cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 417 Documents
Rancang Bangun Mesin CNC Laser Cutting Untuk Pembelajaran Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Abdul Salam; Syaharuddin Rasyid; Fadly Ta’bi; Resa Fahrisal; Muhajirin Muhajirin
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.557 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengefisienkan waktu dan meningkatkan keakuratan pembuatan produk kontur ukiran pada benda kerja seperti logam lunak, akrilik, dan kayu. Mesin Pemotong Laser Mini CNC keluaran penelitian ini nantinya digunakan sebagai salah satu tugas praktikum mata kuliah Praktik Pemrograman Dasar NC. Metode perancangan yang digunakan adalah penelitian terapan eksperimental berupa rancangan dan gambar untuk laboratorium dengan ukuran 45 x 45 cm. Selanjutnya dilakukan perhitungan dan pemilihan bahan, pembuatan komponen mesin dan penggunaan software Arduino uno sebagai bahasa pemrograman dasar untuk mengubah gerak menjadi alat. Pengujian performa mesin pada mode pergerakan dua sumbu yaitu mode manual, MDI, dan otomatis sumbu kedua X dan Y menggunakan program NC. Hasil yang diperoleh menunjukkan keakuratan dan ketepatan lintasan sumbu X dan Y sesuai nilai toleransi yang diijinkan, yaitu masing-masing 0,01 mm, 0,01 mm dan 0,05 mm. Kesesuaian program yang dibuat dan hasil pemesinan pada kontur ukiran benda kerja tidak menunjukkan penyimpangan yang berarti, masing-masing 0,1 mm untuk sumbu X dan Y.
Rancang Bangun Prototipe Alat Metal Forming Sirip Roda Besi Traktor Tangan Muhammad Arsyad Suyuti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.033 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v13i1.1142

Abstract

Penggunaan teknologi mekanisasi pertanian oleh petani saat ini sangat pesat perkembangannya mulai dari pekerjaan membajak sawah sampai panen. Salah satu pengembangan penerapan mekanisasi pertanian adalah penggunaan teknologi tepat guna traktor tangan menggantikan tenaga manusia maupun ternak dalam membajak lahan kering maupun lahan basah. Dengan meningkatnya penggunaan alat mekanisasi pertanian dari petani berdampak pada adanya kubutuhan pemeliharaan dan perbaikan alat-alat mekanisasi tersebut. Hal ini memicu berkembangnya bengkel-bengkel sampai pada pelosok-pelosok pedesaan khususnya bengkel pabrikasi pengelasan dan bengkel perawatan motor diesel/bensin. Traktor tangan merupakan salah satu alat mekanisasi pertanian yang banyak membutuhkan perawatan dan perbaikan setelah dipakai beberapa lama. Salah satu komponen traktor tangan yang sering membutuhkan perawatan dan perbaikan adalah sirip roda besi. Perawatan sirip roda besi dilakukan dengan mengganti semua siripnya. Kendala yang dihadapi bengkel las adalah suku cadang sirip roda besi ini sangat sulit didapatkan di daerah-daerah pedesaan sehingga bengkel-bengkel las harus membuat dengan cara tradisional, dengan cara tradisional tersebut membutuhkan waktu pembuatan yang sangat lama dengan kualitas yang kurang baik. Tujuan khusus dalam penelitian ini yaitu untuk merancang dan membuat alat bantu produksi untuk pembentuk sirip roda besi traktor tangan. Sedangkan target yang sudah dicapai dalam penelitian ini antara lain: a) perancangan konstruksi alat metal forming, b). pembelian bahan yang dibutuhkan, c). pembuatan komponen, d) perakitan alat metal forming untuk sirip roda besi traktor tangan, e). pengecatan dan f). persiapan bahan daun sirip roda traktor untuk pengujian alat metal forming tersebut.Kesimpulan yang dapat ditarik dari kegiatan penelitian ini adalah telah dihasilkan satu unit prototipealat metal forming untuk pembentukan daun sirip roda traktor. Alat ini terdiri dari tiga sub rakitan yaitu 1). rangka 2). sumber tenaga/baban dan 3) die set pembentuk. Alat metal forming sirip roda yang dihasilkan menggunakan penekan sistem dongkrak hidrolik dengan kapasitas 50 ton. Alat ini mampu membentuk sirip roda traktor dari material pelat ketebalan 2,5 mm. Ukuran sirip roda traktor yang dihasilkan 265x80x45 mm pada tingkat kepresisian sedang. Setiap sirip roda traktor dapat dibentuk dalam waktu yang cukup singkat maksimum 34 detik.
Pengaruh Parameter Shot Terhadap Kekerasan dan Kekasaran Permukaan Melalui Proses Shot-Peening Stainless Steel Tipe 316 M I Mukhsen; R Nur; C. R. Rakka; M. A. Fattah
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 19, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.1 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v19i1.2732

