cover
Contact Name
yasef firmansyah
Contact Email
yasef@dsn.moestopo.ac.id
Phone
+6285697554076
Journal Mail Official
hafiid@dsn.moestopo.ac.id
Editorial Address
Sekretariat FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jl. Hanglekir I/8, Jakarta Pusat 10270
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Public Administration Journal (PAJ)
ISSN : -     EISSN : 26210983     DOI : -
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of public administrations and policies. PAJ: Public Administration Journal, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of public policies and administration areas as follows: Bureaucracy and Administration Development; Decentralization and Regional Autonomy; Economic and Public Policy; Public Management and Governance; Any specifics issues of public policy and management.
Articles 83 Documents
Implementasi Program Indonesia Pintar (PIP) Pada Tingkat SMA/SMK (Studi Kasus Pada SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat) Falah, Ricky
Public Administration Journal (PAJ) Vol 8, No 2 (2024): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Program Indonesia Pintar pada tingkat SMA/SMK di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan post positivisme. Informan penelitian berjumlah 17 orang. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan dokumentasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Implementasi Program Indonesia Pintar di SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Majene sudah dilakukan dengan baik, dimana pelaksana program mampu menerjemahkan keputusan pimpinan; adanya ketersediaan sumber daya manusia,keuangan, sarana prasarana, danlaporan hasil pertanggungjawaban proses pelaksanaan program. (2) Faktor penghambat implementasi Program Indonesia Pintar di SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Majene, antara lain banyak orangtua siswa belum terdaftar sebagai DTKS, adanya miskomunikasi berkaitan waktu pengumpulan berkas, proses penyaringan siswa kurang tepat sasaran, dan kurangnya koordinasi antara pihak sekolah dengan dinas terkait.(3) Upaya mengoptimalkan implementasi Program Indonesia Pintar di SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Majene, antara lain perlu penambahan kuota siswa penerima beasiswa pendidikan, kemudahan persyaratan bagi penerima PIP, penambahan nominal bantuan dana pendidikan, peningkatan kerjasama antar pihak terkait seperti Dinas Pendidikan Kabupaten dengan sekolah penerima kuota PIP, dan meminimalisir kesalahan penginputan data siswa di Dapodik.
Pengaruh Penyederhanaan Struktur Organisasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Abdullah, Taufiq R.
Public Administration Journal (PAJ) Vol 8, No 2 (2024): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyederhanaan struktur organisasi dan disiplin kerja secara bersama-sama terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Hipotesis yang diuji adalah: (1) Besaran pengaruh penyederhanaan struktur organisasi terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ditentukan oleh dimensi-dimensi jumlah level organisasi, waktu pengambilan keputusan, rasio karyawan terhadap output/tugas, dan pemenuhan tujuan organisasi. (2) Besaran pengaruh disiplin kerja terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ditentukan oleh dimensi-dimensi persyaratan waktu, kepatuhan terhadap atasan, dan ketaatan terhadap tata tertib organisasi. (3) Besaran pengaruh penyederhanaan struktur organisasi dan disiplin kerja secara bersama-sama terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ditentukan oleh dimensi-dimensi kemampuan menyesuaikan diri, kepuasan kerja, pengetahuan tentang pekerjaan, prestasi kerja, dan ketepatan waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survey dengan paradigma penelitian positivisme. Sampel diambil dengan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data penelitian untuk variabel penyederhanaan struktur organisasi dan disiplin kerja serta efektivitas kerja pegawai menggunakan kuesioner. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan, sebagai berikut: Pertama, penyederhanaan struktur organisasi berpengaruh kuat dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan koefisien korelasi sebesar 0,764 dan koefisien determinasi sebesar 58,3%. Kedua, disiplin kerja berpengaruh kuat dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan koefisien korelasi sebesar 0,742 dan koefisien determinasi sebesar 55,0%. Ketiga, penyederhanaan struktur organisasi dan disiplin kerja secara bersama-sama berpengaruh kuat dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan koefisien korelasi sebesar 0,794 dan koefisien determinasi sebesar 63,0%.
