cover
Contact Name
Esi Emilia
Contact Email
esiemilia@unimed.ac.id
Phone
+6281380427767
Journal Mail Official
jurnalgizikuliner@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara, Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary)
ISSN : -     EISSN : 27754650     DOI : https://doi.org/10.24114/jnc.v2i2
Core Subject : Health,
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) merupakan jurnal tentang gizi dan kuliner nusantara maupun internasional yang dikelola oleh Program Studi S1 Gizi Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan. Fokus jurnal ini meliputi gizi dan pangan, manajemen pelayanan makanan, gizi klinis dan dietetik, serta gizi masyarakat. Jurnal Gizi dan Kuliner terbit 2 kali dalam setahun
Articles 133 Documents
Hubungan Penampilan, Cita Rasa dan Ketepatan Waktu Penyajian Makanan terhadap Sisa Makanan Pasien di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo Galih Purnasari
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 5 No. 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/6zemx128

Abstract

Daya terima makanan rumah sakit ditunjukkan dengan adanya sisa makanan. Sisa makanan adalah presentase makanan yang dapat dihabiskan dalam satu atau lebih waktu makan. Banyak sedikitnya sisa makanan dapat dipengaruhi oleh penampilan, cita rasa dan ketepatan waktu penyajian makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penampilan, cita rasa dan ketepatan waktu penyajian makanan dengan sisa makanan pasien di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang bersifat observasional analitik dengan desain cross-sectional. Responden yang diambil sebanyak 50 responden dengan teknik pengambilan subjek purposive sampling pada bulan Februari tahun 2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner penilaian penampilan makanan, kuesioner penilaian cita rasa makanan, kuesioner ketepatan waktu penyajian makanan dan form comstock. Analisis data menggunakan uji fisher’s exact test dan menggunakan SPSS v.25 serta didapatkan p = 0,00 untuk penampilan makanan, p=0,04 untuk cita rasa makanan dan p = 1,00 untuk ketepatan waktu penyajian makanan sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penampilan dan cita rasa makanan dengan sisa makanan namun tidak ada hubungan antara ketepatan waktu penyajian makanan dengan sisa makanan. Kata kunci: cita rasa makanan, ketepatan waktu penyajian, penampilan makanan, sisa makanan
HUBUNGAN KECUKUPAN ASUPAN ZAT GIZI, INTENSITAS LATIHAN, DAN KUALITAS TIDUR TERHADAP KEBUGARAN PADA ATLET PENCAK SILAT dinar_rohadatul_safitri -; Angga Hardiansyah; Moh Arifin
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 5 No. 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pr9znh82