Abstract

Type 316 stainless steel is a material that is often used in the medical world, especially as a material for making bone implant plates. However, the use of stainless steel as an implant material, stainless steel must be treated to increase the hardness and adjust the level of roughness on the surface. In this study, shot peening was carried out on the 316 stainless steel surface. The shooting parameters used were 2, 4, 6 minutes for the shooting duration, and 0o, 15o, 30o, 45o for the shooting angle, as well as the diameter of the steel shot used, i.e. 0.6 mm and 1 mm. The results of this study indicated that there was a change in the characteristic properties of 316 stainless steel, namely the hardness and surface roughness.
SIFAT MEKANIK BAJA EMS 45 DENGAN PERUBAHAN TEMPERATUR MEDIA PENDINGIN AIR GARAM Syaharuddin Rasyid; Muhammad Arsyad Suyuti; Ardiansyah Ardiansyah
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 14, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.116 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v14i2.1165

Abstract

Baja karbon paduan yang dipanaskan hingga mencapai suhu austenit, kemudian didinginkan secara cepat akan membentuk struktur yang martensit dan memiliki kekerasan yang lebih tinggi dari struktur perlit maupun ferrit, proses ini dikenal dengan quenching, Proses quenching yang sederhana akan menghasilkan selubung uap yang mengelilingi spesimen, yang akan mengakibatkan ketidak seragaman proses pendinginan yang akhirnya dapat memunculkan keretakan karena pengaruh internal stress. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kekerasan dan kekuatan impak pada bahan Baja EMS 45 yang mengalami proses quenching dengan memvariasikan temperatur media pendingin air garam pada suhu 5OC sampai dengan 30OC.Metode yang digunakan adalah proses pemanasan spesimen pada temperatur 850OC dengan waktu penahanan selama 70 menit, selanjutnya spesimen diquencing pada temperatur media pendingin air garam yang berbeda. Untuk mengetahui nilai kekerasan dan kekuatan impak dilakukan pengujian kekerasan dan pengujian impak. Hasil pengujian yang diperoleh pada penilitian ini yaitu pengujian tarik adalah 77,783 KgF/mm2 atau setara dengan baja St 70, nilai Kekerasan terbesar terjadi pada suhu 0OC yaitu sebesar 61,77 HRC dan Nilai kekuatan impak pada suhu 0OC sebesar 63,5 N.m. apabila suhu media pendingin air garam naik maka nilai kekerasan akan semakin menurun sedangkan pada pengujian impak apabila suhu media pendingin air garam naik maka nilai kekuatan impak akan semakin meningkat.
Redesain Dan Fabrikasi Gripper Arm 2-Finger Menggunakan Additive Manufacturing Muas M; Ahmad Zubair Sultan; Hasrat Hasrat; Fantry Fantry
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 19, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.293 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v19i2.3029

