cover
Contact Name
-
Contact Email
ijphn@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijphn@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F5 Building, Department of Public Health, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang Sekaran Campus, Gunung Pati, Semarang City, Central Java, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition
ISSN : 27984265     EISSN : 27769968     DOI : https://doi.org/10.15294/ijphn
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition contains scientific writings in the form of research reports of qualitative and quantitative research articles with a focus on Public Health Nutrition
Articles 175 Documents
Gaya Hidup yang Mempengaruhi Hipertensi pada Usia Produktif di Puskesmas Andalas Jingga, Dhea Putri; Indarjo, Sofwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 3 (2022): Special Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i3.49740

Abstract

Latar Belakang: Kasus Hipertensi pada usia produktif di Puskesmas Andalas pada rentang usia (15-44 tahun) terjadi peningkatan tahun 2016 (15,2%), tahun 2017 (18,7%), dan tahun 2018 (21,6%). Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis hubungan gaya hidup terhadap kejadian hipertensi pada usia produktif (15-45 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Andalas. Metode dalam penelitian ini menggunakan cross sectional dengan teknik sampling simple random sampling (104 responden).Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsumsi garam (p=0,040), konsumsi kopi (p=0,030) , konsumsi makanan bersantan (P=0,044), kebiasaan olahraga (p=0,013), tingkat stres (p=0,030) dengan hipertensi pada usia produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Tidak ada hubungan antara konsumsi alkohol (p=0,659), status merokok (p=0,772), dan lama kerja (p=0,264) dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Ada hubungan antara konsumsi garam, konsumsi kopi, konsumsi makanan bersantan, kebiasaan olahraga, dan tingkat stress dengan hipertensi pada usia produktif.
Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan dan Praktik Ibu Baduta Dalam Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP ASI) Susilowardani, Ade Irma; Budiono, Irwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.49868

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan survei pendahuluan pada ibu baduta di Posyandu Kuncup Mekar Desa Dlangu, dari 17 responden didapat hasil 9 (52%) responden berpengetahuan baik, 8 (48%) berpengetahuan kurang, dan 7(42%) responden bersikap positif, serta 10 (58%) bersikap negatif dalam pemberian MP ASI. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui ada tidaknya pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan dan praktik ibu baduta dalam pemberian Makanan Pendamping ASI (MP ASI).Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimental design dengan rancangan Pretest Postest with Control Group Design. Sam pel yang ditetapkan sebesar 17 eksperimen dan 17 kontrol dari ibu baduta di Posyandu Kuncup Mekar Desa Dlangu dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terstruktur. Uji analisis dilakukan dengan uji Mc Nemar.Hasil: Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan ibu baduta tentang MP ASI setelah edukasi gizi yaitu p 0,008, dan praktik ibu baduta dalam pemberian MP ASI yaitu 0,031. Maka terjadi peningkatan pada tingkat pengetahuan dan praktik ibu baduta dalam pemberian Makanan Pendamping ASI (MP ASI) setelah edukasi gizi.Kesimpulan: Adanya perubahan tingkat pengetahuan dan praktik ibu baduta dalam pemberian Makanan Pendamping ASI (MP ASI) setelah edukasi gizi, membuktikan bahwa edukasi gizi mempengaruhi pengetahuan dan praktik ibu baduta dalam pemberian Makanan Pendamping ASI (MP ASI).
Aspek Pengetahuan dan Lingkungan dengan Perilaku Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 Fetiana, Nurik; Pawenang, Eram Tunggul
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.50748

