cover
Contact Name
Safriyanto Dako
Contact Email
sdako@ung.ac.id
Phone
+62435821125
Journal Mail Official
redaksi.jjhcs@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Peternakan, Universitas Negeri Gorontalo d/a Kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof BJ. Habibie, Moutong, Bonebolango, Gorontalo redaksi.jjhcs@gmail.com. redaksi.jjhsc@ung.ac.id
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve
ISSN : 28093852     EISSN : 28092716     DOI : -
ambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) is a peer-reviewed journal published by department of Aninal Science, Faculty of Agriculture, Gorontalo State University twice a year in Juli and Desember. This journal contains articles on community service with the scope of Agriculture; Husbandry; Fishery; Socio-economic community; Community empowerment; Application of Science and Technology for the Community; Appropriate Technology for the Community; Natural Resources and Community Conservation; and etc. Publisher:Department of Animal Husbandry, Gorontalo State University
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 24 Documents
Guano Dan Pupuk Organik Cair Bagi Masyarakat Desa Olibu safriyanto Dako; Netty Ino Ischak
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 1, No 1 (2021): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.34 KB)

Abstract

AbstractThe purpose of this service is to provide knowledge and competence for the Bat Utilization Group in the manufacture of liquid organic fertilizer made from bat guano. This activity has been carried out in Olibu Village, Gorontalo Province. The implementation method is through PRA and field practice. The partner group is the Bat Utilization Group. The application of knowledge and competence on the manufacture of liquid organic fertilizer resulted in an increase in group knowledge and competence. As many as 78.95% of group members do not know the benefits of guano or dried bat droppings, while as many as 21.05% of members know information from other people, but have never done it. At the end of the activity, a final test was conducted on the group and all members. There was an increase in the knowledge and skills of group members in making POC by 63.16%. Application of POC Making helps Bat Utilization Groups to improve their knowledge and skills. The added value obtained is that the contribution of organic fertilizer to agricultural land can be done alone    Keywords: Bat Utilization Group, Bat Conservation, Liquid Organic Fertilizer (POC), Knowledge
TATA LETAK, KONSTRUKSI DAN PERMASALAHAN KANDANG AYAM PETELUR Syahruddin Syahruddin; Nibras Karnain Laya; Syukri I Gubali; Fahria Datau; Suparmin Fathan; Safriyanto Dako
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 1, No 2 (2022): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.882 KB)

Abstract

High egg production is not only determined by animal feed and drinking, but the cage is also an important factor, because cages that do not meet the requirements will have an impact on livestock, farmers and the community. Community service activities aim to increase knowledge and skills for employees and cage workers at Bintang RS. Pulubala about good cage management for laying hens. In efficient cage construction and layout at Bintang RS. Pulubala can cause a decrease in egg production and the health of chickens. The layout, construction of cages and equipment of existing cages at Bintang RS. Pulubala has not met the requirements for non efficient and productive laying hens. So that egg production and the health of chickens have not been maximized. It can be concluded that the extension activities on productive and efficient housing management can be implemented in Bintang RS. Pulubala. Keywords: laying hens; cage construction; layout
PENERAPAN INSEMINASI BUATAN PADA TERNAK SAPI Safriyanto Dako; Nibras Karnain Laya; Agus Bahar Rachman; Fahria Datau; Suparmin Fathan; syahruddin Syahruddin
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 1, No 2 (2022): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.268 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian untuk memberikan pengalaman dan meningkatkan wawasan  mahasiswa dalam pelaksanan Inseminasi Buatan (IB) pada ternaka sapi dipusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya(P4S) Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Magang melalui demonstrasi dilapangan secara berulang, yaitu mempraktekkan IB pada ternak sapi dan pemecahan masalah yang terjadi dilapangan. Peningkatan kompotensi mahasiswa dalam Inseminasi buatan pada ternak sapi melalui program magang penting dilakukan secara berkelanjut, guna menghasilkan tenaga inseminator yang dapat menunjang peningkatan ternak sapi.Kata kunci :  Inseminasi Buatan, Sapi Potong, Inseminator, Semen Beku 
Meningkatkan Imunitas Masyarakat Melalui Program Vaksinasi dan Budidaya Tanaman Sansevieria di Desa Limine Barat Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo Nurhayati Tine
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 1, No 1 (2021): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.824 KB)

