cover
Contact Name
HENNY SYAPITRI
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285370854773
Journal Mail Official
fitri.apriyulida@yahoo.com
Editorial Address
Jln. Kapten Muslim No.79 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Mutiara Elektromedik
ISSN : ""     EISSN : 26147963     DOI : https://doi.org/10.51544/elektromedik.v6i1
Core Subject : Engineering,
Focus : Jurnal Mutiara Elektromedik yang memuat hasil penelitian tentang kajian keilmuan Teknologi Elektromedik Scope : Teknologi Elektromedik, Teknik Elektro, Teknologi Radiologi Pencitraan, Teknologi Instrumentasi, Fisika medis, Rekam Medis dan Sistem Informasi Kesehatan
Articles 146 Documents
RANCANG BANGUN INFUS PUMP DAN PENDETEKSI DARAH DENGAN SENSOR INFRARED BERBASIS IOT Lasiyah, Nani; Syahputra, Ramdhani; Ramadhan, Farhan
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v8i2.5618

Abstract

jumlah cairan yang masuk ke dalam sirkulasi darah melalui vena. Pemberian cairan yang diberikan kepada pasien merupakansalah satu terapi penyembuhan dari penyakit yang dideritanya. Terdapat efek samping karena pengobatan dan dosis yang salah dalam mengatur tetesan infus yang diberikan ke pasien salah satunya naiknya aliran darah ke selang infus yang bisa menyebabkan gumpalan darah. Tujuan penelitian ini adalah membuat pengatur tetesan infus dan pendeteksi darah naik dengan menggunakan sensor Lm393 dan infrared TCRT5000 kedua sensor tersebut akan diproses mikrokontroler NodeMCU ESP8266 sehingga mengeluarkan hasil berupa alarm dan dapat dipantau melalui android yang terhubung dengan web thingspeak, agar dapat memonitoring infus pada pasien secara Real Time serta memudahkan perawat dalam memperoleh informasi kondisi infus yang terdapat di ruangan pasien. Berdasarkan hasil percobaan didapatkan persentase tingkat keakurasian jumlah tetesan pada alat : Tingkat keakurasian 1 ml sebesar 97%, tingkat keakurasian 10 ml sebesar 97.17%, tingkat keakurasian 50 ml sebesar 96.87%, tingkat keakurasian 100 ml sebesar 96.38%, tingkat keakurasian 200 ml sebesar 96%.
PEMANTAUAN PASIEN KRITIS BERBASIS MEWS UNTUK DETEKSI DINI MELALUI ANALISIS LAJU PERNAPASAN DAN DETAK JANTUNG Lusiana, Lusiana; Mak’ruf, M Ridha; Nasichah, Roichatun
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v9i2.6532

Abstract

Keselamatan pasien menjadi aspek penting dalam pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien kritis yang membutuhkan pemantauan intensif untuk mencegah komplikasi serius atau kematian mendadak. Modified Early Warning Score (MEWS) merupakan metode sistematis yang dapat digunakan untuk menilai tingkat kegawatan pasien secara cepat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan tingkat kekritisan pasien berbasis MEWS dengan fokus pada laju pernapasan dan detak jantung. Sensor piezoelectric digunakan untuk mengukur laju pernapasan, sedangkan MAX30100 digunakan untuk mendeteksi detak jantung. Data dikirimkan secara nirkabel melalui ESP32 menggunakan koneksi Bluetooth menuju Personal Computer (PC) dan diolah untuk menghasilkan skor MEWS. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi akurasi sensor dan kemampuan transmisi data. Hasil menunjukkan nilai error terbesar pada laju pernapasan sebesar 0,0769% dan pada detak jantung sebesar 0,00888%. Sistem mampu mengirimkan data secara stabil hingga jarak 10 meter. Sistem ini terbukti mampu melakukan deteksi dini kondisi kritis dan berpotensi meningkatkan keselamatan pasien.
ANALISIS AKURASI DAN EFISIENSI SISTEM PENILAIAN LUKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN WOUND ASSESMENT DIGITAL Syapitri, Henny; Ginting, Riah Ukur; Simamora, Marthalena; Sembiring, Rinawati; Asrizal, Asrizal
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v9i2.6545