Efektivitas Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Dalam Pembinaan dan Pengawasan Gubernur Atas Pelaksanaan Tugas Bupati/Walikota Dalam Pengelolaan Keuangan Desa Suling, Fergie Claudia Patricia Jenefer
Public Administration Journal (PAJ) Vol 8, No 2 (2024): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengukuran efektivitas pengawasan, faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pengawasan, dan upaya yang dilakukan guna meningkatkan efektivitas pengawasan pada Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri dalam pembinaan dan pengawasan Gubernur atas pelaksanaan tugas Bupati/Walikota dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan rancangan pendekatan postpositivisme yaitu modifikasi dari pendekatan positivisme. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 (lima) orang yang berasal dari Inspektur Wilayah III dan APIP Wilayah III pada Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan, yaitu: (1) Tingkat efektivitas pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri dalam pembinaan dan pengawasan Gubernur atas pelaksanaan tugas Bupati/Walikota dalam pengelolaan keuangan desa, diukur berdasarkan tingkat ketercapaian tujuan pengawasan, kualitas hasil pengawasan, dan tindak lanjut hasil pengawasan. Namun sampai dengan saat ini tingkat efektivitas pengawasan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri belum dapat diukur secara valid. Hal ini dikarenakan data yang diterima hanya berupa laporan yang dikompilasi secara nasional dari Gubernur selaku wakil pemerintah pusat di daerah. Sedangkan Gubernur sendiri belum tentu memeriksa laporan yang diterimanya secara detail dan teliti sehingga ada kemungkinan penyelewengan data. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri dalam pembinaan dan pengawasan Gubernur atas pelaksanaan tugas Bupati/Walikota dalam pengelolaan keuangan desa, terdiri atas faktor internal yang meliputi: kualitas sumber daya manusia, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kebijakan dan regulasi yang mendukung. Adapun faktor eksternalnya meliputi: kerja sama dengan instansi terkait dan pemahaman serta dukungan masyarakat. (3) Upaya peningkatan efektivitas pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri dalam pembinaan dan pengawasan Gubernur atas pelaksanaan tugas Bupati/Walikota dalam pengelolaan keuangan desa, dilakukan dengan cara: digitalisasi sistem informasi pengelolaan keuangan desa, sosialisasi peraturan pengelolaan keuangan desa, peningkatan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan keuangan desa, serta penegakan hukum terhadap penyelewengan dana desa.
Pengaruh Kepemimpinan Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Kepuasan Fauzy, Muammar
Public Administration Journal (PAJ) Vol 7, No 1 (2023): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kepemimpinan (X1) dan kompensasi (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) melalui kepuasan kerja (Z) pada Auditorat Utama Keuangan Negara I (AKN I) Badan Pemeriksa Keuangan RI. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitis kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 72 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE, uji hipotesis dan analisis jalur (path analysis). Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan, sebagai berikut: Pertama, variabel kepemimpinan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja, dimana diperoleh nilai thitung 11,154 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Kedua, variabel kompensasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja, dimana diperoleh nilai thitung 27,970 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Ketiga, variabel kepemimpinan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, dimana diperoleh nilai thitung 15,513 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Keempat, variabel kompensasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, dimana diperoleh nilai thitung 8,165 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05, Kelima, variabel kepuasan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai dimana diperoleh nilai thitung 8,615 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05.  Keenam, pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja menunjukkan bahwa pengaruh tidak langsung kepemimpinan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja lebih kecil dibandingkan nilai pengaruh langsung (0,029 0,851). Kemudian pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja menunjukkan bahwa kepuasan kerja dalam mempengaruhi kinerja pegawai, karena nilai pengaruh tidak langsung kepemimpinan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja lebih kecil dibandingkan nilai pengaruh langsung (0,562 0,958).
