cover
Contact Name
Muhammad Helmi
Contact Email
darris@staialfalahbjb.ac.id
Phone
+6282234318118
Journal Mail Official
darris@staialfalahbjb.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani Km. 23 Landasan Ulin Banjarbaru Kode Pos 70723 Provinsi Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Darris: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26544830     EISSN : 26210126     DOI : 10.47732
Core Subject : Science, Education,
Darris: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah adalah jurnal yang membahas tentang kajian kritis baru pendidikan dasar, dan mengkaji dinamika pembelajaran anak di tingkat dasar (Madrasah Ibtidaiyah). Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah seperti analisis kompetensi, strategi pembelajaran, teori pembelajaran, pengembangan pembelajaran, profesionalisme pendidik, dan hasil penelitian. Lingkup Darris: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah adalah Desain Kurikulum di MI/SD, Pembelajaran (Matematika, IPA, IPS, PKn, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Pendidikan Agama Islam, Seni Rupa dan Muatan Lokal) di MI/SD, Media dan Alat Penampil Pendidikan Pembelajaran MI/SD, Strategi Pembelajaran MI/SD, dan Kompetensi Guru MI/SD.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2024): OCTOBER" : 5 Documents clear
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Dzikri, Muhammad Rafif; Aisyah, Siti; Mahfuzah, Ainun
DARRIS: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 7, No 2 (2024): OCTOBER
Publisher : Program Studi PGMI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/darris.v7i2.563

Abstract

Abstract: This study examines the impact of social media on the behavior of elementary school students (MI), with a focus on its impact on student behavior. The main objective is to assess the benefits and risks of social media in an educational setting. Using a literature review methodology, this study synthesizes data from previous studies, articles, and credible sources to evaluate how social media use among elementary school children affects student behavior. The findings show several positive impacts, such as strengthening social relationships, expanding friendship networks, and improving digital communication skills, adaptability, and creativity through educational content. However, there are also significant negative impacts, such as reduced direct interaction, decreased learning discipline, increased antisocial behavior, a tendency to imitate inappropriate content, privacy disruption, and health problems due to excessive screen time. These results emphasize the need for active collaboration between parents and educators to guide the use of social media, Utilizing Parental Control Settings, Making Social Media Usage Agreements regarding time, type of content accessed, and rules for using social media, Using Monitoring Applications, Providing Education on Internet Security and Ethics.Keywords: Child Behaviour, Madrasah Ibtidaiyah, Social Media.Abstrak: Penelitian ini mengkaji dampak media sosial terhadap perilaku siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), dengan fokus pada dampaknya terhadap perilaku siswa. Tujuan utamanya adalah untuk menilai manfaat dan risiko media sosial dalam lingkungan pendidikan. Dengan menggunakan metodologi literature review, penelitian ini mensintesiskan data dari penelitian sebelumnya, artikel, dan sumber yang kredibel untuk mengevaluasi bagaimana penggunaan media sosial di kalangan anak usia Madrasah Ibtidaiyah mempengaruhi perilaku siswa. Temuan menunjukkan beberapa dampak positif, seperti mempererat hubungan sosial, memperluas jaringan pertemanan, serta meningkatkan keterampilan komunikasi digital, kemampuan beradaptasi, dan kreativitas melalui konten edukatif. Namun, terdapat pula dampak negatif yang signifikan, seperti berkurangnya interaksi langsung, menurunnya disiplin belajar, peningkatan perilaku antisosial, kecenderungan meniru konten tidak pantas, terganggunya privasi, dan masalah kesehatan akibat waktu layar yang berlebihan. Hasil ini menekankan perlunya kolaborasi aktif antara orang tua dan pendidik untuk membimbing penggunaan media sosial, Memanfaatkan Pengaturan Kontrol Orangtua, Membuat Kesepakatan Penggunaan Media Sosial terkait waktu, jenis konten yang diakses, dan aturan penggunaan media sosial, Menggunakan Aplikasi Pemantauan, Memberikan Edukasi tentang Keamanan dan Etika BerinternetKata Kunci: Madrasah Ibtidaiyah, Media Sosial, Perilaku Anak.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN IPA DI MI PERDAMAIAN Aspihani, Shofia; Shalihah, Siti
DARRIS: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 7, No 2 (2024): OCTOBER
Publisher : Program Studi PGMI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/darris.v7i2.560

