cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 417 Documents
Pengaruh Massa dan Kecepatan Kendaraan Terhadap Suhu Pada Rem Drum Ridwan Ridwan; Afrizal Riyantono; Rudi Irawan
Jurnal Sinergi Jurusan Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v21i2.4600

Abstract

Brakes are a tool for slowing down or stopping a vehicle while it's in motion. They also serve as a safety mechanism when a vehicle is parked or at a stop. Brakes can convert kinetic and potential energy into heat through the frictional process between brake pads and the rotor, leading to heat transfer. In the world of transportation, analyzing the heat generated by the vehicle's brakes is a crucial process for evaluating and enhancing braking system performance. In this study, simulations were conducted on the brake rotor (drum brake) of a minibus with vehicle masses of 3500 kg and 5000 kg, using Abaqus software. Five different speed variations were considered: 60 km/h, 70 km/h, 80 km/h, 90 km/h, and 100 km/h. The simulation results for the vehicle with a mass of 3500 kg showed progressively increasing maximum temperatures in the brake rotor: 87.82°C, 106.55°C, 163.69°C, 216.34°C, and 275.04°C for the respective speeds. In the simulation with a vehicle mass of 5000 kg, the maximum rotor temperatures were 108.45°C, 126.33°C, 207.9°C, 269.03°C, and 299.31°C. Higher braking speeds result in higher heat generation in the brake rotor. However, the temperature increase is not linear concerning vehicle speed. The vehicle's mass significantly influences the heat generated in the rotor during braking. At the same speed, a higher-mass vehicle will produce more heat.
Analisa Pengaruh Putaran Mesin Dan Gerak Makan Pada Mesin Bubut Konvensional Terhadap Kekasaran Baja Karbon ST 45 Menggunakan Metode Taguchi Formanto Paliling; Yulianus Marampa Rombeallo
Jurnal Sinergi Jurusan Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v21i2.4261

Abstract

Baja merupakan suatu logam dengan paduan dengan besi sebagai unsur dasar kemudian karbon sebagai unsur paduan utamanya. Kandungan karbon dalam baja berkisar antara 0.2% hingga 2.1% berat sesuai grade yang dimilikinya. Fungsi karbon pada baja adalah sebagai unsur pengeras. Diamana unsur paduan lain yang biasa ditambahkan selain karbon adalah mangan, krom, vanadium, dan nikel. Penelitian kali ini memiliki tujuan untuk mengetahui nilai kekasaran pada material ST 45 menggunakan variasi kecepatan spindel (rpm) dan gerak makan (rev/mm) dengan menggunakan pahat carbida. Setelah itu kemudian akan dianalisa menggunakan metode Taguchi untuk mengetahui kualitas terbaik pada parameter permesinan yang telah ditetapkan. Hasil Penelitian Memperlihatkanmbahwa dengan menggunakan kecepatan putaran (rpm) dan gerak makan (rev/mm) hasil taguchi dengan orthogonal array L9 (smaller is better)  yang terbaik dari parameter 180 rpm, 240 rpm, dan 300 rpm adalah menggunakan kecepatan putaran 300 rpm dan gerak makan yang terbaik dari 0,25 rev/mm, 0,50 rev/mm, dan 0,75 rev/mm adalah menggunakan 0,75 rev/mm.Kata kunci : Bubut; Kekasaran; Taguchi, ST 45, Putaran Spindel, Gerak Makan
Rancang Bangun Pengering Gabah Tabung Vertikal Dengan Bahan Bakar Tempurung Kelapa Jamal Jamal; Tri Agus Susanto; Dermawan Dermawan; Al Fajri Nur Rohman; Jusman Jusman; Muhammat Firdaus
Jurnal Sinergi Jurusan Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v21i2.4627