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Berdasarkan data COVID-19 Kab Grobogan per tanggal 23 Oktober 2020 diketahui bahwa 160 pasien dari total 545 pasien terkonfirmasi COVID-19 (29%) baik dengan gejala ringan maupun tanpa gejala (asymptomatic) melakukan isolasi mandiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan aspek lingkungan dengan perilaku isolasi mandiri pasien COVID-19 di Kabupaten Grobogan. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian yaitu pasien isolasi mandiri COVID-19 yang telah sembuh. variabel bebas yaitu aspek pengetahuan dan lingkungan tempat isolasi mandiri pasien COVID-19. Variabel terikat yaitu perilaku isolasi mandiri pasien COVID-19. Instrumen penelitian berupa kuesioner online. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Tingkat pengetahuan mayoritas baik (47%), mayoritas aspek lingkungan tempat isolasi mandiri sudah memenuhi syarat (85,5%), tingkat perilaku ketika menjalankan isolasi mandiri COVID-19 mayoritas masih kurang baik (54,2%), serta ada hubungan antara aspek pengetahuan (p 0,001) dan lingkungan (p 0,005) dengan perilaku isolasi mandiri COVID-19. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara aspek pengetahuan dan lingkungan dengan perilaku isolasi mandiri pasien COVID-19. ABSTRACT Background: Based on COVID-19 data from Grobogan Regency as of October 23, 2020, it is known that 160 patients out of a total of 545 confirmed COVID-19 patients (29%) both with mild and asymptomatic symptoms are self-isolating. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and environmental aspects with self-isolation behavior of COVID-19 patients in Grobogan Regency. Methods: This type of research is analytic observational with a cross sectional design. The research subjects were COVID-19 self-isolated patients who had recovered. The independent variables are aspects of knowledge and the environment where COVID-19 patients are self-isolating. The dependent variable is the self-isolation behavior of COVID-19 patients. The research instrument was an online questionnaire. The sampling technique used is simple random sampling. Data were analyzed using chi square test. Results: The majority of knowledge levels are good (47%), the majority of environmental aspects where self-isolation has met the requirements (85.5%), the level of behavior when carrying out COVID-19 self-isolation is still not good (54.2%), and there is a relationship between aspects of knowledge (p 0.001) and environment (p 0.005) with COVID-19 self-isolation behavior. Conclusion:There are relationship between knowledge and environmental aspects with self-isolation behavior of COVID-19 patients.
Sanitasi Rumah dan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Saat Pandemi COVID-19 Ilfa, Putri Soviana; Pawenang, Eram Tunggul
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.50901

Abstract

Latar Belakang : Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu penyakit menular yang sampai saat ini menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sering menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dikarenakan penyebaran penyakit ini yang begitu cepat dan berpotensi menimbulkan kematian.Kota Semarang merupakan Kota endemis DBD, pada Tahun 2015 IR (1.737 kasus), tahun 2016 IR 24,41% (448 kasus), tahun 2017 IR 17,01% (299 kasus), tahun 2018 IR 5,43% (103 kasus), tahun 2019 IR 24,3% (441 kasus) (Profil Kesehatan Kota Semarang, 2019). Pada tahun 2020 IR 19.16% (320 kasus) Metode : Jenis penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif.dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini merupakan wanita yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan jumlah sampel minimal 97 responden.. Analisis data menggunakan analisis univariat, dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil : berdasarkan hasil analisis bivariat dengan uji Chi-Square terdapat 4 variabel yang berhubungan dengan keberadaan jentik yaitu Pengelolaan Sampah, Keberadaan TPA, Sikap Pencegahan DBD, dan Praktik PSN .
Pengaruh Lama Fermentasi terhadap Sifat Fisik, Organoleptik, Total Gula, dan Serat Kasar Nata De Siwalan Nadiyah, Intan Rohmah; Farida, Eko
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.50913

Abstract

Latar Belakang: Daya simpan nira siwalan yang singkat serta pengolahan kurang optimal menyebabkan nilai jual nira siwalan rendah. Berdasarkan kandungan gula yang terdapat pada nira siwalan, peneliti berinovasi membuat produk nata. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh lama fermentasi terhadap sifat fisik, organoleptik, total gula dan serat kasar nata de siwalan.Metode: Jenis penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor. Variabel bebas yaitu 4 perlakuan lama fermentasi 5, 10, 15, dan 20 hari. Variabel terikat meliputi sifat fisik, sifat organoleptik, total gula dan serat kasar. Analisis sifat fisik, total gula, dan serat kasar menggunakan analisis deskriptif, sedangkan sifat organoleptik berdistribusi tidak normal menggunakan Uji Kruskal Wallis dan Uji Mann-Whitney.Hasil: Hasil uji sifat fisik menunjukkan perlakuan F4 merupakan produk yang paling mendekati standar, sedangkan pH dari semua perlakuan masuk kategori normal. Hasil uji organoleptik menunjukkan hasil yang berbeda signifikan (p<0,05) dengan perlakuan F3 yang paling disukai responden. Rata – rata kandungan total gula berturut – turut 16,86%, 16,27%, 15,84%, 15,80%. Rata – rata kandungan serat kasar nata berturut – turut 0,685%, 0,88%, 1,025%, 1,125%. Dari rata – rata total gula dan serat kasar menjelaskan bahwa semua perlakuan masuk dalam syarat mutu SNI.Kesimpulan: Nata de siwalan memenuhi syarat mutu nata menurut SNI 01-4317-1996 sehingga dapat dikonsumsi secara umum.
Hubungan antara Bauran Pemasaran dan Kepesertaan JKN dengan Keputusan Nissa, Fidia; Zainafree, Intan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.51682