Abstract

Abstract: The selection of a learning model is one of the alternatives taken by a teacher in the teaching and learning process, in order to achieve learning objectives that are in line with the abilities of the students. The purpose of this study is to describe the application of the cooperative model to be able to increase the scientific literacy of fifth grade students in science learning. This type of research is descriptive research using a qualitative approach, namely research procedures that produce descriptive data in the form of written or spoken words. This research uses a case study type. Data collection techniques were carried out by observation, interviews and documentation. The results showed that the application of the cooperative learning model to improve scientific literacy of fifth grade students in science subjects at MI Peace can be seen from the teaching and learning process in grade V. The science learning process in grade V when the teacher applied the cooperative learning model, students seemed able to express their thinking and enthusiasm in learning and improving students' scientific literacy skills have begun to experience developments both in the aspects of knowledge, processes and students' science attitudes. Keywords: Cooperative Model, Implementation, Science Learning, Science Literacy. Abstrak: Pemilihan model pembelajaran adalah salah satu alternatif yang diambil oleh seorang guru dalam proses belajar mengajar, guna tercapainya tujuan pembelajaran yang sejalan dengan kemampuan yang dimiliki siswa.. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan model kooperatif untuk dapat meningkatkan literasi sains siswa kelas V pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yakni prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan. Penelitian ini menggunakan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas V pada mata pelajaran IPA di MI Perdamaian dapat dilihat dari proses belajar mengajar di kelas V. Proses pembelajaran IPA di kelas V ketika guru menerapkan model pembelajaran kooperatif, siswa terlihat mampu untuk mengemukakan pemikirannya dan antusias dalam belajar serta peningkatan kemampuan literasi sains siswa sudah mulai mengalami perkembangan baik pada aspek pengetahuan, proses maupun sikap sains siswa. Faktor pendukung dan penghambat penerapan model kooperatif untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas V pada pembelajaran IPA yaitu faktor guru meliputi persiapan guru, penguasaan materi serta kemampuan menerapkan model kooperatif. Kata Kunci: Literasi Sains, Model Kooperatif,  Penerapan, Pembelajaran IPA.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MAN KOTA BANJARMASIN Muhdi, Muhdi; Suraijiah, Suraijiah; Ihsan, M. Adli Nurul; Emroni, Emroni
DARRIS: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 7, No 2 (2024): OCTOBER
Publisher : Program Studi PGMI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/darris.v7i2.561

