cover
Contact Name
yasef firmansyah
Contact Email
yasef@dsn.moestopo.ac.id
Phone
+6285697554076
Journal Mail Official
hafiid@dsn.moestopo.ac.id
Editorial Address
Sekretariat FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jl. Hanglekir I/8, Jakarta Pusat 10270
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Public Administration Journal (PAJ)
ISSN : -     EISSN : 26210983     DOI : -
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of public administrations and policies. PAJ: Public Administration Journal, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of public policies and administration areas as follows: Bureaucracy and Administration Development; Decentralization and Regional Autonomy; Economic and Public Policy; Public Management and Governance; Any specifics issues of public policy and management.
Articles 83 Documents
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan Dan Industri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian T. Herry Rachmatsyah Rachmatsyah
Public Administration Journal (PAJ) Vol 3, No 1 (2019): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.377 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Deputi Didang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Tipe yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode eksplanatif, yaitu suatu penelitian yang menjelaskan atau menggambarkan sesuatu, yang bertujuan menguji hipotesis yang berkenaan dengan hubungan sebab akibat diantara variabel yang diteliti. Dari hasil analisis dan pembahasan dapat diperoleh hasil sebagai berikut; Variabel Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif terhadap Kinerja Pegawai pada Kementrian Bidang Perekonomian. Berdasarkan uji hipotesis (uji t) didapat nilai t hitung variabel Gaya Kepemimpinan sebesar 7.694 dan t tabel 1.694, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga ada pengaruh antara Gaya Kepemimpinan dan Kinerja Pegawai.Kata kunci: gaya kepemimpinan, administrasi, kinerja pegawai
Penerapan Budaya Kerja 5K dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Pegawai di Lingkungan Sekretariat Direktorat Jendral Ilmate Kementerian Perindustrian Budiharjo Budiharjo
Public Administration Journal (PAJ) Vol 2, No 2 (2018): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.162 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penerapan Budaya Kerja 5K terhadap kinerja pegawai di Sekretariat Direktorat Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Eksplanatif, yaitu suatu penelitian yang menjelaskan atau menggambarkan sesuatu, yang bertujuan menguji hipotesis yang berkenaan dengan hubungan sebab akibat diantara variabel yang diteliti. Teknik pengumpulan data dalam metode eksplatif dilakukan dengan pendekatan kuesioner. Kuesioner merupakan suatu penelitian kuantitaif yang sama kepada banyak orang untuk kemudian seluruh jawaban yang diperoleh peneliti dicatat, diolah, dan dianalisis.Dari hasil analisis dan pembahasan dapat diperoleh hasil sebagai berikut:Melalui uji regresi linier didapatkan bahwa variabel Budaya Kerja (X) akan memberikan pengaruh terhadap Kinerja Pegawai (Y);Uji korelasi variabel Budaya Kerja (X) terdapat hubungan positif antar variabel, artinya bila Budaya Kerja (X) ditingkatkan maka secara langsung akan berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai (Y);Berdasarkan uji hipotesis (uji t) didapat nilai t hitung variabel Budaya Kerja lebih besar dari nilai t tabel, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga ada pengaruh antara variabel Budaya Kerja dan peningkatan Kinerja Pegawai.Probabilitas hasil nilainya lebih kecil dari nilai alpha (?) yang ditetapkan, sehingga dengan demikian dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Budaya Kerja berpengaruh Signifikan terhadap Kinerja Pegawai.Kata Kunci : Budaya Kerja 5K, Kinerja Pegawai, Metode Eksplanatif.
