cover
Contact Name
-
Contact Email
ijphn@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijphn@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F5 Building, Department of Public Health, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang Sekaran Campus, Gunung Pati, Semarang City, Central Java, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition
ISSN : 27984265     EISSN : 27769968     DOI : https://doi.org/10.15294/ijphn
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition contains scientific writings in the form of research reports of qualitative and quantitative research articles with a focus on Public Health Nutrition
Articles 175 Documents
Kejadian Tuberkulosis: Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Nisak, Zahrotun; Santik, Yunita Dyah Puspita
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49869

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2019, Indonesia menempati posisi ke-2 dengan beban TB tertingggi di dunia. Puskesmas Secang I memiliki kasus TB tertinggi di Kabupaten Magelang pada tahun 2019 sebanyak 54 kasus, meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 27 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB di wilayah kerja Puskesmas Secang I. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 33 kasus dan 33 kontrol. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstruktur. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Variabel yang berhubungan dengan kejadian TB dalam penelitian ini yaitu riwayat kontak dengan penderita TB (p 0,002 OR 0,055 CI 0,007-0,452) dan riwayat pengobatan atau perawatan medis (p 0,00 OR 0,061 CI 0,012-0,296). Sedangkan faktor yang paling berhubungan dengan kejadian TB adalah riwayat pengobatan atau perawatan medis (p 0,001 OR 16,011) Kesimpulan: perlu adanya upaya pencegahan penularan TB melalui taat terhadap protokol kesehatan, rutin melakukan cek kesehatan, serta meningkatkan makan makanan yang bergizi yang diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil Wiranto, Wiranto; Putriningtyas, Natalia Desy
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.50008

Abstract

Background: Semarang City 2020, 1.36% of pregnant women with hypertension, in January 2021 there were 5.65% of pregnant women with hypertension, and 13.8% of cases were at Puskesmas Gunungpati. The purpose of the study was to analyze the risk factors for hypertension in pregnant women in the Puskesmas Gunungpati, Semarang City. Methods: The research method used was analytic observational research with a case control approach. The study was conducted in June-August 2021 at Puskesmas Gunungpati Working Area. The sampling technique used was quota sampling with a total sample of 74 respondents, with a comparison of case and control groups of 1: 1. The data analysis carried out was univariate analysis, bivariate analysis (Chi square test) and multivariate analysis (logistic regression test). Results: The p-value on the variables of pre-pregnancy weight was 0.008 (<0.05), sodium intake 0.005 (<0.05), potassium intake 0.465 (>0.05), calcium intake 0.005 (<0.05), gravidity 0.580 (>0.05), maternal age 0.021 (<0.05), and family history of hypertension 0.000 (<0.05). Conclusion: There is a relationship between pre-pregnancy weight, sodium intake, calcium intake, maternal age, and family history of hypertension with the incidence of hypertension in pregnant women. There is no relationship between potassium intake and gravidity with the incidence of hypertension in pregnant women.
Implementasi Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Berdasarkan KMK No. HK.01.07/MENKES/328/2020 Rafdi, Fajar Abi; Koesyanto, Herry
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 1 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i1.50045

Abstract

Latar Belakang: Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Pemalang hingga Agustus 2021 tercatat sebanyak 12.647 kasus terkonfirmasi positif. Hingga Agustus 2021 Kejaksaan Negeri Pemalang menempati peringkat kedua tertinggi di klaster perkantoran dengan jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 29 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian implementasi pencegahan dan pengendalian COVID-19 di tempat kerja berdasarkan KMK No. HK.01.07/MENKES/328/2020 yang ada di Kejaksaan Negeri Pemalang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian kualitatif deskriptif. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan pencegahan dan pengendalian COVID-19 di Kejaksaan Negeri Pemalang berdasarkan KMK No. HK.01.07/MENKES/328/2020 adalah sebanyak 29 indikator terpenuhi dari 50 indikator dan 21 indikator belum terpenuhi, sehingga didapatkan presentase sebesar 58% dan masuk dalam kategori kurang siap dalam pelaksanaan pencegahan dan pengendalian COVID-19. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu masih kurang siapnya instansi dalam melaksanakan program pencegahan dan pengendalian COVID-19 di tempat kerja. Saran penelitian ini adalah untuk dapat meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 pada seluruh pegawai dan pimpinan.
Kunjungan Balita ke Posyandu pada Masa Pandemi COVID-19 Desty, Erina Monica; Wahyono, Bambang
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.50113

