cover
Contact Name
Wilayanto
Contact Email
jurnalmisioner.kibaid@gmail.com
Phone
+6281355457450
Journal Mail Official
jurnalmisioner.kibaid@gmail.com
Editorial Address
Jl. Buisun No.4, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Indonesia, 91811
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL MISIONER
ISSN : 2776494X     EISSN : 27764958     DOI : https://doi.org/10.51770/jm
Jurnal Misioner (JM) invites researchers, writers, and academics who research (field and library research) on Christian theology but not limited to Biblical Studies, Contextual Theology, Systematic Theology, Missiology, Pastoral Counseling, and Christian Education.
Articles 53 Documents
KAJIAN HERMENEUTIKA FRASA SELAMATKANLAH MEREKA DENGAN JALAN MERAMPAS MEREKA DARI API BERDASARKAN YUDAS 23a DAN IMPLEMENTASINYA DALAM KEHIDUPAN ORANG PERCAYA MASA KINI Welsiana Wilkia; Silas Bandhaso Palalong
Misioner Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.346 KB) | DOI: 10.51770/jm.v1i2.27

Abstract

The problem discusses in Jude 23a is that there are different Bible translations and interpretations of the phrase, “save them by plundering them as if from fire”. This study aims to find the meaning of the phrase save them by depriving them of the fire based on Jude 23a and to find out how the meaning of the phrase is implemented in the lives of believers. The research method used is the hermeneutic method. The result of this research is the phrase, “save them by robbing them like from the fire” is not interpreted as something done with violence but a maximum and continuous effort to guide people who have fallen into heresies with love.
PENGHARAPAN DI TENGAH PENGHUKUMAN: SEBUAH TEOLOGI KITAB RATAPAN Samgar Setia Budhi; Farel Yosua Sualang; Triyono Surahmiyoto
Misioner Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.714 KB) | DOI: 10.51770/jm.v1i2.29

Abstract

The Book of Lamentations is a book rich in theological reflections on condemnation and hope. The reflection is enriched by the type of literature used, poetry with the lamentation subgenre, and with an acrostic and stratified text structure. The richness and depth of his theological contemplation encourage the research of this book in biblical theology. The purpose of this study is to find biblical theology of punishment and hope according to the Book of Lamentations. The method used in this study is a synthesis method by finding literary forms, book structures, major themes, and developing these themes by investigating the text based on the structure of the book, as well as investigating various supporting literature. Through this research, it was found that the sins of the people can lead to God's judgment and that punishment causes painful suffering. The right response is to recognize sin and repent and hope in God. God's faithful love and mercy are a strong foundation of hope for believers.
PENGGUNAAN KURIKULUM DI PELAYANAN SEKOLAH MINGGU GEREJA KIBAID JEMAAT SASSA’: MANAJEMEN PELAYANAN SEKOLAH MINGGU Rensi Rensi; Fetrina Paillin Bore
Misioner Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.701 KB)

Abstract

Kurikulum merupakan suatu pedoman yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar baik di tingkat pendidikan sekolah maupun dalam suatu organisasi seperti dalam suatu gereja seorang pelayan perlu memahami arti yang sebanarnya dari kurikulum sekolah minggu. Kurikulum merupakan pedoman utama yang dijadikan acuan dalam kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian ini untuk menemukan hasil analisis penggunaan kurikulum dalam bidang pelayanan Sekolah Minggu Gereja KIBAID Jemaat Sassa’di Klasis Makale Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun hasil penelitian ini adalah pertama, guru Sekolah Minggu tidak mengikuti pedoman kurikulum secara teratur; kedua, guru Sekolah Minggu sering mengalami pergantian guru dalam tiap kelas; ketiga, guru Sekolah Minggu kurang mendapatkan pengarahan dalam manajemen pelayanan di bidang Sekolah Minggu.
IMPLEMENTASI POLA PEMURIDAN MENURUT INJIL MATIUS BAGI GPPS JEMBER Nelly, Nelly; Raja Hatigoran Nababan, Nicholas; Johanis Rindengan, Jeffry
Misioner Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.651 KB) | DOI: 10.51770/jm.v2i1.40

