait dengan pemahaman PAI dan sain, meskipun juga ditemui beberapa kendala terhadap penerapannya.
STRATEGI DIFERENSIASI DALAM PENGEMBANGAN MADRASAH INSPIRATIF DI MAN 2 PONOROGO Halma Zanaratul Ria; Mukhibat Mukhibat
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.859 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v1i2.16

Abstract

Abstract: This study aims to describe deeply about the low morale of adolescents such as promiscuity, drug abuse, and fighting. Based on these problems, MAN 2 Ponorogo develops madrassas with a vision of RUBI (Religious, Excellent, Cultured, Integrity).This research uses a qualitative approach. Data collection through interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, presentation, and verification. The results of this study: (1) The stage of differentiation strategy planning begins with the madrasa head creative thinking that is motivated by learning theory. Next, the vision formulation stage which includes the preparation of RKM, RKTM, and RKATM; (2) The stage of implementing the differentiation strategy includes the implementation of activities in madrasas based on RUBI; (3) Evaluation stage, which includes monitoring and evaluation by the team chosen by the madrasa head, so that results are obtained in the form of obstacles in each aspect of RUBI along with solutions for its resolution. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam tentang rendahnya moral remaja seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan tawuran. Berdasarkan permasalahan tersebut, MAN 2 Ponorogo mengembangkan madrasah dengan visi RUBI (Religius, Unggul, Berbudaya, Integritas). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini: (1)Tahap perencanaan strategi diferensiasi diawali berpikir kreatif kepala madrasah yang dilatarbelakangi teori pembelajaran. Selanjutnya, tahap perumusan visi yang meliputi penyusunan RKM, RKTM, dan RKATM; (2)Tahap pelaksanaan strategi diferensiasi meliputi implementasi kegiatan di madrasah berdasarkan RUBI; (3)Tahap evaluasi, meliputi monitoring dan evaluasi oleh tim yang dipilih kepala madrasah, sehingga didapatkan hasil berupa kendala pada setiap aspek RUBI beserta solusi penyelesaiannya.
METODE PERMAINAN DENGAN PAPAN ANGKA DAN PENGARUHNYA TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Wuri Handayani; Pryla Rochmahwati
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.895 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v1i2.18

Abstract

This research is aiming at determining whether there is significant different grade on (1) learning motivation, (2) learning achievement and (2) learning motivation and achievement simultaneously on the students’ who are taught by using games and board number on the topic multiplication and division for the fifth grade at MI Ma’arif Cekok Babadan Ponorogo. It employed pretest-posttest control group quasy experimental design. It was assigned 17 students in A class and 13 students in B class as sample by using cluster random sampling from 60 students as population. Test and questionnaire were utilized as data collection technique and its results was analyzed by T-test and MANOVA by using SPSS 23 for Windows. The finding showed that (1) there is significant different learning motivation from the students who are taught by using games and board number as proved by the result of significant value of t-test which is lower than 0.05 at the value of 0.038 partially (2) there is significant different learning achievement from the students who are taught by using games and board number as it is showed by significant point of t-test which is lower than 0.05 at the value of 0.037 partially, and (3) there is simultaneous significant different grade on learning motivation and learning achievement from the students who are taught by using games and board number as proved by the result of significant value of MANOVA which is lower than 0.05 at the value of 0.03 and 0.02 respectively. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan (1) motivasi (2) prestasi dan (3) motivasi dan prestasi Matematika materi operasi hitung perkalian dan pembagian pada siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode permainan dengan papan angka dengan yang tidak menggunakan pada kelas 5 di MI Ma’arif Cekok Babadan Ponorogo. Metode penelitian adalah kuantitatif eksperimen jenis experimental semu (pretestposttest control group design). Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, dan hasilnya adalah kelas Va sebanyak 17 siswa sebagai kelas eksperimen, sedangkan kelas Vb sebanyak 13 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data melalui tes dan angket. Sedangkan analisis data menggunakan uji T dan uji MANOVA yang dilakukan dengan bantuan komputer aplikasi SPSS 23 for windows 8. Berdasarkan analisis data diketahui (1) adanya perbedaan motivasi belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditetapkan, yaitu 0,038 < 0,05. (2) Adanya perbedaan prestasi belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditetapkankan, yaitu 0,037 < 0,05. (3) Adannya perbedaan motivasi dan prestasi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diperoleh dalam uji MANOVA yaitu sebesar 0.03 untuk variabel motivasi, dan sebesar 0,02 untuk variabel prestasi belajar, dimana kedua nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditentukan, yaitu 0,03 < 0,05 dan 0,02 < 0,05.
ONLINE LEARNING FOR ENGLISH LANGUAGE TEACHING Ima Frafika Sari
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.842 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v1i2.19

