cover
Contact Name
Wilayanto
Contact Email
jurnalmisioner.kibaid@gmail.com
Phone
+6281355457450
Journal Mail Official
jurnalmisioner.kibaid@gmail.com
Editorial Address
Jl. Buisun No.4, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Indonesia, 91811
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL MISIONER
ISSN : 2776494X     EISSN : 27764958     DOI : https://doi.org/10.51770/jm
Jurnal Misioner (JM) invites researchers, writers, and academics who research (field and library research) on Christian theology but not limited to Biblical Studies, Contextual Theology, Systematic Theology, Missiology, Pastoral Counseling, and Christian Education.
Articles 53 Documents
Membangun Teologi Pelayanan yang Utuh Belajar dari Kehidupan Yusuf Efrain, Efrain Patangun
Misioner Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v4i2.192

Abstract

Penelitian ini mengkaji elemen-elemen teologi pelayanan yang dapat dipelajari dari kehidupan Yusuf dalam Alkitab, khususnya terkait integritas, kepemimpinan, dan pengampunan. Dalam konteks pelayanan kontemporer, Yusuf menjadi model ketahanan spiritual dan moral yang relevan bagi para pelayan Tuhan yang menghadapi tantangan dunia modern. Melalui kisah pengkhianatan, penjara, dan kesuksesannya di Mesir, Yusuf menunjukkan bagaimana Tuhan bekerja dalam hidup manusia, bahkan melalui penderitaan. Studi ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pelayanan yang utuh dan bertanggung jawab, dengan meneladani karakter Yusuf yang setia pada Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan analisis terhadap sumber-sumber teologi dan kajian Alkitab terkait.
Meningkatkan Pemahaman Kelahiran Baru melalui Kajian Teologi dan Metode Kateketika berdasarkan Yohanes 3:3-6 Aneke; Hermanto, Yanto Paulus
Misioner Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v4i2.194

Abstract

This study aims to improve the congregation's understanding of the concept of new birth based on John 3:3-6 through the application of the Catechetic method taken from the Pentecostal tradition. Using a qualitative approach with literature study, this study examines the theological teachings on new birth and a combination of catechetical methods from several Pentecostal figures to formulate an effective learning model. The focus of this study is on how the integration of these various methods can produce deep theological understanding and real spiritual transformation of the congregation.
Tradisi Ma’ulelean sebagai Salah Satu Cara Mentransmisikan Ilmu Pengetahuan Masyarakat Mengkendek Mandalling Pasangka', Calveny
Misioner Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v4i2.195

Abstract

Abstract, This research focuses on the ma’ulelean tradition, an oral tradition of the Mengkendek community, a sub-ethnic group of the Toraja in South Sulawesi, Indonesia. Ulelean is one of the ways the community transmits moral, ethical, and cosmological values to the next generation while strengthening the Mengkendek cultural identity amidst the challenges of modernization. This study aims to understand the definition, function, and values contained within the ma’ulelean tradition, as well as its role in maintaining social bonds. The methodology used is a qualitative literature approach through literature analysis, interviews, and related documents, focusing on the Mengkendek region. The literature review shows that ma’ulelean contains moral teachings that guide the community to live harmoniously with nature and ancestors. However, amid the integration of church teachings, challenges arise when traditional values within the ma’ulelean tradition are perceived as less aligned with Christian values. Some church members view the ma’ulelean tradition as part of animistic beliefs that conflict with monotheism. The research findings reveal that, despite existing tensions, constructive cultural dialogue has the potential to support the preservation of this oral tradition without disregarding religious teachings.
Ulelean Pare dan Karume Paembonan, Yanni
Misioner Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v5i1.193

Abstract

Tulisan ini membahas berbagai krisis yang dihadapi masyarakat Toraja dalam mendidik anak-anak mereka, yang terpapar pada kemajuan teknologi tanpa batas sementara nilai-nilai kearifan lokal yang mendukung pengembangan moral dan karakter sering diabaikan. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana masyarakat Toraja menyampaikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang bijaksana dalam mendidik. Metode yang digunakan adalah kualitatif, melibatkan studi literatur melalui buku dan jurnal ilmiah, serta observasi (live in). Hasilnya menunjukkan bahwa bentuk dan nilai kearifan lokal di kalangan masyarakat Toraja tercermin dalam gaya hidup dan perilaku mereka, yang dikenal sebagai tradisi. Inti dari nilai-nilai kearifan lokal ini dapat memperkuat moral dan karakter anak-anak saat mereka memahami identitas mereka sebagai orang Toraja (ma to Rayan) dan menjadi lebih religius (ma to saranian).
Pengaruh Kesadaran terhadap Partisipasi dalam Kegiatan Persekutuan Oikumene Bukit Mambual Regency Luwuk Moningka, Allen Ruddy; Mosooli, Ermin Alperiana; Parinsi, Niel Kapoginta
Misioner Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v5i1.220