Abstract

Latar Belakang: Puskesmas Purwoharjo sebagai FKTP yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan memiliki jumlah kepesertaan JKN tahun 2020 cukup tinggi yaitu 80,67% dari total penduduk di wilayah kerjanya. Hal tersebut tidak sebanding dengan jumlah kunjungan yang semakin menurun selama tahun 2020 dengan rata-rata 2475 pasien pada bulan Januari-Maret menjadi rata-rata 1428 pasien pada bulan April-Desember. Hal ini disebabkan adanya beberapa fasilitas pelayanan kesehatan lain dan pandemi, sehingga diperlukan strategi pemasaran jasa yang tepat. Metode: Jenis penelitian ini yaitu analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel yang ditetapkan sebanyak 95 responden dengan teknik sampling accidental sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan aplikasi SPSS. Hasil: Hasil menunjukkan bauran pemasaran product (p value=0,000), bauran pemasaran price (p value=0,249), bauran pemasaran promotion (p value=0,728), bauran pemasaran place (p value=0,074), bauran pemasaran people (p value=0,000), bauran pemasaran process (p value=0,006), bauran pemasaran physical evidence (p value=0,124), dan kepesertaan JKN (p value=0,000) berhubungan dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan. Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan adalah bauran pemasaran product, bauran pemasaran people, bauran pemasaran process, dan kepesertaan JKN.
Pengaruh Pemberian Pelatihan Antropometri terhadap Pengetahuan Kader Posyandu Naomi, Intan; Budiono, Irwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.51758

Abstract

Latar Belakang : Pengukuran antropometri sebagai indikator status gizi dapat dilakukan dengan mengukur beberapa parameter dari ukuran tubuh manusia yang biasanya dilakukan oleh kader Posyandu. Namun sebagian besar menunjukkan tingkat kemampuan, ketelitian dan akurasi data yang dikumpulkan kader masih rendah, dan kader tidak benar dalam melakukan penimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang pengukuran antropometri dengan cara pemberian intervensi berupa pelatihan pengukuran antropometri pada kader Posyandu. Metode: Penelitian ini dilakukan di Posyandu Kusuma wilayah kerja Rw 11 Desa Wonoharjo Kelurahan Kembangarum. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental design dengan rancangan Pre-test Post-test with Control Group Design. Sample dalam penelitian ini adalah kader Posyandu, kemudian teknik yang digunakan dalam pengambilan sample ini adalah purposive sampling. Sampel penelitian dibagi kedalam 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Lalu teknik analisis data yang digunakan adalah Mann-Whitney. Hasil:Dari hasil uji Mann-Whitney didapatkan nilai >0,05 maka tidak ada perbedaan, lalu <0,05 terdapat perbedaan. Apabila dilihat dari hasil posttest kelompok intervensi dan kontrol didapatkan nilai 0,000 yaitu terdapat perbedaan. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan kader posyandu saat sebelum dan sesudah diberikan intervensi.
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Penyakit Menular pada Anak Jalanan Umur 5-10 Tahun di Kota Semarang Wijayanti, Novita; Handayani, Oktia Woro Kasmini; Prameswari, Galuh Nita
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.52074