Abstract

The Corona Virus (Covid-19) pandemic is endemic in all corners of the world, Indonesia is one of them. To prevent the transmission of COVID-19, the State University of Gorontalo as an educational institution participates in realizing this mission by implementing a community service program, namely Community Service Program by students to rural communities by implementing a program called the Thematic Village Community Service Program. KKN students located in Limehe Barat Village, Tabongo Subdistrict, Gorontalo Regency held an activity related to health aspects, namely vaccination socialization and planting of sansivera flowers. This program aims to prevent the transmission of the corona virus and increase the immunity of the people of West Limehe Village. This program is implemented using four methods, namely observation, socialization, mentoring and training. Based on the survey results, the percentage of vaccines for the people of West Limehe Village only covers 30%. With this health aspect program, the vaccination target of West Limehe Village has reached the target of up to 40% and changed the environment of West Limehe Village to be more beautiful and healthy by planting sansivera flowers.Keywords: Covid-19, KKN, Vaccination, Sansivera
MENINGKATKAN KOMPOTENSI PETERNAK DALAM PENANGANAN BURUNG PUYUH DIMASA AWAL PERTUMBUHAN Nibras Karnain Laya; syahruddin syahruddin; Syukri I Gubali; Suparmin Fathan; Fahria Datau; Safriyanto Dako
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 2, No 1 (2022): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan kelompok peternak dalam penanganan burung puyuh dimasa awal pemeliharaan. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Timbuwolo, melibatkan masyarakat peternak pemula. Kegiatan ini dilaksanakan selama Agustus-September 2022. Mitra yang berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian sebanyak 15 peternak, ternak burung puyuh sebanyak  200 ekor yang dijadikan obyek dalampeningkatn kompotensi. Alat yang digunakan brooding berkapasitas 500 ekor, dan kandan batrei ukuran 60 cm x 400 cm. Model pelaksaanan mengelola ternak burung puyuh, melalui penyerapan pengetahuan, dan praktek pengelolaan ternak burung puyuh. Evaluasi dilakukan dengan cara pra tes dan post test. Nilai pre-tes menggabarkan 6.70% berpengetahuan burukatau tidak mengetahui  dalam pembuatan brooding burung puyuh, sedangkan 66.70% memiliki pengetahuan kurang dalam pembuatan brooding burung puyuh. peningkatan pengetahuan pembuatan brooding sebesar 56.70%, dan menurunnya angka ketidaktahuan peternak dalam pembuatan brooding yang ideal sebesar 33, 37%.  Penyiapan booding sebelum masuknya DOQ harus disiapkan terlebih dahulu. Peningkatan kompotensi penyiapan brooding sebesar pada peternak yang berpengetahuan rendah sebesar 3.30-29.97%. Kompotensi peternak pemula dalam pengelolaan usaha burung puyuh dimasa awal pemeliharaan meningkat 29-43.7% setelah mendapatkan bimbingan
OPTIMALISASI PEMANFAATAN KOTORAN TERNAK SEBAGAI PUPUK KOMPOS DI DESA PANGGULO KECAMATAN BOTUPINGGE KABUPATEN BONE BOLANGO Sri Suryaningsih Djunu
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 2, No 1 (2022): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDesa Panggulo kecamatan Botupingge, kabupaten Bone Bolango merupakan salah satu desa yang terdapat peternakan puyuh. Salah satu produk buangan yang dihasilkan adalah limbah padat berupa kotoran (feses) ternak yang selama ini tidak termanfaatkan dan mencemari lingkungan disekitarnya. Tujuan pelatihan ini adalah Menumbuhkan dan memotivasi warga kelompok tani peternak dalam memanfaatkan limbah kotoran ternak sebagai pupuk kompos dan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani peternak dalam pembuatan pupuk kompos dari kotoran ternak puyuh. Adanya pelatihan pada masyarakat melalui teknologi tepat guna pengolahan limbah kotoran ternak menjadi produk pupuk kompos, selain mengurangi pencemaran lingkungan, pupuk kompos dapat digunakan sebagai pupuk tanaman, ataupun dapat di jual sehingga bisa menaikan pendapatan petani peternak maupun masyarakat sekitarnya.