Abstract

Partisipasi aktif dalam kegiatan Oikumene di Persekutuan Oikumene Bukit Mambual Regency Luwuk adalah isu penting karena merupakan bentuk konkrit dari perwujudan gagasan Oikuemene itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kesadaran Oikumene terhadap partisipasi anggota dalam kegiatan Oikumene. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey, penelitian ini mengumpulkan data melalui angket dengan skala Likert dari 39 anggota persekutuan yang dijadikan sampel jenuh. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran Oikumene tidak berpengaruh secara signifikan terhadap partisipasi dalam kegiatan Oikumene. Meskipun kesadaran Oikumene sangat tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 3,92, namun partisipasi dalam kegiatan Oikumene hanya bernilai rata-rata 3.50. Artinya, tingkat kesadaran Oikumene tidak berbanding lurus dengan tingkat partisipasi dalam kegiatan Oikumene. Kesimpulan ini mengindikasikan adanya faktor-faktor lain yang mempengaruhi partisipasi anggota selain kesadaran Oikumene. Oleh karena itu, pengembangan kegiatan Oikumene memerlukan pendekatan yang lebih holistik dan strategis, dengan mempertimbangkan aspek-aspek lain yang dapat mendorong partisipasi aktif.
Dari Perselisihan Menuju Pemulihan Dudukano, Mila; Pasande, Purnama; Yokiman, Junni
Misioner Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik internal merupakan tantangan yang kerap dihadapi gereja sebagai komunitas yang terdiri dari individu-individu dengan latar belakang dan kepentingan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi jemaat terhadap konflik internal yang terjadi di Jemaat Betania Malanggong, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, yang menyebabkan perpindahan sebagian anggota ke jemaat lain. Subjek penelitian adalah anggota jemaat dewasa yang aktif pada saat konflik terjadi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 41 responden yang dipilih secara purposif. Instrumen penelitian berupa angket berskala Likert empat poin dan data dianalisis menggunakan analisis frekuensi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menyadari adanya konflik yang cukup sering terjadi di jemaat dan menilai konflik sebagai penyebab utama perpindahan anggota. Namun, mereka tidak setuju bahwa perpindahan adalah solusi yang tepat dan menilai bahwa konflik tidak terselesaikan hanya dengan kepergian pihak yang terlibat. Selain itu, sebagian besar responden meragukan ketepatan sikap pemimpin dalam menangani konflik. Temuan ini menunjukkan pentingnya manajemen konflik yang solutif, serta perlunya kepemimpinan gereja yang inklusif dan berbasis nilai-nilai rekonsiliasi untuk menjaga kesatuan dan pertumbuhan spiritual jemaat.
Ibadah bagi Pembentukan Spiritualitas Nainggolan, Alon Mandimpu; Keryapi, Donald Steven; Langga, Mersi
Misioner Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v5i1.223

Abstract

Abstract Spiritual formation for theology study program students is very important, in addition to academic and practical formation. Deep attention to worship as a basis for spiritual formation will lead theology study program students to be ready to become church ministers. The fact in the field is that worship has not been maximally utilized by undergraduate students of the Jakarta School of Theological Philosophy or Jakarta Theological Seminary. This study aims to analyze, describe, and construct how worship as a basis for forming spirituality for undergraduate students of STFT Jakarta in living out their identity as prospective church servants. This research uses a qualitative research method that is descriptive analysis, with three data collection techniques namely document study, observation, and interviews. The results of this study confirm that worship is the basis for the formation of essential spirituality for STFT Jakarta undergraduate students in living their identity as prospective church servants or community servants. There are effectiveness, significance, impact, and values of worship as the formation of spirituality.
Integritas Pemimpin Pastoral Nover, Noverianus
Misioner Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v5i1.225

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena yang menunjukkan krisis integritas yang terjadi dalam lingkup kepemimpinan pastoral. Para pemimpin yang diharapkan menjadi teladan, namun karena ketiadaan integritas justru menjadi batu sandungan. Dalam 1 Timotius 2:12-16, Rasul Paulus meminta Timotius untuk menjadi teladan bagi jemaat yang dipimpinnya. Adapun instrumen bagi Timotius untuk menjadi teladan ialah melalui perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian. Para pemimpin pastoral harus menjaga integritas, agar dapat menjadi teladan bagi orang-orang yang dipimpin. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode eksegesis untuk menggali makna yang terkandung dalam 1 Timotius 4:12-16, dan juga metode library research yang dilakukan dengan mengkaji data-data dari berbagai literatur yang berkaitan dengan topik integritas. Kemudian, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep integritas pemimpin berdasarkan 1 Timotius 2:12-16, serta untuk mengimplementasikan secara teologis dan praktis konsep tersebut dalam kepemimpinan pastoral.
Implementasi Gerakan #MeToo dalam Upaya Mengurangi Kekerasan dan Pelecehan Seksual terhadap Perempuan di Indonesia Febri, Hendrikson
Misioner Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v5i2.230

Abstract

Kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan di Indonesia terus menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, dengan meningkatnya jumlah kasus setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi gerakan #MeToo dalam menanggulangi kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan di Indonesia. Fokus penelitian diarahkan pada integrasi antara gerakan sosial kontemporer dan pandangan iman Kristen yang transformatif, melalui pendekatan yang menggabungkan tinjauan sosial dan perspektif Alkitabiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi gerakan #MeToo di Indonesia tidak hanya relevan secara sosial melalui peningkatan kesadaran publik dan dorongan terhadap perubahan kebijakan tetapi juga sejalan dengan nilai-nilai keadilan dalam Alkitab, yang menekankan pembelaan terhadap kaum tertindas dan pemulihan martabat perempuan sebagai ciptaan Allah.
Pendidikan Agama Kristen yang Menggugat: Menyatu dengan Alkitab di Tengah Arus Globalisasi Zebua, Syukurman; Haluk, Paskalis; Haninuna, Benyamin; Zakhirsyah, Denny
Misioner Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v5i2.243

Abstract

Artikel ini menelaah peran pembelajaran berbasis Alkitab dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai sarana pembentukan karakter dan moralitas siswa. Alkitab ditempatkan sebagai dasar utama kurikulum yang menanamkan nilai kasih, kejujuran, kebaikan hati, dan ketekunan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji jurnal ilmiah, buku, media daring, serta refleksi dari praktik pendidikan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAK tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga mengarah pada pembentukan spiritualitas dewasa. PAK berperan ganda: sebagai wahana intelektual sekaligus sarana transformasi hidup yang menuntun siswa menjadi pribadi beriman, bermoral, dan relevan menghadapi tantangan zaman.