Articles
167 Documents
PENGARUH FASILITAS KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN
Yosi Yulia
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 4, No 1 (2018): JURNAL ILMU MANAJEMAN SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24967/jmb.v4i1.754
Segala upaya yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja dosen sebagai tenaga pengajar di perguruan tinggi secara komprehensif perlu dilakukan agar fungsi dan perannya dapat terlaksana secara maksimal guna tercapainya tujuan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja dan beban kerja terhadap kinerja dosen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Dari hasil tabel ANOVA menunjukkan bahwa F-hitung lebih dari F-tabel (5,257 lebih dari 3,63),dengan demikian secara bersamaan variabel fasilitas kerja dan beban kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel kinerja dosen. Hasil tabel coefficient menunjukkan hasil adanya pengaruh yang signifikan dari fasilitas kerja terhadap kinerja dosen dibuktikan dari t hitung lebih dari t tabel, yaitu 2,757 lebih dari 2,120. Sedangkan beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja dosen. Dibuktikan dengan t hitung kurang dari t tabel, yaitu -0,541 kurang dari 2,120.
THE POLITICAL ECONOMY OF POVERTY ALLEVIATION PROGRAM
faurani santi I singagerda;
abshor Marantika
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol.1 No.1 2015
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24967/jmb.v1i1.342
The experience from social impacts of the 1997 financial cristis that hit some countries in est and south-east asia, and recent general economic
ANALISIS STRATEGI BISNIS PADA PT. ERA GLOBAL PRIORITAS DI BANDAR LAMPUNG
Maria Elina;
Rahmat Tullah
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 7, No 1 (2021): JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24967/jmb.v7i1.1270
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi bisnis yang digunakan oleh PT. Era Global Prioritas dan merekomendasikan prioritas strategi yang dianalisis dengan metode deskriptif dan tahapan formulasi-formulasi yaitu matriks IFE dan EFE, matriks IE, SWOT dan pemilihan alternatif strategi prioritas dengan menggunakan metode QSPM. Hasil penelitian berdasarkan matriks IFE dan EFE diperoleh total nilai sebesar 3.62 dan 3.05. Hasil perumusan dan pemetaan matriks IE PT. Era Global Priorits berada pada posisi Growth and Build (tumbuh dan bangun). Berdasarkan posisi perusahaan tersebut alternatif strategi yang tepat untuk digunakan oleh perusahaan adalah strategi insentif (penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk). Hasil analisis SWOT dihasilkan 8 stategi yang kemudian diprioritaskan dengan metode QSPM yaitu Memperluas pangsa pasar melakukan promosi yang efektif dan efisien dengan jumlah nilai daya tarik (STAS) tertinggi sebesar 3.22. rekomendasi untuk PT. Era Global Prioritas sebaiknya terus melakukan perluasan jalinan kerjasama dengan berbagai pihak, manajemen mutu produk, meningkatkan efektifitas promosi, melakukan evaluasi pemasaran, meningkatkan promosi baik melalui internet baik media sosial maupun website, melakukan inovasi pemasaran, dan melakukan inovasi produk.
PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PESISIR BARAT
Josiah, Trisnowati;
., Ahiruddin
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 6, No 1 (2020): JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24967/jmb.v6i1.717
Terciptanya  kinerja  pegawai  yang  baik  di Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat    masih jauh dari harapan. Selain itu disiplin kerja belum sepenuhnya berjalan, misalnya tingkat kehadiran pegawai di kantor yang masih  belum  sempurna. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh motivasi  dan disiplin  terhadap peningkatan kinerja. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 62 pegawai. Teknik pengumpulan data meliputi kegiatan observasi, dokumentasi dan angket. Metode analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bantuan alat statistik SPSS versi  21.0  meliputi  perhitungan  uji validitas,  uji  reliabilitas,  uji  regresi  dan  uji koefisien determinasi. Hasil pengujian  hipotesis  pengaruh  motivasi  terhadap  kinerja secara parsial menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja dengan kontribusi sebesar 41,6%. Pengujian Hipotesis secara parsial lainnya, diperoleh hasil disiplin berpengaruh positif  terhadap kinerja dengan kontribusi sebesar 26,9%. Pengujian hipotesis secara simultan menunjukkan motivasi dan disiplin secara bersama-sama berpengaruh  secara  positif  terhadap  kinerja  dengan  kontribusi  sebesar  46,4%, sedangkan sisanya sebesar 53,6% merupakan variasi variabel lain yang tidak diteliti.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN TANJUNG KARANG PUSAT BANDAR LAMPUNG
David Ariswandy
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 5, No 2 (2019): JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24967/jmb.v5i2.672
Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian Explanatory yaitu model pemecahan masalah yang menguraikan masalah dan menjelaskannya berdasarkan data data yang ada. Dalam mengulas secara pendekatan teori dan angka angka yang berhubungan satu dengan lainnya. Dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dimana penjelasannya bersifat objektif dengan menjelaskan pendekatan-pendekatan yang ada. Penelitian ini menggunakan 30 responden penelitian. Ada tiga variabel dalam penelitian ini yaitu : 2 (dua) Variabel bebas (X1 dan X2) dan 1 (satu) variabel terikat dimana Motivasi Kerja (X1) dan Disiplin Kerja (X2) sebagai variabel bebas dan Kinerja Pegawai (Y) sebagai variabel terikat. Dari hasil pengolahan data telah berhasil ditemukan jawaban hipotesis yakni sebagai berikut; terdapat pengaruh Motivasi Kerja (X1) terhadap kinerja pegawai (Y), dengan tingkat pengaruh (R-square) sebesar 50,6% yang berarti Motivasi Kerja memberikan pengaruh sebesar 50,6% terhadap kinerja pegawai. Terdapat pengaruh antara disiplin kerja (X2) dengan kinerja pegawai (Y), dengan tingkat pengaruh sebesar 41,3% yang berarti bahwa disiplin kerja memberikan pengaruh sebesar 41,3% terhadap kinerja pegawai. Terdapat pengaruh antara Motivasi Kerja (X1), disiplin kerja (X2) dengan kinerja pegawai (Y), dengan tingkat pengaruh sebesar 54,6% yang berarti bahwa Motivasi Kerja dan disiplin kerja memberikan pengaruh sebesar 54,6% terhadap kinerja pegawai.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH PROVINSI LAMPUNG
Senen Mustakim, Nuraeni
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 6, No 2 (2020): JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24967/jmb.v6i2.1102
Abstrak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Provinsi Lampung. Objek penelitian ini adalah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Lampung berlokasi di Jalan Robert Wolter Monginsidi No. 69 Teluk Betung Bandar Lampung.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dan pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Lampung.Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian dekriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik sampel dari pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Lampung berjumlah 50 orang. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh yang cukup signifikan antara gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Dimana kita ketahui bahwa gaya kepemimpinan yang baik dan motivasi kerja yang tinggi akan meningkatkan kinerja pegawai. Kata kunci: Gaya Kepemimpinan, Motivasi Kerja, Kinerja
KONTRIBUSI MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DINAS TANAMAN PANGAN HORTIKULTURA DAN PERKEBUNAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Trisnowati Josiah;
Dharmawan .
