cover
Contact Name
imam khowim
Contact Email
alathfal@iaipd-nganjuk.ac.id
Phone
+6281232576146
Journal Mail Official
alathfal@iaipd-nganjuk.ac.id
Editorial Address
jln wilis kramat
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Athfal: Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 2774793X     EISSN : 2774793X     DOI : 10.53429
Core Subject : Science, Education,
Al-Athfal (Pendidikan anak usia Dini) yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk. Jurnal ini memuat kajian-kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini artikel penelitian konten dan/atau kajian kritis-analitis di bidang pendidikan anak usia dini. Tujuan jurnal ini adalah untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan menjelaskan pengetahuan tentang pendidikan anak, perkembangan anak, masalah dan masalah anak. Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi memasukkan artikel ilmiahnya yang belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Naskah diketik dengan spasi 1,5 cm pada kertas ukuran A4 dengan panjang tulisan antara 15-20 halaman, 4000-5000 kata. Naskah yang masuk dievaluasi oleh dewan redaksi dan mitra bestari. Redaktur dapat melakukan perubahan pada tulisan yang dimuat untuk keseragaman format, tanpa mengubah substansinya. Alamat Redaksi: Jl.Wilis Kramat nganjuk Telp/Fax. (0358) 324737 Kode Pos 64419 Nganjuk, journal ini merupakan versi cetak yang diterbitkan Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk.
Articles 79 Documents
KONTRIBUSI SOSIOLOGI PADA DUNIA PENDIDIKAN DAN PERKEMBANGAN DI INDONESIA indasah
Bahasa Indonesia Vol 4 No 01 (2024): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v4i01.931

Abstract

Abstrak: The aim of this research is to undertand the contribution of sociology to the world of education and its development in Indonesia. The method used qualitative research. Data is analyzed using steps: data presentation, data filtering, classification, and inference. Research results can be concluded as follows: (1) The contribution of sociology to the world of education, namely students, teachers, supervisors, principals, and supervisors, they interach as position holders in a social system that has institutional and organized goals, namely to educate students. (2) Overview of the contribution of sociology to the world of education depars form the fact that the main task of schooling (educational transactions) mainly takes place in a relatively small social system, the classroom. (3) The sociology of education departs form the reality in which the school system is never separated from it external environment as in all organizations, it is also influenced by various external forces. (4) The development of sociology of education in Indonesia includes its history, role in educational institutions, equity issues, multicultural education, the impact of globalization and technology. The discipline continues to contribute to our understanding of social roles in the complex increasingly word of education
Pengaruh Kemajuan Teknologi Terhadap Perilaku Sosial MIFTACHUS SHOLIKAH
Bahasa Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Al-Athfal: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v4i2.1092

Abstract

Technology develops very quickly so that it has a significant impact on society. In the process of its development, technology has positive and negative impacts on society. Technological developments also affect patterns of human behavior. Technology is a tool that can facilitate solving problems in everyday human life. Human life can be helped by technology that is used wisely, but it will cause humans to experience various problems if it is not used according to its function. Technology facilitates human activities by meeting the needs they need for their survival. Technological developments can change social interaction to be more open. Moral degradation can occur due to technological developments that are not filtered and make the morale of the nation's next generation worse off. Various efforts can be made to address the impacts that occur due to technology that continues to develop. The use of technology in a positive direction is one of the efforts that can be made in reducing the negative impact of technology.
Dampak Kekerasan Orang tua Terhadap Psikologis Anak MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Al-Athfal: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v4i2.1093

Abstract

Abstrak: Kekerasan terhadap seorang anak merupakan salah satu kasus yang paling dominan dan banyak dijumpai kapanpun, dimanapun, hampir disetiap tempat di seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini menjadi sangat ironis, mengingat anak yang- notabene generasi penerus bangsa, seharusnya mendapatkan kasih sayang orangtua, bimbingan serta pendidikan yang penuh cinta kasih. Metodologi Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan datanya melalui observasi terlbat, wawancara mendalam dan studi dokumentasi sedangkan analisis penelitian yang digunakan melalui analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dampak dari kekerasan orang tua terhadap anak yang paling banyak terjadi di masyarakat adalah kekerasan secara psikologis. Kekerasan psikologis adalah kekerasan yang dilakukan oleh pelaku terhadap mental korban dengan cara membentak, menyumpah, mengancam, merendahkan,: memerintah, melecehkan, menguntit, dan memata-matai, atau tindakan-tindakan lain yang menimbulkan rasa takut (termasuk yang diarahkan kepada orang-orang dekat korban, misalnya keluarga, anak, suami, teman, atau orangtua).Tindak kekerasanpsikologis yang dialami oleh anak didik ternyata belum berakhir. Dalam kenyataan masih banyak kita lihatadanya bentakan, ejekan dan bahkan hukuman yang diberikan oleh para pendidik terhadap anak didik yang melakukan pelanggaran tata tertib. Dampak lainnya dari kasus kekerasan terhadap anak yaitu terhambatnya perkembangan psikologis anak baik itu secara kognitif, afektif maupun psikomotor.
Melatih Perkembangan Motorik Anak Dengan Menerapkan Pembelajaran Yang Menyenangkan indasah
Bahasa Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Al-Athfal: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v4i2.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menstimulasi kemampuan motorik anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Model penelitian tindakan kelas yang digunakan adalah Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian adalah anak berjumlah 21 anak yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Data penelitian berupa data kualitatif dan sumber data penelitian adalah guru dan anak. Data penelitian diperoleh menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data penelitian menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Data penelitian dianalisis menggunakan model interaktif Milles dan Huberman yang terdiri dari empat tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yaitu: (1) indikator motorik anak yang meliputi koordinasi mata dan tangan, kekuatan jari tangan, dan kelenturan pergelangan tangan meningkat; (2) kegiatan seni rupa yang dapat diterapkan pada anak usia dini adalah mewarnai, menggambar, melukis, menjiplak, membentuk, menempel, meronce, dan figer painting; serta (3) kemampuan motorik anak dapat distimulasi melalui kegiatan seni rupa.
Penerapan Intervensi Psikologi Positif Dalam Lingkungan Pendidikan FINA LUTFIANA RAHMAWATI
Bahasa Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Al-Athfal: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v4i2.1095