Abstract

Latar belakang: Penilaian luka secara manual masih menghadapi tantangan berupa variasi subjektivitas antar penilai yang dapat memengaruhi akurasi dan konsistensi hasil evaluasi klinis. Seiring meningkatnya beban penanganan luka kronis dan kebutuhan transformasi digital layanan kesehatan, sistem penilaian luka berbasis teknologi menjadi alternatif yang berpotensi meningkatkan ketepatan dan efisiensi kerja tenaga kesehatan. Namun, efektivitas implementasi teknologi ini masih bervariasi dan dipengaruhi oleh faktor pengguna, kondisi klinis, serta karakteristik luka. Tujuan: menganalisis akurasi, konsistensi, dan efisiensi penilaian luka digital serta memahami pengalaman tenaga kesehatan dalam menggunakannya dalam praktik klinis. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik di Asri Wound Care Center Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tenaga medis luka dan dokter, serta observasi langsung terhadap penggunaan aplikasi penilaian luka digital. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi pola pengalaman dan persepsi terkait akurasi, alur kerja, dan aspek subjektif klinis. Hasil: menunjukkan bahwa penilaian luka digital memberikan akurasi dan konsistensi yang lebih tinggi dibandingkan metode manual, terutama dalam pengukuran ukuran luka dan identifikasi jaringan. Digital wound assessment juga meningkatkan efisiensi waktu melalui proses dokumentasi otomatis yang mempercepat alur kerja klinis. Meskipun demikian, beberapa aspek subjektif seperti bau luka, nyeri, dan penilaian kedalaman luka tetap membutuhkan pemeriksaan manual. Kesimpulan: bahwa teknologi penilaian luka digital merupakan alat bantu yang efektif dalam meningkatkan kualitas evaluasi luka, tetapi belum dapat sepenuhnya menggantikan peran klinis tenaga kesehatan. Pendekatan hibrid yang menggabungkan kemampuan teknologi dengan keahlian klinis tetap menjadi strategi terbaik untuk menghasilkan penilaian luka yang komprehensif dan akurat
ANALISIS HASIL PENGUJIAN DAN KALIBRASI SYRINGE PUMP PARAMETER FLOWRATE DAN OCCLUSION MENGGUNAKAN METODE ISO GUM DAN METODE KRAGTEN Angelin, Nadia; Hadziqoh, Nur; Lasiyah, Nani; Surakusumah, Rino Ferdian
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v9i2.6492

Abstract

Latar belakang: Syringe pump merupakan alat penting untuk memberikan cairan dan obat dalam dosis kecil secara akurat dan kontinu, sehingga kesalahan kerja dapat membahayakan pasien. Untuk menjamin keandalannya, alat ini perlu diuji dan dikalibrasi secara berkala, terutama pada parameter flowrate dan occlusion test karena keduanya berperan penting dalam kelancaran terapi. Selain itu, analisis ketidakpastian pengukuran seperti metode ISO GUM masih belum optimal diterapkan, sehingga penelitian ini diperlukan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang akurasi dan keandalan kalibrasi syringe pump. Tujuan: menganalisis hasil pengujian dan kalibrasi parameter  flowrate dan occlusion test pada syringe pump menggunakan pendekatan ISO GUM untuk menghitung ketidakpastian pengukuran secara sistematis. Metode: menggunakan metode eksperimental kuantitatif dengan objek syringe pump Medcaptain Sys-3010, di mana data diperoleh melalui kalibrasi langsung sesuai standar MK 047-18 Kemenkes RI. Pengujian dilakukan pada parameter flowrate sebesar 10, 50, dan 100 ml/h serta occlusion test pada 100 ml/h dengan bantuan Infusion Device Analyzer (IDA) sebagai alat standar. Data yang dihasilkan kemudian dianalisis menggunakan dua metode estimasi ketidakpastian, yaitu ISO GUM dan Kragten, untuk menghitung dan membandingkan ketidakpastian pengukuran secara menyeluruh, sehingga memberikan gambaran yang komprehensif mengenai keandalan hasil pengujian syringe pump tersebut. Hasil: Hasil pengujian pada syringe pump Medcaptain Sys-3010 menunjukkan bahwa metode ISO GUM dan Kragten menghasilkan nilai ketidakpastian yang sangat berdekatan pada seluruh titik ukur. Pada parameter flowrate, ketidakpastian diperluas masing-masing berada di kisaran ±0,18 ml/h (10 ml/h), ±0,64 ml/h (50 ml/h), dan ±0,80 ml/h (100 ml/h) untuk kedua metode, sedangkan pada occlusion test di 100 ml/h diperoleh nilai ketidakpastian yang sama, yaitu ±0,9084 Psi. Hal ini menunjukkan bahwa kedua metode memberikan hasil yang konsisten dan dapat diandalkan dalam analisis ketidakpastian pengukuran syringe pump. Kesimpulan: hasil pengujian dan analisis ketidakpastian pada syringe pump Medcaptain Sys-3010 menggunakan metode ISO GUM dan Kragten memberikan nilai ketidakpastian yang konsisten pada parameter flowrate dan occlusion test. Kedua metode menghasilkan estimasi ketidakpastian yang berada dalam batas toleransi standar kalibrasi alat kesehatan, sehingga syringe pump Sys-3010 dinyatakan memiliki kinerja yang akurat dan layak digunakan. Metode ISO GUM dinilai lebih sistematis dan terstruktur dalam menentukan ketidakpastian, sementara metode Kragten lebih praktis dalam perhitungannya namun tetap memberikan hasil yang sebanding.
ANALISIS AKURASI DAN SENSITIVITAS SENSOR BERBASIS GRAFENA OKSIDA DALAM DETEKSI PERNAPASAN Hadziqoh, Nur; Zahra, Aulia Fatimahtuz; Syahputra, Ramdhani
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v9i2.6673