Abstract

Gripper arm 2-finger merupakan bagian dari manipulator atau lengan robot yang memiliki 2 jari untuk mengambil objek benda. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan model dari gripper arm 2-finger dengan memaksimalkan kekuatan serta meminimalkan berat model. Gripper arm dicetak menggunakan mesin 3D printing. Pencetakan gripper arm dibagi menjadi model 1 dan model 2   (model alternative). Pencetakan model dilaksanakan pada infill 60%, 80%,100% dengan sudut arah cetak   45°, 113°, 180° dan material digunakan adalah PLA+ yang mempunyai nilai kekuatan tarik 65 Mpa. Hasil dari penelitian menunjukkan kekuatan tertinggi terjadi pada gripper arm model 2 sebesar 140 N pada pembebanan  horizontal dan 400N pada pembebanan vertikal. Kekuatan terbesar pada model 2, dikombinasikan terhadap pencetakan infill 100% dan arah sudut cetak 45°(vertical) dan pada kombinasi pencetakan infill 80% dan arah sudut cetak 113° (horizontal). Kerapatan infill serta arah pencetakan pada mesin 3D printing berpengaruh pada kekuatan gripper arm yang dicetak.
Penerapan Teknologi Tungku Pembakaran Hemat Energi pada Perajin Pandai Besi Tenaga Maju Kabupaten Sidrap Anzarih Anzarih
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 8, No 2 (2010): Oktober 2010
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.044 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v8i2.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkat kualitas produksi perajin pandai besi, efisiensi bahan bakar, dan mempercepat waktu pembakaran perajin pandai besi di desa Massepe sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan Masyarakat dan mengembangkan usaha/Industri pandai besi. Metode yang digunakan perbaikan sistem pembakaran dengan menggunakan tungku hemat energi, pembuatan tungku tersebut dengan memakai isolator batu tahan api sehingga perpindahan panas keluar dapat diantisipasi dengan baik. Melakukan demonstrasi cara penggunaan tungku dengan melakukan pembakaran pada material diameter 8 mm sampai 20 mm. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa penerapan tungku hemat energy dapat menghemat pemakaian bahan bakar dan polusi udara dapat terhindari akibat proses pembakaran. Disimpulkan penerapan tungku hemat energi dapat menghemat bahan bakar mempersingkat waktu pembakaran, meningkatkan produktifitas.
RANCANG BANGUN ALAT PEMIPIH BIJI JAGUNG OLAHAN Simon Ka’ka; Jeremiah Ritto; Hasni Hasni; Mario F.L.N Juanto; Ghiyats Dzulkifli M
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 16, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.801 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v16i1.1197

Abstract

Jagung merupakan salah satu hasil pertanian di indonesia yang memilikibanyak kandungan gizi. Untuk memanfaatkan jagung tersebut maka dibuatlah alatpemipih biji jagung yang dapat dimanfaatkan di kalangan masyarakat. Pembuatan alatyang sebelumnya telah dibuat dengan ketebalan + 1,0 mm.Oleh karena itu, pembuatanalat ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana menghasilkan pemipihan jagung yangketebalannya bervariasi+ 1, + 1,5 dan + 2 mm, membuat alat pemipih jagung yangminimalis dan mudah dioperasikan serta bagaimana mengetahui biaya pembuatanalat pemipih biji jagung olahan ini. Berdasarkan hasil pengujian hasil pemipihan yangdiperoleh untuk ketebalan + 1,0 mm yang diambil dari 10 sampel pengujian yangdiambil secara acak yakni rata – rata 1,01 mm, 1,08 mm, dan 1,07 mm selama 3 kalipercobaan. Sedangkan hasil pemipihan yang diperoleh untuk ketebalan + 1,5 mmyang diambil dari 10 sampel pengujian yang diambil secara acak yakni rata – rata 1,52mm, 1,62 mm, dan 1,56 mm selama 3 kali percobaan. Serta hasil pemipihan yangdiperoleh untuk ketebalan + 2,0 mm yang diambil dari 10 sampel pengujian yangdiambil secara acak yakni rata – rata 2,09 mm, 2,02 mm, dan 2,05 mm selama 3 kalipercobaan.Adapun hasil dari analisis, maka waktu pengeringan berpengaruh padawaktu proses pemipihan, dimana menunjukkan bahwa semakin lama di jemursemakin cepat proses pemipihan dan sedikit berpengaruh pada hasil pemipihan.
Penentuan Breaking Capacity Circuit Breaker pada Bus Sistem Sulselrabar Marhatang Marhatang
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 10, No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.382 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v10i2.1090