Analisis Disiplin Kerja Pegawai Kelurahan Kemanggisan Kecamatan Palmerah Jakarta Barat Taufiqurokhman Taufiqurokhman
Public Administration Journal (PAJ) Vol 1, No 2 (2017): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.466 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Kemanggisan Kecamatan Palmerah Jakarta Barat pada bulan April sampai dengan bulan Juli. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 11 orang yaitu Lurah, Wakil Lurah, 3 orang Staf Administrasi Kelurahan dan 6 orang warga masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Kedisiplinan Pegawai pada Kelurahan Kemanggisan Kecamatan Palmerah Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Fokus penelitian yang pertama adalah kepatuhan pegawai terhadap jam kerja, yang kedua adalah kepatuhan pegawai terhadap pakaian kedinasan di kantor, yang ketiga adalah kepatuhan dan tanggung jawab pegawai terhadap tugas. Hasil yang didapat adalah pegawai di Kelurahan Kemanggisan sudah disiplin dalam mematuhi ketentuan jam kerja, kepatuhan pegawai dalam memakai pakaian kedinasan di kantor belum baik karena beberapa orang pegawai belum memakai pakaian sesuai dengan peraturan yang berlaku, kepatuhan pegawai dalam melaksanakan tugas sudah cukup baik dalam arti kepatuhan untuk selalu mengikuti prosedur kerja dan menghasilkan kualitas pekerjaan yang baik dan memuaskan serta sesuai dengan target waktu yang ditentukan.
Pengaruh Penerapan Sistem Manajemen Kinerja Auditor Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Budi harsono; Kevin Rio Aryanto
Public Administration Journal (PAJ) Vol 4, No 1 (2020): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.629 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dimensi Sistem Manajemen Kinerja Auditor terhadap Kualitas Audit pada kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Eksplanatif, yaitu suatu penelitian yang menjelaskan atau menggambarkan sesuatu yang bertujuan menguji hipotesis yang berkenaan dengan hubungan sebab akibat diantara variabel yang diteliti. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Sistem Manajemen Kinerja Auditor memiliki pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap Kualitas Audit. Nilai koefisien korelasi variabel Sistem Manajemen Kinerja Auditor terhadap Kualitas Audit (rxy) sebesar 0.842 dan probabilitas signifikan 0,000 yang berarti bahwa variabel Sistem Manajemen Kinerja Auditor memiliki pengaruh yang positif dan sangat kuat terhadap variabel Kualitas Audit. Nilai koefisirn determinasi atau R Square yang besarnya 0,700. Angka tersebut mengandung artu bahwa 70% variabel dari Kualitas Audit dapat dijelaskan oleh variabel Sistem Manajemen Kinerja Auditor.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PADA PUSKESMAS PONDOK AREN KECAMATAN PONDOK AREN KOTA TANGERANG SELATAN Disson Muhammad Fauzi; Herlina Dwi Febriyani
Public Administration Journal (PAJ) Vol 3, No 2 (2019): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.15 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien pada Puskesmas Pondok Aren Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan. Tipe penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode Eksplanatif, yaitu suatu penelitian yang menjelaskan atau menggambarkan sesuatu, yang bertujuan menguji hipotesis yang berkenaan dengan hubungan sebab akibat diantara variabel yang diteliti. Sedangkan pengumpulan data dalam metode eksplatif dilakukan dengan pendekatan survei. Dari hasil analisis dan pembahasan dapat diperoleh rujukan sebagai berikut: Melalui uji regresi Y = a + bX; Y =15.505 + 0.757 (Kualitas Pelayanan). Ini berarti bila Kualitas Pelayanan (X)ditingkatkan sebesar 1 point, maka akan memberikan pengaruh terhadap Kepuasan Pasien sebesar 0.757. Uji korelasi Kualitas Pelayanan (X) sebesar 0.864, artinya bila Kualitas Pelayanan ditingkatkan maka akan menghasilkan Kepuasan Pasien. Sedangkan melalui koefisien determinan didapat Kualitas Pelayanan (X) sebesar 0.746, sehingga variasi peningkatan dan penurunan Kepuasan Pasien dapat dijelaskan oleh variabel Kualitas Pelayanan (X) sebesar 74.6%, dan terlihat faktor-faktor lain di luar variabel sebesar 25.4%. Berdasarkan uji hipotesis (uji t) didapat nilai t hitung variabel Kualitas Pelayanan sebesar 11.862 dan t tabel 2.010, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga ada pengaruh antara Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien pada Puskesmas Pondok Aren Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan. Probabilitas hasil sebesar 0.000 atau 0% sedangkan tarif a = 5% dengan demikian [r = 0.000 a = 0.050], sehingga dengan demikian Kualitas Pelayanan Signifikan terhadap Kepuasan Pasien.