Pengaruh Kompensasi Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Stres Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Auditorat Utama Keuangan Negara I (AKN I) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Pramestya, Galih Bima
Public Administration Journal (PAJ) Vol 8, No 2 (2024): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pengaruh kompensasi (X1) dan beban kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) melalui stres kerja (Z) pada Auditorat Utama Keuangan Negara I (AKN I) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitis kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 76 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE, uji hipotesis dan analisis jalur (path analysis). Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan, sebagai berikut: Pertama, variabel kompensasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap stres kerja, dimana diperoleh nilai thitung 11,662 lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Kedua, variabel beban kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap stres kerja, dimana diperoleh nilai thitung 43,043 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Ketiga, variabel kompensasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, dimana diperoleh nilai thitung 16,587 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Keempat, variabel beban kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, dimana diperoleh nilai thitung 9,237 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Kelima, variabel stres kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, dimana diperoleh nilai thitung 9,419 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Keenam, pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai melalui stres kerja menunjukkan bahwa nilai pengaruh tidak langsung lebih kecil dibandingkan nilai koefisien pengaruh langsung yaitu (0,054 0,833). Pengaruh beban kerja terhadap kinerja pegawai melalui stres kerja menunjukkan bahwa nilai pengaruh tidak langsung lebih besar dibandingkan nilai koefisien pengaruh langsung yaitu (0,530 0,201)
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Terhadap Kinerja Pegawai Pada Auditorat Utama Keuangan Negara V Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Setyowati, Lany
Public Administration Journal (PAJ) Vol 7, No 1 (2023): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Auditorat Utama Keuangan Negara V Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain analisis deskriptif kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 61 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE, uji hipotesis dan analisis jalur (path analysis).Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Adanya pengaruh yang kuatantara gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai dan secara parsial kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, (2) Adanya pengaruh yang sangat kuatantara motivasi terhadap kinerja pegawai dan secara parsial motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, (3) Adanya pengaruh yang sangat kuatantara gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja dan secara parsial gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, (4) Adanya pengaruh yang sangat kuatantara motivasi terhadap kepuasan kerja dan secara parsial motivasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, (5) Adanya pengaruh yang sangat kuatantara kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dan secara parsial kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, (6) Variabel kepuasan kerja dapat memediasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai, karena nilai pengaruh langsungnya lebih kecil dari nilai pengaruh tidak langsung, (7) Variabel kepuasan kerja tidak dapat memediasi pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai, karena nilai pengaruh langsungnya lebih besar dari nilai pengaruh tidak langsung.
Pengaruh Etos Kerja Dan Komitmen Kerja Terhadap Kinerja Organisasi Pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Maulana, Dede
Public Administration Journal (PAJ) Vol 8, No 1 (2024): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis etos kerja dan komitmen kerja terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah: (1) Etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2) Komitmen kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (3) Etos kerja dan komitmen kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 75 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE dan uji hipotesis yang meliputi analisis koefisien korelasi, analisis determinasi, analisis regresi ganda, uji t dan uji F. Dari hasil penelitian didapatkan temuan sebagai berikut: (1) Etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,700 dan nilai koefisien determinasi sebesar 49,1%. (2) Komitmen kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,692 dan nilai koefisien determinasi sebesar 47,9%. (3) Etos kerja dan komitmen kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,732 dan nilai koefisien determinasi sebesar 53,6%.