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 8, No 1 (2022): JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24967/jmb.v8i1.1603
Hipotesis pada penelitian ini adalah ada pengaruh pengawasan dan disiplin kerja baik secara parsial maupun secara simultan terhadap kinerja pegawai. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 50 pegawai. Metode pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi kegiatan observasi, dokumentasi dan penyebaran kuisioner. Metode analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bantuan alat statistik SPSS versi 18.0 meliputi perhitungan uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi linier sederhana dan berganda, uji t, uji F dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan variabel motivasi secara parsial berpengaruh positif terhadap kinerja dengan kontribusi sebesar 80,6%. Pengujian Hipotesis secara parsial lainnya, diperoleh hasil variabel disiplin kerja berpengaruh positif terhadap variabel kinerja dengan kontribusi sebesar 85,1%. Pengujian hipotesis secara simultan menunjukkan pengawasan dan disiplin kerja secara bersama-sama berpengaruh secara positif terhadap kinerja dengan kontribusi sebesar 86,4%, sedangkan sisanya sebesar 13,6% merupakan variasi variabel lain yang tidak diteliti.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PADA BADAN PENGELOLA PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT
Aprianis Aprianis
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 4, No 2 (2018): JURNAL ILMU MANAJEMAN SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24967/jmb.v4i2.765
Kepemimpinan sangat diperlukan bagi pegawai badan pengelola pajak dan retribusi daerah dan bahkan keberhasilan dan kegagalan dalam melaksanakan tugas yang diemban dapat ditentukan oleh kepemimpinan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah gaya kepemimpinan dan stres kerja berpengaruh terhadap kinerja pada badan pengelola Pajak dan retribusi daerah kabupaten Tulang bawang barat. Penelitian menggunakan metode kuantatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Penelitian ini di laksanakan di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Metode pengumpulan data menggunakan jenis data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesoioner dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwasannya Gaya kepemimpinan dan Setres Kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Badan Pengelola Pajak danRetribusi Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat di buktikan dengan nilai Fhitung sebesar 5,660 dan signifikansi sebesar 0,00. Hasil uji R2 pada penelitian ini diperoleh sebesar 0,320. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi dari variabel dependen sebesar 0,320 atau 32%
PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN DAN PERSEPSI KEBERMANFAATAN TERHADAP KINERJA OPERATOR SISKEUDES KABUPATEN PRINGSEWU
Epi Parela;
Rafian Joni
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 5, No 1 (2019): JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24967/jmb.v5i1.662
Di Pendekatan yang digunakan kuantitatif dengan mengolah data-data yang diperoleh dari kuesioner setelah terlebih dahulu ditransformasikan ke dalam bentuk data numerik (angka) dengan menggunakan skala likert. Analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana dan linier berganda. Dari hasil tabel ANOVA menunjukkan bahwa Nilai uji F atau uji bersama-sama adalah 14.829 sedangkan Sig. Regression=0,006 yang kurang dari alpha 0,05. Berarti Hipotesis Persepsi Kemudahan dan Persepsi Kebermanfaatan berpengaruh terhadap Kinerja Operator Siskeudes adalah benar dan ”dapat diterima. Uji t (parsial) menunjukkan bahwa nilai R= 0,405 yang artinya hubungan antara Persepsi Kemudahan dengan Kinerja Operator Siskeudes adalah 40,5%. Kemudian nilai R Square= 0,164 mempunyai arti bahwa Kinerja Operator Siskeudes dipengaruhi 16,4 %, selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain. Sedangkan Persepsi Kemudahan menunjukkan bahwa nilai R= 0,507 yang artinya hubungan antara Persepsi Kebermanfaatan dengan Kinerja Operator Siskeudes adalah 50,7%. Kemudian nilai R Square= 0,257 mempunyai arti bahwa Kinerja Operator Siskeudes dipengaruhi 25,7 % oleh faktor Persepsi Kebermanfaatan dan selebihnya dipengaruhi faktor yang lain.
PEMBERIAN MOTIVASI DAN INTENSIF TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PENGELOLA PAJAK DAN RETRIBUSI KOTA BANDAR LAMPUNG
Josiah, Trisnowati;
., Junaidi
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 7, No 2 (2021): JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24967/jmb.v7i2.1395
Adapun tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai Badan Pengelolah Pajak dan Restribusi. Teknik pengambilan data dilakukan melalui penyebaran angket/kuisioner kepada 75 responden, kemudian dilakukan tabulasi data dan analisa data untuk menjawab hipotesis dengan bantuan program SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai, hal ini terbukti dari Uji Hipotesis Parsial melalui uji t (tes) sebesar 13,80%, sedangkan insentif ada pengaruh terhadap kinerja pegawai sebesar 2,60%, selanjutnya ada pengaruh motivasi dan insentif secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai dibuktikan dengan hasil perhitungan uji Ftabel sebesar 16,30%. Diketahui bahwa pengaruh motivasi (X1) lebih dominan daripada variabel insentif (X2) terhadap kinjerja pegawai Badan Pengelola dan Retribusi Daerah Kota Bandar Lampung.