Budaya Birokrasi Untuk Perbaikan Pelayanan Publik Andriansyah Andriansyah; Deni Nurdyana Hamidin; Meti Nurhayati
Public Administration Journal (PAJ) Vol 1, No 1 (2017): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8446.873 KB)

Abstract

Decentralization of the government has brought wide implication of political reform. Democracy and decentralization expected to become the gateway to achieve Indonesian prosperity of society in all aspect. Through decentralization, bureaucracy is expected to be able to develop more humanistic mindset and culture so that policy formulation becomes more aware for society prosperity. Bureaucratic reform also becomes the right moment to conduct the reconstruction of culture pattern in organizational system. Reconstruction of the bureaucracy culture will touch the basic dimension which is reformation of public service delivery has affected the improvement of social prosperity in all aspectDecentralization of the government hasbrought wide implication of political reform.Democracy and decentralization expected tobecome the gateway to achieve Indonesianprosperity of society in all aspect. Throughdecentralization, bureaucracy is expected to beable to develop more humanistic mindset andculture so that policy formulation becomes moreaware for society prosperity. Bureaucratic reformalso becomes the right moment to conduct thereconstruction of culture pattern in organizationalsystem. Reconstruction of the bureaucracyculture will touch the basic dimension which isreformation of public service delivery has affectedthe improvement of social prosperity in all aspect
Analisis Proses Rekrutmen Karyawan pada Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM) Informasi Dan Umum di Fungsi HR Operations PT Pertamina (Persero) Budi Harsono
Public Administration Journal (PAJ) Vol 2, No 2 (2018): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.156 KB)

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasih juga pembangunan semakin menuntut manusia untuk mengikuti dan menyesuiakan dengan hal tersebut manusia merupakan faktor utama di setiap kegiatan yang ada dalam organisasi. hal ini dikarenakan ada keterkaitan yang erat antara manusia dengan organisasi itu sendiri baik dalam hal teknologi maupun interaksi antara individu pekerja organisasi selain hal itu pula, seiring dengan adanya pasar bebas saling berlomba lomba untuk memenuhi kepuasan klien pelanggannya. Untuk ini diperlukan sumber daya yang handal dan komperitif. Perusahaan sebagai suatu organisasi yang merupakan salah satu bentuk dari anggota masyarakat yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan dari manusia tujuan perusahaan umumnya adalah untuk memperoleh laba kelangsungan perusahaan, sehingga setiap perusahaan dituntut untuk beroperasi yang sebaik-baiknya. Dalam usaha mencapai tujuan, manusia merupakan salah satu faktor produksi yang harus ada dan relative lebih penting dalam perusahaan disamping faktor - faktor seperti produksi lainya karena hamper seluruh kegiatan operasi perusahaan dilakukan oleh manusia, sumber daya manusia dalam suatu organisasi perusahaan sangat penting karena mempunyai peranan dalam keberlangsungan hidup perusahaan memegang perencanaan yang penting untuk keberlangsungan organisasi perusahaan hal ini menunjukan bahwa sumber daya manusia dalam perusahaan memegang peranan yang penting dalam suatu perusahaan memegang peranan yang penting dalam kemajuan dan tercapainya tujuan organisasi perusahaan, pengolalahan sumber daya yang tidak efektif dan efisien akan menghambat tujuan organisasi perusahaan sumber daya manusia merupakan fungsi yang sangat penting dalam mengelolah suatu perusahaan.