UPAYA PENINGKATAN POPULASI TERNAK AYAM KAMPUNG MELALUI TEKNIK PENETASAN DI KELURAHAN WUMIALO SRI SUKMAWATI ZAINUDIN
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 2, No 1 (2022): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah merubah perilaku baik pengetahuan, sikap maupun ketrampilan. Kegiatan pengabdian kolaboratif dosen dan mahasiswa berlokasi di Kelurahan Wumialo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo sebagai bentuk upaya melatih masyarakat menghasilkan bibit ternak ayam kampung dengan teknik penetasan secara mandiri. Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat adalah aspek pengetahuan dan ketrampilan teknik penetasan telur ayam kampung. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada sekelompok masyarakat Kelurahan Wumialo tentang penetasan telur ayam kampung. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah metode penyuluhan/pelatihan/bimbingan teknis tentang bagaimana teknik penetasan telur ayam kampung secara mandiri. Hasil kegiatan pengabdian adalah masyarakat yang mengikuti penyuluhan/ pelatihan dapat mengerti dan memahami serta dapat mempraktekkan teknik penetasan telur ayam kampung secara mandiri. Diharapkan bahwa kelompok masyarakat sebagai peserta pelatihan dapat menjadi 1) mandiri dalam melakukan kegiatan penetasan tel;ur ayam kampungh, 2) contoh atau motivasi bagi masyakat lainnya
PEMANFAATAN POTENSI SUMBER DAYA LOKAL DESA TRIDHARMA SEBAGAI PENGEMBANGAN DESA KETAHANAN PANGAN Agus Bahar
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 2, No 1 (2022): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Tridharma Village, Pulubala District, Gorontalo District, that corn is the dominant local resource potential in this village. In addition, coconut and fro are also one of their local resources. Previously, horticultural crops such as chilies and tomatoes were a potential resource for this village, but this has stopped because the prices of horticultural crops have always decreased. The abundant potential of local resources in the field of food security is not accompanied by good utilization by the village community. The village community prefers to sell their crops in the form of goods that have not been processed (raw goods) so that the profits obtained by Tridharma village farmers are relatively small. Regarding stunting in Tridharma Village, Pulubala District, Gorontalo Regency, there are 15 children who are indicated to be stunted. As well as facilities that support the potential of young people in Tridharma Village, sports facilities are not available. The objectives of this activity are: to improve the performance of UNG Lecturers through community empowerment; implementing research results of service lecturers through dedication in the form of village community empowerment; development and application of technology that is useful directly in society; establish cooperation with government agencies and stakeholders to improve the quality of community service at Gorontalo State University. The field of food security, namely: (1) Making beds and fertilizing (2) Providing socialization and management of corn and kolang kaling products which are the potential of Tridharma Village. The Stunting Field, namely: (1) Going to the field to collect data on pregnant women and children who are indicated to be stunted (2) Providing counseling on 1000 HPKs at the toddler posyandu (3) Providing food in the form of fruit as a form of prevention through the toddler posyandu. The field of sports facilities, namely: (1) Providing a takraw field as a means of supporting the hobbies of young people in Tridharma village (2) Creating a takraw competition as an event to enliven the village and look for potential seeds in Pulubala sub-district.We hope that there will be follow-up in the future by the village and this realization can be continued by the next Thematic KKN Students so that the various activities and programs that have been carried out are not interrupted in the Thematic KKN 2022. We have great hopes that in the future a brilliant and sustainable program can be created. It is hoped that the community and the Village Government will continue to work together in building and advancing Tridharma Village, Pulubala District, Gorontalo Regency.