Abstract

Latar Belakang: Desa Grantung menjadi cakupan D/S terendah di wilayah kerja UPTD Puskesmas Karangmoncol tahun 2020 yaitu 63,4%. Rendahnya cakupan D/S pada masa pandemi COVID-19 utamanya disebabkan oleh faktor penundaan posyandu, tetapi dapat disebabkan oleh faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku ibu dalam membawa balitanya ke posyandu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan balita ke posyandu pada masa pandemi COVID-19. Metode: jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel yang dibutuhkan yaitu ibu balita yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 114 responden dengan teknik purposive sampling. Kuesioner sebagai instrumen penelitian dan uji statistik menggunakan uji chi square dengan analisis data univariat dan bivariat. Hasil: variabel yang berhubungan dengan kunjungan balita ke posyandu pada masa pandemi COVID-19 adalah usia (p=0,002), tingkat pendidikan (p=0,000), paritas (p=0,017), tingkat pengetahuan (p=0,005), peran kader (p=0,002), dan dukungan keluarga (p=0,004), sedangkan variabel pekerjaan (p=1,000) dan tingkat pendapatan (p=0,616) tidak terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulan: usia, tingkat pendidikan, paritas, tingkat pengetahuan, peran kader, dan dukungan keluarga berhubungan dengan kunjungan balita ke posyandu pada masa pandemi COVID-19 di Desa Grantung.
Karakteristik Bayi, Status Kehamilan, dan Faktor Lingkungan dengan Kematian Bayi di Kabupaten Rembang Nikmah, Siti Lailatun; Pawenang, Eram Tunggul
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.50167

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten Rembang menempati peringkat pertama Angka Kematian Bayi (AKB) di Jawa Tengah yaitu sebesar 17,7 per 1.000 kelahiran hidup. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara karakteristik bayi, status kehamilan, dan faktor lingkungan dengan kematian bayi di Kabupaten Rembang. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional menggunakan desain case control. Penelitian ini melibatkan 32 kelompok kasus dan 32 kelompok kontrol yang memenuhi kriteria menggunakan teknik simple random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu berat badan lahir, asfiksia, jarak kehamilan, komplikasi kehamilan, status gizi, lantai rumah, paparan bahan kimia dan variabel terikat yaitu kematian bayi. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan observasi menggunakan lembar checklist. Analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil: berdasarkan uji chi square dan fisher didapatkan hasil yaitu variabel berat badan lahir (p value=0,000; OR=27,353; 95%CI=3,320-225,365), asfiksia (p value=0,000; OR=24,111; 95%CI=2,922-198,925), jarak kehamilan (p value=0,613), komplikasi kehamilan (p value=0,001; OR=7,933; 95%CI=2,257-27,880), status gizi (p value=1,000), lantai rumah (p value=0,218), dan paparan bahan kimia (p value=0,021; OR=4,200 95%CI=1,181-14,937). Kesimpulan: Variabel yang berhubungan dengan kematian bayi di Kabupaten Rembang yaitu berat badan lahir, asfiksia, komplikasi kehamilan, dan paparan bahan kimia.
Pengaruh Senam Lansia Terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi Ramadhani, Aliya Ika; Santik, Yunita Dyah Puspita
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 1 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i1.50185

Abstract

Latar Belakang: Kasus hipertensi di Puskesmas Bandarharjo pada tahun 2019 sebanyak 12.519 kasus, pada bulan januari 2020 terdapat 650 kasus dan semakin meningkat setiap bulannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam lansia dalam menurunkan tekanan darah pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasi eksperimental Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Populasi lansia hipertensi sebanyak 1290 orang dan sampel sebanyak 36 responden. Teknik analisis data yang digunakam adalah uji t berpasangan dan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian diperoleh p value perbedaan selisih tekanan darah sistolik (pre test-post test) pada kelompok perlakuan dan kontrol dengan menggunakan uji Wilcoxon sebesar 0,00 (p < 0,05). Sedangkan nilai p value perbedaan selisih tekanan darah diastolic (pre test-post test) pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan menggunakan uji Wilcoxon sebesar 0,00 (p < 0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah penderita hipertensi.
Evaluasi Program Theurapetic Feeding Center dalam Upaya Penanganan Kasus Gizi Buruk pada Balita di Kabupaten Tegal (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Bumijawa, Tegal Tahun 2021) Umami, Nur Atik; Farida, Eko
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 1 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i1.50214

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Kasus gizi buruk di Jawa Tengah mengalami peningkatan sejak empat tahun terakhir. Pada tahun 2019 prevalensi gizi buruk di Kabupaten Tegal menempati urutan kedua tertinggi yaitu 10,4%. Puskesmas Bumijawa merupakan salah satu puskesmas dengan kasus gizi buruk tertinggi dan merupakan satu-satunya Puskesmas di Kabupaten Tegal yang telah berhasil mendirikan Program Theurapetic Feeding Centre (TFC) sebagai upaya dalam mengatasi gizi buruk pada balita. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian dalam mengevaluasi program yang ditinjau dari komponen input, proses dan output. Metode : Jenis penelitian kualitatif yang dilengkapi dengan data-data kuantitatif dengan desain penelitian analisis deskriptif. Informan dipilih secara purposive sampling dan snowball sampling dengan kriteria tertentu yang terdiri dari 4 informan utama dan 4 informan triangulasi. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan telaah rekam medis. Data kualitatif dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman sedangkan kuantitatif dengan deskriptif presentase. Hasil : Hasil menunjukkan bahwa program TFC dapat dikatakan cukup baik . Hal ini terlihat dari komponen input (petugas, dana, bahan dan waktu pelaksanaan sudah baik, namun masih terdapat kendala dalam peralatan yang masih kurang memadai dan masih ada paket makanan yang tidak sesuai dengan sasaran program). Komponen proses (tahap penemuan kasus sudah sesuai dengan panduan, penanganan kasus sesuai dengan kondisi balita, serta pemulihan yang sudah dilakukan orang tua balita di rumah. Namun dalam tahapan pemulihan orang tua balita merasa kesulitan tersendiri dalam menyokong pemulihannya selama di rumah). Kemudian pada komponen output (dalam waktu 3 bulan balita gizi buruk mengalami kenaikan berat badan selama mengikuti program TFC). Kesimpulan : Program TFC Puskesmas Bumijawa sudah berjalan cukup baik dalam mengatasi masalah gizi buruk pada balita, namun masih ada beberapa kendala dalam pelaksanaan yang harus di perbaiki agar pelaksanaan program berjalan maksimal.
Unsafe Action Pada Pekerja Bagian Produksi Di CV Kabupaten Kendal Sebrina, Rr. Nirmala Ficky; Wahyuningsih, Anik Setyo
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.50896