Abstract

This research elaborated the definition of Online Learning and the online learning application in English Language Teaching. The methodology of research uses qualitative research in explaining the Online Learning Application for English Language Teaching. This research is still lacking research in online learning for English Language Teaching; therefore, it significant to be done. The finding of the research is followed: First, online learning is the worldwide technologies that use the web, e-mail, new groups and texts, audio, and video conferencing. Online learning is always connected to the internet. It can use for long-distance or not in one place. The students can use in certain conditions “distance learning”. Second, Online learning supported the proper application in English Language Learning, such as: Edmodo, Zoom, Blogs, WhatsApp Group, Email, SeeSaw, Sway, Google Classroom, ClassDojo, Show My homework, Surveymonkey in-app surveys, SmartSurvey. Penelitian ini menjelaskan mengenai pembelajaran online (via Internet) dan pembelajaran online untuk mata kuliah bahasa Inggris. Metode yang dunakan adalah penelitian kualitatif untuk menjelaskan pembelajaran online (Aplikasi via Internet) untuk pembeljaran bahasa Inggris. Penilitian ini masih sedikit dilakukan, oleh karena itu tetap dilakukan. Pembahasan dari permasalahan penelitian ini adalah: Pertama, pembelajaran online merupakan teknologi yang digunakan oleh seluruh dunia yang menggunakan web, email, grup dan teks baru, konferensi audio dan video. Pembelajaran online selalu terhubung di internet. Pemebeljaran inidapat dilakukan dalam jarak jauh atau tidak di satu tempat. Siswa dapat menggunakan “pembelajaran jarak jauh” dalam kondisi tertentu. Kedua, pembelajaran online ini didukung dengan aplikasi yang mudah dalam pembelajaran Bahasa Inggris, seperti: Edmodo, Zoom, Blogs, WhatsApp Group, Email, SeeSaw, Sway, Google Classroom, ClassDojo, Show My homework, Surveymonkey in-app surveys, SmartSurvey.
SHALAT DHUHA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEPRIBADIAN SISWA DI SD MA’ARIF PONOROGO Anggun Firdaus; Mukhlison Effendi
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.913 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v1i2.20

Abstract

Abstract: The research at SD Ma'arif Ponorogo is motivated by the existence of several students who have not understood the meaning of Dhuha prayer holistically both technically and substantively, even though the practice of Dhuha prayer has been going on for a long time. This is very interesting to be studied in depth. This research approach is qualitative with the type of case study. The results of the study found: (1) The implementation of Dhuha prayers at Ma'arif Ponorogo Elementary School was carried out every day from grade III to VI at the NU large mosque, except for class VI, the constraints of some students were lacking, (2) students' understanding of Dhuha prayer was etymologically still, but in the benefits of students being able to feel calmness, enthusiasm in learning, focus on learning and quickly understand the material being taught. (3) The implications of Dhuha prayer on students' personality are time discipline, responsibility, and independence. Abstrak: Penelitian di SD Ma`arif Ponorogo ini dilatar belakangi adanya beberapa siswa belum memahami makna shalat Dhuha secara holistik baik secara tekinis maupun subtantif, padahal pembiasaan shalat Dhuha sudah lama berlangsung. Ha ini sangat menarik untuk diteliti secara mendalam. Pendekatan penelitian ini kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian menemukan: (1) Pelaksanaan shalat Dhuha di SD Ma’arif Ponorogo dilakukan setiap hari mulai kelas III sampai VI di Masjid besar NU, kecuali kelas VI, kendalanya sebagian siswa kurang, (2) Pemahaman siswa mengenai shalat Dhuha masih secara etimologis, tetapi dalam manfaat siswa mampu merasakan ketenangan hati, semangat dalam belajar, fokus terhadap pembelajaran dan cepat memahami materi yang diajarkan. (3) Implikasi shalat Dhuha terhadap kepribadian siswa adalah disiplin waktu, tanggung jawab, dan mandiri.
MODERASI PENDIDIKAN ISLAM MELALUI FORUM DISKSUI FIKIH REMAJA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 1 MAGETAN Moh. Abid Iqsan
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.733 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v1i2.21