Abstract

Pemuridan adalah amanat agung Yesus Kristus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data-data penelitian diperoleh melalui observasi dan wawancara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pola pemuridan menurut Injil Matius dan implimentasinya bagi GPPS Jember agar berdampak bagi pertumbuhan jemaat baik secara kualitas maupun kuantitas. Dalam Injil Matius menjelaskan pola pemuridan yaitu, berdoa sebelum memanggil murid, mengajar dan keteladanan hidup, pengawasan pelayanan dan pengajaran, serta mengutus untuk memberitakan Injil. Keempat hal ini dapat diimplementasikan bagi GPPS Jember dalam melaksanakan amanat agung Yesus Kristus.
PERAN GEREJA DALAM PENDIDIKAN SEKS KEPADA REMAJA DI GEREJA ANUGERAH BENTARA KRISTUS (GABK) JEMAAT HOSANA BOLUNI Sartini Sitoki; Iran Morente; Milka Elsin; Ermin Alperiana Mosooli
Misioner Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.566 KB) | DOI: 10.51770/jm.v2i1.44

Abstract

Masalah yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah adanya realita perilaku seks bebas pada remaja di lingkungan Gereja Anugerah Bentara Kristus (GABK) Jemaat Hosana Boluni. Tujuan penelitian adalah untuk: 1) mengetahui apakah apa saja peran gereja dalam mengatasi perilaku seks bebas remaja; 2) bagaimana persepsi pengambil kebijakan dan orang tua di gereja mengenai pendidikan seks untuk mengatasi perilaku seks bebas pada remaja. Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dan data dianalisa menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Setelah melakukan penelitian, penulis menemukan bahwa: Pertama, upaya yang telah dilakukan oleh gereja baru sebatas: 1) mengajarkan firman Tuhan, 2) Memberikan nasihat kepada remaja. Kedua, secara umum pendeta, majelis gereja, dan orang tua belum memiliki kesadaran dan pemahaman yang baik mengenai pendidikan seks untuk remaja.Masalah yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah adanya realita perilaku seks bebas pada remaja di lingkungan Gereja Anugerah Bentara Kristus (GABK) Jemaat Hosana Boluni. Tujuan penelitian adalah untuk: 1) mengetahui apakah apa saja peran gereja dalam mengatasi perilaku seks bebas remaja; 2) bagaimana persepsi pengambil kebijakan dan orang tua di gereja mengenai pendidikan seks untuk mengatasi perilaku seks bebas pada remaja. Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dan data dianalisa menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Setelah melakukan penelitian, penulis menemukan bahwa: Pertama, upaya yang telah dilakukan oleh gereja baru sebatas: 1) mengajarkan firman Tuhan, 2) Memberikan nasihat kepada remaja. Kedua, secara umum pendeta, majelis gereja, dan orang tua belum memiliki kesadaran dan pemahaman yang baik mengenai pendidikan seks untuk remaja.
PERNIKAHAN SEBAGAI PENYEBAB KONVERSI AGAMA DI KALANGAN PEMUDA GPIBK JEMAAT BUKIT ZAITUN BAKUM Manganai, Alpian; Mosooli, Ermin Alperiana; Ruindungan, Leo Mardani
Misioner Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.471 KB) | DOI: 10.51770/jm.v2i1.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali bagaimana pernikahan dapat mengakibatkan terjadinya konversi agama di kalangan pemuda GPIBK Jemaat Bukit Zaitun Bakum. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan peneliti mengunakan teknik wawancara. Informan yang dilibatkan adalah tujuh orang mualaf yang sebelumnya merupakan anggota pemuda GPIBK Jemaat Bukit Zaitun Bakum. Hasil penelitian menunjukan bahwa pernikahan menjadi sebab terjadinya konversi agama karena: 1) rasa cinta pada pasangan, 2) kemauan diri sendiri, 3) kepercayaan bahwa pasangannya adalah jodoh yang disediakan Tuhan
"SELF SPIRITUAL THERAPY” KRISTEN Sudarmanto, Gunaryo
Misioner Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.21 KB) | DOI: 10.51770/jm.v2i1.46