Abstract

Drying grain using direct sunlight is still widely practiced in Indonesia. This method has an obstacle, namely that it is very dependent on solar conditions, apart from that, it also disrupts traffic flow because they often use the highway as a place to dry. In this research, a vertical tube dryer was developed using coconut shell fuel. Coconut shells are unused agricultural waste, this dryer can also use other fuels which become agricultural waste. The test results of the vertical tube dryer can speed up grain drying, from the manual method which takes 6-7 hours to 7-10 minutes with a grain weight of 5-10 kg. able to reduce water content from 27.3% to 13.6% (according to standard) in 7.9 minutes for a grain weight of 5.5 kg.
Finite Element Analysis of Ball Bearing Shield Defect Mechanism Azhari Sastranegara; Pria Gautama
Jurnal Sinergi Jurusan Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v21i2.4500

Abstract

Abstrak: Kemasan tabung biasanya digunakan untuk bearing kecil karena kemudahan pemakaian di proses perakitan. Biasanya tabung terbuat dari plastik High-Density Poly Ethylene (HDPE) yang banyak digunakan dalam berbagai aplikasi. Tabung terkadang jatuh secara tidak sengaja dan menyebabkan kerusakan pada pelindung grease pada bearing yang ada di dalam dalam tabung. Kerusakan ini sering memengaruhi kinerja bearing karena pelindung grease yang cacat akan bersentuhan dengan bola. Agar dapat mengambil tindakan pencegahan untuk mencegah kerusakan, mekanisme terjadinya kerusakan selama peristiwa tabung jatuh perlu dipahami dengan baik. Dalam tulisan ini, mekanisme kerusakan pelindung bearing akibat peristiwa tabung jatuh dianalisis secara numerik dengan Metode Elemen Hingga. Aspek non-linearitas, seperti deformasi besar dan efek laju regangan tinggi, ditangani dengan pendekatan integrasi waktu eksplisit. Setelah memahami mekanisme kerusakan, tiga sifat karakteristik material yang berbeda disimulasikan untuk menemukan pilihan yang lebih baik dari material saat ini. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tabung berubah bentuk secara signifikan selama benturan dan memberikan ruang yang cukup bagi bearing untuk saling bertabrakan. Pola kerusakan pada pelindung grease yang dihasilkan oleh simulasi sangat cocok dengan kerusakan yang sebenarnya. Pemilihan material tabung yang tepat dapat mencegah atau mengurangi benturan pada permukaan pelindung grease. Model simulasi dalam tulisan ini dapat digunakan untuk mengembangkan desain tabung untuk mencegah kerusakan parah pada bearing saat tabung terjatuh secara tidak sengaja
Pengaruh Variasi Arus Listrik pada Pengelasan SMAW Material Stainless Steel 304 dengan Elektroda E308 terhadap Kekuatan Mekanik dan Struktur Mikro Alfian Hudan Laksana; Citrakara U.S.B.K Himawan; Moh. Astono Basuki; Yanto Budi Prasetya
Jurnal Sinergi Jurusan Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v21i2.4176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus las terhadap kuat tarik dan kekerasan las SMAW dengan elektroda E308 pada pelat baja Stainless stell 304. Besar variasi penggunaan arus las adalah 60, 80 dan 100 ampere. Penelitian ini dilakuakn dengan membuat pengujian specimen dengan variasi arus las sebesar 60 ampere, 80 ampere dan 100 ampere yang kemudian dilakukan pengujian tarik dan kekerasan dengan tujuan mengetahui pengaruh yang diakibatkan oleh variasi arus terhadap tegangan tarik, kekuatan dan kekerasan sambungan las. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi arus pengelasan kekuatan tarik semakin meningkat. Kekuatan tarik terendah pada arus 60 ampere, yaitu dengan nilai rata-rata sebesar 59,58 kg/mm2, sedangkan kekuatan tarik tertinggi pada arus 100 ampere, yaitu dengan nilai rata-rata 63,03 kg/mm2. Pada daerah lasan, nilai kekerasan tertinggi diperoleh pada sampel 60 Ampere, yaitu sebesar 91,83 HRB dan nilai kekerasan terendah pada sampel 100 Ampere, yaitu sebesar 89,23 HRB. Hasil data pengujian kemudian dilakukan uji varian (ANOVA) satu faktor di mana   terdapat perbedaan dari variasi arus listrik pengelasan pada proses pengelasan SMAW terhadap nilai kekuatan tarik dan kekerasan sambungan las material stainless steel 304.
Studi Penggunaan Relai Diferensial Sebagai Sistem Proteksi Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Barru Muh. Yusuf Yunus; Remigius Tandioga; Ayu Fitriah Sapruddin; M Siddiq Dwi Putra
Jurnal Sinergi Jurusan Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v21i2.4583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang sistem kerja relai diferensial pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Barru serta untuk mendapatkan gambaran settingan slope yang tepat untuk relai diferensial pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Barru. Karena relai diferensial merupakan proteksi utama pada transformator maka dari itu penulis melakukan studi penggunaan relai diferensial sebagai sistem proteksi transformator agar settingan relai tersebut tetap dalam keadaan normal tanpa gangguan. Hasil penelitian ini menunjukkan sistem kerja relai diferensial pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Barru yaitu berdasarkan pada besaran arus gangguan di luar zona. Apabila berdasarkan pada besaran nominal maka arus besar yang melewati sekunder transformator akan merusak peralatan serta setting slope yang tepat untuk relai diferensial agar dalam keadaan normal pada sistem proteksi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Barru sesuai pada besaran arus gangguan di luar zona yaitu sebesar k = 0,533 sampai k = 2.
Pengembangan Mesin Pencampur Bahan Media Tanam Jamur Tiram Anugrah, Andra; Tanan, Gladyza Agatha; Jamaluddin, Irwansyah; Salam, Abdul; Iswar, Muhammad
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4765