Abstract

Terdapat beberapa hal yang digadang-gadangkan dapat memberikan pengaruh positif terhadap kebugaran atlet diantaranya asupan zat gizi, intensitas Latihan dan kualitas tidur. Hal ini mendorong peneliti untuk mengkaji lebih lanjut mengenai hubungan kecukupan asupan zat gizi, intensitas latihan, dan kualitas tidur terhadap kebugaran pada atlet pencak silat. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang diberikan dari kecukupan asupan zat gizi, intensitas latihan, dan kualitas tidur terhadap kebugaran pada atlet pencak silat. Metode penelitian yang digunakan ialah cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 24 atlet yang dipilih melalui teori total sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara 3x24 jam dietary recall pada aspek kecukupan gizi, denyut nadi maksimal pada aspek intensitas latiham, Pittsburgh Sleep Quality Index pada aspek kualitas tidur dan Bleep test pada aspek kebugaran. Kemudian, pengujian hipotesis dilakukan melalui uji korelasi gamma dan uji regresi logistic ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecukupan asupan karbohidrat dominan memiliki pengaruh terhadap kebugaran sebesar 1,78 kali, dibandingkan dengan kualitas tidur yang berpengaruh sebesar 1,48 kali terhadap kebugaran. Dengan ini maka diketahui bahwa variable kecukupan asupan karbohidrat memberikan pengaruh pada kebugaran atlet pencak silat yang paling mempengaruhi. Kata Kunci: Asupan Zat Gizi, Intensitas Latihan, Kebugaran atlet, Kualitas Tidur, Pencak silat.
ANALISIS TINGKAT KESUKAAN SPAGHETTI BUAH SUKUN PADA MAHASISWA JURUSAN GIZI DI POLITEKNIK KESEHATAN MEDAN Fannia Ruth Carolin Hutagaol; Siti Wahidah
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 1 No. 1 (2021): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v1i1.20691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1). Menganalisis tingkat kesukaan (rasa, aroma, tekstur, dan warna) spaghetti buah sukun dengan penambahan tepung sukun sebanyak 40 persen, 50 persen, dan 60 persen; 2). Menganalisis formula terbaik pada spaghetti buah sukun; 3). Menganalisis kandungan gizi (kadar air, abu, karbohidrat, protein, dan lemak) pada produk terbaik spaghetti buah sukun. Lokasi penelitian di Politeknik Kesehatan Medan dan Laboratorium Balai Riset dan Standarisasi Industri Medan. Subjek (responden) penelitian ini berjumlah 40 orang. Data hasil uji organoleptik dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan persentase penerimaan responden dari masing-masing taraf perlakuan. Untuk mengetahui pengaruh subtitusi tepung sukun terhadap perlakuan digunakan analisis statistik ANAVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa formula terbaik pada spaghetti buah sukun dengan substitusi tepung sukun sebesar 40 persen diperoleh rataan warna 4,35, rataan aroma 4,32, rataan rasa 4,57, dan rataan tekstur 4,1. Berdasarkan hasil uji Anava diketahui bahwa terdapat perbedaan nyata terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur spaghetti buah sukun (α=0,05) dengan nilai warnaFh>Ft (4,07>3,25), aroma  Fh>Ft (5,15>3,25), rasa Fh>Ft (4,96>3,25), dantekstur Fh>Ft (5,16>3,25). Kandungan gizi spaghetti dengan substitusi tepung sukun 40 persen diperoleh kadar air (9,15% b/b) dibawah batas maksimal SNI, kadar abu (1,86% b/b) diatas batas maksimal SNI, karbohidrat (64,2% b/b), lemak total (8,33% b/b), dan protein (8,16% b/b) dibawah batas minimal SNI. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa spaghetti buah sukun dengan substitusi tepung sukun sebesar 40 persen lebih disukai responden.
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN JAJANAN KAKI LIMA DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DIARE Nova Fadilla Rangkuti; Esi Emilia; Erli Mutiara; Riana Friska; Fatma Tresno Ingtyas
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 1 No. 1 (2021): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v1i1.20693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengidentifikasi Karakteristik sosial ekonomi keluarga (Pendidikan orang tua, Pekerjaan orang tua, Pendapatan orang tua, besar keluarga dan besar uang saku remaja). (2) Menganalisis Konsumsi Makanan Jajanan Kaki lima . (3) Menganalisis Kejadian Penyakit Diare. (4) Menganalisis Hubungan Konsumsi Makanan Jajanan Kaki Lima dengan Kejadian Penyakit Diare di MI Nurul Fadhilah Bandar Setia. Penarikan sampel dilakukan dengan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 siswa. Teknik pengumpulan data Konsumsi Makanan Jajanan Kaki Lima menggunakan angket, kejadian diare menggunakan angket yang sudah di validasi. Teknik analisis data secara deskriptif dan analisis menggunakan korelasi rank spearman. Berdasarkan hasil uji korelasi rank spearman menunjukkan terdapat Hubungan Konsumsi Makanan Jajanan Kaki Lima dengan Kejadian Penyakit Diare MI Nurul Fadilah Bandar Setia dengan taraf signifikan p= 0.00 (α 0,05) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara Konsumsi Makanan Jajanan Kaki Lima dengan kejadian penyakit Diare di MI Nurul Fadhilah Bandar Setia. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG DENGAN POLA MAKAN SISWA KELAS X SMK SWASTA IMELDA MEDAN Nadira Elvira; Esi Emilia; Yuspa Hanum; Erli Mutiara; Frida Dinar
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 1 No. 1 (2021): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v1i1.20694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : (1) Pengetahuan Gizi Seimbang Siswa; (2) Pola Makan Siswa; (3) Hubungan Pengetahuan Gizi Seimbang dengan Pola Makan Siswa. Desain Penelitian ini adalah Cross Sectional. Lokasi Penelitian ini dilaksanakan di SMK Swasta Imelda Medan. Waktu penelitian bulan Agustus-Desember 2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Sehingga sampel diperoleh sebanyak 30 siswa. Cara pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data pola makan dikumpul menggunakan FFQ (Food Frequency Quesioner). Teknik Analisis data menggunakan deskriptif data, uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan yaitu bahwa karakteristik siswa berdasarkan umur rataan 15.03 dan Sd 0.41, jenis kelamin laki-laki sebanyak 30 persen dan perempuan sebanyak 70 persen, karakteristik keluarga yaitu besar keluarga rataan 4.53 orang dan Sd 1.33, pendidikan ayah rataan 9 tahun Sd 2.52, pendidikan ibu rataan 8 tahun Sd 3.12, pekerjaan ayah bervariasi yaitu karyawan swasta, wiraswasta, PNS, TNI, Pekerjaan ibu dikategorikan yaiu ibu rumah tangga, PNS, wiraswasta. Pendapatan keluarga Rp.1.500.000-3.500.000 dengan rataan 21.05 dan Sd 1.049. Pengetahuan gizi seimbang termasuk kategori sangat baik sebesar 43.30 persen. Polamakan siswa termasuk kategori baik sebesar 56,70 persen. Hasil analisis korelasi rank spearman terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi seimbang dengan pola makan dengan nilai p = 0,000 dengan taraf signifikan 0,05. Artinya semakin tinggi pengetahuan siswa tentang gizi seimbang maka semakin baik pola makan siswa.
ANALISIS KONSUMSI MAKANAN JAJANAN TERHADAP PEMENUHAN GIZI REMAJA Esi Emilia; Juliarti Juliarti; Nikmat Akmal
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 1 No. 1 (2021): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v1i1.20697