Abstract

Covid-19 Pandemic has created many personal problems among Christians. Christian Counsellor has not able to cover it through onsite and online ministry. Believers have to face their problem by themselves. So that they need to have ability to treat themselves by Self Spiritual Therapy. The purpose of this research is to design theological foundations in relationship with counselling pastoral principles and ESQ. To reach the aim, this research uses Qualitative approach with inductive mind and Phenomenological paradigm. The method that be used is ‘exegetic biblical theology-systematic theology’ through literature study, observation and questionnaire. The result shows that believers have ESQ that supported by Anthropological, Theological, Christological, Pneumathological, Ecclesiological, Biblical dan Eschatological approaches. Man is the image and likeness of God who have spirit, so that they able to make relationship with God. Because of sin the ability has destroyed. Christ restores the image of God through his role as the Great Therapist. The Holy Spirit applies and Christ work. He becomes Pharacletos for believers. The believers is the body of Christ. They have an unseparated relationship with Christ. So that they can tell their problems to Him. By the Biblical foundations and eschatological hope, the believers can use their faith, prayer and word of God to make Self Spiritual Therapy. Church and Christian Counsellor need to know and socialize the principles and practice Self Spiritual Therapy. They can train Counselors and bilievers.
ANALISIS PERAN ORANGTUA BAGI PERKEMBANGAN KARAKTER ANAK REMAJA DI GEREJA KIBAID JEMAAT SASSA’ Nely Nely; Felmiari Rabung
Misioner Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.779 KB)

Abstract

Analisis peran orangtua bagi perkembangan karakter anak remaja di Gereja KIBAID jemaat Sassa’. Penelitian ini membahas masalah tentang: pertama mengapa orangtua belum berperan secara maksimal bagi perkembangan karakter anak remaja di Gereja KIBAID Jemaat Sassa’? Kedua, bagaimana analisis peran orang tua dalam perkembangan karakter anak remaja di Gereja KIBAID Jemaat Sassa’? Tujuan dari penelitian yang ingin dicapai adalah: Pertama, untuk menemukan alasan mengapa orang tua belum berperan secara maksimal bagi perkembangan karakter anak remaja di Gereja KIBAID Jemaat Sassa’. Kedua, untuk menemukan hasil analisis peran orang tua bagi perkembangan karakter anak remaja di Gereja KIBAID Jemaat Sassa’. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana penulis memaparkan hasil penelitian dengan kata-kata secara sistematis dan jelas berdasarkan sumber data yang kualitatif.
MENJALANI KEHIDUPAN KESENDIRIAN MENURUT ST. ISHAK DARI SURIAH: PENGUDUSAN HATI DAN PIKIRAN UNTUK MENCAPAI THEOSIS Hia, Herniwati; Wijaya, Hendi
Misioner Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v2i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan kehidupan keheningan (solitary life) menurut St. Ishak dari Suriah. Kehidupan keheningan menjadikan kehidupan pengudusan seseorang baik di dalam hati dan pikiran. Penulis akan memaparkan topik ini berdasarkan buku yang ditulis oleh Hilarion Alfeyev “The Spiritual World of Isaac the Syrian”. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa mendatangkan pengudusan hati dan pikiran sehingga melahirkan kehidupan monastik menuju kepada Allah (Theosis). Keheningan dalam pikiran dan hati akan menimbulkan doa dan perbuatan pengudusan itu sendiri.
KONSEP DOA DALAM KEHENINGAN MENURUT ST. EPHREM DARI SURIAH DALAM HYMNS PRESERVED IN ARMENIAN, NO. I: MENYATU DENGAN ALLAH Zelinofitasari Daeli
Misioner Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v2i2.72

Abstract

Abstract. Prayer in silence is a prayer of the mind that is continuously done without stopping to ask for God`s mercy. But in another view says that prayer is only a human request to God. But for Efpherm, it is emphasized that prayer is not just a request, but prayer in human silence can maintain the purity of the heart and unite with God in the book Hymns Preserved In Armenian, No. I . The method used in writing this article is library research, to describe how important it is to pray in silence. By praying in silence, we can become like Christ through constant repentance and asceticism. So that the power of evil is not easy to attack thoughts because there is power from God. Abstrak. Doa dalam keheningan merupakan doa batin yang terus-menerus dilakukan tanpa henti untuk meminta belas kasih Allah. Tetapi dalam pandangan lain mengatakan bahwa doa itu hanya sebatas permohonan manusia kepada Allah. Tapi bagi Efpherm doa itu bukan hanya sebata permohonan, tetapi doa dalam keheningan manusia dapat menjaga kesucian hati dan menyatu dengan Allah dalam buku Hymns Preserved In Armenian, No. I Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah penelitian pustaka, untuk menguraikan betapa pentingnya melakukan doa dalam keheningan. Dengan ada doa dalam keheningan dapat menjadi serupa dengan Kristus melalui pertobatan dan askesis yang terus dilakukan tanpa henti. Sehingga kuasa kejahatan tidak mudah menyerang pikiran-pikiran sebab ada kekuatan yang dari Tuhan.