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Semarang merupakan penyumbang tertinggi jumlah anak jalanan di Jawa Tengah. Jumlah anak jalanan pada tahun 2020 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 392 anak jalanan. Kehidupan pada anak jalanan dari aspek kesehatan rentan terhadap penyakit karena lingkungan dan pola hidup yang kurang baik. Mereka sering mengalami penyakit menular seperti diare, ispa, malaria, tuberculosis akibat dari asupan makanan kurang baik dan lingkungan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kejadian penyakit menular pada anak jalanan di Kota Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross- sectional, dengan subjek penelitian anak jalanan. Sampel penelitian yaitu sebesar 55 anak dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara status gizi dengan kejadian penyakit ISPA (p value = 0,028), ada hubungan status gizi dengan kejadian penyakit diare (p value = 0,000), tidak ada hubungan antara status gizi dengan kejadian penyakit malaria (p value = 0,276), ada hubungan antara status gizi dengan kejadian penyakit tuberkulosis (p value =0,038). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian penyakit ISPA, diare, tuberkulosis pada anak jalanan umur 5-10 tahun di Kota Semarang. Dan variabel kejadian penyakit malaria tidak ada hubungan.
Stres Akademik, Pola Makan, dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Remaja Pada Masa Pandemi Indrasti, Oktaviani Dwi; Handayani, Oktia Woro Kasmini; Putriningtyas, Natalia Desy
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.52092

Abstract

Latar Belakang: Pembelajaran daring selama pandemi COVID-19 memberikan pengaruh terhadap stres akademik, penurunan Aktivitas fisik dan gangguan pola makan pada peserta didik. Perubahan ini dapat berisiko meningkatkan obesitas. Prevalensi obesitas remaja di Indonesia terus mengalami peningkatan sebesar 31,0% pada tahun 2018, sedangkan di Jawa Tengah sebesar 31,52% dan Kabupaten Demak sebesar 7% kasus pada tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stress akademik, pola makan, dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas remaja pada masa pandemi.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross- sectional. Sampel pada penelitian sebesar 60 siswa dengan teknik total sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner terstruktur dan panduan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat lalu data diuji dengan rank spearman rho.Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara stres akademik dengan obesitas remaja (p = 0,005), ada hubungan antara pola makan dengan obesitas remaja (p = 0,026;), ada hubungan antara aktivitas fisik dengan obesitas remaja (p = 0,014).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara stres akademik, pola makan, dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas remaja pada masa pandemi COVID-19
Aktivitas Antidiabetik dan Antioksidan Yoghurt dengan Penambahan Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas var Ayumurasaki) Safitri, Ainun; Farida, Eko
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 3 (2022): Special Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.52243

Abstract

Latar Belakang: Konsumsi makanan atau minuman dari bahan alami yang memiliki potensi sebagai antihiperglikemia atau antidiabetik dapat dijadikan sebagai salah satu upaya penegakan DM, salah satu bahan alami tersebut adalah daun ubi jalar ungu. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan formula yoghurt dengan aktivitas antidiabetik dan antioksidan yang berpotensi sebagai minuman kesehatan bagi penyandang DM.Metode: Jenis penelitian ini penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dimana sampel penelitian terdiri dari yoghurt daun ubi jalar ungu formulasi A1 (0 gr), A2 (2 gr), A3 (4 gr), dan A4 (6 gr). Sampel dilakukan uji penghambatan enzim alfa glukosidase dan uji aktivitas antioksidan DPPH.Hasil: Formulasi A1 memiliki nilai IC50 97,74±0,36 μg/mL dan termasuk kategori kurang aktif daya inhibisinya. Sementara itu nilai IC50 pada Yoghurt A2 , A3, dan A4 secara berturut-turut adalah 25,20±0,58 μg/mL (aktif), 12,22±0,08 μg/mL (sangat aktif) dan 10,65 ± 0,02 μg/mL (sangat aktif). Aktivitas antioksidan dari yang paling rendah hingga tinggi adalah yoghurt A1 (6,897%), A2 (20,908%), A3 (47,481%), dan A4 (53,306%).Kesimpulan: Yoghurt formulasi A4 merupakan yoghurt dengan aktivitas antidiabetes terbaik dengan kategori sangat aktif dan aktivitas antioksidan tertinggi, sementara aktivitas antidiabetik dan antioksidan terendah terdapat pada yoghurt A1.

Page 11 of 18 | Total Record : 175