Abstract

Kecukupan gizi pada remaja tergantung dari makanan yang dikonsumsi. Makanan jajanan memberikan kontribusi gizi yang nyata terhadap pemenuhan kebutuhan gizi remaja. Tujuan penelitian untuk 1). Mengetahui gambaran konsumsi makanan dan konsumsi makanan jajanan pada remaja, 2) Menganalisis tingkat kecukupan makanan jajanan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi remaja. Desain penelitian adalah crossectional study dengan metode survey. Waktu pelaksanaan  penelitian mulai bulan Juni “ November 2018 dengan lokasi Universitas Negeri Medan.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa di Universitas Negeri Medan. Minimal sampel yang akan diambil berdasarkan proporsi adalah 196 orang. Untuk menghindari terjadinya pengurangan sampel, maka jumlah sampel ditambah 10 persen dari jumlah sehingga jumlah sampel menjadi 216 orang. Hasil penelitian menemukan bahwa konsumsi makanan yang mengandung kalori, protein, lemak dan karbohidrat adalah berturut-turut 1706,4 kal, 71,1 gram, 56,4 gram dan 227,5 gram. Lebih separoh sampel mengalami defisit energi tingkat berat atau konsumsi mereka kurang dari 70%. Konsumsi makanan jajanan mengandung kalori, protein, lemak dan karbohidrat adalah berturut-turut 1022,1 kalori, 39,6 gram, 32,7 gram dan 141,4 gram. Tingkat kecukupan makanan jajanan terhadap konsumsi perhari untuk kalori, protein, lemak dan karbohidrat berturut-turut 59,9%; 55,7%; 58,0% dengan rata-rata sebesar 58,9%, artinya separoh lebih konsumsi sampel diperoleh dari makanan jajanan. Hal ini disebabkan sebagian besar waktu sampel dihabiskan dikampus dan diluar rumah.
STATUS GIZI IBU SEBELUM HAMIL DAN STATUS ANEMIA IBU HAMIL MENINGKATKAN RESIKO MELAHIRKAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH Khoirul Bariyyah; Mia Srimiati
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 1 No. 1 (2021): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v1i1.22543