Abstract

Psikologi positif didefinisikan sebagai sebuah cabang ilmu psikologi yang memfokuskan kajiannya pada kekuatan-kekuatan yang dimiliki oleh manusia (King, 2008). Kekuatan-kekuatan manusia yang dimaksudkan di sini mencakup harapan, kebahagiaan, optimis, rasa bersyukur, dan reseliensi. Psikologi Positif dipandang sebagai sebuah cara baru dalam memandang ilmu psikologi. Kehadiran psikologi positif menggantikan cara pandang lama dalam ilmu psikologi yang ssering memandang manusia sebagai makhluk yang bermasalah seperti memiliki kecemasan, rentan untuk depresi, dan mudah mengalami kecanduan terhadap alkohol serta obat terlarang. Sehingga manusia merupakan makhluk yang keadaannya perlu segera diperbaiki. Intervensi Psikologis Positif merupakan instruksi, aktivitas, dan rekomendasi yang didasarkan secara teori dan divalidasi secara empiris yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan. Intervensi Psikologis Positif memfokuskan penggunaan emosi dan kekuatan positif untuk mencapai atau meningkatkan kesejahteraan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pada karakter dan kekuatan positif terkait dengan manfaat kesehatan dan kesejahteraan individu di berbagai bidang kehidupan. Dalam konteks ini, artikel ini mengkaji berbagai strategi Penerapan Intervensi Psikologi Positif yang dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Intervensi Psikologi khususnya dalam lingkungan pendidikan yang tentunya melibatkan murid dan guru
Penerapan Psikologi Perkembangan Dalam Teori Erikson MIFTACHUS SHOLIKAH
Bahasa Indonesia Vol 5 No 03 (2024): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v5i03.1166

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan memperkenalkan teori dari Erik Erikson. Ia seorang psikolog yang merupakan murid dari Sigmund Freud seorang tokoh Psikoanalitik. Erikson merupakan pemikir yang tertuju pada masyarakat dan kebudayaan. Dalam Psikologi perkembangan manusia dilihat dari berbagai sudut pandang, berdasarkan perkembangan koknitif atau cara berfikir dan perkembangan keperibadian yang dimiliki. Salah satunya yang paling popular dari teorinya Erik Erikson adalah Delapan Tahap Perkembangan Psikososial. Menurut teori ini seorang individu akan meghadapi tugas perkembangan yang berbeda-beda, tugas perkembangan ini menghadapi individu untuk menghadapi suatu krisis.
Pengaruh Kemajuan Teknologi Terhadap Perilaku Sosial MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 5 No 03 (2024): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v5i03.1167

Abstract

Abstract Technology develops very quickly so that it has a significant impact on society. In the process of its development, technology has positive and negative impacts on society. Technological developments also affect patterns of human behavior. Technology is a tool that can facilitate solving problems in everyday human life. Human life can be helped by technology that is used wisely, but it will cause humans to experience various problems if it is not used according to its function. Technology facilitates human activities by meeting the needs they need for their survival. Technological developments can change social interaction to be more open. Moral degradation can occur due to technological developments that are not filtered and make the morale of the nation's next generation worse off. Various efforts can be made to address the impacts that occur due to technology that continues to develop. The use of technology in a positive direction is one of the efforts that can be made in reducing the negative impact of technology. Keywords: Impact, Technological Development, Social Behavior
Dampak Kekerasan Orang tua Terhadap Psikologis Anak indasah
Bahasa Indonesia Vol 5 No 03 (2024): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v5i03.1168