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan metode matriks impedansi bus dalam penentuan breaking capacity circuit breaker pada bus system tenaga listrik Sulselrabar. Penelitian dilakukan dalam dua kondisi yaitu kondisi saat ini (existing) dan kondisi pada saat PLTU Barru, PLTU Takalar dan PLTU Jeneponto masuk ke dalam jaringan interkoneksi Sulselrabar. Dalam penelitian ini dilakukan studi hubung singkat untuk melihat besarnya arus yang mengalir dalam system ketika terjadi gangguan. Arus gangguan tersebut kemudian dibandingkan dengan breaking capacity circuit breaker yang terpasang untuk menentukan kondisi sistem. Hasil studi menunjukkan bahwa breaking capacity circuit breaker yang terpasang saat ini pada bus system Sulselrabar sebesar 31.5 kA, masih lebih besar dibandingkan dengan arus singkat terbesar yang mungkin terjadi saat ini sebesar 6.9909 kA dan pada saat masuknya pembangkit baru sebesar 9.16 kA.
Pengaruh Sudut Punch dan Ketebalan Pelat terhadap Springback pada Bending V Rusdi Nur; Muhammad Arsyad Suyuti; Muh Reza B; Misbahuddin Misbahuddin
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 17, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.276 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v17i1.1593

Abstract

The bent plate is inseparable from the phenomenon that determines the size of the resulting bending angle. This phenomenon is called springback. Springback is a condition that occurs on a sheet plate when bending is done where after the punch load is removed the bent sheet plate has a tendency to return to its original form. Mini brake bending V tool with a hydraulic jack system produces springback of 1-5 degrees for punch angle 85 ° radius 2.5 mm and carbon steel material St 42 at thickness 3, 4 and 5 mm. Therefore, this study was conducted to find out how the influence of punch angle and plate thickness on springback. The limitation problem in this study is the thickness of the plates used 2 and 4 mm. The type of method used is bending V bottoming with a die angle of 90 °, the punch angle used is 80, 85, and 90, the punch radius used is 2, 4 and 6 mm, and the plate material used is carbon steel. The research method starts from designing die set, punch and die test aids, and making test specimens, then bending test, bending angle and springback measurements are carried out. Based on the research conducted, the greater the punch angle, the smaller springback produced and the thicker the plate, the smaller springback produced tends to be smaller, where the smallest springback is obtained on a plate thickness of 6 mm with a punch angle of 90 ° 4 mm radius obtained -0.31o.
Analisis Pengaturan Tegangan Generator Sinkron Tiga Fasa Hubungan Bintang Akibat Pembebanan tidak Seimbang Remigius Tandioga; Marhatang Marhatang; Twenty Tri Rante Payung; Husnul Khatimah
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 12, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.786 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v12i2.1133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan tegangan pada generator sinkron tiga-fasa akibat pembebanan yang tidak seimbang. Pada penelitian ini digunakan beban variabel: R = 25 – 150 , L = 83 – 382 mH dan C = 21 – 106 F. Dengan asumsi bahwa beda sudut-fasa dari fasor-fasor arus fasa (Iph) adalah seimbang sementara besar atau magnitudenya tidak seimbang maka diperoleh bahwa perubahan pengaturan tegangan (VR) akan mengikuti pola perubahan arus fasa (Iph) pada beban seimbang. Hasil penelitian menunjukkan pula bahwa pada beban tidak seimbang, maka perubahan faktor ketidak-seimbangan (UF) mengikuti pola perubahan arus dalam salah satu fasa, sementara perubahan pengaturan tegangan mengikuti pola perubahan arus fasa yang bersangkutan. Pada beban resistif tidak seimbang, hanya VR pada fasa A yang berelasi linier dengan UF melalui persamaan VR = -52,014 + 2,571 UF, yang dalam hal ini VR dan UF dinyatakan dalam %. Begitupun dengan beban R-L seri yang tidak seimbang, yang dalam hal ini hanya VR pada fasa A yang berelasi linier dengan UF melalui persamaan VR = -24,955 + 2,08 UF. Sementara itu, tidak ada hubungan yang tepat antara UF dan VR pada beban-beban tidak seimbang untuk hubungan R-L paralel, R-C seri dan R-L-C seri sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaturan tegangan tidak bergantung pada faktor ketidak-seimbangan beban.

Page 11 of 42 | Total Record : 417