Abstract

Berat badan yang terlalu rendah saat konsepsi dapat meningkatkan resiko melahirkan bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Faktor lain yang menjadi penyebab terjadinya BBLR adalah anemia pada ibu hamil. Untuk menganalisis hubungan antara status gizi dan status anemia ibu hamil dengan kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR) di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita periode bulan Januari “ Juni tahun 2017. Penelitian dilakukan pada bulan April-Juni 2018. Sampel penelitian terdiri dari kelompok kasus 114 orang, kelompok kontrol 114 orang. Desain penelitian case control dengan uji regresi logistik. Data yang digunakan adalah data sekunder dari hasil pencatatan rekam medis periode Januari-Juni 2017. Terdapat 16,2% ibu hamil berusia dibawah 20 tahun dan atau lebih dari 35 tahun, berpendidikan diatas SMA/SLTA (66,6%), memiliki paritas ≥ 4 anak (12,7%), berstatus gizi kurang (11,8%), mengalami anemia sebesar 40,8%. Ada hubungan yang signifikan antara status gizi ibu sebelum hamil (p value = 0,000, OR = 15,73), dan status anemia ibu hamil (p value = 0,000, OR = 3,752) dengan kejadian BBLR. Status gizi sebelum hamil dan status anemia ibu hamil meningkatkan resiko melahirkan bayi BBLR
Pengaruh Penggunaan Cairan Rempah Pada Pembuatan Roti Soft Roll Terhadap Daya Terima Konsumen Clarisa Naftali; Cucu Cahyana; Guspri Devi Artanti
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 1 No. 2 (2021): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v1i2.24910

Abstract

This study aims to analyze the effect of using spices in making soft roll bread on consumer acceptance. The research was conducted at the Pastry & Bakery Laboratory of Cuninary Education Program, State University of Jakarta. The sample in this study was a soft roll bread with the use of 50%, 75%, and 100% liquid spices. Assessment of consumer acceptance was carried out by organoleptic tests of 30 untrained panelists, namely the community around the house. The assessment of consumer acceptance was carried out by using the Friedman test with a significant level of α 0.05. Based on the results of the hypotheses, there was an effect of the use of spices on the aspects of volume, aroma, and taste, but there were no differences in the aspects of skin color, burning rate, crust, skin, pores, tissue texture, and chewing quality. Based on the results of the tuckey test, it shows that the soft roll bread with the use of spices at a percentage of 75% is the recommended formula.
Pengaruh Lama Penyimpanan Adonan Pada Metode Autolisis Dalam Pembuatan Donat Terhadap Daya Terima Konsumen Farhansyah Muhammadien; Guspri Devi Artanti; Cucu Cahyana
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 1 No. 2 (2021): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v1i2.26155