Abstract

Abstract: This article aims to examine the internalization of the value of Islamic moderation through the WORD (MAN 1 Magetan Jurisprudence Discussion Forum) which aims to optimize the Islamic moderation movement for students. By taking the focus of studies on furu'iyah in the istinbath method of Islamic law the perspective of students of class XI MIPA 1. This research uses a qualitative approach with participatory observation data collection techniques, documentation. The process of moderate internalization of Islamic values through WORD (MAN 1 Magetan Jurisprudence Discussion Forum), the results will change students' personalities including behavior change, mindset change, attitude change, society change (socio-cultural changes). students are able to become social media da'i (da'i social media), or become agents in optimizing Islamic moderation movements. Abstrak: Artikel ini bertujuan mengkaji internalisasi nilai moderasi Islam melalui FIRMAN (Forum Diskusi Fikih Remaja MAN 1 Magetan) yang bertujuan untuk optimalisasi gerakan moderasi Islam bagi siswa. Dengan mengambil fokus studi atas furu’iyah dalam metode istinbath hukum Islam perspektif siswa kelas XI MIPA 1.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi partisipatif, dokumentasi. Proses internalisasi nilai-nilai Islam yang moderat melalui FIRMAN (Forum Diskusi Fikih Remaja MAN 1 Magetan), hasilnya akan merubah kepribadian siswa diantaranya behavior change (perubahan perilaku), mindset change(perubahan pola pikir), attitude change (perubahan sikap) dan society change (perubahan sosial budaya). siswa mampu menjadi da’i sosmed (da’i sosial media), atau menjadi agen dalam mengoptimalkan gerakan moderasi Islam.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN DEMOKRASI DALAM MEWUJUDKAN SMART AND GOOD CITIZEN Nastiti Mufidah
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.059 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v1i2.22

Abstract

Abstract: The purpose of this paper is to review democratic education which is then constructed in an analysis in which it is revealed about how citizenship education as a vehicle for democratic education in an effort to realize smart and good citizens. The writing of this article is a descriptive explanatory type of writing that explains the urgency of constructing the role of citizenship education as a vehicle for democratic education in realizing smart and good citizens. This writing uses the method of literature study which is a method that bases on various media as a source of literature relating to civic education, democratic education and various efforts in realizing smart and good citizens. The analysis based on the findings concludes that democratic education must become an integrated education with all aspects of citizens' lives in order to be able to build a political awareness of society holistically. Citizenship education with the principle of "nation and character building" is a vehicle for the implementation of representative democratic education in which democracy is taught with the framework of nationality and nationality in building "smart and good citizens" as a form of democratic citizenship. Abstrak: Tujuan penulisan ini yakni mengulas pendidikan demokrasi yang kemudian dikonstruksi dalam analisis yang didalamnya terungkap tentang bagaimanakah pendidikan kewarganegaraan sebagai wahana pendidikan demokrasi dalam upaya mewujudkan smart and good citizen. Penulisan artikel ini merupakan jenis penulisan Deskriptif Eksplanatif yaitu memaparkan urgensitas pengkontruksian peran pendidikan kewarganegaraan sebagai wahana pendidikan demokrasi dalam mewujudkan smart and good citizen. Penulisan ini menggunakan metode studi literatur yakni metode yang mendasarkan pada berbagai media sebagai sumber literatur yang berkaitan dengan pendidikan kewarganegaraan, pendidikan demokrasi serta berbagai upaya dalam mewujudkan smart and good citizen. Hasil analisis yang berdasarkan hasil temuan memberikan kesimpulan bahwa pendidikan demokrasi harus menjadi pendidikan yang terintegrasi dengan seluruh aspek kehidupan warganegara agar mampu membangun kesadaran politik masyarakat secara holistic. Pendidikan kewarganegaraan dengan prinsip “nation and character building” merupakan wahana implementasi pendidikan demokrasi yang representatif dimana demokrasi diajarkan dengan framework kenegaraan dan kebangsaan dalam membangun “smart and good citizent” sebagai wujud warganegara yang demokratis.

Page 2 of 176 | Total Record : 1751