Efektivitas Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Dalam Negeri Lukman Hakim
Public Administration Journal (PAJ) Vol 1, No 2 (2017): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.954 KB)

Abstract

Pengelolaan kegiatan pendidikan dan pelatihan ini, manajemennya dilakukan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan. Dengan semakin kompleksnya tugas pokok dan fungsi yang dilaksanakan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan, dibutuhkan suatu strategi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang efektif dan efisien, dimana hal-hal yang dapat mempengaruhinya bisa datang dari sumber daya pendidikan dan pelatihan ataupun lingkungan psikologis yang mendukungnya. Artinya bahwa sumber daya manusia penyelenggara pendidikan dan pelatihan tersebut haruslah seseorang yang memiliki kompetensi yang baik. Karena sesungguhnya pendidikan dan pelatihan yang baik adalah pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan secara efektif, terencana, dan terprogram sesuai dengan kemampuan dan sasaran yang hendak dicapai.
UMKM penggerak roda perekonomian Nasional Hakim, Lukman
Public Administration Journal (PAJ) Vol 8, No 1 (2024): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran vital dalam perekonomian Indonesia, berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penciptaan lapangan kerja. Jurnal ini mengkaji kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dengan menggunakan teori pertumbuhan ekonomi, khususnya teori pertumbuhan endogen dan teori pertumbuhan Solow. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana UMKM mempengaruhi pertumbuhan ekonomi serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat kontribusi UMKM. Metodologi penelitian melibatkan analisis data sekunder dari laporan pemerintah dan studi kasus UMKM yang berhasil. Temuan menunjukkan bahwa UMKM berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui inovasi, akumulasi modal, dan penyediaan lapangan kerja. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses permodalan dan teknologi perlu diatasi. Rekomendasi untuk kebijakan dan strategi pengembangan UMKM juga disarankan untuk meningkatkan kontribusi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi.
Pengaruh Pelatihan dan Supervisi Terhadap Prestasi Kerja Guru Pada MTS Al Ma’arif Rakit Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah Rozien, Mirza Ibdaur
Public Administration Journal (PAJ) Vol 8, No 2 (2024): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan supervisi secara bersama-sama terhadap prestasi kerja guru di MTs Al Ma’arif Rakit Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah. Hipotesis yang diuji adalah: (1) Besaran pengaruh pelatihan terhadap prestasi kerja guru di MTs Al Ma’arif Rakit Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah ditentukan oleh dimensi-dimensi efisiensi, pengetahuan, keterampilan dan tingkah laku. (2) Besaran pengaruh supervisi terhadap prestasi kerja guru di MTs Al Ma’arif Rakit Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah ditentukan oleh dimensi-dimensi pendekatan direktif, pendekatan non direktif dan pendekatan kolaboratif. (3) Besaran pengaruh pelatihan dan supervisi secara bersama-sama terhadap prestasi kerja guru di MTs Al Ma’arif Rakit Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah ditentukan oleh dimensi-dimensi kualitas kerja, kuantitas kerja, konsistensi, sikap dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survey dengan paradigma penelitian positivisme. Sampel diambil dengan teknik sampling jenuh atau sensus. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan, sebagai berikut: Pertama, variabel pelatihan (X1) memiliki pengaruh yang positif, kuat dan signifikan terhadap prestasi kerja guru di MTs Al Ma’arif Rakit Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,678 dan nilai koefisien determinasi (r²) sebesar 0,459, artinya variabel pelatihan memberikan kontribusi sebesar 45,9% terhadap variabel prestasi kerja guru. Kedua, variabel supervisi (X2) mempunyai pengaruh yang positif, kuat dan signifikan terhadap prestasi kerja guru di MTs Al Ma’arif Rakit Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,679 dan nilai koefisien determinasi (r²) sebesar 0,462, artinya variabel supervisi memberikan kontribusi sebesar 46,2% terhadap variabel prestasi kerja guru. Ketiga, variabel pelatihan dan supervisi secara bersama-sama berpengaruh positif, kuat dan signifikan terhadap prestasi kerja guru di MTs Al Ma’arif Rakit Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah. Hal ini dapat diketahui dari nilai koefisien korelasi sebesar 0,706 dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,498, artinya variabel pelatihan dan supervisi secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 49,8% terhadap variabel prestasi kerja guru.