Abstract

Abstrak Abstrak: Kekerasan terhadap seorang anak merupakan salah satu kasus yang paling dominan dan banyak dijumpai kapanpun, dimanapun, hampir disetiap tempat di seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini menjadi sangat ironis, mengingat anak yang- notabene generasi penerus bangsa, seharusnya mendapatkan kasih sayang orangtua, bimbingan serta pendidikan yang penuh cinta kasih. Metodologi Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan datanya melalui observasi terlbat, wawancara mendalam dan studi dokumentasi sedangkan analisis penelitian yang digunakan melalui analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dampak dari kekerasan orang tua terhadap anak yang paling banyak terjadi di masyarakat adalah kekerasan secara psikologis. Kekerasan psikologis adalah kekerasan yang dilakukan oleh pelaku terhadap mental korban dengan cara membentak, menyumpah, mengancam, merendahkan,: memerintah, melecehkan, menguntit, dan memata-matai, atau tindakan-tindakan lain yang menimbulkan rasa takut (termasuk yang diarahkan kepada orang-orang dekat korban, misalnya keluarga, anak, suami, teman, atau orangtua).Tindak kekerasanpsikologis yang dialami oleh anak didik ternyata belum berakhir. Dalam kenyataan masih banyak kita lihatadanya bentakan, ejekan dan bahkan hukuman yang diberikan oleh para pendidik terhadap anak didik yang melakukan pelanggaran tata tertib. Dampak lainnya dari kasus kekerasan terhadap anak yaitu terhambatnya perkembangan psikologis anak baik itu secara kognitif, afektif maupun psikomotor.
Dinamika psikologis agama dan tantangan sosial dalam kehidupan modern FINA LUTFIANA RAHMAWATI
Bahasa Indonesia Vol 5 No 03 (2024): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v5i03.1169

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengungkapkan hubungan kompleks antara psikolohi dan agama dalam masyarakat kontemporer. Ibadah, refleksi, dan moral menjadi fokus utama penelitian ini. Ibadah termasuk ritual keagamaan sehari-hari, dianggap penting dalam bentuk kepribadian dan memberi ketengangan secara teratur. Refleksi religius melibatkan perenungan mendalam tentang keberadaan dan signifikansi kehidupan, dipelajari dalam pengembangan manusia dan prinsip-prinsip agama. Majalah ini juga menganalisis isu-isu moral, terutama kasus perundungan di media sosial yang menargetkan orang-orang dari berbagai agama. Dalam metodologi kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan tinjauan literatur yang komprehensif. Melalui analisis kasus dan temuan empiris, kami mengungkapkan dampak negative bullying terhadap kesehatan mental individu yang berkonversi atau beda agama. Jurnal ini juga mengeksplorasi solusi praktis dan peran media sosial menurut para ahli dalam mempromosikan toleransi dan dukungan terhadap keberagaman keyakinan. Hasilnya menggambarkan kompleksitas hubungan antara dinamika psikologis agama dan tantangan sosial dalam konteks kehidupan modern.
Kesehatan Mental Anak Toxic Parents Hesty Sari
Bahasa Indonesia Vol 5 No 03 (2024): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v5i03.1170

Abstract

Abstrak Anak adalah sebuah karunia terbesar pemberian dari Tuhan. Kelahiranya membuat semua orang bahagia terlepas dari orang tua seperti apa yang melahirkannya. Anak juga memiliki hati yang lemah, pemikiran yang masih labil, dan perilaku yang terkadang membuat orang tua marah kepadanya. Dibalik itu semua ketika seorang anak beranjak remaja atau bahkan ketika dewasa ia tetap membutuhkan kasih sayang dari orang tuanya, perhatian yang cukup, serta panutan yang bisa menjadi contoh yang baik bagi anaknya. Karena anak sejak kecil adalah peniru ulung yang dimana ia suatu saat akan meniru kebiasaan yang dilakukan oleh orang tuanya. Lingkungan pun berpengaruh bagi tumbuh kembang seorang anak. Lingkungan yang baik akan memberikan efek positif bagi anak, seperti pergaulan yang baik. Maka ia akan memiliki sifat baik pula. Begitu pun sebaliknya jika lingkungan yang dia tempati tidak baik akan memberikan efek negatif bagi anak, bisa membuat dia terpengaruh oleh pergaulan yang buruk serta sifat yang buruk pula. Disamping itu ada seseorang yang berperan penting dalam pola asuh anak yakni kedua orang tuanya. Orang tua yang baik akan selalu memberikan pola asuh yang terbaik untuk anaknya misal kasih sayang, perhatiannya, contoh yang baik untuk anak, didikan yang baik (tidak kasar), dan mau mendengarkan segala permasalahan yang dialami oleh anak. Sebaliknya ada orang tua yang pola asuhnya justru memberikan dampak negatif/ buruk bagi anaknya (toxic parents), sifat orang tua yang toxic ini suka menyalahkan anak, tidak bisa mengontrol emosinya ketika marah, mudah marah dalam hal sepele, dan masih banyak lagi. Istilah toxic parents sedang menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini karena banyak orang tua di Indonesia yang berusaha menjadi ibu dan ayah yang lebih baik dengan menghindari kesalahan yang pernah dilakukan oleh orang tua mereka. Orang tua toxic (toxic parents) adalah mereka yang memiliki pola pengasuhan yang negatif dan terus-menerus dilakukan dalam kehidupan anak, seperti pelecehan, kekerasan, dan penghinaan yang dapat menyebabkan trauma, kerusakan mental, dan masalah perilaku.