BETERNAK BURUNG PUYUH BAGI PETERNAK PEMULA Safriyanto Dako; Safriyanto Dako; Fahria Datau; Suparmin Fathan; syukri I Gubali
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 2, No 1 (2022): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok peternak peternak dalam penanganan usaha ternak burung puyuh bagi peternak pemula. DOQ burung puyuh sejumlah 200 ekor, yang di tempatkan  Kandang burung puyuh. Burung puyuh (DOQ) sebanyak 200 ekor, Alat yang digunakan kandang, Brooding, pakan dan vitamin untuk ternak. Pengabdian dilaksanakan bersama peternak melalui pembuatan kandang dan Brooding; Pembuatan subtitusi pakan dengan daun pandan, di kelompok peternak; Penerapan program vaksinasi burung puyuh serta memberika motivasi dalam beternak burung puyuh menggunakan model PRA. Pengelolaan brooding, terutama suhu brooding dikontrol secara konvensional. Burung puyuh berumur 1-7 hari merupakan masa kritis dalam brooding, dimana suhu harus stabil sehingga puyuh tidak mengalami cekama panas atu dingin. Kandang yang dibuat untuk ternak puyuh dalam kegiatan pengadian merupakan kandang contoh, kandang adalah kandang baterai, ukuran utama ukuran kandang 60 cm x 400 cm, bentuknya bersusun, sengayak 20 flok, berukuran 40 cm  x 30 cm dengan kapasitas tampung kseluran flok sebanyak 200 ekor. Vaksinasi pertama pada burung puyuh setelah berumur 4 hari berada didalam brooding. Vaksinasi kedua dilakukan setelah burung puyuh berumur 10 hari di kandang, dan Vaksinasi ketiga setelah burung puyuh berumur 23 hari. Program pemberdayaan peternak pemula burung puyuh memberikan pemahaman dan peningkatan kompoyensi dalam pengelolaan usaha ternaknya secara berkesinambungan
Pemberdayaan Peternak Melalui Pelatihan Pemanfaatan Limbah Pertanian Sebagai Bahan Pakan Unggas di Desa Panggulo Kecamatan Botupingge Kabupaten Bone Bolango Ellen J. Saleh; Srisuryaningsih Djunu
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 2, No 1 (2022): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Gorontalo memiliki potensi pemanafaatan pakan asal limbah pertanian yang tinggi..Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan limbah pertanian seperti jerami jagung. biomas hijau tanaman jagung mempunyai nilai total nutrisi tercerna 60 -75 % dan kandungan protein 11–15 % bahkan untuk jagung Quality Protein Maize (QPM) kandungan protein kasar mencapai 13,5 %. Berdasarkan analisis kandungan zat makanan tersebut maka jerami jagung dapat digunakan sebagai bahan dasar pakan unggas. Akan tetapi kendala utama penggunaan jerami jagung sebagai bahan pakan adalah tingginya kandungan serat kasar. Upaya untuk mengatasi keterbatasan jerami jagung adalah dengan memberi perlakuan sebelum diberikan pada ternak antara lain melalui proses fermentasi sehingga kandungan nutrisinya dapat ditingkatkan. Pelatihan pembuatan pakan ternak unggas dengan cara fermentasi jerami jagung sangat perlu dilakukan. Tujuan kegiatan ini adalah Memberikan motivasi dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penanganan limbah hasil pertanian dan memberikan keterampilan kepada masyarakat petani ternak tentang teknologi pemanfaatan limbah hasil pertanian khususnya limbah jagung,Pelatihan pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan pakan unggas ini dilakukan di desa Panggulo kecamatan Botupingge Kabupaten Bone Bolango. Masyarakat sasaran kegiatan adalah masyarakat kelompok tani ternak yang ada di desa Panggulo. Kegiatan ini dilakukan dari bulan April sampai Oktober 2022. Ada tiga tahap kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan ini, yaitu: persiapan, pelaksanaan dan tahap monitoring Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat kelompok tani tentang teknologi pengolahan pakan asal limbah hasil pertanian dan meningkatnya keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah hasil pertanian.

Page 2 of 3 | Total Record : 24