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan hasil observasi di CV X, ditemukan unsafe action di perusahaan seperti tidak menggunakan alat pelindung diri saat bekerja, bekerja dengan tergesa-gesa, tidak mengikuti prosedur kerja, dan bekerja tidak hati-hati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan unsafe action pada pekerja bagian produksi di CV X. Metode: Jenis penelitian ini. adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan metode simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa lembar observasi dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil uji Chi-square menunjukkan variabel yang berhubungan dengan unsafe action adalah pengetahuan K3 (p=0,003) dan kenyamanan penggunaan APD (p=0,023). Tidak terdapat hubungan antara usia (p=0,350), masa kerja (p=0,779), kelelahan kerja (p=1,000), pelatihan (p=0,213), dan pengawasan (p=0,552) dengan unsafe action. Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan unsafe action pada pekerja bagian produksi di CV X adalah pengetahuan K3 (pengetahuan rendah lebih banyak melakukan unsafe action daripada yang berpengetahuan tinggi) dan kenyamanan penggunaan APD (pekerja yang merasa tidak nyaman menggunakan APD lebih banyak melakukan unsafe action daripada pekerja yang merasa nyaman menggunakan APD). Maka perlu disarankan adanya pencegahan preventif terhadap unsafe action di tempat kerja
Keluhan Muskuloskeletal Pada Pekerja Sektor Informal Dwiseptianto, Ryan Wahyu; Wahyuningsih, Anik Setyo
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 1 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i1.51232

Abstract

Latar Belakang: Pabrik Es Tirta Agung merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor informal dan sudah berdiri sejak tahun 1985. Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan terhadap 5 sampel pekerja menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM), didapatkan hasil bahwa 90% pekerja dikategorikan mengalami keluhan MSDs tinggi, yang dimana tenaga kerja mengeluh adanya nyeri atau sakit pada otot lengan bagian atas dan pinggang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja sektor informal di Pabrik Es Tirta Agung. Metode: Jenis penelitian ini adalah desktiptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil uji Chi-square menunjukkan variabel yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal adalah usia (p=0,021), masa kerja (p=0,011) dan postur kerja (p=0,001). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah IMT (p=0,313) dan kebugaran jasmani (p=0,137). Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja sektor informal di Pabrik Es Tirta Agung adalah usia, masa kerja dan postur kerja. Maka perlu disarankan adanya pencegahan preventif terhadap keluhan muskuloskeletal di tempat kerja.
Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Kejadian Bencana Banjir Bandang Das Beringin Mandala, Ihza Satria; Koesyanto, Herry
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.51321

Abstract

Latar Belakang: Indonesia mempunyai juluki sebagai negara “supermarket bencana” karena banyak terjadi bencana. Banjir bandang merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia. Tahun 2010, banjir bandang menerjang DAS Beringin. Pada tahun 2012 dibentuk KSB dan sistem peringatan dini banjir bandang untuk meminimalisir dampak. Tahun 2020 banjir bandang memiliki intensitas tinggi disebabkan adanya perubahan tata guna lahan di bagian hulu sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana banjir bandang. Metode: Jenis dan desain penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dan purposive sampling Hasil: Terjadi perubahan kesiapsiagaan dalam memahami bencana seperti pada aspek paradigma aksi mitigasi. Terkait mobilisasi sumber daya, terdapat beberapa perubahan, salah satunya pada aspek ketersediaan tim bencana. Pada sistem peringatan dini banjir bandang, perubahan terjadi pada aspek alat dan mekanisme peringatan dini. Dan pada perencanaan kesiapsiagaan. perubahan terjadi pada aspek kondisi penyelamatan. Kesimpulan: Ada perubahan kesiapsiagaan bencana dalam upaya memahami bencana, memobilisasi sumber daya, sistem peringatan dini dan perencanaan kesiapsiagaan.

Page 9 of 18 | Total Record : 175