Abstract

Jamur merupakan salah satu bahan alam yang mempunyai nilai gizi tinggi, dimana kandungan proteinnya sekitar 15%—20% (bobot kering). Jamur tiram merupakan salah satu komoditas yang sedang diminati masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan. Setiap tahun permintaan jamur tiram meningkat 10% baik untuk kebutuhan hotel, restoran, vegetarian dan lain sebagainya olehnya itu perlu dilakukan budidaya jamur tiram, nutrisi utama yang dibutuhkan jamur tiram untuk dapat tumbuh dengan baik adalah sumber karbon yang dapat disediakan dari berbagai sumber sepert serbuk gergaji dan berbagai limbah organic lain. Proses pencampuran bahan baglog merupakan bagian penting dalam proses pembuatan baglog karena akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan jamur tiram. Untuk proses pencampuran baglog digunakan mesin pencampur berbentuk horizontal yang digerakkan dengan motor bakar berdaya 6.5 HP. Mesin pencampur bahan media tanam jamur tiram berbentuk horizontal dengan pengaduk berbentuk spiral yang saling bersilangan, spiral tersebut yang nantinya akan mengaduk bahan baglog hingga tercampur dengan merata. Adapun untuk ukuran bak pencampur adalah 600 x 400 x 590 mm yang dapat menampung ± 15 kg bahan baglog sekali proses pencampuran, untuk mendapatkan hasil pencampuran yang merata kecepatan putran pengaduk adalah 65 rpm dengan lama waktu pencampuran adalah 2.5 menit, hasil ini didapat setelah melakukan pengujian dengan berbagai macam variasi putaran dan waktu yang berbeda-beda dan didapat putaran dan waktu terbaik pada angka tersebut.
Rancang Bangun Sistem Catu Daya Robot Pengaduk Proses Pengeringan Biji Kakao pada Solar Dryer dan Box Dryer Mukhtar, Mukhtar; Muhammad, Abdul Kadir; Rahgita, Wening Widowati; Nurjannah, Nurjannah
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.3001