Pengaruh Kepemimpinan Dan Komitmen Pegawai Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Dengan Motivasi Sebagai Variabel Mediasi Prihasnu, Vony
Public Administration Journal (PAJ) Vol 9, No 1 (2025): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kepemimpinan (X1) dan komitmen pegawai (X2) terhadap prestasi kerja pegawai (Y) melalui motivasi (Z). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitis kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 75 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE, uji hipotesis dan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian diperoleh bahwa : Pertama, variabel kepemimpinan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi, dimana diperoleh nilai thitung 6,893 dan nilai signifikansi 0,000. Kedua, variabel komitmen pegawai memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi, dimana diperoleh nilai thitung 24,555 dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Ketiga, variabel kepemimpinan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja pegawai, dimana diperoleh nilai thitung 8,301 dan nilai signifikansi 0,000. Keempat, variabel komitmen pegawai memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja pegawai, dimana diperoleh nilai thitung 8,785 dan nilai signifikansi 0,000. Kelima, variabel motivasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja pegawai, dimana diperoleh nilai thitung 7,880 dan nilai signifikansi 0,000. Keenam,  variabel kepemimpinan tidak dapat melalui variabel mediasi yaitu motivasi dalam mempengaruhi prestasi kerja pegawai, karena nilai pengaruh tidak langsung kepemimpinan terhadap prestasi kerja pegawai melalui motivasi lebih kecil dibandingkan nilai pengaruh langsung (0,406 0,762). Kemudian variabel komitmen pegawai tidak dapat melalui variabel mediasi yaitu motivasi dalam mempengaruhi prestasi kerja pegawai, karena nilai pengaruh tidak langsung kepemimpinan terhadap prestasi kerja pegawai melalui motivasi lebih kecil dibandingkan nilai pengaruh langsung (0,657 0,717)
Pengaruh Integritas Dan Indenpensi Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Profesionalisme Kerja Sebagai Variabel Intervening Donata, Ricky
Public Administration Journal (PAJ) Vol 7, No 1 (2023): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh integritas (X1) dan independensi (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) melalui profesionalisme kerja (Z). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitis kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 85 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE, uji hipotesis dan analisis jalur (path analysis). Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan, sebagai berikut: Pertama, variabel integritas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profesionalisme kerja. Kedua, variabel independensi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profesionalisme kerja. Ketiga, variabel integritas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Keempat,  variabel independensi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Kelima, variabel profesionalisme kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Keenam, pengaruh integritas terhadap kinerja pegawai melalui profesionalisme kerja menunjukkan bahwa variabel integritas tidak dapat melalui variabel mediasi yaitu profesionalisme kerja dalam mempengaruhi kinerja pegawai, karena nilai pengaruh tidak langsung integritas terhadap kinerja pegawai melalui profesionalisme kerja lebih kecil dibandingkan nilai pengaruh langsung (0,080 0,711). Ketujuh, pengaruh independensi terhadap kinerja pegawai melalui profesionalisme kerja menunjukkan bahwa variabel indenpendensi dapat melalui variabel mediasi yaitu profesionalisme kerja dalam mempengaruhi Kinerja Pegawai, karena nilai koefisien secara langsung indenpendensi terhadap Kinerja Pegawai lebih kecil dibandingkan nilai pengaruh tidak langsung melalui profesionalisme kerja (0,465 0,130).
Pengaruh Motivasi Kerja Dalam Memediasi Pengaruh Profesionalisme Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Auditorat Keuangan Negara Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Ardini, Melati Puspa
Public Administration Journal (PAJ) Vol 8, No 2 (2024): Public Administration Journal
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh profesionalisme kerja (X) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) melalui motivasi kerja (Z) pada Auditorat Keuangan Negara I, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitis kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 76 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE, uji hipotesis dan analisis jalur (path analysis). Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan, sebagai berikut: Pertama, variabel profesionalisme kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja pada Auditorat Keuangan Negara I, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia variabel profesionalisme kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja pada Auditorat Keuangan Negara I, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, dimana diperoleh nilai thitung 13,946 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Kedua, variabel profesionalisme kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pada Auditorat Keuangan Negara I, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, dimana diperoleh nilai thitung 21,028 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Ketiga, variabel motivasi kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pada Auditorat Keuangan Negara I, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, dimana diperoleh nilai thitung 12,414 yang lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Keempat, variabel profesionalisme kerja tidak dapat melalui variabel mediasi yaitu motivasi kerja dalam mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, karena nilai pengaruh tidak langsung profesionalisme kerja terhadap produktivitas kerja karyawan melalui motivasi kerja lebih kecil dibandingkan nilai pengaruh langsung (0,820 0,105).