Abstract

Abstract: In the PAI learning process, the implementation of the independent curriculum is seen in the educational approach that provides flexibility for students to be more active in managing the learning process according to their interests, talents, and needs. With this process, students are led to gain more life skill-based experiences within a framework of independence. The implementation of the independent curriculum in PAI learning at MAN Kota Banjarmasin has provided many very valuable experiences for the future of students as pious people who function as khalifatullah on the surface of the earth. This is due to the implementation of the independent curriculum in accordance with its implementation procedures, namely: The implementation process is preceded by a diagnostic assessment carried out on cognitive and non-cognitive, the non-cognitive is carried out at the beginning of the semester by the BK team to become the basis of their knowledge. While the cognitive teacher carries it out at the beginning of learning such as the formative assessment pretest, for the summative it has been implemented, there is a mid-semester summative, this semester's final summative for assessment. In terms of learning, it has been differentiated both in differentiating content by providing a variety of variations of learning materials, differentiating products after the assessment. This is what then led to the successful implementation of P 5 at the end of the activity. Keyword: Implementation, Independent Curriculum, Islamic Religious Education. Abstrak: Dalam proses pembelajaran PAI, implementasi kurikulum merdeka terlihat pada pendekatan pendidikan yang memberikan fleksibilitas kepada siswa untuk lebih aktif turut mengatur proses pembelajaran sesuai dengan minat, bakat, dan kebutuhan mereka. Dengan proses seperti ini siswa digiring untuk lebih banyak menimba pengalaman berbasis life skill dalam bingkai kemandirian. Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran PAI di MAN Kota Banjarmasin telah memberikan banyak pengalaman yang sangat berharga untuk masa depan siswa sebagai insan yang bertaqwa yang berfungsi sebagai khalifatullah di permukaan bumi. Hal ini disebabkan oleh implimentasi Kurikulum merdeka yang sesuai dengan prosedur pelaksanaannya, yakni: Proses implementasi didahului oleh adanya assesment diagnostik dilakukan pada kognitif dan non kognitif, yang non kognitif dilakukan di awal semester oleh tim BK untuk menjadi dasar pengetahuannya. Sedangkan yang kognitif guru melaksanakannya di awal pembelajaran seperti Pretest asessment formatifnya, untuk sumatif sudah dilaksanakan ada sumatif tengah semester, sumatif akhir semester ini untuk penilaian. Dalam hal pembelajaran sudah berdiferensiasi baik pada berdiferensiasi konten dengan menyediakan berbagai macam variasi materi pembelajaran, berdiferensiasi prodak pada setelalah penilaian. Inilah yang kemudian menghantarkan suksesnya pelaksanaan P 5 di akhir kegiatan. Kata Kunci: Implementasi, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam.
MANAJEMEN PENGENDALIAN EMOSI PADA PEMBELAJARAN PAI DI SDN KEBUN BUNGA 5 Surawardi, Surawardi; Nurkhalisa, Siti Salma; Jubaidah, Jubaidah; Fatmawati, Fatmawati
DARRIS: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 7, No 2 (2024): OCTOBER
Publisher : Program Studi PGMI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/darris.v7i2.562

Abstract

Abstract: Emotional control management is a method or way of controlling one's emotions. Emotional development is an aspect of child growth that is important to manage. This research is motivated by the influence of learning Islamic religious education in controlling emotions. Therefore, this research was conducted with the aim of providing an understanding of the management of emotional control in learning Islamic religious education. The method used is the method of observation, interviews, and documentation. The results of the study show that there are emotional activities that occur at every age that a child goes through and are interconnected with one another. The forms of emotion that are often shown by students are crying, making noise, wanting to be acknowledged, changing the mood of students, and seeking attention. Emotions are very influential in the learning process, both positive emotions and negative emotions. Therefore, it is necessary to have good emotional management for children by providing social support for emotional management or emotional regulation in children carried out by their parents. The learning of Islamic religious education aims to improve the emotional and spiritual intelligence of students and to make them individuals who are faithful, pious, and have good morals. Keywords: Emotional Control, Learning PAI, Management. Abstrak: Manajemen pengendalian emosi adalah metode atau cara mengendalikan emosi yang ada dalam diri seseorang. Perkembangan emosi adalah satu aspek pertumbuhan anak yang penting untuk dikelola. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengaruh pembelajaran pendidikan agama islam dalam pengendalian emosi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman tentang manajemen pengendalian emosi pada pembelajaran pendidikan agama islam. Metode yang digunakan adalah metode observasi, interview, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada aktivitas emosi yang terjadi pada setiap umur yang dilalui oleh seorang anak dan saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Adapun bentuk-bentuk emosi yang sering ditunjukkan oleh peserta didik yaitu menangis, suka ribut, rasa ingin di akui, perubahan mood peserta didik, dan mencari perhatian. Emosi sangat berpengaruh pada proses pembelajaran, baik itu emosi positif maupun emosi negatif. Oleh karena itu, perlu adanya pengelolaan emosi yang baik bagi anak dengan memberikan dukungan sosial untuk pengelolaan emosi atau regulasi emosi pada anak yang dilakukan oleh orang tuanya. Pembelajaran pendidikan agama islam bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual siswa serta membuat mereka menjadi individu yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah. Kata Kunci: Manajemen, Pembelajaran PAI, Pengendalian Emosi.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MOBILE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI PECAHAN PADA SISWA KELAS V DI MI AL-KHAIRIYAH BANJARBARU Putri, Anita; Huriyah, Huriyah
DARRIS: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 7, No 2 (2024): OCTOBER
Publisher : Program Studi PGMI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/darris.v7i2.529