Abstract

This study aims to analyze the effect of dough storage time on the autolysis method in making donuts on consumer acceptance. This study used an experimental method with the treatment of differences in storage time for dough with autolysis methods in making donuts with different lengths of time, namely 40 minutes, 60 minutes, and 80 minutes. Organoleptic analysis was carried out using a hedonic quality test on volume, skin color, frying average, shape, skin character, pores, aroma, crumb color, taste, tissue texture, quality of chewing, and oil absorption rate with 5 aspects of a rating scale and carried out by 3 trained panelists. Based on the results of the long test of dough storage on the autolysis method in making donuts, it has the highest average volume aspect, namely 4.3 with a large scale rating. The assessment of the skin color aspect has the highest average value, namely 4.7 with a brownish yellow rating scale. The assessment of the average aspect of the frying pan has the highest average value, namely 4.3 with an average rating scale. The shape aspect assessment has the highest average value, namely 4.3 with a round rating scale, the hole is in the middle of a small circle. Assessment of skin character aspects has the highest average value, namely 4.3 with a soft rating scale. The assessment of the pores aspect has the highest average value, namely 4.3 with a small rating scale. The results of donuts made using the autolysis method showed that the results of the hypothesis test were statistically significant and not significantly different (α = 0.05). Statistically, the organoleptic test results at an error rate of 0.05 did not show significantly different results in the aspects of shape, volume, skin color, aroma, crumb color, pores, tenderness, and chewing quality of donuts made using the autolysis method.
Analisis Penyelenggaraan Makanan Pada Pembelajaran Unit Produksi Secara Daring Di UNIMED Zainab Afifah; Riana Friska Siahaan; Nikmat Akmal; Esi Emilia; Erli Mutiara
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 1 No. 2 (2021): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v1i2.26585

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Analisis Karakteristik Konsumen, (2) Analisis Penyelenggaraan Makanan, (3) Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen, Dan (4) Analisis Evaluasi Hambatan Pembelajaran Unit Produksi Secara Daring. Lokasi penelitian di unit produksi Fakultas Teknik UNIMED. Teknik pengambilan sampel mahasiswa menggunakan total sampling sebanyak 48 orang dan sampel konsumen menggunakan purposive sampling sebanyak 48 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2020 “ Februari 2021. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk menjaring data penyelenggaraan makanan pada pembelajaran unit produksi secara daring. Teknik analisis data yang digunakan untuk mencapai tujuan pertama , kedua, dan keempat yaitu menggunakan metode analisis deskriptif, dan untuk mencapai tujuan ketiga yaitu menggunakan metode analisis IPA (Importance Performance Analysis) dan analisis CSI (Costumer Satisfaction Index) menggunakan Microsoft Excel 2016 dan SPSS 18.00. Hasil penelitian karakteristik konsumen menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen yaitu remaja awal usia 17-25 tahun (82%), berjenis kelamin wanita (77%), dan pekerjaan mahasiswa (63%). Penyelenggaraan makanan terdiri dari perencanaan menu, pengolahan makanan dan minuman, penyajian makanan dan minuman, serta sarana dan prasarana. Tingkat kepuasan konsumen analisis IPA (Importance Performance Analysis) menunjukkan bahwa perlu adanya perbaikan atribut pada kuadran A meliputi tekstur minuman, porsi minuman, penyajian kemasan minuman, aroma makanan dan minuman, bumbu dan penyedap makanan, kebersihan, nilai gizi, ketepatan penggunaan kemasan makanan, ketepatan penggunaan kemasan minuman, dan jangkauan lokasi. mahasiswa menerapkan proses pengolahan makanan dan minuman dengan baik. Nilai CSI (Costumer Satisfaction Index) diperoleh sebesar 88.50 persen menunjukkan konsumen merasa sangat puas terhadap kinerja unit produksi secara daring. Sedangkan evaluasi hambatan pada pembelajaran unit produksi secara daring menunjukkan bahwa kelebihan nya yaitu lebih fleksibel (41%) dan mandiri (23%), sedangkan kekurangan nya yaitu pengelolaan sendiri (50%) dan rendahnya peminat (25%).Kata Kunci : Penyelenggaraan Makanan, Tingkat Kepuasan Konsumen, Pembelajaran Unit Produksi Secara Daring

Page 9 of 14 | Total Record : 133