Abstract

Proses pengeringan biji kakao hingga saat ini masih menggunakan sumber daya yang terbilang masih terbatas yakni menggunakan tenaga manusia secara terus menerus hingga 2 hari. Kemudian, dikarenakan masih bersifat tradisional maka pengeringan biji kakao masih kurang meratadan pengeringan biji kakao tidak mencapai 100%. Hal ini terjadi karena aktivitas pengeringan dapat dipengaruhi oleh faktor human error. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan robot pengaduk  pada proses pengeringan biji kakao, yang mana nantinya kan mempermudah proses pengeringan serta penggunaan sumber energi yang efektif karena menggunakan sumber tenanga utama dari solar panel. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan biji kakao yang kering dengan kadar air 7 % - 8 % agar dapat diolah menjadi bahan makanan. Selain itu, penelitian ini bertujuan meningkatkan efektifitas pengeringan para petani kakao dan mendapatkan produk/hasil yang unggul. Sehubungan dengan itu, penelitian ini diawali dengan perakitan baterai, perancangan dan spesifikasi sistem catu daya, dan perancangan automatic charging terhadap sumber PLN ketika kapasitas baterai tidak dapat dipenuhi oleh solar panel. Pengumpulam data dilakukan dengan (teknik) pengujian, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penggunaan robot pengaduk dapat meninggkatakan kualitas biji kakao dan lebih efektif dalam penggunaannya . Bahkan, penggunaan alat ini lebih mneghemat daya listrik karena menggunakan sumber daya terbarukan dari solar panel.
Analisis Ekstrak Gambir dan Kopi Untuk Menghambat Laju Korosi Pada Sambungan Las SMAW Anam, Muhamad Khoirul; Masrukin, Masrukin; Putra, Adi Pratama
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4674

Abstract

Sarden merupakan salah satu makanan instan yang diunggulkan di Indonesia. Namun, ada berbagai masalah yang ada didalam pengalengan ikan sarden, diantaranya adalah korosi. Salah satu upaya pencegahan korosi adalah dengan menggunakan metode pelapisan. Inhibitor organik merupakan pelapis yang harganya terjangkau dan mudah didapat di alam untuk industri pangan. Penelitian ini akan menggunakan inhibitor organik dengan metode pelapisan menggunakan ekstrak gambir dan kopi pada sambungan las SMAW stainless steel aisi 304 karena penerapan metode tersebut mudah, bahan mudah didapat dari alam dan aman untuk lingkungan industri. Penelitian ini mengambil sample pipa saluran saus sarden di PT Balmbangan Food Packers Indonesia. Sambungan pipa yang terkorosi diambil untuk analisa kronologi laju korosi yang terjadi pada sambungan pipa dengan menggunakan SEM, pipa di potong searah dengan garis pipa untuk dapat menampilkan struktuk sambungan secara rinci. Dalam penelitian ini penambahan inhibitor organik kombinasi ekstrak daun gambir (uncaria gambir roxb) dan ekstrak kopi (coffea) pada sambungan las SMAW plat baja tahan karat AISI 304 dapat menurunkan laju korosi pada sambungan plat baja tahan karat dari laju korosi sebelumnya. Perbandingan kombinasi terbaik inhibitor yakni 70% ekstrak kopi dan 30% ekstrak gambir.
Analisis Potensi Sumber Energi Panas Terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Surya Di Kabupaten Batu Bara Menggunakan Software Vos Viewers Refiza, Refiza; Husaini, Muhammad Alwi; Syuhada, Ferry; Safitri, Indriani; Syafira, Nadira; Imran, Ali
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4833

Abstract

Teknologi seperti nanokristal selulosa dapat meningkatkan efisiensi panel surya, meningkatkan kinerja dan umur panjang sel fotovoltaik, meningkatkan potensi pembangkit energi surya. Data cuaca, geografis, dan statistik tentang konsumsi energi listrik akan digunakan sebagai data sekunder dalam penelitian ini. Selain itu, penelitian ini akan memanfaatkan software vos viewers untuk memodelkan potensi energi panas matahari dan efisiensi pembangkit listrik tenaga matahari. Kabupaten Batu Bara memiliki potensi energi panas yang sangat menjanjikan untuk digunakan dalam pembangkit listrik tenaga matahari.Dengan sinar matahari yang melimpah sepanjang tahun, Kabupaten Batu Bara memiliki potensi yang besar untuk memanfaatkan energi panas matahari untuk menghasilkan energi terbarukan.