Abstract

Abstract: This research is based on the background of class V students at MI Al-Khairiyah, the average value of learning outcomes for some students in mathematics subjects is still low, this is due to several factors such as teachers when carrying out the learning process still using the lecture method which results in teaching and learning activities becoming boring, this is one of the factors that causes low student learning outcomes. This research aims to see the effect of Mobile Learning learning media on the learning outcomes of fraction material in class V students at MI Al-Khairiyah Banjarbaru. This research uses quantitative research with experimental methods (Quasi Experimental Design). The population in this study was 61 students, with the research sample, namely control class V B, not given treatment and only using conventional methods, while experimental class V A was given Mobile Learning learning media treatment. Data collection techniques use tests (pretest and posttest), observation, and documentation using parametric test data analysis. The research results show that the Mobile Learning learning media is very interesting to use as a learning process, because this media can arouse enthusiasm for learning and help students to facilitate their understanding of mathematics subject matter and can help evaluate learning outcomes. Based on the learning outcomes, students are in good qualifications with an average score in the experimental class of 81.13 and an average score in the control class of 64.00 in poor qualifications. Based on calculations using the independent sample t-test, the results obtained were a significance value (2-tailed) of 0.000 0.05. So it can be concluded that there is a significant influence from learning using Mobile Learning learning media on student learning outcomes at MI Al-Khairiyah Banjarbaru. Keyword: Learning Outcomes, Mobile Learning Learning Media. Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi siswa kelas V di MI Al-Khairiyah adanya nilai rata-rata hasil belajar sebagian siswa pada mata pelajaran matematika masih rendah, hal tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor seperti guru saat melakukan proses pembelajaran masih menggunakan metode ceramah yang mengakibatkan kegiatan belajar mengajar menjadi membosankan, hal tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh media pembelajaran Mobile Learning terhadap hasil belajar materi pecahan pada siswa kelas V Di MI Al-Khairiyah Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen (Quasi Eksperimental Design). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 61 siswa, dengan sampel penelitian yaitu kelas kontrol V B tidak diberikan perlakuan dan hanya menggunakan metode konvensional sedangkan kelas eksperimen V A diberikan perlakuan media pembelajaran Mobile Learning. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pretest dan posttest), observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis data uji parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Mobile Learning sangat menarik untuk digunakan sebagai proses pembelajaran, karena media ini dapat membangkitkan semangat belajar dan membantu siswa untuk mempermudah dalam pemahamannya terhadap materi pelajaran matematika serta dapat membantu untuk mengevaluasi hasil belajar. Berdasarkan hasil belajar siswa berada pada kualifikasi baik dengan nilai rata-rata di kelas eksperimen 81,13 dan nilai rata-rata di kelas kontrol 64,00 pada kualifikasi kurang. Berdasarkan perhitungan dengan uji independent sampel t-test diperoleh hasil nilai signifikansi (2-tailed) 0,000 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada terdapat pengaruh yang signifikan dari pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran Mobile Learning terhadap hasil belajar siswa di MI Al-Khairiyah Banjarbaru. Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Pembelajaran Mobile Learning.

Page 1 of 1 | Total Record : 5