Abstract

Latar belakang: Pernapasan merupakan proses fisiologis yang esensial bagi kelangsungan hidup manusia. Penyakit pernapasan masih umum terjadi, sementara spirometer kurang praktis dan tidak selalu tersedia. Grafena oksida (GO) memiliki kepekaan tinggi terhadap kelembaban napas sehingga berpotensi menjadi sensor pernapasan yang lebih sederhana dan sensitif. Karena penelitian sensor GO masih terbatas di Indonesia, studi ini dilakukan untuk menilai kinerja sensor GO dalam mendeteksi pola pernapasan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sensor berbasis grafena oksida dalam mendeteksi pernapasan manusia dengan menilai akurasi, sensitivitas, dan stabilitas sinyalnya, serta membandingkannya dengan sensor non-GO dan alat pembandingnya. Metode: Studi ini menggunakan desain eksperimental dengan membandingkan sensor GO dan non-GO melalui pengujian napas manusia dan humidifier. Data sinyal diukur menggunakan osiloskop, lalu dianalisis untuk menentukan akurasi dan sensitivitas sensor. Hasil: Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor mampu mendeteksi perubahan kelembaban melalui perbedaan amplitudo sinyal (Vpp) yang terekam pada osiloskop. Sensor menunjukkan akurasi sebesar 96,8% dan sensitivitas sebesar 4,2 mV/%RH, jauh lebih tinggi dibandingkan sensor non-GO yang hanya mencapai akurasi 38,8% dan sensitivitas 0,2 mV/%RH.Sensor GO juga menghasilkan respons sinyal yang lebih stabil untuk semua jenis pernapasan, sehingga terbukti efektif dalam mendeteksi perubahan kelembaban napas. Kesimpulan: Sensor berbasis grafena oksida menunjukkan akurasi dan sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan sensor non-GO, sehingga lebih efektif dan responsif dalam mendeteksi pola pernapasan.
DEVELOPMENT OF ARDUINO-BASED CENTRIFUGE WITH AUTOMATIC FEATURES Demarwan, Rizky Tri; Ma’murotun, Ma'murotun
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v9i2.6796

Abstract

This paper is aimed to designing and manufacturing a laboratory tool called Centrifuge Aircraft based on Arduino Uno control system. This machine is basically used to separate substances that have different molecular weights. Blood particles in the blood will be split into plasma and serum. The speed and time settings for the module made by the author have been programmed according to the existing provisions. This research is an experimental, observational study. The observation method is to measure directly on the tool using observation guidelines. In this case, the rotational speed, measuring time, and excess temperature on the centrifuge will be measured with the existing measuring instruments in the laboratory. For example, completing an ABO blood sample requires a speed of 1000 RPM with a period of 1 minute. We use the DS18B20 sensor for temperature sensors. The accuracy of motor speed in this centrifuge design is 95.22%, and the accuracy level of the timer is 98.12%. This research is expected to simplify and reduce the budget for purchasing equipment.